Bupati Paser Launching Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator

November 25, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli melaunching aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan VI Tahun 2022 oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri Regional Makassar, Kamis (24/11/2022).

Acara aksi perubahan tersebut berlangsung di gedung Awa Mangkururku kabupaten Paser   dan dihadiri  Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf, Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Katsul Wijaya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adi Maulana, Pimpinan Bankaltimtara Yudhi Susatyo, para kepala Perangkat Daerah, Para Camat, dan 20 peserta KI angkatan IV.

Dalam sambutannya Fahmi menyebutkan dengan dilaunchingnya kebijakan 20 inovasi (KI) perubahan pelatihan kepemimpinan administrator angkatan VI Tahun 2022 ini diharapkan bisa menambah akselerasi aksi pemerintah daerah untuk mewujudkan visi misi Kabupaten Paser yang Maju Adil dan Sejahtera.

“Melalui 20 inovasi ini, kami berharap ada percepatan di setiap kegiatan sehingga visi misi Kabupaten Paser yang Maju Adil dan Sejahtera bisa terwujud,”ucapnya.

Fahmi juga mengharapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan juga nantinya akan terjadi peningkatan Sumber Daya Manusia serta pelayanan publik dan perubahan ini dapat membawa manfaat  bagi pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Paser.

“Salah satu visi misi kami adalah meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien melalui pemerintahan yang profesional dan transparan,” harapnya.

Sementara itu Kepala (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri region Makassar Hamzah menanggapi hal tersebut adanya perbedaan pola  pelayanan kepada masyarakat sekarang dengan pola pelayanan di masa lampau dan  harus beradaptasi dengan kemajuan transformasi digital di mana semuanya serba kekinian.

“Sudah saatnya kita tinggalkan pola-pola lama guna memudahkan aparatur agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas,” kata Hamzah.

Ia menambahkan “perhatian Bupati Paser dalam hal ini sangat luar biasa, dirinya yakin dan percaya Pemerintah Kabupaten Paser sepenuhnya mendukung pelaksanaan inovasi ini,”.

Hamzah menharapkan inovasi yang diluncurkan ini dapat membantu pelaksanaan tugas dan fungsi untuk menunjang kinerja serta menjawab semua permasalahan yang dihadapi oleh Perangkat Daerah.

“Semoga inovasi ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi harus berkelanjutan,” pungkasnya.(Yun/adv)

 

BKPSDM Paser Gelar Sosialisasi Kinerja Bagi ASN

November 25, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Paser, menggelar sosialisasi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Paser, di ruang rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser, Rabu (23/11/2022)

Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Katsul Wijaya saat membuka kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk peningkatkan kualitas kinerja para ASN dalam pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan harus diterapkan secara efisien agar dapat memudahkan pekerjaan ASN sendiri dan juga dapat memanfaatkan program yang telah direncanakan dengan maksimal untuk masyarakat Paser.

“Adanya sosialisasi ini diharapkan seluruh ASN dilingkungan Pemkab Paser dapat lebih meningkatkan kualitas kinerja mereka dalam melayani masyarakat Paser,” kata Katsul usai kegiatan.

Katsul meminta para ASN di lingkungan Pemkab Paser harus dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kualitas perencanaan, meningkatkan efektifitas pemerintah. Tentunya harus dapat menciptakan lingkungan yang kondusif dan penerapan peraturan daerah serta pengurangan terjadinya konflik sosial.

Kepala BKPSDM Kabupaten Paser Suwito menambahkan sesuai dengan Perpres Nomor 11 Tahun 2017 Tentang ASN, bahwa seluruh ASN hukumnya wajib untuk mengikuti diklat atau ikatan. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Permenpan Nomor 8 Tahun 2021.

“Ini merupakan regulasi yang baru yang dilaksanakan dalam rangka percepat gerak dalam hal pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Paser,” ujar Suwito

Suwito berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat menjadi tolak ukur para ASN dan OPD di lingkungan Pemkab Paser dalam meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat, serta pengurangan terjadinya konflik sosial.

“Kami harap para sosialisasi ini para ASN dan OPD yang hadir dapat menjadi tolak ukur mereka,” pungkasnya. (yun/adv)

Tinjau Infrastruktur, Fahmi Berharap Pengerjaan Tepat Waktu

November 24, 2022 by  
Filed under Paser

– Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, turun ke lapangan melakukan peninjauan ke sejumlah  proyek pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan di Kabupaten Paser, Rabu (23/11/2022).

Ada dua kegiatan pembangunan yang ditinjau langsung oleh  bupati di kecamatan tanah Grogot, Pembangunan Pasar Induk Penyembolum  Senaken dan pengembangan Tepian Kandilo.

Ia menyampaikan, selain untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan sekaligus melihat kualitas pengerjaannya, peninjauan yang dilakukan bupati ini juga diharapkan dapat mendorong proses pembangunan yang sedang berjalan, agar selesai di akhir tahun 2022.

“Kami berusaha agar pembangunan Pasar Penampungan di Desa Senaken dan pengembangan Tepian Kandilo ini bisa terlaksana dengan baik dan dapat selesai tepat waktu,” ucapnya.

Hasil pantauan pembangunan Pasar penampungan di Desa Senaken, Fahmi merasa optimis dapat diselesaikan sebelum akhir tahun  Sebab saat ini bangunan gedung secara fisik sudah terlihat.

“Pembangunan pasar penampungan senaken bisa selesai tepat waktu, kondisi fisik bangunan sudah terlihat tinggal bagian atas saja,” ucapnya.

Ia melanjutkan akan mengakomodir data base yang telah dipatenkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disprindakop) agar dapat terealisasi di tempat baru. Di pasar ini pembangunan lapak direncanakan sekitar 300 petak dan telah terbangun sekitar 104 petak,Untuk itu ia menyampaikan bahwa untuk pengembangan lebih lanjut, Pemkab Paser akan melihat kembali kebutuhan lapak oleh pedagang.

“Nanti akan dilakukan pendataan kembali, jika sudah diketahui jumlah pedagang, kami akan kembali usulkan pembangunan lapak pedagang di pasar ini,” jelasnya.

Fahmi menambahkan perlu dilihat dulu konsep pasarnya seperti apa. Apakah pasar ini konsepnya 24 jam atau seperti apa, makanya ini nanti akan ditangani oleh Disperindagkop,”.

Berbeda dengan pembangunan pasar penampungan, untuk pembangunan taman tepian kandilo, Fahmi tidak bisa memastikan dapat selesai tepat waktu dan kemungkinan perlu penambahan waktu, tetapi ia berharap pihak pekerja dapat melakukan upaya maksimal.

“Kami harap pekerja bisa lebih maksimal lagi, supaya pengembangan tepian kandilo ini bisa selesai tepat waktu, kalau perlu ditambah saja tenaga pekerjanya,” ujarnya.

Mengingat bahwa taman kandilo salah satu icon di Tanah Grogot dan tempat wisata untuk keluarga, dan dapat memberi kenyamanan untuk berwisata.

“Memberikan manfaat sebagai tempat hiburan dan wisata, taman ini juga nantinya bisa menjadi Icon di Kabupaten Paser, khususnya di Tanah Grogot,” pungkasnya. (yun/adv)

Agus Widodo, Buktikan UMKM Bertahan Lewat Usaha Tahu Tempe

November 24, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER-Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu upaya penanggulangan ekonomi yang paling ampuh. Agus Widodo, 39 tahun  telah membuktikan pengaruh UMKM terhadap kehidupan sehari-hari. Menjadi pengusaha tahu-tempe yang berlokasi di gang bersama Desa Tanah Periuk Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser.

Dalam kesehariannya, rutinitas kegiatan yang terjadi dalam usaha tahu dan tempe ini diawali dengan persiapan bahan baku, pengolahan, pengemasan, dan pendistribusian. Untuk proses pembuatan tempe biasa dilakukan pada pukul 7.00 – 16.00 WITA  yang diawali dengan perendaman kedelai selama 1 malam. Kedelai hasil perendaman direbus dan digilin kasar untuk memecah biji kedelai utuh. Selanjutnya, dilakukan pencucian pada kedelai. Kedelai yang sudah bersih akan diberi ragi dan dikemas sesuai dengan ukuran. Terakhir, akan dilakukan proses fermentasi selama 2-3 hari.

Proses pembuatan tahu biasanya dilakukan dini hari setelah ibadah shalat subuh hingga pukul 16.00 WITA. Pembuatan diawali dengan perendaman kedelai selama 3 jam. Kedelai yang telah direndam akan digiling hingga halus untuk kemudian direbus. Kedelai hasil perebusan akan disaring dan difermentasi dengan penambahan larutan asam. Hal ini bertujuan untuk menggumpalkan bahan tahu dan memisahkannya dengan air. Tahu hasil fermentasi selanjutnya akan dicetak dan dipotong sesuai ukuran. Terakhir, akan dilakukan penggorengan untuk jenis tahu goreng.

“Proses pembuatan berbeda beda walaupun memiliki bahan baku yang sama contohnya  proses pembuatan tempe bisa memakan waktu 2 hingga 3 hari baru bisa di pasarkan, sedangkan tahu butuh beberapa jam saja dan memakai larutan asam,”ucapnya Rabu(23/11/2022).

Pada dasarnya, bahan baku kedelai cukup menjadi permasalahan serius dalam usaha tahu dan tempe. Hal ini dikarenakan semakin hari semakin melonjaknya harga kedelai yang tidak disesuaikan dengan persediaan yang ada. Akan tetapi, jika ditinjau dari tingkat kebutuhan pasar tahu dan tempe masih menjadi primadona

“Kami sangat berharap harga kedelai bisa turun karna melonjaknya harga kedelai di pasaran, tetapi harga penjualan tetap sama, sedangkan tingkat kebutuhan tahu tempe di pasar masih tergolong ramai,” ucap pria yang biasa dipanggil pakde.

Dalam sehari ia mampu menghabiskan 180-200 kg kacang kedelai yang akan diolah menjadi tahu  tempe. Selain dijual di pasar Senaken para tetangga juga sering langsung membeli di rumah.

Dalam melakukan usaha tidak bisa dipungkiri akan ada kendala dan tantangan yang harus dihadapi. Menjalani usaha tahu dan tempe mandiri selama 12 tahun cukup banyak trial and error yang telah dihadapi Agus Widodo. Kendala antara lain persediaan bahan baku yang kurang terjangkau, proses produksi yang kurang sesuai dengan yang diharapkan, pemasaran yang tidak lancar, tenaga kerja yang kurang memadai, adanya persaingan dengan sesama produsen tahu dan tempe, dan lain sebagainya. Hal tersebut tidak menyurutkan semangat dalam menekuni usahanya.

“Selama saya menjalankan usaha tahu tempe sudah sering merasakan pasang surut, tetapi alhamdullilah untuk hasil bersih masih bisa di tabung sedikit-sedikit dan sangat terasa sekali  dikarnakan harga bahan baku melonjak naik tetapi harga penjualan masih tetap,”ucapnya.

Harapan dan keinginan akan keberlanjutan usahanya masih terus dikejar oleh beliau, diantanya berkeinginan untuk memperbaharui sistem produksi menjadi lebih modern, persediaan bahan baku yang terjangkau dan melimpah serta pendistribusian produk secara meluas dan terus menerus, dan yang terakhir mengajak warga sekitar untuk ikut serta dalam usahanya. Selain itu, pakde memiliki harapan untuk dapat diberikan kelancaran dalam usahanya dan meminta generasi muda untuk dapat mengembangkan usaha yang sama dengan teknologi dan sistem yang lebih canggih.

“Saya berharap semoga usaha tahu tempe makin berkembang, bahan baku juga mudah di dapat serta harga yang tidak terlalu tinggi, supaya bisa menambah pekerja dari lingkungan sekitar  pabrik,”pungkasnya. (yun/adv)

Kendarai Motor Trail, Fahmi Tinjau Infrastruktur Desa Talake

November 24, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER– Bupati Paser dr. Fahmi Fadli bersama jajaran Dinas Pekerja Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser serta Komunitas Trail di Paser meninjau infrastruktur jalan dan jembatan ke Desa Kepala Telake Kecamatan Longkali menggunakan motor trail  Selasa (22/11/2022).

Desa Talake yang merupakan desa paling ujung di Kecamatan Longkali. Rombongan sempat terjebak lumpur saat menembus dan menerabas sungai karena medan yang cukup berat.

Sesampai tiba di lokasi Bupati Fahmi didampingi Camat Longikis Arnain, Kabid Bina Marga DPUTR Paser Tri Evy Herawati, Kabid Cipta Karya Dinas DPUTR Paser Asnawi beserta rombongan langsung disambut gembira oleh masyarakat dan Kepala Desa Telake Jumadi.

Salah satu masyarakat perwakilan Desa Kepala Telake yang menyampaikan aspirasinya terkait  pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan lintas antara Desa Kepala Telake dan Desa Muara Lambakan serta meminta adanya penerangan listrik ke desa tersebut.

“Salah satu prioritas visi misi PASER MAS yaitu pembangunan infrastruktur jalan dan Pemkab Paser juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN terkait pemasangan arus listrik,” kata Fahmi disela-sela peninjauan.

Fahmi melanjutkan, tentunya akan diprioritaskan jalan dan jembatan terlebih dahulu. Jika jalan menuju desa dapat dilewati dengan baik tentunya akan segera terpasang listrik di 2 desa tersebut.

Sementara itu Kepala DPUTR melalui Kabid Bina Marga DPUTR Paser Tri Evy Herawati mengatakan kegiatan ini merupakan peninjauan jalan serta jembatan menuju Desa Kepala Telake. Tahun 2023, jalan simpang Pait menuju ke Desa Perkuin sudah dianggarkan.

Disampaikan Evy, tahun ini dilakukannya pelebaran badan jalan dan enam jembatan ulin yang sudah dibangun di Desa Kepala Telake. Tahun depan rencananya akan di buat jembatan gantung di Sungai Tiwau yang merupakan penghubung antara Desa Muara Lambakan dan Desa Kepala Telake

“Karena aliran sungai cukup deras, tahun depan akan kami bangun jembatan gantung di sungai tiwau,” ujar Kabid Bina Marga DPUTR Paser. (yun/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb