Fazzio Hybrid Movement (FOMO) di Balikpapan Diramaikan dengan Gathering & Riding Bareng Konsumen Fazzio

December 1, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

BALIKPAPAN – Event yang sangat di tunggu  anak muda Gen Z dan khususnya owners Fazzio,  yaitu event Fazzio Hybrid Movement (FOMO) hadir di Kota Balikpapan. Kegiatan yang di gagas oleh Main Dealer Yamaha Kaltimtara ,PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ)

Acara yang digelar pada Minggu, (30/11/2025) ini diawali dengan kegiatan Riding Bareng, teman teman Owners Fazzio, yang mengambil start dari Yamaha Sentral, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, dan berakhir di Asta Coffe Balikpapan Baru.

“Agenda FOMO atau Fazzio Hybrid Movement ini masuk dalam agenda rutin dari Yamahakaltimtara. Sebelumnya event serupa telah sukses diadakan di Samarinda. Sasaran utama kami adalah Gen Z owners Yamaha Fazzio,” ujar Asisten Manajer Promosi PT STSJ Main Dealer Yamaha Kaltim, Efendy Ariadi.

Meski berfokus pada pengguna Yamaha Fazzio, Efendy menegaskan bahwa kegiatan ini juga terbuka untuk pengguna motor merek lain Selain Yamaha.

“Pesertanya tidak hanya dari Yamaha. Ada yang Unik di event ini Adalah selain Pengguna Fazzio,  Ada juga peserta pemilik roda 2 dari  merek lain. Total peserta kali ini sekitar 30 motor, terdiri dari 15 pengguna Fazzio dan 15 pengguna motor lain,” jelasnya.

Menariknya, FOMO kali ini tidak hanya berisi kegiatan riding, tetapi juga dirangkai dengan Gathering dan Workshop Gratis. Yamaha berkolaborasi dengan Faimo untuk mengadakan pelatihan kreatif seperti pembuatan Chunky Bag dan Bucket Flowers.

“Alhamdulillah, peserta workshop sangat antusias. Kami juga menyiapkan souvenir menarik khusus untuk konsumen Fazzio,” tambah Efendy.

Selain itu, panitia juga memberikan free package khusus bagi pengguna Fazzio serta berbagai souvenir menarik lainnya.

“Acara Fazzio Hybrid Movement ini akan menjadi agenda rutin di wilayah Kaltim, dengan variasi workshop yang berbeda di setiap kota. Jadi, untuk seluruh konsumen Yamaha, tunggu event menarik berikutnya,” tutup Efendy Ariadi. (*)

Lapas Kelas IIB Nunukan Bersama PT Pertamina EP Tarakan Field Luncurkan Program Aliansi Bebas Sampah

November 30, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

NUNUKAN – Lapas Kelas IIB Nunukan bersama PT Pertamina EP Tarakan Field meluncurkan program Aliansi Bebas Sampah Tiga Serangkai pada Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini merupakan wujud nyata Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Program ini mencakup berbagai pelatihan praktis seperti pemilahan sampah, pembuatan kompos, ecobrick, dan pengolahan sampah anorganik menjadi produk bernilai guna. PT Pertamina EP Tarakan Field mendukung penuh melalui penyediaan sarana pelatihan dan pendampingan CSR lingkungan.

Kalapas Nunukan, Puang Dirham melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Eko Novyanto, menyatakan program ini sejalan dengan visi pembinaan lapas. “Melalui pelatihan ini, warga binaan tidak hanya mendapat keterampilan baru, tetapi juga bekal berharga untuk kehidupan pasca pembebasan,” ujarnya.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Eko Novyanto, menambahkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. “Kami akan integrasikan program ini dalam kurikulum pembinaan berkelanjutan. Hasil karya warga binaan juga akan dikembangkan untuk memiliki nilai ekonomis,” jelas Eko.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi positif antara lapas dengan sektor industri dalam membangun kepedulian lingkungan. Ke depan, program akan diperluas dengan pelatihan berkelanjutan dan kemitraan yang lebih banyak untuk memastikan dampak positif bagi warga binaan dan lingkungan di Nunukan. (wan)

Suzuki Satria Pro Resmi Meluncur di Samarinda

November 30, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – Suzuki kembali menghadirkan gebrakan baru bagi para pecinta motor hyperunderbone di Kalimantan Timur dengan meluncurkan Suzuki Satria Pro generasi terbaru, Minggu (30/11/2025).

Acara peluncuran yang digelar di area parkir Hotel Atlet, Jalan Wahid Hasyim, Kompleks Gelora Kadrie Oening Sempaja Selatan, berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Meski Samarinda sempat diguyur hujan pada pagi hari, cuaca berangsur cerah menjelang siang dan kondisi sepenuhnya aman ketika acara dimulai, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Peluncuran ini dihadiri jajaran manajemen penting dari Suzuki Indomobil Sales, yaitu Teuku Agha Alravy Zulfatah selaku 2W Sales & Marketing Dept Head; Cristophorus Prasetianto sebagai 2W Domestic Sales Section Head; Sri Mawarni dari divisi Logistic & Export; Amien Yoga Pratama dari Sales & Marketing 2W; Andi Bagus Cristanto selaku Fleet Sales Group Head; Kazunori Tembata sebagai After Sales Dept Head; serta Victor Assani Desiawan dari 2W Service Section Head. Owner Suzuki Samekarindo Indah, Andy Anantaputra Suardana.

Andy Anantaputra Suardana menegaskan, Suzuki Satria sudah lebih dari dua dekade menjadi legenda di dunia otomotif Indonesia. Melalui Satria Pro yang baru diluncurkan ini, Suzuki kembali memperkuat posisinya sebagai ikon kecepatan dengan menghadirkan peningkatan signifikan mulai dari performa mesin, desain aerodinamis, kenyamanan berkendara, hingga fitur digital terkini. Tampilan winglet yang futuristik dan sporty menjadi daya tarik baru yang semakin menegaskan karakter agresif Satria Pro.

Suasana peluncuran semakin hangat ketika wartawan dan komunitas motor yang hadir diberikan kesempatan untuk melakukan test ride. Mereka bisa langsung merasakan performa mesin 150 cc DOHC 4-Valve Fuel Injection Liquid Cooled yang dilengkapi teknologi terbaru seperti Keyless Ignition System, Advanced Instrument Cluster yang terhubung ke smartphone melalui Suzuki Ride Connect, Easy Start System, USB outlet, hingga pengereman ABS. Padanan teknologi tersebut diklaim meningkatkan kenyamanan, keamanan, sekaligus responsivitas motor di berbagai kondisi jalan. Satria Pro dan Satria F150 juga telah dibekali Suzuki Clutch Assist System (SCAS) yang membuat akselerasi lebih halus dan mencegah roda belakang mengunci ketika pengendara menurunkan gigi.

Dari segi tampilan, Satria Pro hadir dengan warna eksklusif Candy Mar Bordeaux–Titan Black, sementara Satria F150 tampil melalui pilihan Metallic Medium Blue–Matt Fibroin Gray serta Pearl Bright Ivory–Met Fibroin Gray. Suzuki menetapkan harga on the road Kalimantan Timur sebesar Rp 33.000.000 untuk Satria F150 dan Rp 36.900.000 untuk Satria Pro. Seluruh varian dapat diperoleh di jaringan dealer resmi PT Samekarindo Indah yang tersebar di Samarinda, Balikpapan, Bontang, Tenggarong, Sangatta, dan Kutai Barat.

 

Melalui peluncuran ini, Suzuki menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan produk yang melampaui ekspektasi para penggemar kecepatan sekaligus memperkuat kehadirannya di pasar Kalimantan Timur. Informasi terkait promo dan kegiatan terbaru dapat diikuti melalui akun resmi Suzuki Indonesiamotor serta kanal media sosial Samekarindo Indah. (esf)

Maybank Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan di Maybank Cycling Series Il Festino 2025

November 30, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

YOGYAKARTA – PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (Maybank Indonesia atau Bank) menggelar kegiatan keberlanjutan sehari sebelum ajang lomba sepeda Maybank Cycling Series Il Festino 2025 yang dilangsungkan di Yogyakarta. Kegiatan keberlanjutan ini merupakan bagian dari rangkaian program Gowes Ke-BIKE-an yang mengedepankan terwujudnya dampak sosial dan lingkungan yang nyata melalui olahraga sepeda.

Pada kesempatan tersebut, Maybank Indonesia menyerahkan donasi kepada dua mitra filantropi yaitu Yayasan Benih Baik Indonesia dan Yayasan Plan International Indonesia, guna mendukung kegiatan pelestarian lingkungan, pemberdayaan komunitas UMKM lokal, serta mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Selain itu, digelar juga kegiatan edukasi terkait gaya hidup sehat dengan bersepeda bagi siswa sekolah menengah pertama di Yogyakarta untuk menginspirasi generasi muda agar menjadikan bersepeda sebagai bagian dari gaya hidup aktif dan berkelanjutan.

Bertepatan dengan penyerahan donasi dalam rangka pelestarian lingkungan tersebut, Maybank Indonesia juga melaksanakan penanaman pohon produktif sebanyak 350 pohon buah mangga, nangka dan alpukat di Desa Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta. Penanaman pohon buah ini tidak saja diharapkan mampu mengatasi permasalahan lingkungan yang dialami Desa Sendangsari seperti ketersediaan air, erosi tanah, dan ketahanan pangan lokal, tetapi juga bernilai ekonomi serta memberikan manfaat jangka panjang.

Adapun sampah yang dihasilkan dari pelaksanaan Maybank Cycling Series Il Festino 2025 ini dikelola melalui fasilitas pengelolaan sampah organik yang dibangun oleh Maybank Indonesia di Dusun Petung, Bangunjiwo, Yogyakarta dan telah resmi beroperasi sejak tahun lalu bertepatan dengan Maybank Cycling Series Il Festino 2024. Sampah dikumpulkan, dipilah dan diproses sesuai jenisnya hingga menghasilkan produk turunan bernilai guna, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal. UMKM lokal yang terlibat dalam acara ini menghadirkan produk dengan keunggulan lokal dan berkelanjutan, memperkuat multiplier effect ekonomi sekaligus mendukung ekosistem sport tourism yang ramah lingkungan.

“Melalui kegiatan Gowes Ke-BIKE-an dan rangkaian kegiatan keberlanjutan di Maybank Cycling Series Il Festino 2025, kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat mewujudkan gaya hidup sehat dengan menjadikan bersepeda sebagai bagian keseharian, sekaligus berkontribusi menjaga kelestarian alam dan memperkuat ketahanan komunitas lokal,” ujar Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia.

Sebagai bagian dari misi Humanising Financial Services, Maybank Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan melalui setiap program yang dijalankan.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan Gowes Ke-BIKE-an, kami ingin peserta Maybank Cycling Series Il Festino 2025 menyadari bahwa setiap kayuhan tidak hanya menyuguhkan pengalaman bersepeda kelas dunia, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan bagi masyarakat dan lingkungan maupun bagi generasi mendatang,” tutup Maria. (**)

Berjumpa Kuta di Tengah Terik

November 29, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

Pantai Kuta-Bali

Tidak pernah terbayangkan saya bisa singgah di Pantai Kuta-Bali. Meski sudah beberapa hari di Pulau Dewata ini, tidak ada jadwal kunjungan untuk menikmati pantai. Ini disebabkan jadwal yang padat serta tempat menginap yang jauh dari pantai.

Agenda perjalanan kami di hari terakhir sudah terjadwal pulang ke Kalimantan pukul 14.00 WITA. Beberapa anggota rombongan memanfaatkan sisa waktu untuk berburu oleh-oleh. Mereka tidak memanfaatkan ke Pantai Kuta karena sudah beberapa kali berkunjung ke Bali.

Bersama dua orang teman yang kebetulan baru pertama kali ke Bali mengajak untuk singgah di Pantai Kuta. Masih ada jeda waktu sekitar tiga jam sebelum ke bandara dan meninggalkan Pulau Dewata. Terasa kurang lengkap jika terbang tanpa menyapa ikon pantai paling tersohor di Bali. Pukul 11.00 siang, roda kendaraan membawa kami menuju Kuta sebagai penutup manis sebelum kembali ke rutinitas.

Siang sedang berada di puncak tenaganya. Cahaya Matahari memantul dari permukaan laut, menghadirkan lanskap keemasan yang menyergap pandangan. Garis pantai terbentang panjang, namun tidak seramai imajinasi kami tentang Kuta yang biasanya padat wisatawan. Mungkin karena kami datang di jam yang kurang ideal untuk pelancong. Mungkin juga karena hari itu adalah weekday bukan waktu favorit untuk menikmati pantai. Andai tiba pada pagi atau menjelang senja, atau terlebih pada akhir pekan, mungkin panorama manusia bakal jauh lebih penuh.

Meski demikian, aktivitas tetap hidup. Debur ombak bertalu-talu memberi aba-aba bagi para peselancar yang memadati bagian tengah pantai. Belasan surfer terlihat sigap menunggu momentum terbaik untuk menaklukkan gelombang. Papan selancar warna-warni bertumpuk di tepi pasir, memberi kesan energik khas Kuta.

Ageng, yang pertamakali mengunjungi Kuta mengaku datang dengan bayangan, Kuta akan sesak dan sulit mengambil foto. Namun kenyataan berkata lain.

“Aku kira bakal super ramai dan sumpek, ternyata masih bisa jalan santai,” ucapnya sambil memicingkan mata ke arah laut biru tua.

Ia menambahkan, suasana yang relatif lengang justru membuat pengalaman siang itu terasa lebih ramah. “Panas banget sih, tapi malah enak buat lihat aktivitas orang dan foto-foto,” lanjutnya disertai tawa ringan.

Wisatawan mancanegara yang menyukai tanning, proses untuk menggelapkan warna kulit justru tampak menikmati cuaca terik. Beberapa duduk dan berbaring santai di hamparan pasir, menyambut Matahari seolah sudah menyiapkan agenda pribadi.

 

Pedagang minuman dan penyedia jasa sewa papan selancar lalu-lalang menawarkan layanan dengan keramahan khas warga lokal, membentuk dinamika sosial yang menjadi identitas Kuta dari masa ke masa.

Kami berada di sana tidak lama sekitar satu jam. Mengambil gambar, berbagi tawa, mengamati gelombang, lalu menyimpan suasana itu dalam memori. (Intan Tarbiatul Wardah)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1637594
    Users Today : 4094
    Users Yesterday : 4571
    This Year : 574104
    Total Users : 1637594
    Total views : 14013439
    Who's Online : 30
    Your IP Address : 216.73.216.27
    Server Time : 2026-04-11