Percasi Kaltim Siapkan Sekolah Catur, Perkuat Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini

July 19, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur berkomitmen memperkuat pembinaan atlet melalui pembentukan akademi atau sekolah catur. Program tersebut menjadi salah satu prioritas kepengurusan periode 2026–2030 sebagai upaya mencetak pecatur muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Pengprov Percasi Kalimantan Timur, H. Akhmed Reza Fachlevi, mengatakan pembentukan sekolah catur merupakan bagian dari program strategis yang telah disiapkan setelah dirinya kembali dipercaya memimpin Percasi Kaltim. Menurutnya, konsep akademi telah disusun dan lokasi pembinaan juga sudah tersedia.

“Kami sudah menyusun program-program, salah satunya bagaimana ke depan Percasi Kalimantan Timur memiliki sekolah catur yang sudah kami buat skemanya dan juga tempatnya sudah ada. Bagaimana potensi para pecatur muda atau bibit-bibit generasi yang akan datang bisa kita latih secara berkelanjutan agar mereka lebih fokus dan mampu meningkatkan prestasi ke depannya,” kata Reza, Sabtu (18/7/2026)

Ia menjelaskan, keberadaan akademi tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan yang mampu mengawal perkembangan atlet sejak usia dini hingga siap bersaing pada level nasional.

“Dengan sistem pembinaan yang terarah, Kami yakin regenerasi atlet dapat berjalan lebih baik,” jelasnya.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading, menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, inisiatif membangun akademi catur menunjukkan komitmen Percasi dalam menyiapkan regenerasi atlet tanpa bergantung sepenuhnya pada program pemerintah.

“Saya minta pembinaan usia dini terus dilanjutkan melalui kejuaraan-kejuaraan. Tadi juga sudah disampaikan akan membentuk rumah catur atau akademi catur. Itu adalah langkah yang terbaik. Ternyata Pengprov melakukan inisiasi yang baik untuk pembinaan atlet-atlet ke depan,” ujarnya.

Rasman juga berharap pembinaan tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi diperkuat oleh pengurus kabupaten dan kota melalui berbagai kompetisi kelompok umur. Menurutnya, semakin banyak kejuaraan digelar, semakin besar peluang menemukan atlet-atlet berbakat.

“Saya yakin banyak sekali atlet, cuma belum terwadahi saja. Karena itu pembinaan di daerah harus lebih aktif agar muncul regenerasi atlet dari bawah yang nantinya bisa dibina hingga ke tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris KONI Kalimantan Timur, Abdul Muis, menilai pembentukan akademi catur menjadi langkah strategis yang sejalan dengan upaya meningkatkan prestasi olahraga Kaltim. Ia optimistis program tersebut akan memperkuat fondasi pembinaan atlet dalam jangka panjang.

“Kami menyampaikan apresiasi terhadap program yang disampaikan Ketua Percasi Kaltim. Kehadiran sekolah pembinaan atau akademi catur menunjukkan komitmen Percasi dalam melakukan pembinaan atlet. Semoga dengan hadirnya akademi tersebut semakin menggelorakan semangat generasi muda untuk menekuni olahraga catur dan membawa prestasi bagi Kalimantan Timur,” tutup Abdul Muis. (Ain)

Kejurprov Catur Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Porprov hingga PON

July 19, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Kalimantan Timur yang digelar bersamaan dengan Musyawarah Provinsi (Musprov) Percasi Kaltim menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pecatur potensial yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pra PON, hingga PON. Dua agenda ini dihelat di Hotel Claro, Kompleks Stadion Madya Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (18/7/2026).

Ketua Pengprov Percasi Kalimantan Timur terpilih, H. Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, Kejurprov bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah untuk mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan di kabupaten dan kota. Dari kompetisi tersebut, Percasi akan memetakan atlet-atlet potensial yang layak mendapat pembinaan lanjutan.

“Kami memiliki target agar prestasi Percasi Kalimantan Timur terus meningkat. Setelah berhasil menyumbangkan medali pada PON sebelumnya, tentu kami ingin capaian itu bisa lebih baik lagi. Karena itu pembinaan atlet harus terus berjalan dan Kejurprov menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat perkembangan atlet-atlet kita,” ujar Reza.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak dapat dicapai secara instan. Dibutuhkan kompetisi yang berkesinambungan agar para atlet memiliki jam terbang dan pengalaman bertanding sebelum tampil pada ajang yang lebih tinggi.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading, menilai pembinaan atlet harus dimulai dari daerah. Ia meminta seluruh pengurus Percasi kabupaten dan kota tidak hanya mengandalkan kejuaraan tingkat provinsi, tetapi juga aktif menyelenggarakan kompetisi di daerah masing-masing.

“Saya minta pembinaan-pembinaan di tingkat kabupaten juga lebih digencarkan. Jangan hanya berharap mengikuti kejuaraan di provinsi, tetapi harus membuat kompetisi-kompetisi mini, terutama untuk usia dini. Dari sana akan muncul regenerasi atlet yang nantinya bisa diseleksi di tingkat provinsi hingga nasional,” katanya.

Rasman meyakini Kalimantan Timur memiliki banyak atlet berbakat yang belum seluruhnya mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Karena itu, pembinaan yang merata dinilai menjadi kunci lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.

“Saya yakin banyak sekali atlet, hanya belum terwadahi saja. Apa yang dilakukan Pengprov Percasi ini patut diapresiasi karena setiap event nasional maupun internasional, Percasi Kalimantan Timur selalu hadir dan sangat diperhitungkan,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris KONI Kalimantan Timur, Abdul Muis, menegaskan Kejurprov merupakan bagian dari rangkaian pembinaan jangka panjang yang harus terus dijaga konsistensinya. Menurutnya, kompetisi seperti ini menjadi sarana penting bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur kesiapan menghadapi agenda olahraga yang lebih besar.

“Kejurprov adalah bagian dari komitmen Percasi dalam melaksanakan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kepada seluruh atlet dan pelatih kami ucapkan selamat bertanding. Semoga ajang ini menjadi tempat mengasah kemampuan, strategi, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov, Pra PON, hingga PON yang akan datang,” tutup Abdul Muis. (Ain)

Akhmed Reza Fachlevi Kembali Pimpin Percasi Kaltim

July 19, 2026 by  
Filed under Olahraga


SAMARINDA
– Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur digelar di Hotel Claro, Kompleks Stadion Madya Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (18/7/2026).

Akhmed Reza Fachlevi terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengurus Provinsi Percasi Kaltim untuk periode berikutnya. Forum tertinggi organisasi tersebut juga menjadi momentum penyusunan program kerja baru guna memperkuat pembinaan dan prestasi catur di Benua Etam.

Akhmed Reza Fachlevi menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pengurus kabupaten/kota, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, serta KONI Kaltim yang selama ini terus mendukung perkembangan olahraga catur. Menurutnya, kepercayaan yang kembali diberikan menjadi amanah besar untuk membawa Percasi Kaltim meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah saya diberikan amanah untuk kedua kalinya memimpin cabang olahraga ini. Tentunya kita mempunyai harapan yang sangat besar bagaimana ke depan Percasi Kalimantan Timur bisa lebih meningkat prestasinya,” ujar Reza.

Ia mengatakan, kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah target yang akan menjadi fokus dalam empat tahun ke depan. Salah satunya adalah meningkatkan capaian prestasi setelah Percasi Kaltim berhasil menyumbangkan medali pada ajang PON sebelumnya.

Reza berujar, pembinaan atlet akan terus diperkuat agar prestasi yang sebelumnya diraih dapat ditingkatkan pada kejuaraan nasional maupun internasional.

“Kami sudah menyusun berbagai program. Salah satunya bagaimana ke depan Percasi Kalimantan Timur memiliki sekolah catur yang skemanya sudah kami siapkan dan tempatnya juga sudah ada. Harapannya bibit-bibit pecatur muda bisa dibina secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan prestasi di masa mendatang,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris KONI Kalimantan Timur, Abdul Muis, menilai Musprov menjadi bukti komitmen Percasi dalam menjalankan tata kelola organisasi yang sehat. Menurutnya, keberhasilan sebuah cabang olahraga tidak hanya ditentukan oleh prestasi atlet, tetapi juga oleh organisasi yang berjalan secara profesional.

“Tata kelola organisasi yang baik dan pembinaan atlet yang berkelanjutan merupakan dua kunci kemajuan olahraga. Musprov adalah bentuk komitmen menjalankan roda organisasi dengan baik. Kami mengucapkan selamat kepada Pak Akhmed Reza Fachlevi yang kembali dipercaya memimpin Percasi Kaltim dan meyakini organisasi ini akan semakin berjaya,” ungkap Abdul Muis.

Dukungan serupa juga disampaikan Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading. Ia berharap kepengurusan baru tidak hanya mempertahankan prestasi yang telah diraih, tetapi juga memperluas pembinaan hingga ke tingkat kabupaten dan kota melalui kompetisi yang lebih rutin.

“Saya minta pembinaan usia dini terus dilanjutkan melalui berbagai kejuaraan. Kabupaten dan kota juga harus lebih aktif menggelar kompetisi sehingga muncul regenerasi atlet dari bawah yang nantinya bisa diseleksi ke tingkat provinsi hingga nasional,” kata Rasman.

Meski kondisi anggaran saat ini masih dipengaruhi kebijakan efisiensi, Rasman optimistis hal tersebut tidak akan menghambat pembinaan atlet apabila organisasi mampu menghadirkan kreativitas dan inovasi dalam menjalankan program-programnya.

“Saya yakin banyak atlet yang memiliki potensi, hanya saja belum semuanya terwadahi. Apa yang dilakukan Pengprov Percasi selama ini patut diapresiasi karena Kalimantan Timur selalu diperhitungkan pada berbagai ajang nasional maupun internasional. Semoga kepengurusan baru mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi tersebut,” tutupnya. (Ain)

Trio Rider Yamaha Racing Indonesia Siap Tempur di Seri 3 R3 BLU CRU Asia Pacific Mandalika

July 18, 2026 by  
Filed under Olahraga

Putaran 3 Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship akan digelar di sirkuit internasional Mandalika 17-19 Juli 2026. Gelaran ini masuk dalam agenda kemeriahan perayaan 1 dekade Yamaha Sunday Race, sehingga ikut menjadikannya sebagai event bertaraf internasional yang sudah ditunggu-tunggu.

Tiga rider Yamaha Racing Indonesia akan berkompetisi pada seri 3 tersebut akhir pekan ini. Sabian Fathul Ilmi rider yang tampil semusim penuh, lalu Reynaldi Junior dan M. Abid Ashar Musyafa mendapatkan wild card untuk penampilan perdana di ajang Asia-Pacific ini. Ketiganya mewakili Indonesia berlomba dengan pembalap-pembalap lain dari Australia, China, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, Selandia Baru.

”Seri 3 Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship menjadi momen penting karena 3 pembalap kami akan ambil bagian bersaing dengan rider dari berbagai negara lain. Ini adalah kesempatan berharga sebagai bagian dari menikmati setiap proses untuk berkembang sebagai pembalap profesional. Kami harapkan mereka akan mengeluarkan performa optimal dan dukungan penggemar balap Indonesia menjadi energi tambahan,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Sabian Fathul Ilmi telah membuktikan kualitasnya dengan memenangi race pada seri 2 di The Bend Motorsport Park, Australia awal Mei lalu. Ini menjadi modal penting mengulang prestasi pada home race di Mandalika bagi rider usia 14 tahun itu. Di klasemen sementara dia menempati posisi 6 mengumpulkan 35 poin.

Buat Reynaldi Junior, jenjang karir bertahap kini mengantarkannya menimba pengalaman di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Pembalap muda umur 15 tahun itu dikenal dengan kemenangan race di R15 Junior Pro Yamaha Sunday Race 2025, lalu musim ini bertarung di kelas National Sport 250cc Kejurnas Mandalika Racing Series.

Sedangkan M. Abid Ashar Musyafa telah menunjukkan talentanya dengan menyapu bersih kemenangan pada dua race seri 1 dan seri 2 kelas Junior Sport 250 U-18 Kejurnas Mandalika Racing Series 2026. Pembalap berusia 14 tahun itu bakal mengasah kemampuan di ajang yang lebih menantang sekaligus menggali pengetahuan baru di tingkat Asia.

Trio rider Yamaha Racing Indonesia mengungkapkan telah bersiap dan bertekad mencapai hasil optimal saat race nanti.

Sabian Fathul Ilmi
Saya akan berjuang maksimal di seri 3 R3 BLU CRU Asia-Pacific, apalagi balapan di negeri sendiri rasanya spesial. Jadi saya ingin memberikan yang terbaik dengan merebut kemenangan race di Mandalika. Saya telah melakukan persiapan dengan baik dan semoga saat race nanti akan berjalan lancar sesuai harapan.

Reynaldi Junior
Terimakasih Yamaha, saya akan balapan di R3 BLU CRU Asia-Pacific sebagai wild card rider. Pertama kali saya akan tampil di kejuaraan internasional, kesempatan ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin. Juga bermanfaat untuk menambah pengalaman dan skill berkompetisi dengan pembalap dari berbagai negara lain.

M. Abid Ashar Musyafa
Saya sangat senang bisa ikut R3 BLU CRU Asia-Pacific. Pastinya akan seru, bisa balapan dengan rider dari negara-negara lain. Terimakasih Yamaha, semoga menambah ilmu dengan race di kejuaraan internasional. (*)

PB Porprov Libatkan Seluruh Daerah dalam Finalisasi Nomor Tanding

July 17, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur memastikan penetapan cabang olahraga dan nomor tanding tidak dilakukan secara sepihak. Seluruh keputusan akan ditempuh melalui koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, KONI Kaltim, serta pemerintah kabupaten dan kota agar pelaksanaan Porprov berjalan sesuai kemampuan masing-masing daerah.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Kurniawan mengatakan, koordinasi yang dilakukan di Samarinda bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan sebelum keputusan final ditetapkan. Menurutnya, sebagai tuan rumah, Paser menginginkan setiap kebijakan lahir dari kesepakatan bersama.

“Kami memang memiliki tugas menetapkan cabang olahraga dan nomor tanding. Tetapi kami mengharapkan semua itu melalui proses koordinasi dan persetujuan Dispora Provinsi maupun KONI Kaltim. Jadi keputusan ini bukan keputusan kami sendiri, melainkan keputusan bersama,” kata Kurniawan, Jumat (17/7/2026).

Ia berharap pembahasan yang telah dilakukan bersama Dispora Kaltim dan KONI Kaltim dapat menghasilkan keputusan final dalam waktu dekat sehingga seluruh daerah memiliki kepastian untuk mempersiapkan kontingennya.

“Mudah-mudahan seperti yang disampaikan Ketua Umum KONI Paser, Insyaallah Senin nanti sudah ada jawaban mengenai hal ini. Dengan begitu semua tahapan berikutnya bisa segera berjalan,” ujarnya.

Kurniawan juga menekankan pentingnya kesiapan setiap kabupaten dan kota, terutama dari sisi anggaran. Menurutnya, masing-masing daerah perlu lebih dulu berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum memastikan jumlah atlet dan nomor tanding yang akan diikuti.

“Jangan sampai semuanya sudah diputuskan, ternyata ada daerah yang tidak siap. Karena itu kami meminta setiap Dispora kabupaten dan kota berkoordinasi dulu dengan TAPD masing-masing agar benar-benar mengetahui kemampuan anggarannya,” jelasnya.

Ketua Harian PB Porprov VIII Kaltim, Katsul Wijaya, menyatakan hasil koordinasi tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat seluruh tahapan persiapan mengingat waktu menuju pembukaan Porprov semakin singkat.

“Berkat dukungan Dispora Provinsi dan KONI Kaltim kami semakin termotivasi untuk segera menetapkan cabang olahraga dan nomor tanding. Insyaallah dalam waktu dekat keputusan itu akan kami keluarkan agar tahapan berikutnya bisa segera berjalan,” kata Katsul.

 

Katsul yang juga Ketua KONI Paser menambahkan, setelah keputusan diterbitkan, PB Porprov akan langsung menginformasikannya kepada seluruh pihak terkait, termasuk technical delegate, agar proses verifikasi venue, peralatan pertandingan, serta penyusunan jadwal dapat segera dilakukan.

“Terpenting semua pihak bergerak bersama untuk menyukseskan Porprov VIII. Setelah penetapan dilakukan, seluruh tahapan teknis akan kami percepat sehingga persiapan penyelenggaraan dapat berjalan sesuai target,” pungkasnya. (Ain)

« Previous PageNext Page »

  • vb