Malam Pentas Seni dan UMKM Jadi Tempat Silaturahmi dan Hiburan

February 4, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM– Malam Pentas Seni dan UMKM yang digelar setiap malam minggu di halaman depan kantor Bupati Penajam Paser Utara (PPU) menjadi ajang silaturahmi dan hiburan warga masyarakat.

Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun mengatakan dirinya akan terus melakukan yang terbaik untuk masyarakat PPU khusunya melalui kegiatan pentas seni dan UMKM .

” Doa kan kami agar bisa berbuat yang lebih baik lagi untuk seluruh masyarakat kabupaten PPU.  Kami juga menyadari bahwa kegiatan malam ini masih banyak kekurangan yang perlu kita benahi, bersama” kata Makmur Marbun disela-sela kegiatan malam pentas seni dan UMKM   di kabupaten PPU, Sabtu, (3/1/2024) malam.

Ditambahkan Marbun sesuai keinginan masyarakat bahwa panggung seni dan UMKM tersebut harus terus dilaksanakan sebagai wadah berkumpulnya masyarakat.

Dia berharap pentas seni dan UMK tersebut sebagai ajang silahturahmi dan tempat UMKM untuk memberi hiburan bagi masyarakat PPU.

“Malam minggu pekan depan kegiatan ini akan disiarkan secara live oleh Kompas TV Jakarta.  Pak sekda bersama jajaran setkab PPU akan tampil disini pekan depan,” ucapnya.

Makmur Marbun melihat bukan hanya dari kegiatan tersebut. Tetapi lebih jauh dari itu, bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa UMKM  di PPU telah bangkit dengan konsep yang lebih modern.

” Artinya bukan sekedar berjalan. Tetapi kualitasnya juga memang harus seperti yang kita inginkan dari awal,” pungkasnya.

Sementara itu dalam sesi testimoni kepada sejumlah pengunjung malam pentas seni dan UMKM di Kabupaten PPU yang ditemui seluruh nya  mengatakan sangat mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

” Saya sangat mendukung sekali program pentas seni dan UMKM ini dari bapak PJ Bupati PPU. Mudah-mudahan ke depan acara ini lebih baik lagi,”  kata Tukiman yang merupakan warga kelurahan Nipah-nipah, kecamatan penajam ini.

Senada itu juga disampaikan salah satu warga kelurahan Nenang, kecamatan penajam, Ihsan mengatakan bahwa dengan adanya pentas seni dan UMKM masyarakat PPU merasa terhibur semua.

” Kita bisa bertemu di sini bertatap muka. Terima kasih pak Bupati atas semua program yang digagas untuk masyarakat PPU. Kegiatan ini harus jalan terus,” pintanya. (HumasPPU).

Makmur Marbun Minta Desa Buat Bank Sampah

February 3, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Pejabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun meminta untuk setiap desa/kelurahan segera membentuk wilayahnya menjadi kampung iklim dan membuat bank sampah, juga ketahanan pangan yang bekerja sama dengan mitra selaku pendukung dari Proklim.

“Saya berharap desa/kelurahan yang di-launching sebagai kampung iklim dan bank sampah pada hari ini jangan hanya tinggal namanya saja, tetapi harus dilaksanakan dari sekarang,” kata Makmur Marbun saat launching Program Kampung Iklim (Proklim) dan bank sampah 15 desa/kelurahan se-Kabupaten PPU, di Pantai Gelora Desa Api-Api Kecamatan Waru, Jumat (02/02/2024).

Makmur Marbun mencontohkan kegiatan pengembangan Proklim dapat berupa pelatihan, bimtek, sosialisasi serta bantuan sarana dan pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG) bisa dilakukan bersama dunia usaha, perguruan tinggi serta lembaga non-Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, LSM serta mitra pembangunan.

Dia juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada pihak-pihak perusahaan atas partisipasinya dalam kegiatan Proklim di Kabupaten PPU bahkan sebagai mitra pendukung. Dimana, Proklim ini memang menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat (community based development), yang berbasis sumber daya lokal (local resource based) serta berkelanjutan (sustainable).

“Kepada pelaku usaha lainnya, kiranya dapat bermitra dan mengembangkan kegiatan Proklim di desa atau kelurahan lainnya, sehingga Kabupaten PPU akan memiliki banyak kampung iklim dan dapat memenuhi target dari pemerintah pusat,” tutupnya

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU, Tita Deritayati menjelaskan pihaknya sudah melakukan pembentukan kampung iklim di 11 desa dan kelurahan untuk tahun 2023 dan 1 kelurahan di tahun 2022. Sedangkan di tahun 2024 ini akan membentuk 15 kampung iklim yaitu, Kelurahan Buluminung, Gersik, Riko, Sepan yang berada diwilayah Kecamatan Penajam.

Dijelaskan, untuk di wilayah Kecamatan Waru terdapat Desa Api-Api dan Desa Sesulu. Sedangkan di Kecamatan Babulu yaitu Desa Labangka, Desa Labangka Barat, Desa Gunung Makmur, Desa Gunung Mulia, Desa Gunung Intan, Desa Sebakung Jaya, Desa Rawa Mulia, Desa Sri Raharja dan Desa Sumber Sari.

Dia juga meminta agar kegiatan Proklim tidak berhenti sampai pada penghargaan apresiasi saja, harus ada kegiatan pengembangan agar adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim akan terus dilakukan oleh masyarakat.

“Kegiatan pengembangan itu berupa peningkatan kapasitas masyakat dan kelembagaan lokalnya, pembuatan rencana aksi dari hasil indentifikasi sumber emisi gas rumah kaca seperti timbulan sampah, limbah cair rumah tangga, pemakaian pupuk kimia atau anorganik, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung dalam pengembangan kegiatan Proklim,” terangnya.

Tita juga berharap agar masyarakat yang berperan aktif dalam Proklim dan tidak melihat bahwa pengakuan pemerintah pusat hanya berupa sertifikat dan tropi saja.

“Marilah kita melihat kembali bahwa tujuan kegiatan Proklim ini dapat memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim serta memberikan kontribusi terhadap upaya pengurangan emisi gas rumah kaca, sehingga pada akhirnya Proklim ini dapat memberikan manfaat meningkatnya kualitas hidup dan sosial ekonomi masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (DiskominfoPPU)

Pemkab PPU Gelar Rapat Pengendalian Inflasi Daerah

February 3, 2024 by  
Filed under PPU

Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun mengatakan penyumbang utama inflasi terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau memiliki andil sebanyak 2 persen antara lain tomat, daging ayam ras, bawang merah, pisang, dan bawang putih.

Sementara kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan memiliki andil 0,41 persen. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah bahan bakar rumah tangga, pasir, dan keramik.

“Kelompok transportasi dengan andil 0,29 persen. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah sepeda motor, angkutan sungai, danau, dan penyebrangan, dan ban luar motor,”ungkap Makmur Marbun pada rapat pengendalian inflasi daerah dalam rangka menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok, di aula lantai III Kantor Bupati PPU, Jum’at (02/02/2024).

Makmur menekankan, dalam upaya pengendalian inflasi daerah Pemkab PPU akan melibatkan seluruh OPD terkait, camat dan perangkat desa/kelurahan hingga rukun tetangga (RT).

“Memperbaiki tata kelola distribusi beberapa komoditas strategis, seperti subsidi harga dan subsidi ongkos angkut terhadap komoditas bahan pokok penting yang mengalami gejolak harga di Kabupaten PPU,” harapnya.

Selaku orang nomor satu di PPU, dia akan membuat Peraturan Bupati (Perbup) yang melarang gabah tidak boleh keluar dari PPU, namun diproduksi di daerah sendiri sehingga harga pangan dapat terkendali.

“Harapannya, melalui kerja sama seluruh stakeholder tingkat inflasi dapat teratasi, jangan sampai inflasi di PPU tinggi seiring dengan pemindahan ibu kota negara di Kabupaten PPU,” Makmur Marbun.

Turut hadirpada rapat ini  Sekretaris Daerah (sekda) PPU Tohar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sodikin, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Nicko Herlambang, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Kepala Bankaltimtara Cabang PPU, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) PPU, Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Timur dan Utara, serta seluruh pejabat hingga lurah dan kepala desa di lingkup Pemkab PPU. (DiskominfoPPU)

Perlu Komitmen Bersama Membangun Karakter Siswa Sesuai Nilai-nilai Pancasila

February 3, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menyampaikan membangun karakter siswa dalam pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila perlu komitmen bersama lintas organisasi perangkat daerah.

Hal tersebut disampaikan Makmur Marbun saat membuka kegiatan pemenuhan komitmen lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) di aula lantai I Kantor Bupati PPU, Jumat (02/02/2024).

Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK PPU, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur pimpinan daerah, para pengawas SD dan SMP, serta Kepala Sekolah SMP dan SD se-Kabupaten PPU. Dengan narasumber Ketua Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila Jakarta Hamry Gusman Zakaria.

Dikatakan Makmur Marbun, pertemuan ini menjadi momentum penting, yang memungkinkan semua yang hadir untuk bersama-sama merumuskan langkah-langkah implementatif dalam mewujudkan SLP yang berkualitas dan efektif.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pemerintah Kabupaten PPU dalam membentuk Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP). Pada tanggal 25 Januari yang lalu, sudah ada pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) ke-4 terkait pembentukan SLP.

” Kita sudah berdiskusi secara intensif untuk merumuskan langkah strategis dalam mewujudkan SLP sebagai lembaga pendidikan,” terangnya.

Makmur Marbun berharap untuk bersama-sama merencanakan pemenuhan komitmen lintas OPD untuk berkolaborasi. Perlu adanya kontribusi terbaik dan menghasilkan ide-ide inovatif yang akan mengarah langkah ke depan menjadi pilar keberhasilan SLP.

“Saya berharap acara ini bukan hanya sebagai forum diskusi, melainkan sebagai tempat berkumpulnya pemikiran kreatif dan strategis yang membawa perubahan yang positif bagi pendidikan di Kabupaten PPU,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila Hamry Gusman Zakaria mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU satu-satunya dan yang pertama di Indonesia yang menerapkan sistem kolaborasi dalam rangka menyukseskan SLP.

Dia menjelaskan ada empat permasalahan lokal selain permasalahan deklarasi Pancasila dan moral, pertama terkait penanggulangan kemiskinan, yang kedua permasalahan pengelolaan sampah yang bisa di optimalkan untuk menjadi nilai ekomomis, yang ketiga permasalahan stunting yang merupakan program nasional, dan yang keempat terkait permasalahan energi.

Tambahnya, keempat permasalahan ini diharapkan Dinas Lingkungan Hidup sebagai leading sector bersama dinas lainnya akan mewujudkan SLP. (DiskominfoPPU)

Sekda PPU, Berharap Terjadi Percepatan Pelayanan Rumah Sakit

February 2, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU)Tohar mengharapkan terjadinya percepatan dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik dan optimal bagi masyarakat Penajam Paser Utara.

Hal tersebut disampaikan saat membuka acara sosialisasi hospital by laws di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung pada Kamis, (01/02/2024).

Tohar juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan waktu dengan baik dalam memahami dan menerapkan perubahan yang diperlukan demi meningkatkan kualitas layanan di RSUD Ratu Aji Putri Botung.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya mematuhi aturan serta menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan profesionalisme tinggi,” ungkap Sekda Tohar dalam sambutannya.

Sosialisasi ini dimaksudkan memperkenalkan dan membahas hospital by laws, yang merupakan seperangkat aturan dan peraturan internal yang dibuat oleh rumah sakit untuk mengatur berbagai aspek operasional dan administratif di dalamnya. Hospital by laws mencakup berbagai hal, seperti struktur organisasi, tata cara pelayanan medis, kebijakan keuangan, tata kelola rumah sakit, hak dan kewajiban staf medis dan non-medis, serta prosedur-prosedur yang harus diikuti oleh personel rumah sakit.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kerangka kerja yang jelas dan sistematis dalam mengelola rumah sakit serta memastikan pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan memenuhi kebutuhan pasien.

Tohar yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUD tersebut, menyampaikan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap aturan dan tugas yang ada di rumah sakit sebagai landasan bagi pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan internal yang memadai dalam menyusun dan menyampaikan aturan internal rumah sakit. (diskominfo PPU)

« Previous PageNext Page »

  • vb