Steal The Show! Warna Special Edition Fazzio Hybrid Starry Night Siap Jadi Spotlight Utama Anak Muda Skena

March 4, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Di tengah geliat kultur urban yang semakin ekspresif, kendaraan bukan lagi sekadar alat mobilitas. Bagi generasi muda, terutama anak skena yang aktif di ruang-ruang kreatif kota, sepeda motor khususnya skutik sudah menjadi bagian dari identitas, gaya, bahkan personal statement. Untuk merespon semangat tersebut yang begitu besar, Yamaha menghadirkan warna Special Edition untuk Fazzio Hybrid, yaitu Starry Night yang disuguhkan pada tipe Lux dan dirancang untuk seluruh anak muda skena yang ingin semakin tampil ikonik dan berani mencuri perhatian lewat gayanya masing-masing sehingga siap menjadi spotlight utama atau artinya ”Steal The Show”.

Sebagai bagian dari lini Classy Yamaha, Fazzio Hybrid dikenal dengan desain retro-modern yang fashionable. Melalui Starry Night Special Edition, karakter tersebut dibuat lebih bold dan standout. Warna dasar silver mengkilap memberikan kesan clean sekaligus futuristik, dipadukan dengan matte blue pada bagian dek kaki, menciptakan konsep dual tone yang kontras namun harmonis. Perpaduan warna ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga terasa relevan dengan gaya hidup anak muda masa kini yang punya gaya hidup dinamis dan beragam seperti hangout bareng teman sejawat.

“Melalui Fazzio Starry Night Special Edition, kami ingin menghadirkan warna yang tidak hanya stylish dan bold, tetapi juga tetap fungsional untuk mobilitas harian sekaligus menjadi medium ekspresi diri bagi generasi muda yang ingin tampil berbeda. Model ini diproduksi dalam jumlah terbatas, sehingga memberikan nilai eksklusivitas tersendiri bagi konsumen yang ingin tampil lebih ikonik dan percaya diri,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA, & Community PT Yamaha Indonesia.

Starry Graphic

Daya tarik utamanya hadir lewat Starry Graphic di bagian samping bodi. Logo Fazzio berwarna biru muda dipadukan dengan tulisan “Special Edition” berwarna pink, serta latar tulisan Fazzio berbentuk dot-dot kecil dengan efek iridescent. Efek ini membuat warna grafis berubah mengikuti sudut pandang dan pantulan Cahaya dari tone biru saat dilihat dari sisi kiri hingga pink keunguan saat dilihat dari sisi kanan. Hasilnya adalah tampilan dinamis dan atraktif yang selalu hidup di berbagai kondisi pencahayaan.

Starry Fazzio Emblem

Sentuhan eksklusif semakin terasa melalui Starry Emblem “F” Fazzio dalam bentuk emblem timbul dengan finishing 3D resin. Bukan sekadar logo 2D, emblem ini memberikan kedalaman visual dan identitas premium yang membedakan Special Edition ini dari varian lainnya.

Starry Parts

Tidak hanya grafis, sejumlah Starry Parts juga memperkuat karakter standout-nya. Cover spion mengikuti warna bodi sehingga tampil lebih seamless, berbeda dari varian lain yang menggunakan warna hitam. Side panel dihiasi garnish chrome yang memperkaya tampilan reflektifnya. Pada sektor depan, spakbor mendapat grafis gradasi pink bold dengan susunan dot serta tulisan Fazzio. Sementara pada bagian samping, decal gradasi silver menuju pink pada side cover matte blue dan gradasi ungu dengan teknik dot pattern presisi memberikan dimensi visual yang unik pada bodi utama semakin mempertegas nuansa modern dan artsy.

Semua detail tersebut dirancang presisi untuk menciptakan visual yang berani namun tetap stylish. Karakter ini selaras dengan semangat anak skena masa kini yang ingin tampil percaya diri, ekspresif, dan ikonik di setiap momen. Sebagai skutik anak muda urban, warna Special Edition ini tentu saja dibekali teknologi Blue Core Hybrid 125cc yang irit dan responsif, sehingga tetap nyaman untuk berbagai kebutuhan mobilitas harian generasi muda.

Sebagai bagian dari perayaan hadirnya Fazzio Hybrid Special Edition, Yamaha Indonesia menghadirkan kesempatan spesial bagi masyarakat Indonesia khususnya anak muda yang ingin tampil outstanding tapi effortless untuk mendapatkan 1 unit Fazzio Hybrid Starry Night secara cuma-cuma lewat program Giveaway yang akan dimulai tanggal 4 hingga 27 Maret 2026. Syarat untuk memenangkannya juga sangat mudah, cukup follow akun Instagram @yamahaindonesia & @yamaha.classy, lalu sebutkan 11 warna Fazzio Hybrid dan tag 3 teman di kolom komentar postingan pengumuman giveaway. Tidak lupa juga, para peserta diwajiibkan untuk repost konten tersebut ke Instagram Story dan dipastikan akun tidak dalam kondisi private**.

Yamaha Fazzio Hybrid Special Edition Color warna Starry Night yang ikonik ini akan dipasarkan dengan harga Rp 25.250.000*. Sedangkan 3 varian Fazzio Hybrid lainnya juga tetap siap menjadi teman berkendara anak muda skena jaman now, yaitu varian Fazzio Hybrid yang tersedia dalam pilihan warna Blue White, Black Red, Grayceful Pink, dan Yolo Black dengan harga Rp 22.270.000*. Selanjutnya, varian Fazzio Hybrid Neo ditawarkan dalam warna Go Purple, Pink Mauve, White, dan Green dengan harga Rp 24.055.000*. Dan pada varian Fazzio Hybrid Lux hadir dengna warna Greenish Gray dan Titan yang dibanderol dengan harga Rp 24.745.000*. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi website resmi Yamaha Indonesia https://www.yamaha-motor.co.id/.

*Harga On The Road Jakarta

**Syarat & Ketentuan Berlaku

Sahur dalam Tabuhan Tradisi

March 4, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA — Bulan Ramadan bukan sekadar soal ibadah puasa, tetapi juga dipenuhi tradisi-tradisi unik yang diwariskan secara turun-temurun. Di Indonesia, salah satu tradisi yang paling dikenal menjelang waktu sahur adalah tradisi beduk sahur, sebuah kebiasaan komunitas muslim yang membangunkan warga untuk makan sahur dengan cara menabuh beduk atau alat pukul lain sambil berteriak “Sahur! Sahur!”. Tradisi ini tidak hanya menjadi penanda waktu, tetapi juga bagian dari kebersamaan muslim di berbagai daerah.

Di berbagai kampung, suara beduk, kentongan, hingga ember plastik yang dipukul bertalu-talu menjadi alarm tradisional sebelum azan Subuh berkumandang. Anak-anak hingga pemuda biasanya berkeliling lingkungan sambil menabuh alat seadanya. Tak jarang, kegiatan ini berubah menjadi arak-arakan kecil yang penuh semangat.

“Kalau di Indonesia itu biasanya ramai sekali,” ujar Afif Luthfi Murtadho, Mahasiswa asal Indonesia yang pernah menempuh pendidikan di Turki saat diwawancarai, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, tradisi ini tumbuh dari kultur komunal masyarakat Indonesia yang menjadikan Ramadan sebagai momentum kebersamaan, bukan hanya ibadah personal.

Menariknya, tradisi membangunkan sahur dengan tabuhan alat pukul juga ditemukan di Turki. Sejak era Kesultanan Ottoman, masyarakat di sana mengenal penabuh drum sahur yang disebut davulcu. Mereka berjalan kaki menyusuri permukiman pada dini hari sambil menabuh davul (drum tradisional) untuk mengingatkan warga agar bangun sahur.

Tradisi ini masih bertahan hingga kini, termasuk di kota besar seperti Istanbul. Para penabuh drum biasanya mengenakan pakaian khas dan memainkan ritme tertentu yang sudah dikenal warga setempat.

“Tradisi beduk sahur di Turki juga ada, cuma yang membedakan disini tidak seramai di Indonesia, beberapa pemuda menabuh drum seperti drum band. Tidak ada arak-arakan besar atau teriakan keras seperti di kampung-kampung Indonesia,” terangnya.

Meski atmosfernya berbeda, esensi keduanya tetap sama, membangunkan umat Muslim agar tidak melewatkan sahur sebelum fajar.

Di Indonesia, beduk sahur identik dengan riuh dan kebersamaan lintas usia. Sementara di Turki, tabuhan davul menjadi simbol warisan budaya yang dijaga sejak berabad-abad lalu. (intan)

Polres Kutai Barat Panen Raya Jagung di Siluq Ngurai

March 4, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

KUTAI BARAT – Polres Kutai Barat melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung serentak triwulan I Tahun 2026 di lahan industri pertanian Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (3/3/2026).

Panen raya jagung dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih 4,5 hektare dengan capaian hasil panen sekitar 2,3 ton jagung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan serta pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kabupaten Kutai Barat.

Kegiatan panen raya dihadiri Kabag Ops Polres Kutai Barat Kompol Teguh, Kabag SDM Polres Kutai Barat AKP Ahmad Said, Kapolsek Jempang Iptu Andi Ahmad, Kapolsek Siluq Ngurai Ipda Ginanjar Wahyu Utomo, Kasat Samapta Polres Kutai Barat Iptu Nurman, serta perwakilan dari unsur TNI di antaranya Kapten Edi dari Brigif TP 85/BTC, Letda Czi David Nikkolas Gurusinga, dari Yon TP 827/MCY, dan Serma Subadilah dari Koramil Muara Pahu.

Turut hadir Ketua Kelompok Tani Juata Muhur, Nasir, perwakilan BPP Kecamatan Siluq Ngurai Fatnurrahman Fitrah Anuar, serta personel Polsek Siluq Ngurai dan Polsek Jempang yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. (arf)

Empat Tahun di Turki, Mahasiswa Asal Indonesia Kisahkan Suasana Ramadan

March 3, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Empat tahun menempuh pendidikan di Turki memberi pengalaman berbeda bagi Luthfi Afif Murtadho dalam memaknai bulan suci Ramadan. Pria kelahiran Sragen, Jawa Timur itu merasakan langsung bagaimana suasana Ramadan di Negeri Dua Benua berjalan dengan ritme yang tak sama seperti di Indonesia.

Pria yang akrab di sapa Afif itu memulai ceritanya dari hal paling sederhana yaitu waktu berbuka puasa.

Luthfi Afif Murtadho

“Kalau di Indonesia, sore hari itu identik dengan ngabuburit. Orang-orang keluar rumah, cari takjil, jalanan macet. Di Turki tidak seperti itu,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Ia menjelaskan, menjelang Magrib suasana justru cenderung tenang. Warga lebih banyak berada di rumah atau berkumpul bersama keluarga. Tidak ada hiruk pikuk “war takjil” sebagaimana lazim ditemui di berbagai kota di Indonesia.

Menu berbuka pun sederhana. Air putih dan kurma menjadi pembuka, disusul sup hangat. Salah satu yang paling umum adalah mercimek çorbası, sup lentil khas Turki yang lembut dan gurih. Sup itu hampir selalu hadir di meja makan selama Ramadan.

“Biasanya tidak langsung makan berat. Setelah minum dan makan sup, kami bersiap ke masjid,” katanya.

Selepas salat Magrib dan Isya, jamaah langsung melanjutkan tarawih. Namun justru setelah rangkaian ibadah itu, suasana berubah menjadi lebih semarak.

Afif menggambarkan bagaimana kawasan masjid di berbagai kota, termasuk di Sivas tempat ia tinggal, dipenuhi warga. Anak-anak muda berkumpul, keluarga berjalan santai di pelataran masjid, dan masyarakat bercengkerama di sepanjang jalan.

“Ramainya itu malam hari. Orang-orang nongkrong, pemuda kumpul, masjid penuh, jalanan juga hidup,” tuturnya.

Ia menambahkan, makan berat justru lebih sering dilakukan setelah salat, bahkan ada yang menunggu hingga selesai tarawih untuk menikmati hidangan utama bersama keluarga atau teman.

Menurutnya, jika di Indonesia denyut Ramadan terasa kuat menjelang berbuka, di Turki justru atmosfer kebersamaan menguat setelah malam tiba. Aktivitas sosial dan interaksi masyarakat berlangsung hingga larut, namun tetap dalam suasana yang tertib dan religius.

Selain soal tradisi, durasi puasa di Turki juga kerap berbeda dengan di Indonesia karena dipengaruhi oleh musim dan letak geografis. Saat Ramadan jatuh di musim panas, waktu puasa dapat sangat panjang karena durasi siang yang lebih lama, beberapa pelajar Indonesia di sana pernah mencatat puasa bisa mencapai sekitar 18 jam saat musim panas. Sebaliknya, ketika Ramadan berlangsung di musim dingin atau awal musim semi, durasi puasa bisa lebih pendek, sekitar 12–13 jam per hari sesuai waktu matahari terbit dan terbenam setempat. (intan)

PT Pamapersada Nusantara Laksanakan Kegiatan Karyawan Mengajar

March 3, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Salah satu program PT Pamapersada Nusantara yaitu karyawan mengajar yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Sendawar, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Kegiatan diikuti seluruh siswa kelas dua belas sebagai pembekalan materi memasuki dunia industri.

Kepala sekolah SMK Negeri 2 Sendawar, Jusran Attan saat ditemui di ruangannya menyampaikan, kerjasama antara sekolah dan dunia usaha ini bisa berlanjut, karena sekolah kejuruan ini sangat membutuhkan sekali bermitra dengan dunia usaha. Dihatapkan, siswa setelah lulus bisa mandiri.

“Jika  mau melanjutkan kuliah  ke perguruan tinggi itu lebih bagus, tapi bagi yang mau bekerja setidaknya sudah punya pengetahuan atau sedikit bekal dari kegiatan karyawan mengajar ini,” kata Jusran, Senin (2/3/2026).

Ia berharap kedepannya bukan hanya karyawan mengajar atau guru tamu saja yang datang.   Kesempatan nantinya bisa diberikan kepada guru magang ke dunia industri. Karena kedepannya setiap guru harus mempunyai sertifikat kompetensi dari dunia usaha, ketika para guru sudah kompeten mereka harus mempunyai sertifikat yang resmi dari dunia usaha.

“Agar sekolah ini menjadi sekolah unggulan, syaratnya guru harus kompeten dan linier, baik dari dunia usaha maupun dari pemerintah,” ungkapnya.

Dikatakan, saat ini mungkin dunia usaha selalu memperbaharui perkembangan terbaru dari industri. Semoga seiring dengan perkembangan di industri para guru tamu bisa mengajarkan kepada siswa sebagai bekal bekerja di industri.

“Kami berharap kepada perusahaan, setelah siswa ini lulus nanti mungkin ada yang bisa diterima di perusahaan,”harapnya.

Ia menjelaskan, siswa sudah pernah mengikuti uji kompetensi dari pemerintah dan sudah mendapatkan sertifikat kompeten dari pemerintah. Ini salah satu modal masuk dan melamar ke dunia usaha atau industri.

Ia menyebut, saat ini yang menjadi pertanyaan siswa sudah kompeten dan sudah mempunyai sertifikat tetapi belum bisa diterima dunia usaha atau industri. Menurutnya siswa perlu diberi kesempatan.

“Apalagi mereka sudah memiliki sertifikat kompetensi yang dikeluarkan resmi dari pemerintah,” ujarnya.

Ditemui di sela kegiatan, CSR Officer PT Pamapersada Nusantara Rudyanto Putra menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu upaya perusahaan dalam memberikan bekal kepada siswa SMK khususnya di sekolah binaan agar lebih siap dalam menghadapi persiapan dunia kerja

“Kegiatain ini sifatnya rangkaian dan transfer ilmu. Materi yang disampaikan mengenalkan proses seleksi dan administrasi yang diperlukan sehingga ketika lulus dan berniat mencari kerja sudah paham tahapan dan administrasi yang harus dilengkapi”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program PAMA SAFE School dimana SAFE sendiri adalah singkatan dari Safety (Keselamatan), Active and Fit, (Aftif dan sehat), serta Eco-friendly (Ramah lingkungan)

“Kami menjalin kerja sama dengan SMKN 2 Sendawar dengan harapan program ini nantinya dapat SMKN 2 Sendawar menjadi percontohan untuk menerapkan budaya keselamatan, kesehatan, dan peduli lingkungan tidak hanya di siswa, namun juga untuk seluruh elemen di sekolah,” ucapnya. (arf)

« Previous PageNext Page »

  • vb