Seleksi Tahap II PPPK Tinggal Tunggu Keputusan Sanggah

March 4, 2025 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Kabupaten PPU sudah memasuki pengumuman masa sanggah.

Perihal ini disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Penajam Paser Utara (PPU), Ainie juga selaku Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Selasa (04/03/2025).

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Ainie

Ainie menjelaskan, sebanyak 544 perserta telah mengikuti seleksi tahap II ini. Beberapa peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) namun masih punya kesempatan untuk mengajukan sanggahan.

“Sekitar 90 orang yang sebelumnya dinyatakan TMS, namun mereka mengajukan sanggahan. Sanggahan mereka diterima, sehingga mereka tetap berkesempatan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya,” tambah Ainie.

Ia juga mengungkapkan dalam proses seleksi kini berlanjut ke tahap uji kompetensi yang dijadwalkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan demikian, para peserta yang telah memenuhi syarat tinggal menunggu informasi terkait jadwal uji kompetensi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Untuk yang memenuhi syarat, kami masih menunggu jadwal dari BKN untuk melakukan uji kompetensi melalui CAT,” pungkasnya (*)

Bupati PPU Berharap Eksekutif dan Legislatif Saling Melengkapi

March 4, 2025 by  
Filed under PPU

PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor berharap eksekutif dan legislatif bisa saling melengkapi dan bersinergi untuk kemajuan kabupaten PPU.

“Eksekutif dan legislatif ini menghasilkan sebuah rancangan yang kemudian  kita namakan APBD yang mana ABPD tersebut kita harapkan bersama betul-betul bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten PPU,” kata Mudyat Noor saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) penyampaian program kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten PPU, Kilometer 09 Nipah-nipah, Selasa, (4/3/2025).

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, Ketua DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin dan anggota DPRD Kabupaten PPU, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, para Asisten dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab PPU.

Dikatakan, pemerintah daerah juga dihadapkan dengan adanya efisiensi anggaran yang merupakan intruksi langsung dari Presiden dan wajib dilaksanakan.

“Kita berharap dapat melakukan efisiensi, seperti kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial, kajian study banding, membatasi belanja daerah dan terpenting efisiensi anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen,” jelasnya.

Mudyat Noor juga menyampaikan optimisnya pembangunan di Kabupaten PPU akan berjalan dengan cepat. Untuk itu dirinya berharap ada dukungan dari jajaran DPRD Kabupaten PPU dalam pelaksanaannya.

“Kami  berharap kerjasama ini dapat terlaksana dengan baik,  apa yang menjadi tugas pokok masing-masing dapat dilaksanakan secara cermat dan saling koreksi,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin mengatakan, Raker yang dilaksanakan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam rangka membangun  Kabupaten PPU  yang lebih maju dan sejahtera.

“Kami sebagai lembaga legislatif DPRD yang memiliki fungsi utama sebagai legislasi, anggaran dan pengawasan menyampaikan bahwa ketiga fungsi itu telah kami laksanakan dengan sebaik-baiknya dalam mendukung pembangunan di kabupaten PPU,” kata Raup Muin.

Dalam Raker ini sejumlah saran, masukan dan gagasan juga disampaikan sejumlah anggota DPRD kabupaten PPU, mulai sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, kesehatan dan sebagainya. (HumasPPU)

Disperindagkop PPU Pastikan Harga Sembako Aman

March 4, 2025 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop) Penajam Paser Utara (PPU), Margono, memastikan harga bahan pokok atau sembako di daerah Kabupaten PPU aman menjelang Lebaran Idulfitri. Namun beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga terjadi pada bawang merah, bawang putih, dan cabai, yang disebabkan gagal panen di beberapa daerah penghasil utama.

Mengatasi hal tersebut, Disperindagkop PPU mengagendakan operasi pasar untuk mengendalikan inflasi, yang akan dilaksanakan di beberapa titik yang tersebar di seluruh kecamatan.

“Hari ini kita mulai di Gunung Steleng, dan selanjutnya di Waru dan Babulu. Intinya, operasi pasar ini akan ada di daerah yang akses terhadap kebutuhan pokoknya vital,” jelasnya, Senin (3/3/2025).

Ia juga menjelaskan, untuk komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai.

“Tadi kita habis melakukan pengecekan ke pasar, tercatat harga cabai mencapai Rp100 ribu per kilogram di pasar. Kenaikan ini terjadi karena gagal panen di beberapa daerah penghasil cabai, yang menyebabkan pasokan terbatas,” ujarnya.

Kepala Disperindagkop PPU, Margono

Meski demikian, Margono menegaskan bahwa komoditas lainnya seperti beras dan bahan pokok lainnya dalam kondisi aman.

“Untuk komoditas lain, seperti beras dan bahan pokok lainnya, kami pastikan tidak ada masalah hingga Idulfitri. Kami terus berupaya menjamin ketersediaan barang, dan dengan adanya operasi pasar ini, kami berharap inflasi bisa terkendali,” tambahnya.

Margono mengimbau agar para distributor tidak melakukan penimbunan barang. Ia berharap para distributor bisa menjaga kestabilan harga dengan tidak melakukan penimbunan barang.

“Untuk masyarakat, saya mengimbau agar belanja secukupnya saja. Tidak perlu khawatir atau borong barang, agar yang lain juga kebagian,” tutupnya.

Dengan adanya operasi pasar ini, diharapkan inflasi dapat terkendali dan kebutuhan pokok masyarakat dapat terjaga dengan harga yang wajar. (**)

Program Unggulan untuk PPU Mulai Dijalankan

March 3, 2025 by  
Filed under PPU

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor bersama Wakil Bupati PPU, Waris Muin50

PENAJAM– Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor bersama Wakil Bupati PPU, Waris Muin akan berkomitmen untuk menjalankan program unggulan. Hal itu disampaikan selepas apel gabungan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten PPU.

Menurut Bupati PPU, ini bertujuan agar Benuo Taka menjadi lebih baik dimasa mendatang. Ia pun mengajak seluruh jajarannya untuk bekerjasama dalam berkolaborasi. Tentunya, dengan komitmennya bersama-sama dalam menjalankan program unggulan yang bertujuan untuk membawa PPU menjadi lebih baik di masa depan.

“Untuk ke depannya, kita harus menata Penajam agar menjadi jauh lebih baik. Setiap warga PPU bisa merasa bangga ketika menyebutkan bahwa mereka berasal dari PPU,” ujar Mudyat Noor, saat dijumpai usai apel gabungan, Senin (3/3/2025).

Mudyat Noor juga mengatakan, untuk langkah pertama adalah memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat. Semua yang menjadi kebutuhan masyarakat itu mungkin akan diutamakan terlebih dahulu.

“Setelah itu baru kita berbicara tentang hal-hal lain,” Ungkapnya

Sementara itu, Bupati PPU ini juga menyadari pentingnya menyeimbangkan pembangunan di PPU dengan keberadaan Ibu Kota Negara (IKN). “Ada IKN di sini, dan kita harus memastikan bahwa pembangunan di PPU tidak tertinggal dari IKN,” katanya.

Dalam program unggulannya, Bupati PPU bersama Wakil Bupati PPU ini tentunya akan memfokuskan pada tiga aspek penting. Menurutnya dengan langkah tersebut, ia berharap dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten PPU, mewujudkan cita-cita Daerah yang lebih maju dan sejahtera.

“Pertama, kita ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat, seperti fasilitas kesehatan, dapat terpenuhi. Kedua, kita akan meningkatkan fasilitas pendidikan agar anak-anak kita merasa nyaman. Ketiga, kami akan mempercepat pembangunan infrastruktur yang mengkoneksikan antar daerah, sehingga pembangunan ekonomi di PPU bisa lebih cepat tercapai,” pungkasnya (*)

Bupati Penajam Paser Utara Ajak ASN dan Masyarakat Kolaborasi

March 3, 2025 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor mengajak seluruh lapisan masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersatu dan bekerja bersama membangun Kabupaten PPU menjadi lebih maju dan sejahtera. Hal ini disampaikan saat memimpin apel gabungan yang diikuti oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lapangan Kantor Bupati PPU pada Senin (3/3/2025).

Mudyat Noor menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpul di tengah bulan Ramadan untuk melaksanakan apel pagi bersama. Ia berharap meskipun di bulan Ramadan, namun tetap semangat dalam menjalankan tugas.

Mudyat Noor juga menyampaikan rasa hormatnya kepada seluruh ASN dan Tenaga Honorer Lepas (THL) yang telah lama mengabdi di PPU. Ia juga menekankan bahwa meskipun pada pelaksanaan Pilkada lalu masyarakat sempat terpecah, namun kini saatnya untuk bersatu dan fokus membangun PPU.

“Meskipun kita sebelumnya mungkin memiliki pilihan yang berbeda pada Pilkada, saat ini mari kita bersatu untuk bekerja bersama membangun PPU menjadi lebih baik. Tidak ada lagi sekat di antara kita. Kami berharap seluruh ASN dan masyarakat bisa bekerja sama dengan semangat yang sama untuk mencapai kemajuan bersama,” tegasnya.

Mudyat Noor juga mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai abdi masyarakat. Sebagai ASN merupakan pelayan masyarakat. Semua yang dikerjakan harus benar-benar untuk kepentingan masyarakat PPU.

“Saya berharap rekan-rekan ASN di PPU bisa bangga menjadi bagian dari masyarakat PPU, dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Bupati PPU itu juga mengutip pesan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, yang disampaikan saat pelaksanaan retreat para pejabat pemerintah daerah beberapa waktu lalu, bahwa pejabat dan ASN harus senantiasa bekerja dengan penuh dedikasi untuk melayani masyarakat.

“Kita semua bekerja untuk masyarakat, bukan untuk diri sendiri. Mari kita jaga semangat kebersamaan dan kerja keras untuk mewujudkan PPU yang lebih baik,” harap Mudyat Noor.

Mudyat Noor juga mengajak seluruh jajaran ASN dan masyarakat PPU untuk berkomitmen bersama dalam mewujudkan perubahan positif. Ia mengingatkan bahwa meskipun masa jabatannya terbatas, tetapi dengan kerja keras dan kebersamaan, PPU bisa menjadi daerah yang lebih baik dan bisa menjadi kebanggaan bagi seluruh warganya.

“Mari kita bangun PPU bersama-sama dengan semangat dan dedikasi tinggi. Saya berharap, suatu saat nanti, ketika orang bertanya tentang PPU, kita bisa bangga menjawab, ‘Saya adalah orang PPU,’ tanpa merasa minder dibandingkan dengan daerah lain,” pungkasnya.

Apel Gabungan ini merupakan langkah awal yang penting dalam memulai kerja sama yang lebih erat antar perangkat daerah dalam rangka pembangunan dan kemajuan Kabupaten PPU. (Diskominfo PPU)

« Previous PageNext Page »

  • vb