Indonesia Lolos ke Final di 3 Nomor 2nd Asian Pairs Bridge Championship di Quanzhou, China

May 13, 2026 by  
Filed under Olahraga

Tim Indonesia mencatat hasil membanggakan pada ajang 2nd Asian Pairs Bridge Championship yang berlangsung di Quanzhou, China. Setelah menyelesaikan babak penyisihan pada 12 Mei dengan format 7 session masing-masing 6 papan, Indonesia berhasil meloloskan tiga pasangan ke babak final di tiga kategori berbeda. Babak final akan digelar Rabu (13/5/2026).

Pada kejuaraan ini, nomor Open diikuti 30 pasangan, nomor Women 18 pasangan, dan nomor Youth U-26 diikuti 13 pasangan dari berbagai negara Asia.

Di nomor Open, pasangan Indonesia yang berhasil melaju ke final adalah Bert Toar Polii / Giovani Watulingas. Sementara di nomor Women, pasangan Desy Noervita Rahayu / Della Ayu Nobira juga sukses mengamankan tempat di final. Prestasi serupa diraih pasangan junior U-26, Annisa Fathimah Azzahra / Muhammad Amin, yang tampil konsisten sepanjang babak kualifikasi.

Sementara itu, tiga pasangan Indonesia lainnya akan berlaga di Final B. Pada Final B, seluruh pasangan yang tidak lolos ke Final A dari kategori Open, Women, dan Youth U-26 digabung menjadi satu kelompok pertandingan. Mereka Adalah Handojo Susanto/Eddy Manoppo, Salsa Bila Dela Sativa / Melinda Ayu Savira dan Muhammad Rifqy Rezvany / Timotius Triyoga Kusumo.

Keberhasilan meloloskan wakil di tiga nomor sekaligus menunjukkan peningkatan kualitas bridge Indonesia di level Asia. Persaingan pada kejuaraan ini cukup ketat karena diikuti pasangan-pasangan terbaik dari negara-negara kuat Asia seperti China, China Taipei, Hong Kong, Singapura, dan Thailand.

Babak final akan berlangsung dengan sistem pertandingan yang lebih panjang dan kompetitif. Indonesia berharap ketiga pasangan mampu mempertahankan performa terbaik dan membawa pulang gelar juara untuk Merah Putih.

Kejuaraan ini merupakan bagian dari kalender bridge internasional Asia yang berada di bawah koordinasi federasi bridge kawasan Asia Pasifik dan menjadi salah satu ajang penting untuk mengukur kekuatan pasangan-pasangan terbaik Asia menjelang berbagai event internasional berikutnya.

Selain memperebutkan medali, panitia juga menyediakan hadiah uang pembinaan bagi para pemenang.

Untuk kategori Men’s dan Women’s:

  • Group A:

o            Juara 1 : 2.000 yuan

o            Juara 2 : 1.500 yuan

o            Juara 3 : 1.000 yuan

  • Group B:

o            Juara 1 : 600 yuan

o            Juara 2 : 500 yuan

o            Juara 3 : 400 yuan

Sementara untuk kategori Youth:

  • Group A:

o            Juara 1 : 1.000 yuan

o            Juara 2 : 750 yuan

o            Juara 3 : 500 yuan

  • Group B:

o            Juara 1 : 300 yuan

o            Juara 2 : 250 yuan

o            Juara 3 : 200 yuan

Dengan keberhasilan menempatkan wakil di tiga final sekaligus, Indonesia menunjukkan bahwa prestasi bridge nasional terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat Asia. (Bert Toar Polii)

Kembali ke Tren Positif, Aldi Satya Mahendra Tak Sabar Ulang Momen Manis di Ceko

May 13, 2026 by  
Filed under Olahraga

Memenuhi ekspektasi masuk top 10 seri 4 World Supersport Hungaria, Aldi Satya Mahendra makin mantap kembali ke jalur target race. Rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu kian percaya diri memasuki putaran berikutnya di Autodrom Most Republik Ceko yang merupakan trek favoritnya.

Dua race round 4 di Balaton Park dituntaskannya dengan meyakinkan finish ke-9 dan ke-8. Pencapaian ini menandai konsistensinya mengambil poin lagi setelah dilakukannya juga di seri 3 Assen Belanda. Aldi Satya Mahendra “El’ Dablek” telah bangkit lagi dan tak sabar untuk selanjutnya bertarung di Autodrom Most.

”Hasil di Hungaria menambah motivasi saya menjalani World Supersport musim ini. Saya menemukan ritme yang pas lagi untuk berada di 10 besar, ini sangat berarti buat lebih fight memperbaiki posisi dan terus mengumpulkan poin. Berikutnya di Autodrom Most sirkuit tempat saya punya momen-momen istimewa, saya harapkan dapat mengulang perolehan top 10 World Supersport,” ungkap Aldi Satya Mahendra yang bergabung dengan AS BLU CRU Racing Team.

Di klasemen sementara World Supersport, rider usia 19 tahun asal Yogyakarta itu sudah mengoleksi 41 poin dan menempati peringkat 12. Dia akan berupaya mendongkrak posisi standing point pada seri-seri selanjutnya di Eropa. Saat ini masih ada 8 round dari total 12 hingga Oktober nanti di musim World Supersport 2026.

”Perbaikan positif dilakukan Aldi Satya Mahendra di Balaton Park dan ini sangat menggembirakan bagi tim. Dia bisa menguasai keadaan lagi untuk mewujudkan target, ini bentuk komitmen berjuang pantang menyerah dan menunjukkan mental pembalap dunia. Kami optimis tren ini akan terus berlanjut dan dia mampu meningkatkan perolehan musim ini,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Tembus 10 Besar All Japan Road Race Championship, Wahyu Nugroho Terus Improve Asah Skill

May 12, 2026 by  
Filed under Olahraga

Komitmen Yamaha untuk mengasah karir para pembalap di level internasional dilakukan secara berkelanjutan agar mencapai prestasi dan menambah pengalaman. Berbagai kejuaraan diikuti baik di tingkat dunia maupun Asia, sehingga mempertajam skill demi menghadapi persaingan yang kian kompetitif. Musim ini rider Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho, bahkan diberikan kesempatan berkompetisi pada dua event yaitu Asia Road Racing Championship (ARRC) dan All Japan Road Race Championship.

Usai menjalani seri 1 ARRC di Sepang Malaysia 10-12 April lalu, Wahyu Nugroho tampil untuk pertama kalinya di All Japan Road Race Championship. Sebagai persiapan balapan di ajang tersebut, Wahyu Nugroho mengikuti dua hari test pra musim di sirkuit Sugo dan latihan short-course di sirkuit Suzuka. Bermanfaat untuk memahami karakter sirkuit dan set up motor, hasilnya terbukti ada improvement saat race.

Rider asal Boyolali Jawa Tengah itu ambil bagian pada putaran perdana kelas ST600 All Japan Road Race Championship 25-26 April di sirkuit Sugo. Bergabung dengan tim ITO Racing YRI Borg Custom dan bertarung dengan menggeber Yamaha YZF-R6, pencapaiannya cukup positif menembus 10 besar klasemen sementara. Dia menempati peringkat 9 setelah finish ke-11 race 1 dan ke-9 race 2.

”Terimakasih Yamaha saya bisa tampil di All Japan Road Race Championship musim ini. Kesempatan ini sangat berharga untuk menambah jam terbang dan experience. Juga terus berkompetisi menggunakan Yamaha YZF-R6 yang menjadi faktor penting untuk kemajuan di dua kejuaraan yang saya ikuti. Saya akan selalu berupaya mencapai hasil optimal dan memanfaatkan dengan baik peluang tampil di tingkat internasional,” ungkap Wahyu Nugroho.

Dalam rangkaian race weekend di Sugo, dia berhasil memperkecil waktu best time dan gap dengan top 1 rider mulai dari latihan bebas, kualifikasi hingga race. Wahyu Nugroho juga mampu memimpin 2nd Group Race. Tak hanya itu, catatan waktu best time saat race weekend jauh lebih baik dibandingkan test pra musim.

”All Japan Road Race Championship menjadi ajang yang tepat bagi Wahyu Nugroho untuk berkompetisi menjajal Yamaha R6. Bentuk latihan juga di kompetisi resmi yang kami harapkan berpengaruh positif untuk berprestasi di ARRC ajang utama yang diikutinya. Telah melewati seri 1 kelas ST600 All Japan Road Race Championship dan hasilnya dievaluasi, Wahyu Nugroho melakukan improvement dan ini patut diapresiasi,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Selanjutnya, Wahyu Nugroho akan ambil bagian lagi di seri 3 kelas ST600 All Japan Road Race Championship di Motegi, 28-30 Agustus 2026. Hanya 2 seri yang diikutinya tahun ini sebagai wadah meningkatkan karir balap dan menimba pengalaman.

Alsyus Nakhodai KONI Kubar

May 11, 2026 by  
Filed under Olahraga

SENDAWAR – Pergantian pucuk pimpinan di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar)berpindah tangan dari sebelumnya Agus Herawan kepada Alsyus. Perpindahan ditandai dengan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub),  yang dihadiri Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras beserta rombongan, di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (11/5/2026).

Ketua KONI Provinsi Rusdiansyah Aras sangat mengapresiasi terhadap PLT KONI Kubar Lidwina dengan waktu yang singkat bisa menyelesaikan mandat yang sudah bebankan kepada nya.

“Kami dari KONI Kaltim berpikir, apa bisa selesai dalam waktu singkat ini, ternyata dengan seijin Tuhan yang Maha Kuasa akhirnya Musorkablub ini berjalan lancar,”ujarnya.

Ia mengucapkan selamat bekerja kepada Alsyus. Dikatakan, sekitar lima bulan akan menghadapi Porprov di Kabupaten Paser. Sebagai ketua terpilih harus mampu untuk membawa atlet Kubar dari peringkat 9 naik menjadi peringkat dan berkolaborasi dengan Kabupaten Kota lainnya.

“Saya hanya bisa menyampaikan Ketua KONI yang baru harus bekerja extra bersama Dispora untuk menciptakan atlet atlet terbaiknya menuju Porprov Paser 2026 mendatang, kerja keras tidak akan menghianati hasil,” jelasnya.

Saat ini KONI Kubar masih berada di posisi ke-9 dari 10 tingkat di Kalimantan Timur. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi kepengurusan baru KONI Kubar di bawah kepemimpinan Alsyus untuk mendongkrak prestasi olahraga daerah.

Alsiyus resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Kubar masa bakti 2025-2029 dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) 2026. Alsiyus menegaskan pembenahan prestasi olahraga menjadi fokus utama kepengurusannya. Ia menyebut posisi Kubar yang masih berada di urutan ke-9 Kaltim menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi bersama.

“Data terakhir yang saya terima dari Provinsi, Kutai Barat masih berada di peringkat sembilan. Ini tentu menjadi tantangan bagi kita semua,” katanya.

Menurutnya, peningkatan prestasi olahraga tidak bisa hanya dibebankan kepada atlet dan pengurus cabang olahraga semata. Dibutuhkan dukungan serius dari pemerintah daerah, DPRD, hingga perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutai Barat.

“Kalau ingin olahraga maju, harus ada dukungan anggaran, pembinaan yang berkelanjutan, dan perhatian nyata kepada atlet,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, KONI Kubar berencana melakukan hearing dengan DPRD Kutai Barat guna menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan cabang olahraga menjelang agenda olahraga tingkat Provinsi yaitu Porprov di Paser.

Selain pembinaan, Alsiyus juga menyoroti pentingnya bonus bagi atlet berprestasi. Menurutnya, bonus merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan atlet yang membawa nama daerah.

“Atlet kita berjuang membawa nama Kutai Barat. Jadi mereka harus mendapatkan penghargaan yang layak,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan besaran bonus atlet agar mampu memotivasi atlet meraih prestasi lebih baik.

“Jangan sampai bonus atlet kita kalah dari daerah lain. Ini juga menyangkut semangat dan harga diri daerah,” ucapnya.

Dalam kepemimpinannya, Alsiyus memastikan pembinaan olahraga akan berbasis prestasi. Cabang olahraga yang mampu menyumbang medali akan mendapat perhatian dan dukungan lebih besar.

Meski demikian, ia menegaskan seluruh cabang olahraga tetap akan dievaluasi untuk mengetahui kendala yang selama ini dihadapi.

“Kita ingin olahraga Kutai Barat bisa bangkit dan prestasinya meningkat di Kalimantan Timur,” tandasnya.  (arf).

Bridge Open Tournament di Balikpapan Siapkan Hadiah Rp250 Juta

May 9, 2026 by  
Filed under Olahraga

BALIKPAPAN – Ajang olahraga Balikpapan Bridge Open Tournament 2026 siap digelar pada 12-14 Juni 2026 mendatang. Turnamen bridge terbesar di Kalimantan itu akan dipusatkan di Hotel Grand Jatra dan kawasan e-Walk Balikpapan Super Block dengan total hadiah mencapai Rp250 juta.

‎‎Panitia membuka tiga kategori pertandingan, yakni Pasangan Open, Pasangan Junior, dan Pasangan Pelajar U-18.

‎‎Ketua Panitia Pelaksana, Oktavianus H Batara, mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi sejak pendaftaran dibuka. Hingga saat ini tercatat sebanyak 27 tim kategori open dan 11 tim kategori remaja telah menyatakan keikutsertaan.

‎‎“Pendaftaran masih terus kami buka dan terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut serta. Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 5 Juni 2026,” ujar Oktavianus, Jumat (8/5/2026).

‎‎Ia menyebut turnamen tahun ini akan semakin menarik karena diikuti empat pasangan pemain yang merupakan anggota tim nasional bridge Indonesia.

‎‎“Turnamen akan makin seru karena ada empat pemain timnas ambil bagian. Target kami 60 tim peserta,” tambahnya.

‎Untuk biaya pendaftaran, panitia menerapkan tarif bertingkat sesuai periode pendaftaran. Pada masa penawaran awal yang berakhir 15 April 2026, peserta dikenakan biaya Rp750 ribu. Sedangkan tarif normal sebesar Rp1 juta untuk peserta dalam negeri dan USD 450 bagi peserta luar negeri.

‎Panitia juga menyiapkan sejumlah fasilitas khusus bagi peserta mancanegara, di antaranya dua kamar penginapan gratis selama dua malam, layanan penjemputan dari bandara, serta jamuan makan siang di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

‎‎Peserta yang ingin mengikuti turnamen dapat menghubungi Nur di nomor +62 812-3064-7115 atau Hendrik Lapian di +62 821-5547-7670. Pembayaran biaya pendaftaran dilakukan melalui rekening atas nama BALIKPAPAN BRIDGE OPEN TOURNAMENT di Bank Tabungan Negara dengan nomor rekening 4501889199993.

‎Sementara untuk kebutuhan akomodasi, peserta dapat menghubungi Yulia di nomor +62 821-5355-6378.

‎‎Oktavianus berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat persahabatan antarpeserta sekaligus memperkenalkan Balikpapan dan kawasan IKN kepada peserta dari dalam maupun luar negeri.

‎“Dengan turnamen ini kami berharap bisa menjadi momentum penting bagi perkembangan komunitas bridge nasional menjelang berbagai kejuaraan internasional,” pungkas pria yang juga menjabat Binpres KONI Balikpapan tersebut.*

« Previous PageNext Page »

  • vb