YJI Cabang Kaltim Siapkan Pelantikan Pengurus

November 26, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kaltim diakui sedang menyiapkan Pelantikan Kepengurusan Masa Bakti 2025 – 2030. Pelantikan dijadwalkan awal Desember 2025 menyesuaikan kesiapan Ketua Umum YJI Pusat Annisa Larasati Pohan.

“Ini rapat awal rencana pelantikan kepengurusan baru kita. Semoga prosesnya lancar sesuai jadwal yang direncanakan minggu pertama atau minggu kedua Desember,” ucap Ketua YJI Cabang Kalimantan Timur Hj Wahyu Seno saat memimpin Rapat Persiapan Pelantikan Kepengurusan YJI Cabang Kalimantan Timur Masa Bakti 2025 – 2030, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Selasa (25/11/2025).

Sebagai langkah awal, kepengurusan membentuk panitia untuk pembagian tugas persiapan pelaksanaan pelantikan mendatang. Ini agar persiapannya terukur dan ditetapkan penanggung jawabnya. Termasuk berkoordinasi ke Sekretariat YJI Pusat terkait penjadwalan dan kesiapan hadir, maupun hal-hal lain dibutuhkan saat pelantikan YJI Cabang Kalimantan Timur.

Berkaitan itu, dia berharap keterlibatan aktif segenap pengurus ikut menyukseskan agenda besar YJI kepengurusan baru ini.

“Ini langkah awal kita. Setelah pelantikan banyak tugas-tugas besar menanti,” yakinnya.

Setelah pelantikan ditargetkan akan segera diagendakan rapat kerja daerah untuk membahas program kerja YJI kedepan. Termasuk bila memungkinkan digelar Jambore Daerah (Jamda) sebagai ajang perkenalan dan silaturahmi YJI Cabang Kalimantan dengan YJI Kabupaten/Kota se Kaltim.

“Setelah pelantikan kita berhasil YJI tambah gaspol. Kita akan segera dorong pembentukan YJI Kabupaten/Kota yang masih belum aktif. Target kita minimal 5 dari 10 kabupaten/kota segera terbentuk kepengurusan baru yang aktif,” tandasnya. (AM)

Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kaltim Gelar Senam Massal

November 7, 2025 by  
Filed under Kesehatan

Sekretaris YJI Cabang Kaltim, Moh Jauhar Efendi dalam konferensi pers bersama awak media di Kantor Diskominfo Kaltim, Jumat (7112025)

SAMARINDA – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kalimantan Timur siap memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 YJI yang akan digelar Sabtu, 9 November 2026, di Kompleks Islamic Center Samarinda.

Perayaan tahun ini mengusung semangat hidup sehat dan berbagi kepada sesama melalui beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat luas. Acara puncak akan ditandai dengan Senam Jantung Sehat Massal yang diikuti oleh sekitar 1.000 peserta, terdiri dari klub-klub jantung sehat dari Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin menggerakkan masyarakat agar menjaga kesehatan jantung melalui pola hidup aktif dan olahraga teratur.

Selain kegiatan senam, YJI Kaltim juga melaksanakan aksi sosial berupa penyerahan bantuan kepada 10 anak yatim dan 10 kaum dhuafa sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, sekaligus menegaskan komitmen YJI dalam membangun masyarakat yang sehat dan berdaya.

Rangkaian kegiatan HUT ini juga akan diisi dengan dialog nasional secara daring (Zoom Meeting) bersama Ketua Umum YJI Pusat dan seluruh Ketua Cabang YJI di Indonesia. Dialog ini menjadi ajang silaturahmi dan berbagi inspirasi untuk memperkuat sinergi organisasi dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih peduli terhadap kesehatan jantung.

Tak kalah menarik, masyarakat yang hadir juga berkesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk tes EKG (Elektrokardiogram), sebagai langkah deteksi dini penyakit jantung.

Ketua YJI Kaltim Hj Wahyu Hernaningsih menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga bentuk nyata upaya YJI dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini.

“Kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan hidup sehat sebagai gaya hidup. Senam Jantung Sehat bukan hanya olahraga, tetapi gerakan sosial yang menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian,” ujar Ketua YJI Kaltim, Jum’at (7/11/2025).

Dengan semangat “Don’t Miss a Beat”, peringatan HUT ke-44 YJI diharapkan dapat memperkuat

komitmen bersama dalam mencegah penyakit jantung, meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta menebar kebaikan bagi sesama. (*)

Wakil Gubernur Kaltim Sidak 4 Rumah Sakit

October 31, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji melakukan inspeksi mendadak (sidak) keempat rumah sakit milik Pemprov Kaltim di Samarinda, Rabu malam, (29/10/2025).

Sidak diawali dari RSJD Atma Husada Samarinda, kemudian dilanjutkan ke RS Mata Kalimantan Timur, RSUD Aji Muhammad Salehuddin II (RS Korpri) dan diakhiri di RSUD AWS Samarinda.

“Kita ingin mengetahui secara riil, rumah sakit ini melayani masyarakat,” kata Wagub Seno Aji kepada para wartawan usai sidak di RSUD AWS Samarinda.

Intinya kata Wagub, pemerintah ingin pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan baik, sepanjang waktu. Entah pagi, siang, bahkan malam hari.

Saat sidak di tiga rumah sakit yang pertama, yakni RSJD Atma Husada Samarinda, RS Mata dan RS Korpri, Wagub Seno Aji tidak mendapati jumlah pasien yang banyak. Di tiga rumah sakit ini, kondisinya cenderung sepi.

Wagub Seno Aji juga menanyakan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin, apakah tiga rumah sakit itu bisa digunakan untuk pelayanan kesehatan umum demi menghindari penumpukan pasien di RSUD AWS.

“Ternyata bisa. Artinya perlu dilakukan sosialisasi lebih intensif lagi ke masyarakat. Kita ingin ketiga rumah sakit ini juga bisa digunakan untuk masyarakat,” tegas Wagub.

Ketiga rumah sakit secara umum kondisinya bagus dengan peralatan  lengkap, meski perlu penambahan ke depan. Sayangnya, masyarakat justru lebih memilih RSUD AWS. Karena itu Wagub Seno Aji minta kepada Dinas Kesehatan dan semua rumah sakit Pemprov Kaltim untuk melakukan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat mengetahui.

Ke depan rumah-rumah sakit itu akan menjadi rumah sakit umum dengan masing-masing keunggulan. Misal, rumah sakit umum dengan keunggulan pengobatan mata dan rumah sakit umum dengan keunggulan pelayanan kesehatan jiwa.

Saat ini, rumah-rumah sakit itu siap menerima pasien untuk penanganan (tindakan) awal. Untuk tindakan lebih lanjut, masih diperlukan peningkatan peralatan dan tenaga medis, termasuk dokter dan perawat.

 

“Tidak hanya AWS rumah sakit yang ada di Samarinda, tapi ada juga rumah sakit lain yang bisa menampung. Ada banyak rumah sakit lain yang bisa dipilih. Termasuk tiga rumah sakit ini,” tandas Wagub lagi

Secara umum, Wagub Seno melihat pelayanan di empat rumah sakit yang disidak malam tadi berjalan dengan baik. Semua pasien terlayani dengan semestinya.

“Mudah-mudahan benar-benar baik sampai seterusnya, supaya tetap bagus,” harap Wagub lagi.

Sepanjang sidak, Wagub Seno Aji juga tidak mendapati temuan yang merugikan masyarakat. Antrean juga berjalan  baik, ketersediaan tempat tidur cukup dan semua terlayani dengan baik, termasuk pasien dengan penyakit-penyakit berat.

“Mudah-mudahan ini suasana yang riil, tidak dibuat-buat, hingga menjadi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Wagub.

Saat sidak di RSUD AWS Samarinda, tampak juga Plt Direktur RSUD AWS Samarinda Indah Puspitasari. (sam)

Universitas Mulawarman Latih Kader Posyandu Melakukan Deteksi Risiko dan Edukasi Pencegahan Tuberkulosis

October 20, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Tim dosen Universitas Mulawarman (Unmul) melaksanakan pelatihan coaching kader posyandu dalam melakukan deteksi risiko dan edukasi pencegahan penularan tuberkulosis (TBC). Kegiatan itu melibatkan peran aktif kader kesehatan, dosen dan mahasiswa Universitas Mulawarman serta 10 orang kader posyandu.

Pengabdian tersebut dilaksanakan di Posyandu Aster Lempake, Sabtu hingga Minggu (18-19/10/2025).   Pelatihan hari pertama kader dikenali tentang TBC, penggunaan instrumen deteksi risiko serta pemeriksaan kesehatan yang menunjang deteksi risiko TBC. Kemudian, pelatihan hari kedua yakni memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai komunikasi efektif dalam edukasi pencegahan TBC.  Kader juga diberikan kesempatan untuk mensimulasikan  cara mengedukasi didepan peserta lainnya.

Pengabdian masyarakat kepada kader posyandu itu merupakan salah satu bentuk Tri Darma perguruan tinggi yang dilaksanakan tim pengabdian masyarakat Universitas Mulawarman dengan dana hibah pengabdian masyarakat dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI.

“Pelatihan kepada kader posyandu ini merupakan bentuk peningkatan kapasitas, kemampuan dan keterampilan bagi kader agar dapat menjadi bagian dari eliminasi TBC di Indonesia khususnya di Samarinda.  Kader  perlu dilakukan pelatihan  dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam melakukan deteksi risiko serta mengedukasi pencegahan penularan TBC,” ungkap Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Khumaidi.

Kegiatan itu terselenggara atas dukungan anggota tim, yaitu Bahtiar dan Andi Ismail Lukman, sehingga pengabdian tersebut berjalan lancar dan sukses.

Kegiatan itu turut melibatkan mahasiswa Program Studi  S1 Keperawatan, Fakultas kedokteran Unmul.

“Keterlibatan mahasiswa merupakan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kolaborasi dilakukan dengan mitra Posyandu Aster Lempake Kota Samarinda,” tuturnya.

Sebagai lanjutan dari kegiatan ini, tim dan kader juga akan melakukan kegiatan deteksi dan edukasi pencegahan penularan TBC langsung ke masyarakat dengan mengundang masyarakat untuk melakukan pemeriksaan di Posyandu Aster. Kegiatan ini akan melibatkan kader yang telah dilatih secara aktif. Sebelum melakukan pemeriksaan ke masyarakat akan dilakukan serah terima alat-alat kesehatan serta media edukasi TBC.

“Penyediaan alat-alat kesehatan serta media edukasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan tuberkulosis di posyandu khusunya dalam deteksi dan edukasi TBC,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Universitas Mulawarman Berdayakan Kader Posyandu untuk Deteksi Dini dan Cegah Luka Kaki Diabetik

October 20, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Dosen dari Universitas Mulawarman (Unmul) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Lansia Bersatu Kota Samarinda, Jumat hingga Sabtu (17-18/10/2025). Kegiatan ini berfokus pada penguatan peran kader posyandu dalam deteksi dini dan pencegahan luka kaki diabetic dengan melibatkan peran aktif kader Posyandu, dosen dan mahasiswa Universitas Mulawarman,

Kegiatan diawali dengan sesi pelatihan dan pembinaan bagi para kader, yang meliputi penjelasan tentang diabetes melitus dan penggunaan instrumen deteksi dini untuk mencegah luka kaki diabetik.

Pada hari kedua, para kader diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung, termasuk cara pemeriksaan metabolik (seperti gula darah, asam urat dan kolesterol), memeriksa kaki untuk mendeteksi tanda-tanda masalah peredaran darah, menerapkan pola makan sehat, dan melakukan latihan fisik ringan yang sesuai bagi penderita diabetes. Selain itu, para kader juga melakukan simulasi edukasi kesehatan sebagai cara untuk langsung menerapkan materi yang telah dipelajari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Mulawarman dengan dukungan dana hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, pada Program Pengabdian kepada Masyarakat, pendanaan tahun 2025.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan kader posyandu agar dapat berperan dalam upaya deteksi dini diabetes di Indonesia, khususnya di Kota Samarinda. Dengan pengetahuan ini, kader dapat secara aktif mengedukasi masyarakat tentang cara medeteksi dan mencegah luka kaki diabetic sejak dini,” ujar Pratiwi Ketua Tim Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan ini berjalan lancar atas dukungan anggota tim Bahtiar dan Aryanti Situmorang, serta keterlibatan mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas kedokteran Unmul. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Tim Pengabdian berkolaborasi dengan Posyandu Lansia Bersatu Kota Samarinda untuk memastikan kegiatan ini berdampak langsung kepada masyarakat,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, tim bersama kader melakukan skrining dan edukasi pencegahan diabetes secara langsung kepada masyarakat. Warga diajak untuk mengikuti skrining di Posyandu Lansia Bersatu dengan pendampingan kader terlatih. Sebelum skrining, tim pengabdian menyerahkan bantuan peralatan kesehatan dan media edukasi diabetes kepada pihak posyandu untuk mendukung program ini.

“Penyediaan alat-alat kesehatan dan media edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan di posyandu khususnya dalam hal deteksi dini dan pencegahan luka kaki diabetik,” pungkasnya. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1074333
    Users Today : 2728
    Users Yesterday : 4022
    This Year : 10843
    Total Users : 1074333
    Total views : 10577595
    Who's Online : 55
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-03