Perumdam Tirta Kencana Kuras IPA Palaran dan Bukuan

May 1, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Air Minum Daerah (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda menjadwalkan pengurasan  bak sedimentasi dan reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palaran dan Bukuan, Selasa, 5Mei 2026.

Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Taufik menyampaikan,  pengurasan dimulai pukul 08.00 Wita hingga selesai.

Dikatakan Taufik, pengurasan ini dilakukan untuk menjaga kualitas produksi serta kejenihan tetap terjaga. Kegiatan pengurasan tersebut tidak menjadikan pelayanan dihentikan total.  Produksi tetap berjalan akan tetapi kapasitas dikurangi dan tidak maksimal seperti biasanya.

Dampak pemgurasan ini akibatnya aliran terganggu  dari jalur  IPA Palaran di antatanya wilayah  Jalan HB Suwarno, Jalan S Parman, Jalan Parikesit 1 & 2, Jalan Kamboja, Jalan Pelabuhan Lama, Jalan Cempaka, Jalan Melanti, Jalan Kenanga, Jalan Ampera, Jalan Bromo, Jalan Nusa Indah, Jalan Jayakarta, Jalan Karya Bakti dan sekitarnya, Pelabuhan Samudera, Terminal Peti Kemas.

Untuk jalur IPA Bukuan aliran terganggu di wilayah Bukuan dan sekitarnya. Sementara dari Jalur IPA Bantuas wilayah yang terganggu di wilayah RT 02, RT 03, RT 04, RT 05 dan area sekitar Kelurahan Bantuas.

“Kami mengimbau kepada pelanggan yang bsrada di jalur tersebut untuk menampung air selagi masih mengalir sebagai persediaan  karena selama pengurasan berlangsung aliran dari IPA yang dikuras terganggu,” jelasnya.

Permohonan maaf atas terganggunya layanan ini , Pengurasan dimaksudkan untuk jaga kualitas produksi agar kejernihan selalu terjaga.

Untuk info dan pelaporan hubungi hotline 0541-2088100 atau Chat WA 0811553536. (*/adv)

Tak Hanya Tertib Berlalu Lintas, Jasa Raharja Bekali Siswa Keterampilan Tanggap Darurat

April 26, 2026 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Upaya meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap keselamatan berlalu lintas dan penanganan darurat kecelakaan dilakukan Jasa Raharja melalui kegiatan Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di SMA Negeri 11 Samarinda, Sabtu 25 April 2026.

Kegiatan ini disampaikan petugas Jasa Raharja, Ikhsan Nur Abadi, yang memberikan edukasi kepada para tenaga pendidik dan siswa mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas serta keterampilan dasar dalam penanganan pertama pada kondisi gawat darurat akibat kecelakaan.

Pada pemaparannya, Ikhsan Nur Abadi menekankan edukasi keselamatan lalu lintas perlu ditanamkan sejak dini dan diperkuat dengan kemampuan tanggap darurat.

“Melalui kegiatan PPKL dan PPGD ini, kami berharap para guru dan siswa tidak hanya memahami pentingnya tertib berlalu lintas, tetapi juga memiliki pengetahuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi pemahaman rambu-rambu lalu lintas, etika berkendara yang aman, serta praktik dasar pertolongan pertama seperti penanganan korban kecelakaan sebelum mendapatkan bantuan medis lanjutan. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman terkait peran dan fungsi Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta, baik guru maupun siswa, yang aktif dalam sesi diskusi dan praktik. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan sekolah.

Jasa Raharja berharap melalui kegiatan ini dapat tercipta generasi muda yang tidak hanya disiplin dalam berlalu lintas, tetapi juga sigap dan peduli terhadap sesama dalam situasi darurat, sebagai bagian dari upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. (*)

Pertamina Patra Niaga Hijaukan Sempadan Karang Mumus

April 22, 2026 by  
Filed under Samarinda

‎SAMARINDA – Memperingati Hari Bumi, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Penghijauan Sempadan Sungai Karang Mumus.

‎Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, melalui siaran pers yang diterima Jurnalborneo.com Rabu, (22/4/2026) mengatakan program ini difokuskan pada penanaman vegetasi di bantaran Sungai Karang Mumus, khususnya di Kelurahan Sempaja Timur, Samarinda. Kegiatan ini bertujuan mengurangi erosi, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mengembalikan fungsi ekologis sungai sebagai sumber kehidupan masyarakat.

‎Pelaksanaan program dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat setempat, termasuk tiga kelompok dasawisma. Selain penanaman tanaman lokal, kegiatan juga diisi dengan edukasi lingkungan guna membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kawasan sempadan sungai.

‎Salah satu materi edukasi yang diberikan adalah pelatihan pembuatan cocoon, yakni media tanam inovatif yang mampu menyimpan air sehingga tanaman tetap terhidrasi lebih lama. Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

‎Program ini turut memberikan dampak sosial berupa peningkatan kapasitas dan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Keterlibatan kelompok dasawisma diharapkan mampu memperkuat ketahanan komunitas serta mendorong praktik pelestarian yang berkelanjutan.

‎Dari sisi lingkungan, penanaman vegetasi di sempadan sungai berkontribusi menekan erosi dan sedimentasi, memperbaiki kualitas air, serta berfungsi sebagai penahan longsor dan penyerap karbon. Vegetasi yang tumbuh juga menciptakan habitat bagi keanekaragaman hayati sekaligus menjadikan kawasan lebih hijau.

‎Edi Mangun, mengatakan program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan inisiatif yang berdampak lingkungan sekaligus sosial.

‎“Melalui momentum Hari Bumi, kami ingin menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan harus berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki ekosistem sungai, tetapi juga membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, pendekatan partisipatif menjadi kunci keberhasilan program TJSL yang dijalankan. Kolaborasi dengan masyarakat dinilai penting agar program dapat berkelanjutan dalam jangka panjang.

‎Dengan sempadan sungai yang semakin hijau, program ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan.*

Perumdam Tirta Kencana Kuras IPA Bendang 2

April 21, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Pelayanan distribusi pelanggan Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang 2 akan teraganggu karena adanya pengurasan bak sedimentasi pada Rabu (22/4/2026).

Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Taufik menyampaikan, estimasi pekerjaaan selama 1 x 10 jam. Ia mengingatkan seluruh pelanggan Perumdam Tirta Kencana yang aliran air di rumahnya berasal dari IPA Bendang 2 untuk menyediakan tampungan air, dikarenakan aliran distribusi dari IPA Bendang akan mengalami gangguan selama proses pengerjaan pembersihan.

Beberapa kawasan yang terdampak dari pembersihan bak di IPA Bendang 2 diantaranya Jalan Loa Bahu, Jalan M. Said, Jalan Revolusi, Jalan Rapak Indah, Jalan Teuku Umar, Jalan Tengkawang, Jalan Kelapa Gading, Perum Citra Griya, Jalan Adam Malik, Jalan Ringroad 1, 2 dan 3, Jalan P. Suryanata, Jalan AW Syahrani, Perum Bukit Pinang, Kampung Pinang, Perum Solong Durian, Jalan Batu Cermin, Perum Samarinda Residence, dan Batu Besaung serta sekitarnya. Daerah lain yang terdampak yaitu Ring Road I, II dan III serta pelayanan dari boster AW. Syahrani.

Seluruh pelanggan di jalur tersebut diimbau bisa terlebih dahulu menampung air selagi masih mengalir sebagai persediaan, karena selama perbaikan berlangsung aliran air akan mengalami gangguan.

Jika terdapat kendala atas saluran air yang telah perpasang di masyarakat. Para pelanggan dapat melakukan pelaporan dan konsultasi melalui call center Perumdam Tirta Kencana hotline 0541-2088100 atau Chat WA  0811553536 (**)

Hotel Courtyard by Marriott Mulai Digarap di Samarinda

April 20, 2026 by  
Filed under Samarinda

Perwakilan manajemen hotel bersama walikota Samarinda menekan sirine tanda dimulainya pembangunan hotel jaringan Marriott International di Samarinda

SAMARINDA — Pembangunan Hotel Courtyard by Marriott Samarinda oleh PT KSA Realty Indonesia dimulai lewat peletakan batu pertama di Jalan KH Samanhudi, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Senin (20/4/2026). Acara ini dihadiri Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama jajaran manajemen Courtyard by Marriott Hotel

Andi Harun menekankan, dimulainya proyek hotel Courtyard by Marriott ini bukan sekadar seremoni pembangunan, melainkan cerminan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap Kota Samarinda. Ia menyebut, kehadiran jaringan perhotelan internasional menjadi indikator bahwa Samarinda dinilai memiliki prospek kuat di mata dunia.

“Kepercayaan ini menunjukkan bahwa Samarinda tidak hanya dilirik di tingkat nasional, tetapi juga sudah masuk dalam radar investasi internasional,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi kota yang aman dan kondusif menjadi faktor utama yang mendorong masuknya investasi berskala besar. Hal tersebut juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, termasuk membuka lapangan kerja selama masa konstruksi hingga operasional hotel nantinya.

Selain aspek ekonomi, pemerintah juga memberi perhatian pada kesiapan administrasi dan dampak lingkungan. Andi Harun memastikan seluruh perizinan proyek telah dipenuhi sebelum pelaksanaan groundbreaking, termasuk dokumen analisis dampak lingkungan (AMDAL) serta berbagai persetujuan teknis lainnya.

Ia menjelaskan, proses perizinan melibatkan lintas perangkat daerah, mulai dari kajian lingkungan, analisis lalu lintas, hingga persetujuan bangunan gedung yang mencakup aspek struktur, arsitektur, mekanikal, dan elektrikal.

Terkait dampak di lapangan, pemerintah mengakui adanya potensi gangguan seperti genangan air di lingkungan sekitar proyek. Namun, hal tersebut disebut sebagai konsekuensi umum dari aktivitas konstruksi dan telah ditangani melalui kesepakatan antara pihak pengembang dan masyarakat.

Sebagai solusi, manajemen proyek berkomitmen membangun saluran drainase berupa parit keliling untuk mengatur aliran air dan meminimalkan risiko banjir di kawasan permukiman.

“Dampak sekecil apa pun pasti ada dalam pembangunan, tapi yang penting adalah bagaimana kita menyelesaikannya bersama tanpa menimbulkan konflik,” jelasnya.

Pemerintah Kota Samarinda juga menugaskan camat dan lurah setempat untuk melakukan pemantauan rutin selama proses pembangunan berlangsung. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap persoalan yang muncul dapat segera ditangani tanpa berkembang menjadi isu yang lebih besar.

Ke depan, proyek hotel ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor perhotelan di Samarinda, tetapi juga memberikan efek berantai bagi pertumbuhan UMKM, sektor kuliner, pariwisata, hingga jasa transportasi di kota tersebut. (lia)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1789162
    Users Today : 2301
    Users Yesterday : 4131
    This Year : 725672
    Total Users : 1789162
    Total views : 15095675
    Who's Online : 50
    Your IP Address : 216.73.217.39
    Server Time : 2026-05-15