Dinas Kesehatan Kaltim Gencarkan Edukasi dan Screening Kesehatan untuk Cegah PTM

November 19, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Dalam Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim terus gencar melakukan edukasi gaya hidup sehat kepada masyarakat.  Hal ini dilakukan sebagai upaya menanggulangi tingginya kasus penyakit tidak menular (PTM) di Kalimantan Timur (Kaltim),.

Setyo Budi Basuki, Plt. Sekretaris Dinkes Kaltim, menjelaskan, salah satu langkah preventif yang dilakukan adalah dengan mengadakan kegiatan screening kesehatan secara berkala di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.

“Screening kesehatan yang dilakukan melibatkan tes sederhana seperti pemeriksaan gula darah, tensi, dan kolesterol untuk memastikan apakah angka-angka tersebut masih dalam batas normal,” ujar Basuki.

Selain itu, Dinkes Kaltim juga menyoroti pentingnya deteksi dini kanker serviks, yang menjadi jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak di Kaltim.

Dinkes terus berupaya untuk menanggulangi penyakit ini dengan melakukan screening IVA test kepada ibu-ibu dan memberikan vaksinasi HPV kepada anak-anak di sekolah dasar sebagai langkah preventif.

Diharapkan, dengan edukasi yang lebih masif dan deteksi dini yang lebih baik, masyarakat Kaltim dapat mengurangi risiko penyakit yang lebih parah dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan bugar di masa depan. (jal)

Kaltim Peringkat 5 Besar Kasus Penyakit Tidak Menular di Indonesia

November 19, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkapkan, Kaltim menempati peringkat 5 besar untuk tingkat penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Setyo Budi Basuki, Plt. Sekretaris Dinkes Kaltim, pada kegiatan Rakor Teknis Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Senin (18/11/2024).

Menurutnya, tingginya prevalensi PTM di Kaltim disebabkan oleh gejala penyakit yang seringkali tidak dirasakan secara langsung, sehingga banyak orang terlambat menyadari bahwa mereka mengidap penyakit tersebut pada tahap yang sudah parah.

“Gejala PTM sering kali tidak dapat dideteksi dengan baik, sehingga banyak yang terlambat mengetahui dan harus segera menjalani rehabilitasi,” ujar Basuki.

Ia menjelaskan, penyakit jantung, hipertensi, dan kanker merupakan PTM dengan jumlah kasus terbanyak di Kaltim.Selain itu, basuki menyebut, tingginya angka obesitas di provinsi ini juga menjadi salah satu faktor risiko utama.

“Obesitas terjadi akibat ketidakseimbangan antara jumlah energi yang dikonsumsi dan yang dibakar, sehingga energi berlebih disimpan sebagai lemak yang dapat memicu PTM,” tutupnya. (jal)

Remaja Kaltim Alami Masalah Kesehatan Jiwa

November 19, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA  – Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim), dr. Ika Gladies Syaferani, mengungkapkan, sekitar 50 persen remaja di Kaltim mengalami masalah kesehatan jiwa.

Berdasarkan data Jejak Survei Kesehatan Indonesia (SKI) oleh Kementerian Kesehatan pada Oktober 2023, Kalimantan Timur menduduki peringkat kedua tertinggi di Indonesia dengan tingkat depresi sebesar 2,2 persen, di bawah Jawa Barat yang mencapai 3,3 persen.

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim), dr. Ika Gladies Syaferani

Masalah ini dipicu sejumlah faktor, seperti ketidakmerataan distribusi kekayaan sumber daya alam (SDA), rendahnya peluang kerja, serta meningkatnya stres dan kecemasan di kalangan kaum muda.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinkes Kaltim menggencarkan program pencegahan melalui pendekatan promotif dan preventif. Salah satu upayanya adalah melaksanakan skrining kesehatan jiwa menggunakan aplikasi berbasis Android bernama Sijiwa.

“Aplikasi ini membantu individu mengevaluasi kondisi psikologis mereka dan mengarahkan mereka ke tenaga kesehatan jika diperlukan,” kata dr. Ika pada Senin, (18/11/2024).

Sijiwa juga terkoneksi langsung dengan sistem pencatatan pelaporan Kementerian Kesehatan dan digunakan untuk deteksi awal masalah kesehatan jiwa. Hasil skrining menunjukkan bahwa sekitar 50 persen remaja yang disurvei mengalami masalah kesehatan jiwa.

“Rata-rata, mereka membutuhkan teman curhat karena permasalahan yang berakar dari lingkungan keluarga atau sekolah,” ungkapnya.

Dinkes juga mengandalkan instrumen seperti SDQ (Strengths and Difficulties Questionnaire) untuk anak di bawah 18 tahun dan SRQ-20 (Self-Reporting Questionnaire) untuk dewasa sebagai alat deteksi awal.

Ke depan, dr. Ika berharap masyarakat Kaltim lebih peduli terhadap kesehatan jiwa, setara dengan perhatian pada kesehatan fisik. (jal)

Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2024 di Kukar Dirangkai Penyerahan Penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan

November 13, 2024 by  
Filed under Kesehatan

TENGGARONG – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono bertindak selaku pembina Apel peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 bertempat di Lapangan Parkir RSUD AM. Parikesit, Tenggarong Seberang, Selasa ( 12/11/2024).

Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 60 Tingkat Kabupaten Kukar dirangkai dengan penyerahan hadiah aneka lomba, pemberian penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan Profesi Dokter, Perawat, Bidan, Sanitarian, Nutrisionis, Tenaga Kesehatan Teladan Profesi Kesehatan Masyarakat Tingkat, Kader Posyandu Berprestasi Bidang Kesehatan, Komunitas yang Berperan Aktif dalam Intervensi Spesifik Stunting Tahun 2024, Apresiasi Guru Aktif dalam Implementasi Perangkat Ajar Kesehatan, para perusahaan yang Berperan Aktif dalam Intervensi Spesifik Stunting Tahun 2024 serta berbagai macam kriteria lainnya, acara juga ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng serta senam Bersama.

Menteri Kesehatan RI Budi G Sadikin dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Sunggono mengatakan, keberhasilan Indonesia kembali masuk ke dalam kelompok upper middle-income country setelah terpuruk di era Covid-19, menjadi bukti bahwa bangsa ini adalah bangsa pejuang. Tentu, tidak boleh begitu saja berbangga dan lalai untuk terus menantang diri menjadi lebih baik. Periode bonus demografi yang tengah Bangsa Indonesia hadapi, terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara.

“Kita harus bisa memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia lolos menjadi negara berpendapatan tinggi, serta mencapai visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dan untuk mencapai ini, dimulai tahun 2025 pertumbuhan ekonomi harus berada di kisaran 6% hingga 7%, secara berkelanjutan. Target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) di tahun 2045 yang meliputi : Pendapatan per kapita setara negara maju, Kemiskinan menuju 0% dan ketimpangan berkurang, Kepemimpinan dan pengaruh dunia internasional meningkat, Daya saing sumber daya manusia meningkat, dan intensitas Gas Rumah Kaea (GRK) menurun menuju Net Zero Emissions (nol emisi GRK), kesemuanya menjadi arah fokus bersama, bukan hanya bidang kesehatan tapi juga sektor lain.

Ia juga menambahkan, syarat utama bisa mencapai target di 2045, tepat 100 tahun usia bangsa kita, adalah manusia Indonesia yang sehat dan cerdas. Hal ini tidak akan bisa tercapai tanpa gandeng tangan dari semua pemangku kepentingan. Karenanya, tema Hari Kesehatan Nasional ke-60 tahun 2024 yaitu “Gerak Bersama, Sehat Bersama”, mutlak harus menjadi semangat semua. Pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, Pemerintah kini sedang memfinalkan Rencana lnduk Bidang Kesehatan (atau RIBK), yang akan berfungsi sebagai haluan bersama dalam membangun kesehatan di seluruh Indonesia.

Di momen yang berbahagia ini, disampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, kepada seluruh insan kesehatan yang telah bahu membahu berjuang tanpa lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan Indonesia. Tenaga medis, tenaga kesehatan, LSM, swasta, media, profesional, akademisi, seluruh pegawai dan pejabat pemerintahan di Pusat dan Daerah, serta tak lupa para kader: terima kasih! Terus semangat, sebab perjuangan kita belum selesai. Ia juga , mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengutamakan kesehatan, mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar kita. Mari kita bangun bersama budaya sehat, demi Indonesia Emas 2045, bahkan sampai ke generasi selanjutnya.

Untuk diketahui barisan peserta apel terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kukar, Ikatan Bidan, Persatuan Perawat, pimpinan puskesmas, serta tenaga medis atau Kesehatan lainnya.(kk03)

Kesehatan dan Kecerdasan Masyarakat Prasyarat Utama Indonesia Maju

November 12, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA –Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menyampaikan, kesehatan dan kecerdasan masyarakat menjadi prasyarat utama dalam mencapai target Indonesia Maju pada tahun 2045, tepat di usia 100 tahun bangsa.

Hal tersebut dikatakan saat membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di memenuhi halaman Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (12/11/2024).

“Syarat utama kita bisa mencapai target di 2045, tepat 100 tahun usia bangsa kita, adalah manusia Indonesia yang sehat dan cerdas. Hal ini tidak akan bisa tercapai tanpa gandeng tangan dari semua pemangku kepentingan,” ujarnya.

Tema HKN ke-60 tahun 2024 yaitu “Gerak Bersama, Sehat Bersama” dipilih sebagai semangat untuk seluruh elemen masyarakat. Pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pemerintah kini tengah memfinalkan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) yang akan menjadi panduan bersama bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merencanakan, menganggarkan, dan mengimplementasikan program kesehatan.

Akmal Malik menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat sangat penting dalam mencapai pilar transformasi kesehatan menuju perubahan yang lebih baik.

Transformasi kesehatan adalah tonggak penting dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia menuju bangsa yang maju. Langkah perubahan yang sudah kita lakukan sejauh ini, menjadi dasar kuat percepatan program kesehatan ke depan.

Sebagai program prioritas Kabinet Merah Putih, Bapak Presiden memberi penekanan di tiga area program kesehatan, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus TB, dan pembangunan RS lengkap berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal.

“Terus semangat, sebab perjuangan kita belum selesai. Tak lupa, saya ajak seluruh masyarakat untuk terus mengutamakan kesehatan, mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar kita. Mari kita bangun bersama budaya sehat,” tambahnya.

Upacara HKN ke-60 di Kalimantan Timur juga ditandai dengan penyerahan penghargaan bagi Tenaga Teladan Kaltim, Kader Berprestasi dan Berinovasi, kelompok asuhan mandiri kesehatan tradisional dan akupresur, serta penghargaan untuk pemenang kompetisi kesehatan. (adv diskominfo kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1496501
    Users Today : 4974
    Users Yesterday : 6601
    This Year : 433011
    Total Users : 1496501
    Total views : 13151130
    Who's Online : 57
    Your IP Address : 216.73.216.33
    Server Time : 2026-03-18