Meluncur di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream

February 6, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – MAXi Yamaha terus menghadirkan berbagai kejutan spesial pada awal tahun ini. Selain sukses menggebrak pasar big skutik premium tanah air dengan meluncurkan Yamaha TMAX, MAX Special Livery, dan warna baru XMAX Connected serta LEXi, MAXi Yamaha kini kembali memanjakan para konsumen dengan meluncurkan warna dan grafis baru pada Yamaha AEROX ALPHA, bertepatan dengan perhelatan Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS), di JIExpo Kemayoran, Jakarta (5/2).

Pembaruan warna dan grafis anyar itu kini hadir dalam 6 varian, mulai dari Elixir Dark Silver, Purple, White Pearl, Red Black, Metallic Blue, dan Black. Suguhan warna dan grafis baru ini, tidak hanya semakin mempertegas spirit Brave, Aggresive, Dynamic, Anti-Mainstream, Stand Out, dan Speed sebagai spirit utama AEROX ALPHA. Namun, juga semakin menegaskan posisinya sebagai super sport scooter yang cocok menjadi lifestyle item para youngster masa kini.

Varian Elixir Dark Silver kini menghiasi strata tertinggi pada line-up AEROX ALPHA, yakni AEROX ALPHA “TURBO” dan “TURBO” Ultimate. Hadir dalam balutan warna silver dan hitam dominan, corak gold pada velg, serta dipertegas lewat tampilan grafis berbentuk anak panah bergaris tipis dengan kelir hitam, merah, dan gold, lengkap dengan tulisan AEROX di bagian atas pada leg side cover, semakin menegaskan DNA AEROX ALPHA sebagai the real Super Sport Scooter yang siap manjakan excitement para penggunanya.

Sebagai salah satu line-up favorit para youngster, Yamaha Indonesia kini pun resmi menambah line-up AEROX ALPHA Cybercity dengan menghadirkan varian AEROX ALPHA Cybercity ABS dengan warna Purple dan White Pearl, serta AEROX ALPHA Cybercity dengan pilihan warna yang sama seperti sebelumnya, yakni Blue. Melalui update ini, Yamaha semakin menunjukkan aura ALPHA-nya, yang terus konsisten menjawab kebutuhan konsumen yang terus bergerak dinamis.

Varian Purple dengan kombinasi ungu, hitam, dan merah tampil anti-mainstream dengan suguhan desain velg asimetris berwarna ungu di bagian depan dan merah di bagian belakang. Tak ketinggalan, varian White Pearl dengan kombinasi hitam, biru, dan putih mutiara juga semakin memperkaya pilihan. Bicara soal grafis, line-up Cybercity saat ini tampil dengan highlight tulisan AEROX besar pada bagian boomerang, lengkap dengan guratan garis tipis yang menyelimuti body, yang mengisyaratkan karakter speed.

Adapun, varian Red Black, Metallic Blue, dan Black kini turut meramaikan line-up AEROX ALPHA 2026. Berfokus pada tampilan kombinasi dua warna dan konsep grafis yang selaras dengan line-up Cybercity, AEROX ALPHA lebih menonjolkan kesan dan tampilan yang jauh lebih sederhana, namun tetap menonjolkan aura aggressive khas AEROX lewat aneka aksen grafis anti-mainstream, yang membuatnya semakin pas jadi lifestyle item yang bikin auto melirik.

“Sebagai wujud nyata untuk memperkuat nilai keunggulan & kualitas produk MAXi Yamaha, kami secara konsisten terus melakukan aneka inovasi yang berkelanjutan. Selain meluncurkan Yamaha TMAX, MAX Special Livery, dan warna baru XMAX Connected pada Januari kemarin, secara spesial dalam perhelatan Indonesia Internasional Motor Show tahun ini, kami turut meluncurkan sentuhan warna dan grafis baru pada line-up AEROX ALPHA untuk seluruh line-up. Kami berharap, perubahan ini tidak hanya semakin mempertegas posisi AEROX ALPHA sebagai Super Sport Scooter masa kini dan mampu memenuhi impian para youngster untuk terus tampil stand out & anti-mainstream bersama Yamaha AEROX ALPHA,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

AEROX ALPHA saat ini dipasarkan dengan varian dan warna berikut:

AEROX ALPHA “TURBO” Ultimate Elixir Dark Silver Rp41.730.000
AEROX ALPHA “TURBO” Yamaha 70th Anniversary Livery Rp39.950.000
AEROX ALPHA “TURBO” Elixir Dark Silver Rp39.550.000
AEROX ALPHA Cybercity ABS Purple & White Pearl Rp33.990.000
AEROX ALPHA Cybercity Blue Rp30.450.000
AEROX ALPHA Red Black, Metallic Blue, dan Black Rp29.900.000

ALPHA Super Sport Design
AEROX ALPHA kini memiliki tampilan desain yang porty dan aerodinamis layaknya motor balap legendaris Yamaha YZF-R1M, yang dapat dilihat dari desain lampu depan dan belakang berciri khas R-DNA Yamaha dengan teknologi Full LED, lengkap dengan Dual Projector Lamp pada bagian depan, sekaligus telah dilengkapi dengan Emergency Stop Signal*. Selain itu, speedometer motor ini pun telah menggunakan Full Digital Speedometer* dan TFT Infotainment Display*, yang dapat menyajikan 3 mode display, konektivits Y-Connect, hingga sistem navigasi* Turn by Turn yang terhubung dengan Google Maps.

ALPHA Super Sport Experience
AEROX ALPHA memiliki riding position yang lebih sporty, berkat dukungan suspensi depan berdiameter 30 mm dan sub tank** pada bagian belakang. Optimalisasi kontrol dan pengereman di update dengan hadirnya fitur TCS*, ABS, serta double disc brake. Adapun, AEROX ALPHA juga sudah menggunakan mesin Blue Core 155cc VVA generasi terbaru berteknologi Yamaha Electric CVT (YECVT)* yang bisa memberikan sensasi berkendara TURBO”. Dengan spesifikasi mesin ini, AEROX ALPHA bisa menghasilkan tenaga maksimal 11,3 kW / 8.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 14,2 Nm / 6.500 RPM.

ALPHA Feature
AEROX ALPHA juga disematkan dengan berbagai fitur fungsional. Salah satunya adalah fitur konektivitas Y-Connect yang sudah menggunakan CCU 2.0** sehingga mampu mengatur riding location untuk menentukan tujuan berkendara, lokasi pom bensin terdekat, menyimpan lokasi tujuan favorit, dan lainnya. Selain itu, fitur seperti USB charging system, smart key system, stop & start system dan bagasi luas berkapasitas 24,5 liter juga dihadirkan pada motor.

Untuk informasi lebih lanjut terkait produk silahkan kunjungi website resmi Yamaha Indonesia di https://www.yamaha-motor.co.id/

*Harga rekomendasi On The Road (OTR) Jakarta
**Hanya tersedia pada tipe tertentu

Mudah Lupa dan Sulit Fokus Bisa Jadi Tanda Stres

February 5, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Samarinda — Lupa naruh barang, sulit fokus saat membaca, atau merasa otak “lemot” sering dianggap kurang tidur atau kebanyakan main gawai. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan, stres berkepanjangan dapat memengaruhi fungsi kognitif, termasuk daya ingat, konsentrasi, dan kecepatan berpikir kondisi yang kerap disebut sebagai brain fog.

Secara ilmiah, stres memicu pelepasan hormon kortisol. Dalam kadar tinggi dan berlangsung lama, kortisol diketahui dapat memengaruhi hipokampus, bagian otak yang berperan penting dalam pembentukan memori dan proses belajar.

Penelitian di bidang neuropsikologi menunjukkan, individu dengan tingkat stres tinggi cenderung mengalami penurunan konsentrasi, kesulitan mengingat informasi baru, lambat mengambil keputusan.

Stres kronis juga dikaitkan dengan penurunan working memory, yakni kemampuan otak menyimpan dan mengolah informasi dalam waktu singkat kemampuan yang sangat dibutuhkan saat belajar dan bekerja.

Pakar kesehatan menjelaskan, saat stres, otak berada dalam mode bertahan (survival mode). Energi mental lebih difokuskan untuk menghadapi ancaman — bukan untuk berpikir jernih, menghafal, atau berkonsentrasi.

Akibatnya, meski secara fisik seseorang tampak baik-baik saja, secara mental ia bisa merasa cepat lelah saat berpikir, sulit menangkap informasi, mudah terdistraksi, dan merasa “kosong” atau lambat merespons.

Jika kondisi ini berlangsung lama, performa akademik dan pekerjaan bisa ikut terdampak.

Keluhan ini banyak diungkapkan Gen Z dalam percakapan sehari-hari maupun media sosial.

Seorang Gen Z menuturkan, Cipa 19 tahu. kerap merasa gagal fokus.

“Aku jadi gampang lupa dan gagal fokus, padahal nggak kurang tidur. Ternyata pas lagi banyak pikiran, otakku kayak penuh,” tuturnya.

Pengalaman ini menunjukkan, penurunan fokus bukan selalu soal kecerdasan, melainkan kondisi mental yang sedang terbebani.

Bagi generasi muda, kondisi ini sering berbahaya karena disalahartikan sebagai kemalasan atau kurang kompeten.

Penurunan daya ingat dan fokus bisa menjadi sinyal halus bahwa otak sedang kelelahan secara emosional. Bukan berarti rusak, tetapi membutuhkan waktu untuk bernapas.

Fenomena Whip Pink, Dari Alat Dapur ke Isu Kesehatan Publik

February 5, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Samarinda — Nama Whip Pink belakangan ramai diperbincangkan publik setelah dikaitkan dengan dugaan penyalahgunaan gas tertentu untuk mendapatkan efek euforia. Produk yang sejatinya digunakan dalam dunia kuliner itu kini menjadi sorotan karena potensi dampak kesehatan yang serius.

Whip Pink diketahui merupakan tabung gas pengocok krim (whipped cream charger) yang berisi nitrous oxide (N₂O) dan lazim digunakan oleh pelaku usaha makanan dan minuman untuk menghasilkan whipped cream secara cepat. Secara legal, produk ini dipasarkan sebagai peralatan dapur dan bukan zat terlarang.

Namun, dalam perkembangannya, gas nitrous oxide yang terkandung dalam Whip Pink disebut disalahgunakan dengan cara dihirup untuk memperoleh sensasi euforia sesaat. Praktik ini dinilai berbahaya karena dapat mengganggu sistem saraf dan pernapasan.

Dilansir dari DetikHealth Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, menyebut pihaknya tengah mengevaluasi peredaran Whip Pink di pasaran. Ia menegaskan, penggunaan nitrous oxide di luar fungsi kuliner berpotensi membahayakan kesehatan, terlebih jika dilakukan tanpa pengawasan.

Secara medis, penyalahgunaan nitrous oxide dapat memicu kekurangan oksigen dalam tubuh, gangguan vitamin B12, hingga kerusakan sistem saraf jika digunakan berulang kali. Kondisi ini membuat zat tersebut berbahaya bila digunakan di luar standar industri dan medis.

Fenomena penyalahgunaan nitrous oxide sejatinya bukan hal baru di tingkat global. Di sejumlah negara, gas ini dikenal dengan sebutan “whippets” atau “nangs” dan kerap digunakan secara rekreasional di kalangan anak muda.

Di Inggris, misalnya, pemerintah secara resmi mengklasifikasikan nitrous oxide sebagai zat terlarang Kelas C sejak 2023 karena meningkatnya penyalahgunaan dan gangguan sosial yang ditimbulkan. Sementara itu, Belanda melarang kepemilikan dan penjualannya kecuali untuk kebutuhan medis dan industri.

Di Amerika Serikat, otoritas kesehatan juga mengeluarkan peringatan resmi terkait bahaya penggunaan nitrous oxide secara rekreasional setelah muncul sejumlah kasus gangguan kesehatan serius.

Mencuatnya isu Whip Pink di Indonesia dinilai menjadi alarm penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan literasi publik terkait zat inhalan yang beredar bebas namun berisiko tinggi jika disalahgunakan.

Tasikmalaya, Kota Santri dengan Wajah Kehidupan yang Tenang

February 5, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Tasikmalaya – Tasikmalaya dikenal luas sebagai salah satu kota santri di Jawa Barat. Julukan ini bukan sekadar label, melainkan tercermin dalam wajah kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Ritme yang tenang, suasana religius, dan interaksi sosial yang tertib menjadi ciri khas yang masih bertahan hingga kini.

Keberadaan ratusan pesantren di Tasikmalaya membentuk karakter wilayah ini sejak lama. Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pembentukan nilai dan etika sosial. Aktivitas mengaji, shalat berjamaah, hingga kegiatan keagamaan lainnya berjalan berdampingan dengan kehidupan masyarakat sekitar.

Bagi Alfi, perempuan asal Bandung yang telah lama tinggal di Tasikmalaya dan mengenyam pendidikan di pesantren, suasana kota santri memberikan rasa aman dan nyaman.

“Di Tasik itu hidupnya terasa lebih teratur. Ada waktu belajar, waktu ibadah, dan waktu istirahat,” ujarnya. Menurut Alfi, lingkungan pesantren turut membentuk kebiasaan hidup yang tidak tergesa. “Segala sesuatu dijalani pelan-pelan, tapi terarah,” katanya.

Wajah kehidupan yang tenang juga tercermin dari interaksi sosial masyarakat Tasikmalaya. Sikap saling menghormati, menjaga tutur kata, dan menghargai ruang privat menjadi kebiasaan yang tumbuh secara alami. Keramaian tetap ada, namun jarang terasa bising. Kegiatan berlangsung dalam batas yang tertib.

Selain kehidupan religius, Tasikmalaya juga memiliki kekayaan budaya dan alam yang mendukung suasana tenang. Kawasan pedesaan dengan hamparan sawah, perbukitan, serta aliran sungai menjadi latar kehidupan sehari-hari. Banyak warga menghabiskan waktu dengan aktivitas sederhana yang dekat dengan alam.

Fakta menariknya, julukan kota santri tidak membuat Tasikmalaya tertutup terhadap perubahan. Pendidikan umum, aktivitas ekonomi, dan pariwisata tetap berkembang. Namun, nilai religius dan kesederhanaan tetap menjadi fondasi. Modernitas hadir tanpa menggeser identitas utama.

Alfi menilai, ketenangan Tasikmalaya justru menjadi kekuatan. “Banyak orang sekarang cari tempat yang bisa bikin mereka berhenti sejenak. Tasik itu salah satunya,” ujarnya. Ia menyebut, suasana religius dan kehidupan yang tertib memberi ruang bagi refleksi diri.

Someah Hade ka Semah, Kebiasaan Lama yang Masih Hidup di Jawa Barat

February 5, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Tasikmalaya – Ungkapan someah hade ka semah telah lama menjadi bagian dari identitas masyarakat Sunda. Frasa ini bukan sekadar pepatah, melainkan pedoman bersikap yang masih hidup dan dipraktikkan dalam keseharian warga Jawa Barat. Ramah kepada tamu, terbuka pada pendatang, dan menjaga tutur kata menjadi cerminan nilai yang terus diwariskan lintas generasi.

Dalam kehidupan sehari-hari, sikap someah tampak dalam hal-hal sederhana, senyum saat menyapa orang baru, tutur bahasa yang halus, hingga kebiasaan mempersilakan tamu sebelum kepentingan pribadi. Nilai ini tumbuh dari budaya agraris masyarakat Sunda yang terbiasa hidup berdampingan dan saling bergantung satu sama lain.

Bagi masyarakat Sunda, tamu bukan sekadar orang yang datang, tetapi bagian dari hubungan sosial yang harus dijaga dengan penuh hormat. Keramahan dianggap sebagai bentuk adab sekaligus cara merawat harmoni. Tidak heran, sikap someah kerap menjadi kesan pertama yang dirasakan pendatang saat berada di Jawa Barat.

Intan, perempuan Sunda yang kerap berinteraksi dengan berbagai latar belakang budaya, menilai nilai someah hade ka semah sangat membantunya dalam kehidupan sosial.

“Dari kecil aku diajarin buat ramah ke siapa pun. Bukan basa-basi, tapi memang kebiasaan,” ujarnya. Menurut Intan, sikap tersebut membuatnya lebih mudah beradaptasi, termasuk saat berada di lingkungan baru. “Orang jadi lebih terbuka kalau kita datang dengan sikap baik,” katanya.

Nilai someah juga tercermin kuat dalam lingkungan pesantren. Intan mengungkapkan, kebiasaan menyambut tamu dan menjaga tutur kata menjadi bagian dari pendidikan karakter. “Di pesantren, kita diajarin menghormati siapa pun, entah itu tamu, teman, atau orang yang lebih tua,” ucapnya.

Di tengah perubahan zaman dan arus digital yang kerap memicu interaksi serba cepat, nilai someah hade ka semah tetap relevan. Meski bentuknya menyesuaikan konteks, esensinya masih sama: menjaga perasaan orang lain dan menciptakan ruang yang aman dalam berinteraksi.

Sikap ini juga menjadi penyeimbang di tengah budaya individualistik yang mulai tumbuh. Keramahan dan kesantunan dianggap sebagai cara sederhana menjaga hubungan sosial agar tetap hangat dan manusiawi. Bahkan di ruang digital, sebagian masyarakat Sunda masih berupaya membawa nilai tersebut dengan memilih kata yang lebih hati-hati saat berpendapat.

Bagi Intan, someah hade ka semah bukan berarti selalu mengalah. “Ramah itu bukan lemah. Kita tetap bisa punya pendirian, tapi cara nyampeinnya dijaga,” ujarnya. Ia menilai nilai ini justru mengajarkan kedewasaan dalam bersikap. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb