Target Sepakbola SEA Games 2025, Mantan Menpora Berbeda dari Pemerintah

November 28, 2025 by  
Filed under Sepakbola

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali

JAKARTA – Pernyataan Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, yang menyebut, federasi boleh berbeda dengan pemerintah dalam penentuan target cabang olahraga, khususnya sepakbola di SEA Games 2025, memunculkan tanda tanya besar.

Pengamat olahraga Fritzs Simandjuntak mengatakan sebagai mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2019-2024, Zainudin Amali tentu sangat memahami SEA Games adalah sebuah ajang multi event yang sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah, bukan federasi.

“Mulai dari pendanaan, pengiriman atlet, hingga penetapan jumlah kontingen, semuanya diatur dan dibiayai oleh pemerintah,” ujar Fritzs di Jakarta, Kamis (27/11).

Berbeda dengan single event yang memang menjadi ranah federasi, SEA Games memerlukan sinkronisasi antarlembaga demi menjaga tata kelola olahraga nasional tetap rapi dan terarah. SEA Games merupakan domain pemerintah, wajar bila pelaksanaan dan simbol penting seperti pelepasan kontingen dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia.

Artinya, posisi pemerintah bukan hanya penyandang dana, tetapi juga pemegang mandat strategis. Maka, ketika muncul pernyataan, federasi boleh berbeda dari pemerintah, secara tidak langsung hal itu menempatkan PSSI dan pemerintah dalam posisi berseberangan.

Lebih membingungkan lagi, ujarnya pernyataan Zainudin muncul ketika target pemerintah (Kemenpora) menetapkan medali perak, sementara PSSI bersikeras mempertahankan medali emas.

Dalam proses evaluasi penentuan target, federasi justru duduk bersama Kemenpora dan Tim Evaluasi yang noebene dibentuk pada era Zainudin Amali saat menjabat Menpora. Tim ini bahkan tetap dilanjutkan Menpora saat ini, Erick Thohir, sebagai wujud kesinambungan tata kelola olahraga.

“Peran tim evaluasi dengan mengkaji partisipasi cabor atau atlet di SEA Games sebelumnya, dan juga pencapaian akhir di turnamen-turnamen, akan menjadi pintu bagi Kemenpora untuk memperketat kriteria pengiriman ke ajang multi event. Hanya atlet atau cabor yang dinilai memiliki potensi meraih medali yang akan diberangkatkan untuk memastikan efisiensi dan fokus pada prestasi,” jelasnya lebih lanjut.

Fritzs melanjutkan, jika memang Tim Evaluasi dianggap tidak relevan atau sudah tidak dipercaya lagi, sikap yang lebih elegan sebenarnya  membicarakannya secara langsung dengan Menpora. Bukan menyampaikan pesan yang berpotensi menimbulkan persepsi adanya friksi antara federasi dan pemerintah.

“Dalam konteks multievent yang menjadi wajah olahraga nasional di level internasional, harmonisasi antara federasi dan pemerintah bukan hanya perlu tetapi wajib,” pungkasnya. (*)

KONI Kukar Siap Dukung Seluruh Event Olahraga Pemuda

November 27, 2025 by  
Filed under Olahraga

Ketua KONI Kukar, Chairil Anwar

Tenggarong – Semangat pembinaan olahraga di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mendapat dorongan baru.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar menyatakan kesiapan untuk memperluas dukungan terhadap berbagai kegiatan kepemudaan yang melibatkan cabang olahraga apa pun.

Pernyataan itu menguat seiring berlangsungnya Turnamen Voli KNPI Cup 2025 di Gedung Beladiri Dispora, Kamis (27/11/2025), yang dinilai menjadi contoh baik kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan instansi olahraga daerah.

Ketua KONI Kukar, Chairil Anwar, mengatakan bahwa setiap ajang yang memberi ruang kompetisi bagi pemuda berperan besar dalam memperkuat fondasi pembinaan atlet. Menurutnya, kehadiran KNPI dan Dispora dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut menciptakan iklim olahraga yang lebih hidup dan inklusif.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan-kegiatan yang diadakan KNPI, terlebih ketika disinergikan dengan Dispora. Ini sangat positif untuk olahraga prestasi,” ujarnya.

Chairil menilai KNPI memiliki posisi strategis sebagai kanal pengembangan bakat pemuda. Karena itu, setiap event kepemudaan dinilai memberikan dampak langsung pada munculnya talenta baru, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Sesuai perannya, KNPI menjadi wadah bagi para pemuda berprestasi. Karena itu KONI pasti mendukung setiap kegiatan mereka,” jelasnya.

Tidak hanya itu, KONI Kukar juga memastikan dukungan tidak terbatas pada cabang tertentu. Pihaknya membuka ruang kolaborasi bagi seluruh penyelenggara kegiatan olahraga, baik voli, maraton, bulu tangkis, hingga cabang lain yang diminati masyarakat.

KONI Kukar berharap sinergi antar-lembaga dapat memperkuat jalur pembinaan atlet dari tingkat pemula hingga prestasi.

Dengan kerja sama yang terus terbangun, ekosistem olahraga daerah diharapkan semakin matang dan mampu melahirkan bibit unggul baru dari berbagai cabang.

“Kalau nanti ada agenda rutin seperti voli, lari, maraton, bulu tangkis, atau cabang lainnya, kami siap mendukung. Tidak perlu dibatasi, silakan seluas mungkin,” tegas Chairil. (Adv dispora kukar/Rd)

Dispora Kukar Perkuat Dukungan Olahraga Tradisional Bersama Kormi

November 27, 2025 by  
Filed under Olahraga

Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah

Tenggarong – Komitmen Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara dalam mendukung perkembangan olahraga di daerah kembali ditegaskan.

Melalui kolaborasi bersama organisasi kepemudaan dan lembaga olahraga, Dispora memastikan bahwa pembinaan olahraga tradisional maupun olahraga prestasi akan terus berjalan.

Pesan itu disampaikan Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, usai menghadiri pembukaan Turnamen Voli KNPI Cup 2025 di Gedung Beladiri Dispora, Kamis (27/11/2025).

Ia menuturkan bahwa Dispora selama ini tidak hanya fokus pada pembinaan atlet, tetapi juga menjaga keberlanjutan olahraga tradisional melalui kerja sama dengan berbagai mitra.

“Terkait mitra Dispora seperti KORMI, kami juga selalu memberikan dukungan terhadap olahraga tradisional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dukungan tersebut mencakup administrasi hingga pembiayaan kegiatan, termasuk saat pelaksanaan event Erau maupun Pekan Olahraga Nasional (Pornas).

Dispora juga disebut aktif mendampingi kontingen Kukar saat mengikuti kejuaraan nasional, termasuk gelaran sebelumnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Pada kegiatan Erau dan Pornas, kami ikut membiayai kebutuhan yang diperlukan, termasuk pendampingan ke NTT waktu itu,” jelasnya.

Menurut Syafliansyah, meski anggaran pembiayaan olahraga saat ini mengalami keterbatasan, Dispora tetap berupaya memenuhi kebutuhan dasar pembinaan atlet dan pelestarian olahraga tradisional.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan tidak dapat dicapai secara tunggal, tetapi memerlukan kerja bersama banyak pihak.

“Sepanjang kemampuan anggaran memungkinkan, Dispora akan terus memberikan dukungan, baik untuk olahraga tradisional maupun olahraga prestasi,” tegasnya.

Pengembangan olahraga di Kukar menjadi bagian dari gerak kolaboratif antara pemerintah, organisasi olahraga, komunitas, serta masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, ia yakin pembinaan dapat berjalan berkelanjutan meski di tengah tantangan pendanaan.

“Walaupun pembiayaan saat ini terbatas, kami tetap berupaya maksimal. Prinsipnya, ini adalah kerja bersama, dan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja,” pungkasnya. (Adv dispora kukar/Rd)

Dispora Kukar Perluas Ruang Pemuda Lewat Turnamen Voli KNPI Cup 2025

November 27, 2025 by  
Filed under Olahraga

Turnamen Voli KNPI Kukar Cup 2025

Tenggarong – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya memperkuat ruang aktualisasi pemuda melalui pembukaan Turnamen Voli KNPI Cup 2025 yang digelar di Gedung Beladiri Dispora Kukar, Kamis (27/11/2025)

Ajang ini menjadi bentuk kemitraan aktif antara Dispora dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar untuk menghadirkan kegiatan positif dan terarah bagi generasi muda.

Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, menyampaikan bahwa turnamen tersebut dirancang sebagai kegiatan strategis untuk menghidupkan kembali partisipasi pemuda di bidang olahraga.

Ia menuturkan bahwa dinamika kepemudaan tidak boleh berhenti pada pola acara formal semata, tetapi harus diperluas ke aktivitas yang memberi pengalaman kompetitif.

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kegiatan kepemudaan tidak hanya berupa seremoni, pelatihan kepemimpinan, atau pengkaderan, tetapi juga harus mampu menyentuh bidang olahraga,” ujar Syafliansyah.

Menurutnya, olahraga adalah instrumen yang efektif untuk membentuk kedisiplinan, meningkatkan daya saing, sekaligus menciptakan lingkungan sehat bagi pemuda. Karena itu, Dispora memandang KNPI Cup sebagai ruang pembinaan yang penting untuk terus dipertahankan dan diperkuat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berjalan sehingga pemuda dapat semakin berjaya di bidang olahraga,” lanjutnya.

Dispora Kukar juga membuka peluang kolaborasi serupa dengan berbagai organisasi kepemudaan yang memiliki agenda positif. Syafliansyah menegaskan bahwa Dispora tidak membatasi ruang kerja sama selama kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi perkembangan generasi muda daerah.

“Jika turnamen ini berhasil, bukan tidak mungkin Dispora akan menggandeng organisasi kepemudaan lainnya. Bagi kami tidak ada masalah, karena Dispora selalu siap mendukung seluruh organisasi selama tujuannya untuk kepentingan pemuda,” tegasnya.

Turnamen Voli KNPI Cup 2025 kini menjadi bagian dari program pembinaan olahraga yang diharapkan dapat melahirkan bibit atlet muda Kukar. Dispora menilai ajang ini akan memberikan pengalaman kompetitif yang bermanfaat sekaligus memperkuat ekosistem olahraga lokal.

“Melalui turnamen ini kami ingin memastikan pemuda Kukar memiliki ruang berkembang yang konsisten dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv/dispora kukar/Rd)

Dispora Kukar Perkuat Pembinaan Atlet Muda, Akui Tantangan SDM dan Anggaran di POPDA XVII

November 26, 2025 by  
Filed under Olahraga

Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah

Tenggarong – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan atlet muda sebagai fondasi prestasi jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, saat mendampingi kontingen di POPDA XVII Kalimantan Timur di Stadion Aji Imbut, Rabu (26/11/2025).

Ia menjelaskan, Kukar masih kekurangan jumlah atlet di beberapa kategori pertandingan Popda tahun 2025 ini.

“Ada beberapa nomor yang tidak kita ikuti karena memang belum ada atletnya. Di renang juga hanya kelas-kelas tertentu yang kita turunkan,” ungkapnya.

Kondisi serupa juga terjadi di cabang olahraga lainnya. Menurut Syafliansyah, hal ini menjadi catatan penting dalam penyusunan strategi menuju Porprov dan agenda multi-event berikutnya.

“Ini sekaligus menjadi gambaran untuk persiapan ke depan. Kami ingin pembinaan atlet muda lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dispora Kukar telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan usia dini, perbaikan fasilitas latihan, hingga peningkatan kapasitas pelatih.

“Penting, karena atlet sudah bagus, pelatih juga harus kuat. Tahun ini kami beberapa kali adakan pelatihan khusus untuk pelatih,” katanya.

Kendati demikian, ia tidak menampik bahwa tantangan anggaran masih menjadi kendala utama.

“Tahun ini sebenarnya bisa lebih banyak atlet diberangkatkan untuk try out keluar, tapi terbatas karena efisiensi anggaran. Perhitungannya memang tidak memungkinkan memaksakan jumlah besar,” jelasnya.

Syafliansyah menegaskan bahwa pembangunan mental bertanding tetap menjadi fokus utama, terutama bagi atlet muda.

“Atlet ini yang paling penting mentalnya. Kalau mereka masih muda dan bisa dapat perunggu atau perak saja itu sudah bagus. Ke depan mereka bisa jadi emas,” tuturnya.

Maka dari itu, pihak Dispora Kukar memiliki harapan besar terhadap keberlanjutan terhadap pembinaan talenta lokal.

“Bibit-bibit muda ini yang harus kita simpan dan bentuk. Kita tidak ingin lagi mengandalkan atlet dari luar. Talenta putra-putri Kukar sangat banyak,” pungkasnya. (Adv/dispora kukar/Rd)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1748071
    Users Today : 410
    Users Yesterday : 3720
    This Year : 684581
    Total Users : 1748071
    Total views : 14756423
    Who's Online : 44
    Your IP Address : 216.73.216.81
    Server Time : 2026-05-05