Pj. Bupati PPU Berharap Pembangunan Bandara VVIP Sesuai Target 

February 21, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun berharap pembangunan bandara VVIP bisa selesai sesuai target.

Harapan tersebut disampaikan Makmur Marbun saat melakukan peninjauan pembangunan bandara VVIP yang berada di kelurahan Gersik, kecamatan Penajam kabupaten PPU, Rabu, (21/2/2024) pagi.

Dalam kunjungannya Makmur Marbun juga sempat melakukan diskusi terbuka bersama  perwakilan bank tanah dan kontraktor pembangunan bandara IKN di kawasan ini dilanjutkan peninjauan progres pembangunan disisi landasan pacu atau  runwai bandara.

“Pembangunan bandara VVIP IKN ini wajib terus dikawal pelaksanaan pembangunannya. Apalagi akhir juli mendatang ditargetkan presiden sudah akan mendarat di sini. Tinggal beberapa bulan kedepan,” kata Makmur Marbun.

Ia berharap tahapan pembangunan bandara tersebut dapat berjalan dengan baik tanpa hambatan yang berarti. Termasuk terkait dampak sosial kepada masyarakat terhadap pembangunan bandara VVIP diharapkan segera tuntas untuk memudahkan proses pengerjaan di lapangan.

Seperti diketahui pada pertemuan sebelum (19/2) melalui rapat teknis dalam rangka penyediaan tanah untuk pembangunan bandara VVIP IKN yang digelar di kantor Gubernur Kaltim telah menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait dampak sosial pembangunan bandara ini.

Keputusan itu diantaranya menyebutkan bahwa dari sisi udara yang merupakan kewenangan kementerian PUPR ini, untuk dokumen tahap satu yang terdiri dari 16 bidang dari Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) melalui Surat Keputusan (SK) gubernur kaltim tentang penetapan masyarakat yang berhak menerima santunan dilakukan pada 22 februari 2024 dilanjutkan dengan pengumuman kepada masyarakat.

Kemudian disebutkan, pemberian santunan kepada masyarakat akan dilaksanakan pada 26 Februari 2024  mendatang.

Sementara untuk penilaian tanam tumbuh tahap dua yang terdiri dari 18 bidang tersebut akan diselesaikan pada 23 februari 2024 dan diserahkan kepada sekretariat tim terpadu PDSK bandara VVIP IKN. Penetapan SK Gubernur Kaltim tentang penetapan masyarakat yang berhak menerima santunan tersebut akan dilaksanakan pada 27 Februari 2024.

Pada tahap tiga yang terdiri dari 14 bidang ditambah dengan bidang perimeter yang telah diidentifikasi pada 4 maret 2024 akan dilaksanakan penilaian oleh KJPP dan diserahkan kepada sekretariat tim terpadu PDSK Bandara VVIP IKN.

Penetapan SK Gubernur Kaltim tentang penetapan masyarakat yang berhak menerima santunan dilakukan pada 7 maret 2024. Kemudian pemberian santunan kepada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2024 mendatang.

Sementara itu untuk sisi darat yang merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan disebutkan bahwa dokumen penilaian tahap satu dari KJPP terkait pemberian santunan kepada masyarakat akan dilaksanakan pada tanggal 29 februari 2024.

“Sementara dalam penyelesaian penanganan dampak sosial kemasyarakatan berlangsung, pembangunan bandara VVIP IKN diharapkan tetap berjalan,” kata Marbun saat itu. (HumasPPU)

KASAD Kunjungi Titik Nol IKN

February 21, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan  Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja (kunker) di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (21/2/2023).

Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun saat menyambut kedatangan KASAD mengatakan, sejak ditetapkannya IKN di sebagian wilayah PPU, masyarakat menyambutnya dengan penuh syukur dan menjadi satu keberkahan bagi daerah ini sebagai IKN. Seiring pembangunanannya Kabupaten PPU mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat maupun dari TNI utamanya dalam hal pembangunan daerah.

“Terkait kahadiran IKN ini, masyarakat PPU sangat menyambut baik dan turut men-support berbagai upaya percepatan yang saat ini dilakukan, termasuk terus melibatkan dan mengembangkan SDM Kabupaten PPU agar menjadi bagian dari IKN diberbagai sektor pembangunan yang ada,”ucap Makmur Marbun.

Tidak hanya itu, dia juga menyampaikan, penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten PPU saat ini terdapat di 4 wilayah kecamatan.

Disampaikan Makmur Marbun, dari 30 desa dan 24 kelurahan sebelum adanya IKN dan dari 30 desa 85% adalah desa eks unit permukiman transmigrasi. Saat ini suasana kondusif berkat adanya dukungan dan kemitraan yang sangat baik antara pemerintah dan masyarakat serta dukungan jajaran TNI dan kepolisian.

“Pemerintah Kabupaten PPU mendapat peringkat pertama se-Kaltim dan masuk dalam sembilan besar peringkat Nasional dalam kategori Indeks Desa Membangun,”jelasnya.

Makmur Marbun mengungkapkan pemerintah daerah dan masyarakat saat ini juga sedang menggiatkan pembangunan disemua sektor dalam rangka mengejar ketertinggalannya dari daerah-daerah lain.

“Tentunya, seluruh kegiatan pembangunan yang saat ini dilakukan merupakan suatu bentuk dukungan dari pemerintah daerah baik itu dari pemerintah desa/kelurahan maupun pemerintah kecamatan, dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan nasional ke depannya seiring dengan hadirnya IKN Nusantara di Kabupaten PPU,” ujar Makmur Marbun.

Selain itu, dia juga menjelaskan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan daerah juga perlu ditingkatkan dengan lebih memperhatikan aspek-aspek hubungan antara pemerintah pusat dengan daerah dan antar daerah, potensi dan keanekaragaman daerah, serta peluang dan tantangan persaingan global dalam kesatuan sistem penyelenggaraan pemerintahan negara.

“Atas dasar itulah, kami di Kabupaten PPU tidak pernah bosan dan lelah untuk terus menerus melaksanakan program-program pembangunan di daerah termasuk program membangun desa/kelurahan yang bersinergi dengan TNI, terlebih Kabupaten PPU ke depan akan menjadi ikon baru sebagai Serambi Ibu Kota Negara, yang tentunya seluruh program pembangunan harus dapat lebih ditingkatkan,”bebernya.

Pada kunjungan tersebut, juga dilaksnakan pemberian penghargaan dari Kesultanan Paser berupa Gelar Kaka Demong Agung Bela  Negara, yang disaksikan langsung Pangdam VI Mulawarman, unsur Forkopimda PPU dan jajaran terkait dalam kunker KASAD di IKN Nusantara. (HumasPPU)

DLH PPU dan PT Adhi Karya Tanam 1000 Bibit Mangrove

February 21, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU bekerjasama dengan PT Adhi Karya (pesero) Tbk mengusung tema “Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif” melakukan penanaman 1000 bibit mangrove. Selain itu juga dilakukan dan penyerahan bibit mangrove secara simbolis serta kegiatan aksi bersih pantai bersama pelajar dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2024 di Pantai Nipah-Nipah, Rabu (21/02/2024).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar yang turut menghadiri acara tersebut mengatakan, adanya kegiatan diselenggarakan seperti ini tentu mengingat kembali secara kolektif. Karena pantai jika tidak ada mangrovenya tentu tidak cantik dan indah.

“Inilah yang bisa diperbuat dalam rangka menghidupkan pantai, ekosistem dan habitat laut dengan cara menanam mangrove atau tumbuhan bakau,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan jangan sampai  ada suatu bagian yang ingin menghidupkan wisata pantai dengan menanam mangrove dan ada pula suatu bagian diantaranya yang tidak terlibat tetapi tidak peduli bahkan merusak.

“Kegiatan ini diharapkan jangan sampai berhenti menanam. Tetapi tetap dilanjutkan dengan pemantauan dan pemeliharaan, karena itu penting,” harapnya.

Tohar juga berkeinginan untuk tanggung jawab bersama dan tumbuhkan kepedulian bersama agar tujuan akhir untuk daya dukung lingkungan dapat manfaat besar. Terlebih momentum HSPN 2024 ini bisa dijadikan komitmen bersama dan peduli dalam mengelola sampah dengan baik, terlebih saat ini Kabupaten PPU sebagai Serambi Nusantara.

“Terima kasih kepada jajaran PT. Adhi Karya yang telah berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup bagian dari Pemerintah Kabupaten PPU. Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa dikembangkan lebih jauh,”pungkasnya. (DiskominfoPPU)

Makmur Marbun: Olahraga Penting Untuk Meningkatkan SDM

February 20, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun mengatakan, seiring dengan program pemerintah maupun pemerintah daerah, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, maka aspek olahraga menjadi penting dan sangat strategis, untuk terus dibina, ditingkatkan dan dikembangkan.

Hal tersebut dikatakan Makmur Marbun saat membuka kegiatan turnamen mini soccer KONI Cup I antar pelajar SMA/SMK se-Kabupaten PPU tahun 2024 di lapangan mini soccer Kompleks Islamic Center, Selasa (20/02/2024) sore

“Diusia Pemerintah Daerah Kabupaten PPU saat ini, akan terus berjuang melaksanakan pembangunan disemua bidang dengan harapan, pada saatnya terwujud masyarakat yang maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Makmur Marbun berharap melalui pelaksanaan turnamen ini, akan banyak terlahir para atlet muda yang berprestasi, sehingga mampu membawa harum nama daerah baik pada tingkat lokal, regional, nasional dan tidak tertutup kemungkinan pada tingkat internasional.

Makmur Marbun berharap pelaksanaan turnamen ini dapat menjaring atlet-atlet muda berbakat untuk disiapkan menjadi atlet daerah, menuju tingkat yang lebih tinggi,”ungkap orang nomor satu di PPU.

Makmur Marbun juga menyampaikan pesan kepada para panitia agar selama pelaksanaan kejuaraan berlangsung dengan baik, tanpa ada sesuatu yang mencederai tujuan diadakannya kejuaraan tersebut.

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta junjung sportivitas, tunjukkan permainan yang baik, dan jadikanlah even pertandingan ini menjadi wahana dalam berprestasi,”pungkasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU Alimuddin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ketua beserta pengurus KONI PPU, ketua beserta pengurus cabang PSSI PPU dan para peserta kejuaraan.  (DiskominfoPPU)

Pj Bupati Penajam Paser Utara Akan Hidupkan Ekowisata Mangrove

February 20, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun berkeinginan menghidupkan kembali ekowisata mangrove yang berada di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Penajam. Revitalisasi kawasan ekowisata mangrove tersebut, selain dapat menyelematkan ekosistem mangrove kedepannya juga dapat membuka peluang pariwisata berkelanjutan yang ada di Kabupaten PPU.

Hal di ungkapkan Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat rapat pembahasan mengenai pembangunan ekowisata mangrove di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Penajam. Rapat tersebut diselenggarakan di ruang rapat bupati bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI), Selasa (20/02/2024).

“Meskipun kita memiliki potensi alam yang luar biasa, sayangnya ekowisata mangrove ini tidak terawat dan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius kita bersama dan hari ini adalah momentum perubahan, sebuah kesempatan emas untuk memberikan sentuhan baru pada ekosistem mangrove ini,”ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, dengan mengajak seluruh pihak terkait baik itu pemerintah, masyarakat dan sektor swasta untuk bersama-sama berkomitmen merubah nasib ekowisata mangrove yang ada saat ini menjadi lebih baik lagi. Tentunya dengan pariwisata ini kedepannya dapat menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan. Bahkan dapat memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.

“Kehadiran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia disini adalah bukti dukungan penuh dari pemerintah pusat, yang memberikan harapan besar untuk keberhasilan revitalisasi ini. Melalui kerjasama dan komitmen bersama, kita dapat mengubah citra ekowisata mangrove menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya memukau, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata, “terangnya.

Makmur Marbun juga mengharapkan untuk saling menjaga dan manfaatkan potensi-potensi alam yang ada di Kabupaten PPU dengan bijak untuk kesejahteraan bersama dan pelestarian lingkungan.

“Untuk itu, mari kita lanjutkan perjalanan ini, bersama kita mengembangkan potensi ekowisata mangrove, dan memastikan bahwa keindahan alam ini dapat dinikmati oleh banyak orang, baik sekarang ataupun di masa depan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi Ditjen KSDAE Kementrian LHK RI Ahmad Munawir beserta jajaran, Asisten III Bidang Administrasi Umum Ahmad Usman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU Andi Israwati Latief, Pimpinan PT. Kideco Jaya Agung berserta jajaran. (DiskominfoPPU)

« Previous PageNext Page »

  • vb