Covid-19 Melandai, Jangan Kendor Tetap Patuhi Protokol Kesehatan 5M

August 18, 2021 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor menjelaskan saat ini kasus Covid-19 di Kaltim mulai melandai, namun kewaspadaan terhadap penyebarannya harus ditingkatkan.

“Kita berharap Covid-19 terus melandai. Namun, saya selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Jangan kendor, tetap taat serta mematuhi protokol kesehatan 5M,” pesan Isran Noor di Samarinda, minggu (15/8/2021).

Gubernur Kaltim Isran Noor

Mantan Ketua Umum Apkasi menyampaikan, kasus Covid-19 per Sabtu 14 Agustus kemarin lumayan melandai, yang terkonfirmasi positif hanya 1.168 kasus, yang meninggal juga menurun menjadi 66 pasien.

“Mudah-mudahan ini terus berlanjut. Dan lebih mengembirakan tingkat kesembuhan luar biasa mencapai rata-rata 2.000 setiap hari. Pasien di rawat juga berkurang. Mudahan menurunkan hunian BOR kita di seluruh rumah sakit dan pusat karantina di Kaltim,” tandasnya.

Terkait melandainya kasus harian Covid-19, Isran Noor berharap masyarakat tetap menjaga dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Saya minta tokoh-tokoh di lingkungan masyarakat tidak bosan-bosannya mengingatkan warganya agar terhindar dari penularan Covid-19,” harapnya.

Kebijakan yang dilakukan pemerintah, jelas Isran, tujuannya agar masyarakat segera terbebas dari Covid-19, sehingga aktivitas kehidupan, sosial dan ekonomi masyarakat akan segera pulih kembali.

“Pemerintah sangat memahami yang dirasakan masyarakat ketika aktivitasnya dibatasi. Kesadaran masyarakat, itulah yang diharapkan pemerintah demi mewujudkan cita-cita kebersamaan mengurangi dan menghentikan penyebaran Covid-19, sekaligus mempercepat memulihkan perekonomian masyarakat,” papar Isran Noor.

Jangan Kendor Untuk Sehat dan Terhindar dari Covid-19 yaitu dengan menerapkan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan Sabun, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) & 3T (Testing, Tracing, Treatment) & Vaksinasi. (*/hel)

Karyawan Telen Prima Grup Ikuti Vaksinasi Gotong Royong

August 10, 2021 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Sebanyak 466 karyawan Telen Prima Grup (TPG), sebuah kelompok perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, melakukan vaksinasi secara mandiri.

Kegiatan vaksinasi Gotong Royong ini dipusatkan di Klinik Islamic Center Samarinda secara bertahap, guna menghindari kerumunan dan penumpukan peserta vaksin. Selain itu, menjaga aktivitas kegiatan kebun secara keseuruhan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Yang kita ikutkan vaksin adalah karyawan dan pasangan (istri). Kita ingin semua karyawan di TPG tetap sehat dan tidak terpapar virus corona,” kata Abdul Fatah, Head of HR BP & GA Dept Telen Prima Grup (TPG) dan penanggung jawab vaksin TPG Samarinda.

Dijelaskan, untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama memang dilakukan secara bertahap. Pertama pada Sabtu, 7 Agustus, kemudian 12 Agustus dan 14 Agustus 2021. Dengan bergiliran seperti itu, kegiatan kebun di lapangan tetap bisa berjalan dengan baik, sehingga tidak ada kekosongan karyawan yang mengurus kebun.

Menurut Fatah didampingi Wawan selaku Senior HR BP dan Wicaksono selaku GA Officer, kegiatan vaksinasi ini diharapkan juga membantu program pemerintah dalam pencegahahan dan penyebaran virus corona di negeri ini. Melalui vaksin Gotong Royong seperti ini, karyawan tidak dibebankan biaya, sedangkan perusahaan yang menanggung seluruh beban vaksin itu sendiri.

“Kami sangat peduli dengan kesehatan karyawan, sehingga kami mendatangkan vaksin untuk internal karyawan sendiri. Kegiatan ini bekerjasama dengan Klinik Islamic Center Samarinda, sebagai lokasi pelaksanaan vaksin,” tambah Fatah, pangilan akrabnya.

Pelaksanaan vaksin yang dilakukan di Samarinda dengan pertimbangan sebagai ibukota provinsi ini merupakan lokasi yang tepat karena berada di tengah. Sebab, area TPG berada di sejumlah kabupaten, seperti di Paser, Berau, Kutim (Kutai Timur) dan Kukar (Kutai Kartanegara). Sehingga semuanya bisa menjangkaunya dengan baik dan lancar.

Terkait vaksinasi karyawan kebun yang bekerja di lapangan, Fatah menyebutkan, dalam pekan ini, pihaknya akan melakukan FGD (Focus Gruop Discution) degan GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) untuk membicarakan bersama. Diharapkan seluruh karyawan di lapngan juga bisa memperoleh vaksin yang sama.

“Kita akan memesan lagi vaksin 50 ribu dosis untuk karyawan kebun di lapangan. Nanti pelaksanaannya berkerjasama dengan GAPKI,” imbuh Fatah.

Karena lokasi kebun tersebar di kecamatan, tentunya nanti diharapkan bisa menjalin kerjasama dengan klinik atau Puskesmas setempat. Yang jelas dalam diskusi dengan GAPKI nanti ada solusi terbaik, bagaimana polanya untuk pelaksanaan vakinasi karyawan kebun yang ada di lapangan.

Salah seroang karyawan Muhammad Rustam yang ikut vaksinasi Sabtu 7 Agustus lalu mengatakan, mengaku senang dengan adanya vaksinasi yang dilaksanakan perusahan dimana dia keberja. Dia dan rekan-rekan lainnya mengaku senang sekali perusahaan memberikan vasilitas vaksinasi ini, sehingga karyawan lebih tenang dalam bekerja. Kepedulian perusahaan terhadap karyawan, terutama menyangkut kesehatan sangat baik sekali.

“Kami sangat berterima kasih kepada TPG yang menaungi kami selaku karyawan. Mudah-mudahan dengan dilaksanakan vaksin ini, karyawan juga terhindar dari virus corona. Dan kami di lapangan terus berusaha maksimal menjaga protokol kesehatan, meski sudah vaksin dan terus bekerja maksimal,” kata Rustam. (*/hm2)

Ganip Warsito Minta Dukungan Penuh Masyarakat Kaltim Dalam Protokol Kesehatan Covid-19

August 9, 2021 by  
Filed under Kesehatan

BALIKPAPAN – Propinsi Kalimanatan Tmur menjadi salah satu propinsi di luar pulau Jawa – Bali yang mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat terkait tingginya angka penyebaran virus Covid-19, bahkan Presiden Joko Widodo memerintahkan langsung kepada Kepala Satgas Penanganan Covid-19 nasional yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito untuk langsung memimpin meninjau dan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Covid-19 di propinsi Kaltim yakni di Kota Balikpapan, Rabu (4/8/2021).

Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan langsung dan virtual di Kantor Walikota Balikpapan itu, langsung dipimpin Letjen TNI Ganip Warsito diikuti Pemerintah Provinsi Kaltim beserta unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten/kota se Kalimantan Timur.

“Tujuan kami, Satgas Nasional kesini, tidak lain ingin melihat langsung penerapan PPKM. Dan disini pelaksanaan 3T berjalan cukup baik, termasuk posko-posko PPKM. Ini menjadi laporan kami Pak Gub kepada Bapak Presiden,” tegas mantan Danrem 091/ASN ini.

Menurut Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Ganip Warsito, bahwa pembenahan tidak hanya dari sisi hilir nya atau dari sisi pemerintah, namun juga dari sisi hulu nya yakni masyarakat.

“Kita terus berupaya mengendalikan covid melalui tiga cara yakni penegakan dispilin protokol kesehatan, meningkatan pencapaian vaksinasi, dan mengoptimalkan 3T (testing, tracing dan treatment), semoga upaya kita didukung penuh masyarkat,” ujarnya.

Sementara itu dalam laporannya, Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltim dan kabupaten/kota beserta seluruh jajaran Forkopimdanya sudah melaksanakan apa-apa saja yang menjadi kebijakan dan diinstruksikan pemerintah pusat.

“Dan ini sudah dilakukan,” kata Gubernur Isran Noor di acara yang dihadiri Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, Waka Polda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto, Walikota Balikpapan Rahmat Mas’ud, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Kaltim Dr HM Jauhar Efendi serta jajaran BPBD Kaltim.

Menurut orang nomor satu Benua Etam ini, kebijakan melaksanakan PPKM mikro, PPKM diperketat hingga PPKM level 4 sudah dilakukan, namun pandemi corona di Kaltim belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

“Malah sebaliknya, Kemarin dua hari mengalami penurunan tapi masih diatas seribu kasus dan meninggal juga diatas 50 orang setiap harinya, tapi kita, kami semua tidak pernah menyerah, apalagi yang namanya putus asa. Kita terus semangat bagaimana kondisi wabah ini bisa berkurang, lebih-lebih bisa dikendalikan,” ,” jelas Gubernur Kaltim Isran Noor.

Dan, penanggulangan wabah Covid di daerah lanjutnya, tidak terlepas komitmen dan dukungan pemerintah pusat kepada daerah.

“Saya dapat informasi dari Bapak Presiden, kita dapat bantuan 100 unit oxygen concentrator dan obat-obatan 300 koli khusus Covid,” sebut mantan Bupati Kutai Timur ini.

“Kami terus melakukan upaya-upaya penanggulangan Pak Jenderal. Jadi dari mengonversi ruang atau kamar rumah sakit dan fasilitas milik pemerintah menjadi pusat karantina hingga menambah tempat tidur bagi pasien Covid,” ungkapnya.

Namun, upaya itu akan tidak berarti, ujar nya, jika tidak diimbangi kesadaran penuh masyarakat mentaati dan mengikuti anjuran pemerintah. (*/hel)

 

IAI Kaltim, Bentuk Relawan Apoteker Pendamping Isoman Covid 19

August 8, 2021 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Masih tingginya angka penyebaran virus Covid-19 di Kalimantan Timur membuat berbagai pihak turun tangan membantu pemerintah dalam penanganan Covid 19 serta memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 termasuk terkait hoaks Covid-19, salah satunya adalah Pengurus Daerah (PD) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kalimantan Timur membentuk tim Relawan Apoteker Pendamping Isoman.

Ketua PD IAI Kaltim apt Drs M Nasruddin mengatakan bahwa tenaga relawan apoteker ini, nantinya diharapkan menjadi agen perubahan dalam memberikan kontribusi profesi melalui bidang pengabdian masyarakat.

“Apoteker yang menjadi tenaga relawan bergerak secara sukarela memberikan edukasi terkait Covid-19 serta terapi obat yang didapat, melalui pendampingan pemantauan terapi obat bagi masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri” kata Drs M Nasruddin, secara virtual (8/8/21).

Keberadaan apoteker juga diharapkan sebagai konselor dan fasilitator bagi pasien yang membutuhkan. “Kami sebagai apoteker, ingin hadir mengabdi dan berkarya untuk kemanusiaan,” tegas Nasruddin.

Sementara itu, Ketua Tim Relawan Apoteker Pendamping Isoman, apt Novyar Dharmindra S.Farm, didampingi Sekretaris, Taty Wahyuningsih S.Farm menyampaikan, sebelum terjun ke masyarakat, relawan apoteker Kaltim ini dibekali pengetahuan dan keterampilan mumpuni.

“Sebelum terjun ke masyarakat, para apoteker diberikan pembekalan sebagai relawan secara daring dengan menghadirkan narasumber kompeten dan berpengalaman,” sebut Novyar.

Minggu (8/8/21) tadi, sejak pukul 8 pagi, digelar pembekalan untuk relawan, diikuti seluruh apoteker di Kaltim yang tergabung dalam Tim Relawan Apoteker Pendamping Isoman. Narasumber yang dihadirkan, dr Maurits F Marpaung Sp.P, apt Faizatun Maulida S.Farm, M.Farm-Klin, dan apt Taty Wahyuningsih S.Farm.

“Usai pelatihan, para apoteker diharapkan langsung terjun ke masyarakat memberikan pendampingan,” ujar Novyar.

Nantinya tim akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat untuk mendapatkan data pasien. Selanjutnya apoteker akan memberikan pendampingan. “Pendampingan relawan kepada pasien, juga dilakukan secara daring melalui whatsapp,” pungkasnya. (*/hel)

Asrama Atlet Bakal Jadi Tempat Isolasi Terpusat Covid 19

August 8, 2021 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Pemprov Kaltim bakal mengalihfungsikan 2 Unit Asrama Atlet di Kompleks Stadion Madya Sempaja Samarinsa sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) bagi warga yang terkonfirmasi positif COVID-19.

“Perlu langkah cepat untuk menyiapkannya,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekprov Kaltim Moh Jauhar Efendi saat meninjau Asrama Atlet, di Kompleks Stadion Madya Sempaja Samarinda, Sabtu (7/8/2021).

Dikatakan Jauhar, usai menerima instruksi Gubernur Kaltim Isran Noor, ia segera mengontak Dispora Kaltim untuk meminta data dan laporan kondisi terkini Asrama Atlet.

Selanjutnya habis sholat maghrib, Jauhar mengunjungi asrama untuk cek langsung di lapangan bersama Kepala Dispora Kaltim Agus Tianur.

Dua unit Asrama Atlet tersebut berada di lantai 2, 3,dan 4. Untuk naik ke lantai atas tersebut, masing-masing tersedia 2 tangga. Tidak ada fasilitas lift, karena memang didesain untuk orang sehat. Bahkan, sangat sehat, yaitu untuk para atlet/olahragawan.

Jika waktunya memungkinkan, memang beberapa ruangan atau area perlu pengecatan agar terlihat bersih dan tidak kusam. Beberapa AC perlu perbaikan dan ada juga yang hanya perlu perawatan kebersihan. Sprei, bantal dan sarung bantal juga perlu disiapkan.

Beberapa lampu ada yang tidak menyala, sehingga perlu penggantian. Demikian juga gorden perlu diganti. Pengadaan ember dan gayung untuk mandi. Karena desainnya hanya shower. Tentu saja hanya fasilitas air dingin. Tidak tersedia air panas/hangat.

“Pintu juga ada yang rusak. Keramik ada yang terangkat. Jumlahnya hampir seribu buah. Begitu pula ada panel pintu yang rusakddll, ” papar Jauhar. (*/AM)

« Previous PageNext Page »

  • vb