PT WKP Salurkan Bantuan Tempat Sampah Untuk PASUM Desa Sesulu

August 12, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

PT Waru Kaltim Plantation (WKP) terus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kesehatan dan kebersihan masyarakat di wilayah Desa Sesulu dengan menyumbangkan 5 set tempat sampah organik dan nonrganik. Bantuan ini secara resmi diserahkan dalam sebuah upacara simbolis di Masjid Besar Desa Sesulu yaitu Masjid Darussalam.

Bantuan berupa tempat sampah ini diserahkan oleh Zakaria, Asisten Sustainability/CSR PT WKP, kepada H. Rahman, Kepala Desa Sesulu didampingi staf desa,  pada Jumat (11/8/2023). Bantuan ini sebagai bentuk komitment PT WKP akan kepeduliannya terhadap peningkatan kesehatan dan kebersihan masyarakat di wilayah desa ring-1 perusahaan.

Eko Andrianto, Administrator PT WKP, mengungkapkan harapannya bahwa bantuan ini akan memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Pemberian tempat sampah ini meruapakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar perusahaan. Harapannya, ini bisa bermanfaat dan dapat digunakan maksimal untuk kebersihan PASUM desa khususnya Masjid, TPA dan Langgar,” ucap Eko Andrianto.

Menurut Eko Andrianto bantuan ini juga merupakan bentuk dukungan penuh perusahaan  pada setiap program kebersihan lingkungan yang dilakukan desa dan berharap pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan akan memunculkan nilai pemberdayaan masyarakat, selain  memberikan wawasan untuk mengelola lingkungan secara alami.

Rahman, Kepala Desa Sesulu, menyampaikan terimakasih kepada PT WKP atas bantuan yang diberikan. Tempat sampah ini sangat dibutuhkan untuk PASUM di Desa Sesulu, terutama di Masjid, Langgar, dan TPA.

“Penempatan tempat sampah di lokasi strategis akan membantu menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah dengan benar,” ujar H. Rahman.

Asisten CSR PT WKP Zakaria mengatakan jika sampah saat ini menjadi momok di setiap desa maupun kelurahan. Oleh sebab itu, dalam pengelolaannya harus tepat sehingga tidak menimbulkan masalah baru ke depannya,” ucap Zakaria.

Zakaria juga menegaskan, perusahaan selalu menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) berdasarkan empat pilar utama yaitu Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, dan Lingkungan.

“Dengan dukungan ini, PT WKP berharap dapat menciptakan keseimbangan antara nilai ekonomi dan sosial, serta memberikan solusi terhadap persoalan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tutur Zakaria. (*)

Kepala Desa Diingatkan Hati-Hati Gunakan Dana Desa

August 11, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Bupati Malang  M.Sanusi mengingatkan agar para kades untuk berhati-hati dalam pemanfaatan dana desa. Saat ini  pemeriksaan uang negara sangat ketat karenanya harus hati-hati.

“Saya mengingatkan dan berpesan setiap penggunaan keuangan negara harus ada dasar aturannya,” kata Bupati saat pelantikan 3 kepala desa di Pendopo Kabupaten Malang, Jumat (11/8/2023).

Kepala desa yang dilantik yakni 2 hasil proses pilkades serentak dan satu kades proses pemilihan pergantian antar waktu ( PAW ). Muhammad Sanusi mengharapkan 3 kepala Desa yang baru saja dilantik harus mampu menciptakan kondisi masyarakat yang kondusif. Mengingat proses penyampaian aspirasi masyarakat dalam Pilkades sudah selesai, kini waktunya membenahi dan menyusun program pembangunan desa.

Sanusi berpesan agar Kepala desa harus kreatif dan inovatif yang mampu menyerapkan potensi kemampuan warganya. Kepala desa harus mengikuti dan terus melakukan inovasi di daerahnya untuk menggali potensi yang ada dan terus responsif terhadap visi misi Kabupaten Malang dan selalu tanggap segala perubahan di Kabupaten Malang serta kebutuhan masyarakat.

Dua Kepala desa yang dilantik Bupati Malang merupakan Kades hasil Pilkades serentak susulan dari 56 kades yang dilantik sebelumnya karena melaksanakan ibadah Haji yakni Kades Ngijo Kecamatan Karangploso H.Zainudin  dan Kades Arjosari kecamatan Kalipare Imam Machmudi dengan masa jabatan 2023 – 2029.

Sedangkan kepala desa lainnya yang dilantik hasil proses pemilihan pergantian antar waktu ( PAW  ) yakni kades Kalipare Kecamatan Kalipare Syaiful Anwar,  dengan masa jabatan 2023 – 2025.

Bupati Sanusi mengingatkan agar kepala desa yang baru saja dilantik, sepulangnya di desa masing- masing untuk segera melakukan silahturohmi ke masyarakat sehingga tercipta kondisi yang stabil.

” besok para kades yang baru dilantik sudah harus mulai bekerja dengan mengumpulkan semua aparat dan perangkat desa gali informasi dan potensi ekonomi yang ada di desanya masing- masing. ” tegas Sanusi.

Bupati Malang menegaskan percepatan dalam rangka membangun ekonomi di setiap desa harus dilakukan sesuai dengan arahan presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari desa.

” kita harus membuktikan dari Kabupaten Malang, bahwa para kepala desa mampu untuk membangun desanya masing-masing dengan potensi yang ada,” ujarnya. (Buang Supeno)

Polres Baru Tinjau Sistem Pengelolaan Sampah TPS3R

August 11, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU– Persoalan persampahan di kota wisata Batu yang viral membuat Jajaran Polres Batu berinisiatif untuk turut serta mengambil bagian dalam memecahkan persoalan yang menyebabkan PJ. Walikota Batu hingga harus berkantor di TPA Tlekung dalam masa sebulan untuk bisa mengatasi TPA Tlekung.

Wakapolres Batu Kompol Al-Jauza  bersama Kasat Intelkam dan Kapolsek Bumiaji melakukan peninjauan ke Desa Sumbergondo yang dianggap mampu menangani  sampah dengan pola Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R). Produksi sampah desa dikelola. sendiri tanpa mengirimkan ke TPA Tlekung.

Wakapolres Batu Kompol Al-Jauza dengan seksama dan serius mendengarkan penjelasan Kades Sumbergondo Hadi Purwanto dalam pengelolaan sampah. Diakui, kedatangannya ke Sumbergondo ingin melihat kemampuan desa Sumbergondo dalam mengelolah sampah warrganya secara mandiri tanpa mengirimkan ke TPA.

“Kedatangan kami ke desa Sumbergondo ke lokasi pembakaran ( Incenerator ) dan Komposting dikandung maksud salah satunya kita ingin melihat secara langsung bagaimana proses penanganan sampah dan pengolahaannya untuk kita serap dan kita edukasi ke desa lainnya khususnya Batu. Paling tidak sampah dapat dikelolah secara mandiri seperti Sumbergondo ini dengan membuat incenerator “ Jelas Wakapolres di lokasi Incenerator Dusun Segundu Sengon, Kamis (10/8/2023).

Kades Sumbergondo Hadi Purwanto menjelaskan desanya mempunyai 4 incenerator di dua dusun yaitu dusun Sengundu Sengon dan Dusun Tegalsari serta Bank Sampah Induk (bank sampah Integrasi)  yang menampung sampah satu desa yang sebelumnya sudah melalui pemilahan di bank sampah pengumpul di tingkat lingkungan( Rt ), sebanyak 17 unit.

Kompol Al-Jauza menyebutkan Polres Batu akan menerapkan pola pengelolaan sampah yang ada di Polres seperti di desa Sumbergondo.

“Paling tidak sampah di Polres Batu yang selama ini kerjasama dengan DLH akan kita kelolah sendiri. Salah satu sisi kita sudah mempunyai program bank sampah, dimana sampah sebelum dimusnakan dilakukan pemilahan mana yang bisa manfaatkan bernilai ekonomi dan mana yang harus dibakar serta mana dijadikan kompos,“ tandas  Al-Jauza.

Wakapolres Batu juga menyebutkan kemungkinan program lainnya yang akan dilaksanakan dengan membuat tempat pengelolaan sampah disalah satu desa. Melalui program CSR Polres Batu.

“Program CSR Polres Batu ini akan menempatkan pusat pengelolaan sampah dengan pola TPS3R dan yang memanfaatkan tidak hanya Polres tetapi masyarakat  boleh mengirimkan sampahnya, namun semuanya akan menjadi kajian di jajaran Polres Batu. Mana yang terbaik akan kita lakukan demi membantu mengatasi persampahan di Kota Batu untuk lebih baik dan kondusifitas masyarakat lebih meningkat,“ katanya. (Buang Supeno)

Peran Vital Bumdes Dalam Pengembangan Pariwisata

August 10, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU– Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta Batu, Sujud Hariadi sangat optimis perkembangan  kegiatan pariwisata di Batu akan maju, seiring dengan berkembangkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata. Bumdes tidak hanya bertindak sebagai motor perekonomian lokal, tetapi juga sebagai katalisator pengembangan infrastruktur dan promosi pariwisata, serta peluang partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam.

“ Bumdes dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan ekonomi. Dalam konteks pengembangan pariwisata di Kota Batu, peran Bumdes menjadi sangat vital “ ungkap Sujud usai menjadi narasumber Jagong bareng “ Cari Si Kuat Diikat “ di Lumbung Strawbery desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji, Rabu ( 9/8/2023 ).

Disebutkan, banyak hal yang bisa dikembangkan dan dilakukan Bumdes untuk mendorong peningkatan pariwisata di Batu, seperti Bumdes dapat berperan dalam mengembangkan dan memelihara infrastruktur seperti pengembangan jalan akses, taman, tempat parkir, serta pengembangan dan pemeliharaan akomodasi wisata.

“ Hal ini akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan dan meningkatkan daya tarik Kota Batu sebagai tujuan wisata “ lanjut Sujud Hariadi yang juga Ketua PHRI Batu ini.

Disamping itu kata Sujud, Bumdes dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga pariwisata dalam merancang strategi promosi dan pemasaran yang efektif.

“Untuk mewujudkan kegiatan itu Bumdes perlu melibatkan pemanfaatan media sosial, situs web, dan acara promosi lokal untuk menarik perhatian wisatawan potensial. Bumdes juga bisa mengorganisir acara-acara budaya dan seni untuk menarik wisatawan dan memperkenalkan budaya lokal.” Lanjutnya.

Sujud yang baru kali pertama mengikuti Jagong yang digagas  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Batu mengakui Bumdes dapat menjadi motor pengembangan produk wisata berbasis masyarakat yang unik dan autentik. Misalnya, Bumdes dapat mengembangkan homestay, kerajinan tangan tradisional, atau kuliner khas daerah.

“ Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, Bumdes membantu melestarikan warisan budaya dan memberikan peluang ekonomi kepada penduduk setempat.” Paparnya.

Kota Batu sebagai kota Wisata berbasis pertanian, maka pengembangan pariwisata harus diimbangi dengan pelestarian lingkungan alam. Bumdes dapat berperan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan serta membantu dalam program-program keberlanjutan seperti pengelolaan sampah dan pembersihan kawasan wisata. Dengan demikian, pariwisata dapat berlanjut tanpa merusak lingkungan.

Melalui Bumdes kata Sujud yang baru saja menunaikan ibadah haji,  masyarakat lokal dapat terlibat secara langsung dalam pengelolaan pariwisata.

“ Mereka dapat berperan dalam mengelola atraksi wisata, menjadi pemandu wisata, atau berpartisipasi dalam bisnis kuliner dan kerajinan. Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan mereka, tetapi juga memperkuat rasa memiliki terhadap perkembangan pariwisata di daerah mereka sendiri.” Pungkasnya.

Kepala Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Batu Muji Dwi Leksono menyebutkan pelaksanaan jagong ini memasuki tahun pertama sejak digagas tahun lalu sebagai langkah mencari solusi bagi pelaku usaha (UMKM) dalam mengembangkan investasi bersama pengelola desa wisata se-kota Batu, termasuk Bumdes. (Buang Supeno)

ASN Diajak Memilah Sampah di Balai Kota Batu

August 9, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU– Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengajak ASN Pemkot Batu melakukan pemilahan sampah, dimulai dari Balaikota Among Tani. Ajakan Aries disampaikan ketika meninjau TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle), di lingkungan Balaikota Among Tani (9/8/2023).

Disebutkan dengan jumlah penghuni lebih Balaikota Batu dari 4000 orang, maka dipastikan sampah yang dihasilkan cukup besar.  Oleh karena itu perlunya edukasi pemilahan dan pengolahan sampah dimulai dari setiap kantor yang ada di Balaikota Among Tani .

“Hari ini, kita bersama komunitas Saberspungli, hadir di Balaikota Among Tani, untuk melihat TPS3R dan memulai edukasi pemilahan sampah bagi setiap kantor. Balaikota dengan jumlah penghuni yang sangat banyak ini, harus menjadi percontohan bagi semua instansi untuk memulai menerapkan pemilahan dan pengolahan sampah,” jelasnya.

Aries menjelaskan, dirinya dan seluruh ASN harus menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang benar, dimulai dari pemilahan sampah.

Diungkapkan,  di rumah dinas wali kota, dan juga sekretaris daerah sudah dimulai dengan memasang sarana pengolahan sampah dan pemilahan sampah serta alat untuk membuat kompos bagi sampah organik. Dengan dimulainya edukasi ini, diharapkan penanganan permasalahan sampah menjadi lebih baik.

“Memang membutuhkan proses, namun kita semua harus memulai. Termasuk ASN yang harus menjadi contoh pengolahan sampah dari rumah masing-masing,” ungkap Aries yang saat meninjau TPS3R Balaikota Among Tani juga didampingi oleh Kepala OPD Pemerintah Kota Batu.

Setiap kantor yang ada di Balaikota Among Tani harus memulai pemilahan sampah, organik dan anorganik. Jika ada yang melanggar, maka sampah tidak diterima dan harus dibuang sendiri. Edukasi ini, menurut Aries akan diterapkan secara bertahap, dan ke depan akan diberikan sanksi bagi kantor yang melanggar.

Dalam kesempatan ini, Aries juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada komunitas Saberspungli yang telah membangun kolaborasi dalam penanganan permasalahan sampah di Kota Wisata Batu. Termasuk mengkampanyekan pemilahan sampah dari rumah di semua desa dan kelurahan, sehingga membangun kesadaran masyarakat pentingnya mengolah sampah.

“Terima kasih kepada komunitas Saberspungli yang secara sukarela ikut terlibat dalam mengatasi permasalahan sampah. Kesadaran luar biasa ini, sangat kita perlukan dengan memberikan contoh dan melakukan edukasi pemilahan sampah dari rumah kepada masyarakat” ujarnya.(Buang Supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb