Sarifah Suraidah Pimpin KORMI Kaltim

December 17, 2025 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Sarifah Suraidah terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur periode 2025–2029 . Sarifah Suraidah terpilih secara aklamasi pada dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KORMI Kaltim yang digelar di Gedung Tower Dispora Kaltim, Selasa (16/12/2025).

Proses pemilihan berlangsung lancar, demokratis sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KORMI yang dihadiri pengurus KORMI Kaltim se- Kabupaten Kota kabupaten/kota se-Kalimantan Timur serta perwakilan Induk Organisasi Olahraga (Inorga)

Dalam sambutannya, Sarifah Suraidah menyampaikan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga masyarakat di Kaltim. Ia menegaskan bahwa KORMI memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya olahraga di tengah masyarakat sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan produktif.

“Kita punya potensi luar biasa, semangat yang menyala,” ujar Sarifah Suraidah.

Ia berjanji akan KORMI Kaltim akan menjadi organisasi yang merangkul, bukan memisahkan, menguatkan, bukan menghakimi,membuka pintu, bukan membangun tembok.

“Kita butuh kebersamaan,” katanya.

Dikatakan, olahraga masyarakat bukan hanya kegiatan, tetapi budaya hidup sehat yang menyatukan seluruh warga Kaltim dari kota sampai kampung, dari generasi tua hingga anak muda.

Induk Organisasi (Inorga) melalui kolaborasi bersama pemerintah,  komunitas, dan semua pegiat olahraga, akan membawa Kaltim menjadi daerah yang sehat, kuat, dan penuh energi positif.

“Ke depan, KORMI Kaltim akan fokus pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi serta penguatan Inorga di seluruh kabupaten dan kota,” ujarnya.

Selain itu, KORMI Kaltim juga menargetkan prestasi yang lebih baik pada ajang Festival Olahraga  Nasional (FORNAS) mendatang. Kaltim diharapkan mampu bersaing dan masuk dalam jajaran daerah terbaik di tingkat nasional.(Or).

Sarifah Suraidah Kandidat Kuat Ketua KORMI Kaltim

December 16, 2025 by  
Filed under Olahraga

Panitia melakukan persiapan pelaksanaan musyawarah provinsi KORMI Kaltim

SAMARINDA – Istri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Sarifah Suraidah disebut-sebut menjadi kandidat kuat Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur. Nama tersebut menguat menjelang pelaksanaan musyawarah provinsi KORMI Kaltim yang dijadwalkan 16-17 Desember 2025 di Gedung Kantor Dispora Kaltim.

Sarifah Suraidah menjadi kandidat kuat memimpin KORMI Kaltim setelah kandidat  lainnya mengundurkan diri untuk mencalonkan diri.

“Menjelang  H min dua, bakal calon lainnya mengundukan diri,” kata Wakil Ketua Kormi, Tri Murti Rahayu.

Sarifah Suraidah dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Sosoknya juga  dinilai mampu mendorong sinergi antara Pemerintah daerah dan KORMI dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap olahraga rekreasi, sekaligus memperkuat prestasi Kaltim di tingkat nasional.

Sementara panitia musyawarah provinsi ( MUSPROV ), KORMI Kaltim Basri Rase, menyatakan seluruh proses pemilihan ketua akan berjalan sesuai aturan organisasi dan prinsip demokratis. Penetapan ketua akan dilakukan melalui mekanisme pemilihan pada forum resmi, Selasa (16/12/2025).

Dengan dukungan yang terus menguat, istri Gubernur Kaltim berpeluang besar memimpin KORMI Kaltim dan membawa organisasi tersebut ke arah yang lebih baik,lebih maju dan inklusif.

Dikatakan Tri Murti Rahayu, KORMI Kaltim menduduki peringkat 4, saat FORNAS NTB 2025. “ Ada Jawa Barat, Jawa Timur,  dan DKI Jakarta, dengan hanya mengirim 46 Inorga dari 72 Inorga yang di pertandingkan, “ jelas Tri yang didampingi Wakil Ketua Kormi Hanafiah.

Tri Murti berharap ketua bersama pengurus KORMI 2025 – 2030 akan jauh berhasil dan lebih maju. Saat ini KORMI Kaltim sudah dipercaya di level nasional maupun internasional.  Target FORNAS Kaltim harus masuk peringkat tiga besar sesuai dengan harapan Gubernur Kaltim H Rudi Mas’ud.

KORMI Kaltim mempunyai inisiasi membentuk cikal bakal ASEAN, dan Kaltim adalah Provinsi yang menyelenggarakan Kejurnas , World Walking Day ( WWD) di Balikpapan, yang diselenggarakan TAFISA, ( The Association for International Sport for Allterintragras.

“TAFISA sendiri mengakui keberadaan KORMI Kaltim,” kata Tri Murti.

Dengan prestasi cukup menjanjikan dibawah kepemimpinan Basri Rase, dari posisi peringkat 8 FORNAS di Palembang,  Posisi 7 FORNAS Jawa Barat 2023, dan posisi 4 ada di Fornas NTB 2025 . ( Or/mdc).

Zainunddin Amali Cari Alasan Kegagalan Timnas U22

December 13, 2025 by  
Filed under Olahraga

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali

JAKARTA – Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali,  buka suara setelah Timnas U22 Indonesia pulang lebih cepat dari SEA Games 2025 Thailand. Dengan status juara bertahan dan target medali emas yang ia deklarasikan sendiri, kegagalan lolos dari fase grup membuat sorotan langsung tertuju pada mantan Menpora tersebut—apalagi target yang ia tetapkan melampaui prediksi pemerintah yang hanya membidik medali perak.

Skuad Indra Sjafri tampil jauh di bawah ekspektasi. Kekalahan 0-1 dari Filipina pada laga pembuka membuat langkah Garuda Muda terseok sejak awal. Kemenangan 3-1 atas Myanmar tak cukup mengangkat posisi Indonesia di Grup C, sementara peluang lolos sebagai runner-up terbaik ikut menguap setelah Malaysia unggul produktivitas gol.

Di tengah kritik publik, Amali mencoba meluruskan pernyataannya. Ia menyebut target emas bukan perbedaan visi, melainkan “motivasi” untuk pemain. Pernyataan ini memunculkan kesan target yang sebelumnya dielu-elukan kini diposisikan sekadar retorika, bukan komitmen yang harus dipertanggungjawabkan.

“Sebenarnya tidak ada perbedaan target. Pemerintah punya hitungan, PSSI menyampaikan target emas untuk memotivasi pemain. Intinya semua ingin yang terbaik,” ujarnya, Jumat (12/12) malam.

Amali mengakui kegagalan ini harus diterima dan akan dievaluasi oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Ia menyinggung persiapan yang tidak seoptimal edisi 2023 sebagai salah satu faktor, namun belum mau memastikan apakah kegagalan ini akan berujung pada pergantian pelatih atau perubahan struktur tim.

“Kita harus menerima kenyataan. Evaluasi pasti ada, tapi apakah pelatih diganti atau tidak, itu ranah Exco,” katanya.

Dengan target emas yang kini dianggap “pemantik motivasi,” kegagalan total Timnas U22 kembali menegaskan satu hal,  publik menuntut Amali sebuah akuntabilitas dan pertanggunganjawab, bukan sekadar kata-kata. (*)

Perolehan Positif Yamaha Racing Indonesia, Tuai Perubahan Signifikan di ARRC 2025

December 11, 2025 by  
Filed under Olahraga

THAILAND – Musim 2025 Asia Road Racing Championship (ARRC) telah berakhir, Yamaha Racing Indonesia akan melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk improvement tahun depan. Musim ARRC 2025 diisi dengan beberapa perubahan signifikan bagi tim Yamaha Racing Indonesia dengan kemenangan race, beberapa kali double podium dan sejarah pertama kali meraih podium di kelas SS600 selama ikut berkompetisi di ARRC, yang dicapai lewat Wahyu Nugroho pada seri perdana di Buriram.

Kuartet pembalap Yamaha Racing Indonesia menutup perjalanan di ARRC tahun ini dengan menuntaskan race di seri 6 atau terakhir yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram Thailand, 5-7 Desember 2025. Wahyu Nugroho menempati peringkat 4 klasemen akhir mengemas 121 poin dan M Faerozi posisi 12 (68 poin). Candra Hermawan berhasil ada di urutan 5 (121 poin) dan Muhammad Fadhil Musyavi urutan 18 (25 poin).

Race day dijalani Wahyu Nugroho dengan kondisi motor mengalami technical problem dan power drop. Hasil race 1 dia finish ke-7 dan race 2 di posisi 12. Sedangkan M Faerozi berada di tempat ke-11 race 1 dan DNF race 2 karena engine motor bermasalah.

Di sisi lain, Candra Hermawan mampu memenuhi target masuk 5 besar standing akhir karena konsisten menuntaskan balapan masing-masing peringkat ke-5 race 1 dan ke-4 race 2. Namun hasil berbeda didapatkan Muhammad Fadhil Musyavi yang tidak finish race 1 dan menyelesaikan balapan race 2 tetapi tidak berbuah poin.

Torehan istimewa dibukukan Aldi Satya Mahendra yang tampil sebagai wild card rider yang naik podium dua kali. Start dari grid 3, juara dunia World Supersport 300 (sekarang World Sportbike) tahun 2024 itu naik podium 3 race 1 dan podium 2 race 2. Perolehan ini positif buat latihan dan pemanasan sebelum balapan semusim penuh di World Supersport bersama AS Racing Team.

”Kami merespon perolehan musim ARRC 2025 ini dengan positif yang menghasilkan kemenangan race, beberapa kali double podium juga history pertama kali podium di kelas SS600. Kami akan mengevaluasi dengan melakukan perbaikan-perbaikan agar ada peningkatan hasil di ARRC 2026. Input dari pembalap maupun kru tim sudah dikumpulkan untuk analisa lebih lanjut agar bermanfaat buat strategi dan penguatan performa yang kami butuhkan di 2026 nanti,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Para pembalap Yamaha Racing Indonesia di ARRC 2025 menanggapi penampilan mereka sepanjang musim ini dengan spirit positif dan optimis. Ini merupakan bagian dari journey yang patut diapresiasi mengiringi langkah selanjutnya. Termasuk Aldi Satya Mahendra yang bersiap menghadapi tantangan berikutnya di World Supersport, dengan ambil bagian di ARRC yang juga mengisi experience dia.

Aldi Satya Mahendra
Rasanya senang bisa kembali tampil di ARRC, kompetisi bergengsi Asia yang turut memoles performa saya hingga naik ke World Supersport. Ikut sebagai wild card rider cukup membantu saya pemanasan, dengan hasil dua kali podium yang menyemangati saya sebelum World Supersport 2026 dimulai.

Wahyu Nugroho
Seri terakhir ini lebih challenge bagi saya karena kondisi motor yang mengalami technical problem dan power drop. Namun saya terus berupaya hingga mendapatkan poin tambahan dari dua race. Saya menerima hasil di klasemen akhir tetap dengan rasa syukur dan bertekad memoles performa dan faktor-faktor utama lainnya, serta mental yang makin diperkuat menghadapi situasi yang terjadi saat race.

M Faerozi
Musim ini bagi saya memorable, termasuk bisa mendapatkan podium di seri Mandalika yang bermakna emosional. Memanfaatkan kesempatan dengan tetap berjuang semaksimal mungkin jadi semangat saya untuk terus maju. Berbagai tantangan di depan harus dihadapi, dan dengan dukungan semua pihak sangat berarti buat mencapai hasil lebih baik.

Candra Hermawan
Saya puas dengan result musim perdana tampil penuh di ARRC, ini akan menjadi motivasi saya supaya berusaha lagi demi pencapaian lebih optimal. Saya juga harus memoles mental agar pantang menyerah dan selalu bangkit saat kondisi kurang baik. Ini yang saya pelajari dan terbukti mendukung buat memperbaiki perolehan di musim ini.

Muhammad Fadhil Musyavi
Saya sangat bersyukur dapat ambil bagian pada 4 seri ARRC tahun ini, merupakan pelajaran berharga tampil di ajang balapan Asia yang diinginkan pembalap dalam journey balapan. Terimakasih Yamaha untuk kesempatan berharga ini, saya bisa merasakan atmosfer persaingan ketat di kejuaraan populer Asia yang memberikan banyak pelajaran bermanfaat. *

Atlet Gulat Kubar Raih 11 Medali Menuju Porprov VIII Kaltim 2026

December 10, 2025 by  
Filed under Olahraga

SENDAWAR – Selama 4 hari  Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar Babak Kualifikasi (BK) yang diikuti 205 peserta atlet gulat dari sembilan kabupaten/kota berlangsung di Gedung Gulat Jalan Jakarta, Samarinda mulai 4-8 Desember 2025.

Pelaksanaan BK ini menjaring para atlet dari berbagai daerah berpartisipasi dalam ajang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim, untuk memperebutkan posisi kelas tanding menuju gelanggang utama yang nantinya dihelat Kabupaten Paser 2026 mendatang.

Sekretaris Umum PGSI Kaltim, Abdul Aziz, mengatakan pada BK tahun ini para atlet gulat berlaga pada 36 kelas yang terbagi dalam tiga kategori, yakni gaya bebas putra, gaya greco putra, dan greco putri. Pertandingan digelar secara berjenjang untuk menjaring atlet terbaik yang akan dibawa ke Porprov 2026.

“Setelah BK ini selesai, proses seleksi masih akan berlanjut hingga pembentukan tim yang nantinya akan ada seleksi lagi untuk pembentukan tim inti menuju Porprov VIII Kaltim nanti penentuannya di Kabupaten Paser,” jelas Azis.

Pada BK tersebut, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menjadi peserta dan mengikuti 15 kelas tanding dari sembilan kabupaten/kota di Kaltim. Alhasilnya Kontingen Kubar berhasil meraih 10 medali perunggu dan 1 perak.

“Alhmaduliilah kita lolos di BK menuju Porprov VIII Kaltim 2026, dan berhasil mendapat 10 medali perunggu dan 1 perak. Pencapain ini tentu membanggakan karena semangat pejuang atlet gulat Kubar membawa harum nama daerah,” tutur Ketua PGSI Kubar Fahrujiansyah Bahcsan, di Sendawar Rabu (10/12/2025).

Pria akrab disapa Bung Ojiq ini, mengakui hasil BK itu memang diluar ekpektasi yang di harapkan. Sebab dengan keterbatasan anggaran Rp30 juta gulat kubar tetap konsisten pada Poprov VIII Kaltim di Paser tahun 2026 mendatang.

“PGSI Kubar telah menyiapkan sejumlah langkah untuk cabor gulat dengan tetap latihan secara rutin. Karena seluruh kelas yang dipertandingkan semuanya lolos ke Porprov,” imbuhnya. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1090374
    Users Today : 3252
    Users Yesterday : 5223
    This Year : 26884
    Total Users : 1090374
    Total views : 10681016
    Who's Online : 69
    Your IP Address : 216.73.216.101
    Server Time : 2026-01-06