Literasi Tidak Terbatas Pada Membaca Buku

September 10, 2023 by  
Filed under Paser

TANAH GROGOT – Perpustakaan Paser diundang menjadi narasumber pada kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi literasi yang diinisiasi oleh SDN 012 Tanah Grogot. Kegiatan itu diselenggarakan pada Sabtu (9//9/2023) di SDN 012 Tanah Grogot.

Salah seorang narasumbernya adalah Pustakawan Perpustakaan Paser, Danial. Ia menjelaskan berbagai macam sumber literasi. Ia mengatakan, literasi sesungguhnya tidak terbatas pada buku saja. Namun juga bisa ditemukan dengan media film, komik, animasi bahkan game.

Dijelaskan, literasi tidak terbatas dari pengetahuan yang didapat dari buku saja. Dicontohkan literasi bisa  bisa belajar dari film. Seperti film Soekarno kemudian Habibie Ainun yang memiliki nilai sejarah.

“Misalnya kita juga bisa belajar dari film animasi ada Film Battle of Surabaya itu tentang kemerdekaan Indonesia,” ujar Danial.

Demikian juga dari game seperti Dinasty Warior yang bisa dipelajari tentang tokoh-tokoh dan peristiwa sejarah yang menjadi inspirasi dari pembuatan game tersebut.

“Ada juga dari komik atau anime. Seperti Doctor Stone ada banyak penelitian fisika disana,” sambungnya.

Sehingga anak-anak di sekolah itu bisa memperoleh ilmu dari pembelajaran yang tidak monoton dan bisa menghibur. Pihaknya berharap agar kegiatan semacam itu bisa ditiru oleh sekolah lainnya yang ada di Paser.

“Mungkin dengan kita menjadi narasumber disana mereka jadi jauh lebih paham. Jadi dia bisa mengungkapkan bahwa semua yang anak-anak pelajari itu bisa jadi ilmu loh bukan cuman harus baca buku doang. Semoga bisa dicontoh juga d SD-SD yang lain,” tutup Danial.(adv-dpk kaltim)

SD Muhammadiyah Laksanakan Outdoor Learning di Perpustakaan Paser

September 9, 2023 by  
Filed under Paser

TANAH GROGOT – SD Muhammadiyah Paser melakukan outdoor learning  dengan berkunjung ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Paser. Kegiatan dilaksanakan pada akhir pekan,Minggu (7/9/2023).

Pustakawan Perpustakaan Paser, Chaidir mengungkapkan rasa syukurnya karenai Perpustakaan Paser tidak lagi hanya sebatas tempat menunggu pengunjung meminjam dan mengembalikan buku saja. Berbagai kegiatan di perpustakaan semakin banyak antara lain kunjungan dari SD Muhammadiyah serta kegiatan lainnya seperti Tahsin, membaca, mendongeng dan sebagainya.

“Perpustakaan ini dulunya hanya tempat menunggu orang meminjam buku menunggu mengembalikan buku, tetapi sekarang sudah berkegiatan yang lain. Masyarakat baik kalangan pendidik maupun masyarakat umum bisa menggunakan perpustakaan berkegiatan,” ujarnya, Senin (8/9/2023).

Ia juga bersyukur pengunjung Perpustakaan kian ramai. Sehingga sarana pemerintah itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.  Pihaknya berharap, pengunjung Perpustakaan tidak hanya datang sebagai pengunjung saja, tetapi juga terdaftar sebagai anggota perpustakaan. Saat ini jumlah anggota Perpustakaan Paser mengalami peningkatan dari yang awalnya 2200 menjadi 2565 orang anggota. (adv dpk Kaltim)

Minat Baca di Paser Meningkat

September 5, 2023 by  
Filed under Paser

Yusuf Sumako

TANAH GROGOT  – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Paser, Yusuf Sumako mengatakan, hasil survei terakhir yakni tahun 2022 minat baca masyarakat Paser di angka 60 persen.

Ia menilai angka tersebut  terhitung meningkat dibanding survei tahun sebelumnya. Ia mengatakan bahwa hal itu tidak terlepas dari upaya Diskarpus Paser dalam mempromosikan budaya baca hingga ke tingkat desa. Selain itu pihaknya juga berupaya melakukan inovasi dengan membuat aplikasi perpustakaan online. Sehingga, masyarakat bisa dengan mudah mengakses buku perpus tanpa harus ke luar rumah.

“Secara nasional minat baca kita sangat rendah, untuk kabupaten Paser masih lumayan sekitar 60 persen minat baca masyarakat Paser. Dulu rendah banget kita. Kami mempromosikan ini sampai ke perpustakaan desa, sekolah SD SMP lumayan itu signifikan kenaikannya,” ujarnya, Senin (4/9/2023)

Menurutnya, kendala terbesar dalam meningkatkan minat baca masyarakat adalah minimnya infrastruktur. Sebagai contoh, meskipun ada Perpustakaan di desa, masyarakat masih terkendala dengan akses jalan yang kurang memadai. Begitupun pada tingkat kecamatan dan kabupaten.

“Karena infrastruktur kita tidak memadai. Misalnya  kalau pun ada Perpustakaan di desa, jalan dari rumah sulit di desa. Kemudian dari kecamatan ke kabupaten juga susah, sementara perpustakaan kita ini terbatas,” ujarnya.

Di samping itu, era digitalisasi tampaknya juga menjadi salah satu kendala. Dengan adanya Handphone, keberadaan buku menjadi kurang menarik lagi bagi kaula muda bahkan juga orang dewasa.

Alih-alih membaca informasi ilmiah, masyarakat lebih tertarik membaca media sosial seperti Facebook, Tiktok, Twitter dan lain-lain.

“Artinya dengan adanya teknologi ini minat baca masyarakat itu sebenarnya meningkat, tapi kan minat bacanya itu hanya terfokus baca Tiktok twitter itu, nah dia tidak terfokus membaca buku-buku,” ucapnya.  (adv dpk kaltim)

Kabupaten Paser Segera Miliki Gedung Perpustakaan Baru

September 3, 2023 by  
Filed under Paser

Lokasi pembangunan Gedung Perpustakaan Baru Paser

TANAH GROGOT – Kabupaten Paser akan segera memiliki gedung perpustakaan baru. Gedung Perpustakaan baru akan dibangun diatas lahan gedung Perempuan Berjaya yang kini sudah dirobohkan. Gedung itu bakal menjadi perpustakaan pertama di Paser yang khusus memberikan layanan perpustakaan. Saat ini layanan perpustakaan daerah masih memanfaatkan lantai dua gedung Diskarpus Paser.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Paser, Yusuf Sumako merasa kurang maksimal karena kapasitas perpustakaan daerah yang sekarang terbatas. Rancangan Gedung Perpustakaan yang baru dilengkapi dengan teater, diorama, dan gedung serbaguna. Disampaikan oleh Yusuf Sumako, pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap.

“Nanti di belakangnya itu ada diorama gedung, di samping ada gedung serba guna, tapi itu tidak boleh dibangun bersamaan karena itu dana APBN. Jadi yang selesai nanti tahun ini hanya gedung Perpustakaan dengan APBN 10 miliar,” kata Yusuf Sumako, Jumat (1/9/2023).

Pada tahun pertama atau di tahun 2023. Ditargetkan hanya bangunan perpustakaan yang selesai. Untuk bangunan utama itu, ada Rp 10 miliar yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusu (DAK).

Dengan perpaduan desain modern dan tradisional, diharapkan perpustakaan batu itu akan menjadi magnet pengunjung. Apalagi dengan kapasitas lebih besar akan lebih banyak pengunjung yang bisa dilayani.

“Desainnya itu modern tetapi dipadukan dengan budaya sini, harapan kita kedepan dengan adanya gedung itu tiap hari kunjungan ramai. Di sini (Perpustakaan lama) juga karena kami kerjasama dengan sekolah SD SMP, SMA Perguruan tinggi, jadi juga terbatas kalau kunjungan,” tutupnya.(adv-dpk kaltim)

CSR Pama KIde Gelar Pengobatan Gratis

August 31, 2023 by  
Filed under Paser

PASER – Program CSR PT. Pamapersada Nusantara distrik Kideco (PAMA KIDE), melaksanakan program penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Rantau Bintungan bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Muara Samu. Sehari sebelumnya juga telah melangsungkan program bidang kesehatan berupa pembagian makanan tambahan bagi bayi dan balita yang terindikasi mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan bekerjasama dengan Polsek Kecamatan Muara Samu. Rabu,(30/08/2023)

Sebagai salah satu bentuk nyata implementasi tanggung jawab sosial perusahaan, PAMA KIDE terus melaksanakan program-program CSR bagi masyarakat sekitar area operasional perusahaan. Pada penghujung bulan Agustus ini, melalui program bidang kesehatan (Health & Nutrition Program), PAMA KIDE melangsungkan 2 program secara estafet yaitu program pencegahan stunting di Desa Muser dan program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat berupa kegiatan penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis di Desa Rantau Bintungan, dimana kedua Desa tersebut berada di Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser yang merupakan area RING1 operasional perusahaan, yang dilaksanakan dengan berkolaborasi dengan stakeholder terkait.

Bayu Handoko S selaku CSR Section Head PAMA KIDE menyampaikan jika program yang terlaksana merupakan program kolaborasi antara PT. PAMA dengan stakeholder terkait. Dengan kolaborasi ini, diharapkan program-program yang disalurkan akan lebih tepat sasaran serta menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat atau penerima manfaat program. Selain itu, kolaborasi yang ada juga merupakan bentuk sinergitas dan kesamaan pandangan antar stakeholder dengan menjadikan masyarakat sebagai obyek utama dalam sasaran program dengan tujuan peningkatan mutu kesehatan dan ketercukupan gizi masyarakat sekitar. Adapun jumlah penerima manfaat program sebanyak 62 orang dengan rincian 20 penerima paket sembako (makanan tambahan) untuk pencegahan stunting dan 42 orang menerima pemeriksaan dan pengobatan gratis.

“Secara konsisten PAMA terus berupaya untuk berkontribusi dalam peningkatan mutu kesehatan masyarakat, terutama untuk area sekitar operasional dan juga selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk menciptakan multiplier effect yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Bayu.

Tanggapan dan apresiasi positif juga disampaikan Camat Kecamatan Muara Samu, A. Rusdiansyah. Ia memberi apresiasi masyarakat di Kecamatan Muara Samu, termasuk pagi PT. PAMA yang terus konsisten dalam melangsungkan program-program CSR khususnya dalam kesempatan kali ini adalah program bidang kesehatan.

“Semoga melalui rangsangan program-program seperti ini, akan semakin meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepedulian masyarakat berkaitan dengan kualitas kesehatan baik dari level keluarga maupun lingkungan, dan saya harap keterlibatan semua pihak juga harus terus konsisten agar tercipta kualitas mutu kesehatan masyarakat yang baik di Kecamatan Muara Samu,”Tambah Rusdiansyah.

Yuliana yang bertugas sebagai tenaga kesehatan di Poskesdes RantauBbintungan juga menyampaikan apresiasi bagi PAMA KIDE atas program yang sudah disalurkan. Yuliana menyampaikan dengan adanya kolaborasi kegiatan dengan PAMA KIDE, dampak positif secara langsung dapat dirasakan. Hal yang paling mudah diamati adalah dari peningkatan drastis jumlah peserta Posbindu yang hadir dalam kesempatan kali ini, yang berarti dengan semakin banyaknya peserta pemeriksaan dan pengobatan gratis, akan semakin mempermudah dalam pemetaan potensi penyakit dan tingkat kesehatan di Desa yang akan dijadikan sebagai dasar rencana program ke depan. (yun)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1115576
    Users Today : 3054
    Users Yesterday : 4582
    This Year : 52086
    Total Users : 1115576
    Total views : 10894429
    Who's Online : 49
    Your IP Address : 216.73.216.63
    Server Time : 2026-01-12