Rayakan HKN ke-60, Kaltim Gaungkan Pola Hidup Sehat dan Bugar

November 9, 2024 by  
Filed under Kesehatan

ekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni saat membula kegiatan jalan sehat dan gowes

SAMARINDA – Kalimantan Timur memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 dengan menggelar berbagai kegiatan yang mengusung semangat hidup sehat di Dinas Kesehatan Kaltim, Sabtu (9/11/2024)

Sekretaris Daerah Kalimantan Timur Sri Wahyuni menyebutkan, peringatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan bugar.

“Kita mengadakan kegiatan hari ini dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-60, kegiatan ini merupakan kegiatan komitmen,” ungkapnya.

Kegiatan HKN kali ini mengusung tema “Gerak Bersama Sehat Bersama” dan dimeriahkan dengan berbagai aktivitas fisik, mulai dari senam, jalan santai, hingga sepeda santai.

“Tadi pagi kita sudah mengawali senam, nanti akan ada jalan santai dan juga sepeda santai,” tambahnya.

Sri Wahyuni juga menyoroti bahwa gaya hidup sehat kini semakin populer di masyarakat.

“Isu kesehatan juga saat ini sedang in di kalangan masyarakat. Artinya, untuk menjadi bugar dan sehat itu banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat kita, mulai dari menjaga pola makan, kemudian menjadikan olahraga sebagai bagian dari lifestyle,” jelasnya.

Dengan peringatan HKN ke-60 ini, ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

“Ini menjadi PR bagi kita dan tugas kita bersama memperingati Hari Kesehatan Nasional ini tidak hanya membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjadi warga yang sehat,” katanya.

Menurutnya, menjaga kesehatan bukan hanya untuk mencegah sakit, tetapi juga untuk memastikan tubuh tetap bugar agar bisa beraktivitas dengan baik.

“Masyarakat yang menyadari pentingnya sehat sebelum sakit, pentingnya menjaga kebugaran sebelum kita tidak mampu melakukan aktivitas karena kelalaian kita menjaga kebugaran itu sendiri,” tutupnya.(nbl)

Tingginya Kasus Kematian Akibat Penyakit Tidak Menular Butuh Upaya Promotif Preventif

November 7, 2024 by  
Filed under Kesehatan

BALIKPAPAN – Tingginya kasus kematian akibat penyakit tidak menular membutuhkan upaya promotif preventif agar masyarakat dapat tercegah dari berbagai penyakit tidak menular tersebut. Upaya promosi kesehatan yang telah dilakukan untuk menanggulangi tingginya kasus penyakit tidak menular yaitu melalui Implementasi kebijakan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

“GERMAS ini telah dilakukan oleh provinsi dan kab/kota yang ada di Kaltim, selain itu penerapan insentif Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) kepada tenaga kerja kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan promotif dan preventif di Puskesmas,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Fitnawati pada acara pertemuan peningkatan kolaborasi promosi kesehatan dengan lintas program provinsi / kabupaten / kota di Kaltim tahun 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Horison Ultima Balikpapan, 4-6 November ini dirangkai dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber yakni dari Kemeterian Kesehatan RI, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim, Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dan Dinas Kesehatan kota Balikpapan.

Pertemuan peningkatan kolaborasi promkes dengan lintas program Dinas Kesehatan Provinsi/Kab/Kota Tahun 2024 ini merupakan momen penting dalam mengukur efektivitas dan dampak dari program-program yang telah dijalankan. Evaluasi ini membantu memahami capaian program promosi kesehatan telah mencapai tujuannya dan memberikan wawasan untuk perbaikan di masa depan.

“Singkronisasi data diperlukan sebagai evaluasi pencatatan pelaporan dan mengukur keberhasilan program,” katanya.

Agenda ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kalimantan Timur. Kolaborasi yang solid dan evaluasi berkala menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan tujuan tersebut. (adv diskominfo kaltim)

Layanan Kanker RSUD AWS Masuk Jajaran Terbaik Nasional

November 5, 2024 by  
Filed under Kesehatan

RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

SAMARINDA- RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda meraih penghargaan sebagai sepuluh rumah sakit terbaik di Indonesia dalam bidang pelayanan kanker. Penghargaan diberikan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), 19 Oktober 2024.

Direktur RSUD AWS Samarinda, dr David Hariadi Masjhoer mengatakan, pihaknya memang fokus pada pelayanan prioritas penyakit kanker, jantung, stroke dan uro-nefrologi (KJSU). Khusus untuk layanan penyakit kanker, modalitas RSUD milik Pemprov Kaltim kini dilengkapi dengan fasilitas alat kesehatan yang memadai.

Diceritakan, sebelumnya jika ada pasien yang sudah divonis penyakit kanker, itu seperti sudah final tinggal menghitung hari dan bulan. Tetapi sekarang pengobatan kanker sudah canggih.

“Obat kemoterapi saja dulu melalui infus, tapi sekarang obat makan sudah banyak,” kata dr David Hariadi Masjhoer ditemui diruang rapat Buana Lantai 2, RSUD AWS Samarinda.

Diejlaskan, terapi kanker di rumah sakit AWS melalui bedah pertama. RS AWS saat ini sudah memiliki dokter bedah yang lengkap salah satunya dokter onkologi medik.

Selain bedah, pengobatan penyakit kanker dapat melalui kemoterapi. Ini merupakan salah satu modalitas yang dimilki RSUD AWS Samarinda.  Rumah sakit memiliki kapasitas 50 bed dengan rata – rata tingkat hunian bed yang terisi di atas 50 persen.

“Karena orang kemoterapi ini dilakukan dengan skala rutin. Satu seri itu bisa sampai tiga sampai empat hari. Itu kembali lagi kepada pasien jenis tumornya seperti apa, berat atau ringan kasusnya,” papar dr David.

Selain itu, modal yang lain dimiliki RSUD AWS yang lain untuk penyakit kanker salah satunya radioterapi. Radioterapi merupakan pengobatan tumor melalui sinar radiasi dengan melakukan pembunuhan sel – sel kanker. Namun, jaringan sekitarnya masih dapat diselamatkan. Sebelumnya, pengobatan membuat seluruh jaringan sel kanker ikut mati, karena terfokus dengan tumornya saja,” jelas dr. David.

Terakhir, yang dimiliki rumah sakit AWS yakni kedokteran nuklir. Kedokteran nuklir ini memasukan bahan radio isotof aktif. Radio isotof aktif pun dapat berefek memicu kanker. Tapi dengan dilakukan kontrol. Sehingga sifat dari radio isotof aktif ini melakukan pengobatan penyakit pada pasien kanker.

Pengobatan ini dilakukan pada kanker teroid atau kelenjar gondok. Ini pengobatan berbeda dengan lainnya. Pengobatan ini pasien harus dikurung di dalam banker selama tiga hari tiga malam serta tidak boleh ketemu dengan orang. Karena pasien meminum obat yang memancarkan sinar radiasi yang bahaya bagi orang lain.

Saat ini RS AWS memiliki tiga tempat tidur banker kelima di Indonesia di luar Pulau Jawa. Pasien perawatan ini selalu penuh. (adv diskominfo kaltim)

50 Tahun Bakti bagi Bangsa, Yamaha Gelar Donor Darah

October 31, 2024 by  
Filed under Kesehatan

BALIKPAPAN– PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Main Dealer Yamaha Kaltimtara menggelar donor darah. Gelaran pada 30 Oktober tersebut sekaligus memperingati 50 tahun STSJ dengan tema Bakti Bangsa.

“Ini merupakan bentuk CSR (corporate social responsibility) dalam rangka 50 tahun STSJ. Jadi kita ingin berkontribusi sosial lewab donor darah, ini bentuk kepedulian kami pada sesama,” terang Branc Manager PT STSJ Kaltim, Iwan Prasetia Rusli.

Kedepannya kata Iwan ini bisa jadi agenda  setidaknya ini jadi pondasi untuk terus meningkatkan kepedulian pada sesama.

“Ini bisa jadi pondasi awal bentuk kepedulian kita. Sesuai temanya Bakti Bagi Bangsa, kami akan terus peduli kepada sesama dalam banyak bentuk bukan hanya donot darah,” ungkapanya.

Sementara itu, Ketua Panitia donor darah Yamaha Kaltim, Ashari  mengungkapkan jika kegiatan donor darah ini memang bentuk kepedulian pada sesama yang sangat baik.

“Yang daftar sekitar 117 orang, dari target kita 100 orang. 50 dari karyawan dan 50 dari konsumen Yamaha kita. Donor darah ini memang bentuk kepedulian yang baik sekali. Mudah mudahan ini bida berjalan bagus, tiap tahun bisa diadakan lagi karena ini bentuk kepedulian yang baik,” jelas Ashari.

Dari kegiatan donor darah ini memang diharapkan dapat membangu ketersediaam stok darah. Apalagi dilihat dari animo peserta yang cukup tinggi  donor darah ini bisa jadi agenda tahunan STSJ selaku main dealer Yamaha Kaltimtara. (**)

Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Kenalkan Plak Gigi Pada Kader Posyandu

October 29, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman mengenalkan plak gigi kepada kader Posyandu di Kelurahan Gunung Kelua Samarinda, Minggu (27/10/2024)

Kegiatan ini merupakan salah satu Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini dipimpin Ketua Pelaksana Kegiatan Dr.drg. Sinar Yani, M.Kes dan anggota Tim drg. Silvia Anitasari, M.Si, PhD, Dr.drg. Lilies Anggarwati, Sp.Perio dan Rahmalia Dewi, SKG.

Sinar Yani mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya pemberdayaan kader posyandu dengan melatih sehingga mampu mengidentifikasi plak gigi yang menjadi penyebab karies gigi.

Dijelaskan,  karies gigi (lubang gigi)  merupakan salah satu penyakit rongga mulut dengan prevalensi yang tinggi di Kalimantan Timur. Penyebab utama karies adalah plak gigi yang sulit diamati dengan kasat mata. Tindakan pembersihan plak dengan menyikat gigi yang benar diperlukan untuk mencegah perkembangan karies gigi. Karena sifat plak gigi yang sulit terlihat, perlu suatu bahan pewarna yang aman untuk bisa mengidentifikasinya.

Buah naga adalah salah satu bahan yang dapat menunjukkan adanya plak gigi. Buah naga sangat mudah diperoleh di daerah Kalimantan timur serta aman dan nyaman di konsumsi.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dengan melibatkan kader Posyandu Perdana 45 dan Posyandu Assyifa. Dalam acara tersebut kader diberi pengetahuan tentang plak dan hubungannya dengan panyakit gigi, dilatih cara membuat cairan buah naga dan aplikasinya di rongga mulut untuk dapat mendeteksi plak. Program PKM ini mendapatkan dana hibah Fakultas Kedokteran tahun 2024 dan diharapkan mampu berkontribusi dalam pencegahan karies gigi dengan keterampilan para kader posyandu dalam mengidentifikasi plak sejak awal.

“Dengan berkumur buah naga maka plak gigi akan langsung terdeteksi dan lebih mudah dibersihkan,” kata Sinar Yani.  (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1496687
    Users Today : 5160
    Users Yesterday : 6601
    This Year : 433197
    Total Users : 1496687
    Total views : 13153188
    Who's Online : 22
    Your IP Address : 216.73.216.33
    Server Time : 2026-03-18