Arsip Prasasti Yupa Resmi Tercatat Sebagai Memori Kolektif Bangsa

December 19, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Pakar MKB Imam Gunarto mengumumkan Arsip Konservasi Prasasti Yupa Muara Kaman dari Kutai Kartanegara sebagai salah satu peraih nominasi Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2025 Tahap II dan memperoleh pengakuan nasional sebagai bagian penting warisan sejarah bangsa.

“Sejarah dan budaya menjadi salah satu kekuatan kami. Makna prarasti Yupa meruapakan hal penting bagi kami sebagai warisan untuk diketahui untuk anak-anak kami. Terimaksih kepada ANRI yang telah mendukung kami dan melakukan pendampingan pada kami,” kata Bupati Kutai Kartanegara  Aulia Rahman Basri saat menghadiri Festival Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (19/12/2025).

Aulia mengucakan terima kasih atas ditetapkannya Prasasti Yupa sebagai salah satu MKB, dan ia dan masyarakat Kukar dan Kaltim umumnya bangga akan hal ini. Dikatakannya, Kukar merupakan daerah yang kaya “heritages” atau warisan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Arsip Prasasti Yupa yang dikenal sebagai bukti peradaban tertua di Nusantara telah melalui verifikasi dan proses registrasi MKB 2025. Tahap ini menjadi penentu sebelum penetapan resmi nominator oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara teleah memperkuat dukungan publik melalui berbagai kegiatan budaya, termasuk penyelenggaraan Festival Memory of Yupa 2025.

Hingga November 2025, ANRI mencatat bahwa Arsip Prasasti Yupa merupakan salah satu kandidat yang paling aktif dan progresif dalam proses nominasi. Sebelumnya, pada Mei 2025, ANRI telah menetapkan 11 arsip sebagai MKB Tahap I, sementara daftar resmi Tahap II diumumkan melalui kanal resmi ANRI dan Linktree MKB salah satunya yakni Arsip Prasasti Yupa.

“Kami mendukung sepenuhnya agar Prasasti Yupa dapat diakui sebagai Memori Kolektif Bangsa dan juga sebagai Memory of the World oleh UNESCO. InsyaAllah, mari kita semua berdoa untuk itu,” tegas Ketua Dewan Pakar Memory of the World Indonesia – UNESCO, Dr. Mukhlis Paeni saat Festival Memory of Yupa.

Melalui keikutsertaan dalam Festival MKB 2025, Pemkab Kukar menegaskan komitmennya dalam menjaga, melestarikan, dan mempromosikan warisan sejarah Kutai sebagai pusat peradaban awal di Nusantara. Pemerintah daerah berharap proses verifikasi tahap kedua berjalan lancar dan menghasilkan pengakuan nasional bagi Arsip Prasasti Yupa. (kk04)

Aktivis Perempuan Soroti Tingginya Kasus Kekerasan

December 18, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Marliana Wahyuningrum

SAMARINDA – Data kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Timur kembali menuai sorotan. Hingga 31 Oktober 2025, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim mencatat 1.110 kasus kekerasan, dengan mayoritas korban adalah perempuan dewasa dan anak-anak.

Ketua Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur sekaligus aktivis perempuan, Marliana Wahyuningrum menilai data tersebut seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah, khususnya DP3A, untuk bertindak lebih nyata dan terukur.

“Angka 1.110 kasus ini bukan sekadar statistik. Ini adalah potret luka, trauma, dan kegagalan sistem perlindungan. Jangan sampai data hanya berhenti sebagai bahan laporan seremoni,” tegas Marliana, Selasa (26/12/2025).

Banyak kasus kekerasan justru terjadi di dalam ruang keluarga. Menurut Marliana, fakta ini sangat ironis, terutama saat Hari Ibu yang identik dengan pengagungan nilai keibuan dan rumah sebagai ruang aman.

“Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman, justru menjadi ruang ketakutan bagi perempuan dan anak. Ini tamparan keras bagi kita semua,” ujarnya.

Marliana menilai komitmen DP3A yang mencakup integrasi gender, perlindungan, ekonomi perempuan, dan kepemimpinan sudah terdengar ideal di atas kertas. Namun, publik berhak mempertanyakan implementasinya di lapangan.

“Pertanyaannya sederhana: di mana aksi nyatanya? Ketika angka kekerasan tetap tinggi, masyarakat sulit melihat bahwa komitmen itu benar-benar bekerja di tingkat akar rumput,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan ekonomi perempuan seharusnya terlihat dari akses nyata terhadap pekerjaan layak dan perlindungan sosial. Sementara perlindungan perempuan tidak boleh berhenti pada penanganan kasus semata, tetapi harus mencakup pencegahan, pendampingan jangka panjang, serta keberpihakan penuh kepada korban.

“DP3A jangan hanya menjadi lembaga pencatat kasus. Harus berani tampil sebagai motor perubahan yang aksinya terlihat dan dampaknya bisa diukur,” tegasnya.

Menurut Marliana, penghormatan terhadap perempuan tidak cukup diwujudkan melalui perayaan dan pidato pada momen Hari Ibu. Penghormatan sejati adalah memastikan perempuan dan anak-anak benar-benar aman, terutama di ruang paling dekat dengan mereka.

“Bagi korban kekerasan, yang dibutuhkan bukan janji, tetapi perlindungan yang benar-benar bekerja,” pungkasnya. (esf)

Program Magister Administrasi Rumah Sakit Unud Siapkan Pemimpin Kesehatan Masa Depan

December 12, 2025 by  
Filed under Kesehatan

DENPASAR — Universitas Udayana resmi meluncurkan Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS), sebuah program pascasarjana yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri kesehatan akan pemimpin rumah sakit yang adaptif dan berdaya saing global. Kehadiran program ini menjadi respons terhadap meningkatnya kompleksitas tata kelola rumah sakit, terutama di tengah transformasi digital dan tuntutan layanan kesehatan yang semakin tinggi.

Program MARS dirancang untuk mengintegrasikan ilmu administrasi, kebijakan kesehatan, serta teknologi digital dalam pengelolaan fasilitas kesehatan. Dengan kurikulum berbasis standar nasional dan internasional, program ini menaruh perhatian pada isu-isu mendesak seperti manajemen krisis kesehatan, keberlanjutan finansial rumah sakit, hingga penguatan etika kepemimpinan.

Dalam keterangannya, pihak universitas menyampaikan bahwa program ini memiliki visi menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam tata kelola administrasi rumah sakit dan kesehatan wisata yang unggul, bertanggung jawab, dan berkelanjutan di Indonesia. Upaya ini diperkuat melalui penyelenggaraan pendidikan berbasis outcome, penelitian lintas disiplin, serta pembangunan jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah maupun non-pemerintah di tingkat lokal, nasional, dan internasional.

Program ini berada di bawah arahan Direktur Pascasarjana Prof. I Nyoman Suprapta Winaya, S.T., M.A.Sc., Ph.D., bersama Koordinator Program Studi Dr. Luh Seri Ani, SKM., M.Kes., serta Ketua Task Force Prof. Dr. dr. Cokorda Bagus Jaya Lesmana, S.Ked., Sp.KJ (K), MARS. Kehadiran tim pengajar multidisiplin dari berbagai bidang kesehatan, manajemen, industri rumah sakit, teknik, ekonomi, hingga farmasi memperkuat kualitas akademik program ini. Beberapa di antaranya adalah Prof. Dr. Ir. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng.; Dr. dr. I Ketut Suarjana, S.Ked., MPH; Dr. dr. I Wayan Gede Artawan Eka Putra, M.Epid.; DR. dr. Ni Made Sri Noviyanti, MPH; DR. dr. I B Fajar Manuaba, SpOG; serta sejumlah akademisi dan pakar lainnya.

Program MARS akan mulai berjalan pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan kuota perdana sebanyak 30 mahasiswa. Pendaftaran dibuka hingga 6 Januari 2026 melalui situs resmi Universitas Udayana. Kurikulum mencakup 54 SKS yang terdiri atas mata kuliah inti seperti Manajemen Strategis Rumah Sakit, Analisis Kebijakan Kesehatan, serta Praktikum Lapangan di sejumlah rumah sakit mitra. Lulusan program ini diproyeksikan untuk dapat mengisi posisi strategis seperti direktur rumah sakit, manajer operasional, konsultan kebijakan kesehatan, hingga peran di BPJS, Kementerian Kesehatan, maupun sebagai akademisi.

Peluncuran MARS turut menandai penguatan kolaborasi Universitas Udayana dengan berbagai institusi layanan kesehatan, termasuk RSPTN Unud, RSUD Wangaya, RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, RSUD Bali Mandara, Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kolaborasi ini memastikan bahwa kurikulum dan pelaksanaan pendidikan tetap relevan dengan dinamika lapangan.

Dengan kehadiran Program Magister Administrasi Rumah Sakit ini, Universitas Udayana menegaskan komitmennya dalam mencetak pemimpin kesehatan masa depan yang siap menjawab tantangan industri dan kebutuhan masyarakat. (*)

Astra Salurkan Bantuan Penanganan Bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat

December 12, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

JAKARTA: Astra melalui Nurani Astra terus menyalurkan dukungan kemanusiaan untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor untuk wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Berbagai bantuan dari perusahaan-perusahaan Grup Astra disalurkan melalui Nurani Astra, yang sejak lama telah menjalankan aksi kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk pada situasi darurat seperti bencana yang terjadi saat ini.

Sebagai bentuk respons cepat, Nurani Astra mendirikan 12 posko bencana yang terdiri dari 3 posko di Aceh, 8 posko di Sumatra Utara, dan 1 posko di Sumatra Barat. Selain berfungsi sebagai pusat distribusi bantuan, posko tersebut juga menyediakan akses komunikasi internet darurat sebagai bagi masyarakat dan untuk memperlancar koordinasi di lapangan. Beberapa posko juga menampung penyintas dari sejumlah desa terdampak.

Hingga saat ini, lebih dari 16 ribu paket sembako dan perlengkapan darurat telah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga provinsi tersebut. Hampir 100 orang karyawan Grup Astra terjun langsung sebagai relawan untuk membantu proses evakuasi, pendataan, dan penyaluran bantuan di berbagai titik.

“Astra melalui Nurani Astra berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam mendukung penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat upaya pemulihan bagi masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

Sejumlah perusahaan Grup Astra juga turut melakukan aksi tanggap darurat sesuai kebutuhan di lapangan. United Tractors mengerahkan 32 unit alat berat dan transportasi taktis, termasuk helikopter, untuk membantu pembukaan akses jalan, pembersihan material longsor, dan evakuasi. Astra Honda Motor, melalui jaringan resminya, menyediakan layanan servis gratis bagi sepeda motor warga yang terdampak bencana serta mendistribusikan bantuan darurat untuk membantu meringankan beban masyarakat. Toyota Astra Motor memberikan bantuan melalui pemberian paket kebutuhan dasar dan bantuan servis kendaraan.

Di samping itu, Astra juga telah berkolaborasi dengan beberapa instansi baik lembaga kemanusiaan maupun pemerintahan. Berbagai bantuan tersebut mencapai ratusan ribu barang kebutuhan pokok mencakup pakaian, perlengkapan bayi, bahan pangan seperti beras dan makanan instan, air minum, hingga tandon air dan truk tangki. Harapannya, agar lebih banyak masyarakat yang dapat dijangkau dalam waktu yang cepat.

Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Astra untuk hadir di tengah masyarakat melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan. Astra akan terus memantau perkembangan situasi dan bersinergi dengan Pemerintah dan lembaga kemanusiaan agar bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Pada periode yang sama, Astra juga menjalankan program kemanusiaan berupa pemberian 35 unit ambulans yang didistribusikan ke 10 provinsi di Indonesia di mana 9 unit di antaranya didistribusikan ke wilayah Sumatra.

Semangat Astra dalam menyalurkan dukungan kemanusiaan ini, sejalan dengan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa serta komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. (*)

 

Di Balik Sorotan Energi Nasional, Pertamina Hulu Indonesia & Elnusa Lakukan Aksi Mulia Ini

December 9, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bersama PT Elnusa Tbk kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dengan menggelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Masjid Baitul Hikmah, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Agenda serupa juga dilaksanakan serentak di berbagai wilayah operasional melalui anak perusahaan dan afiliasi PHI, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field, dan PEP Bunyu Field.

Pada kegiatan rutin akhir tahun ini, lebih dari 1.000 anak yatim dan dhuafa menerima santunan yang disalurkan di sejumlah kota, mulai dari Jakarta, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Tarakan, hingga Bunyu.

Di Jakarta, santunan diberikan kepada anak-anak dari berbagai lembaga sosial seperti Panti Asuhan Wisma Karya Bakti, Panti Asuhan Dzurrotul Qur’an, dan Yayasan Baitul Qur’an At-Tibyan. Sementara di wilayah Kalimantan, penyaluran dilakukan bekerja sama dengan berbagai yayasan lokal.
Acara di Masjid Baitul Hikmah dihadiri VP Production & Operations PHI Achmad Jamaludin yang mewakili Direktur Utama PHI, Direktur Keuangan PT Elnusa Tbk Nelwin Adriansyah, pengurus masjid, tokoh agama Ustadz Hasan Zuhri, Lc, serta ratusan anak yatim dari kawasan Jabodetabek. Di daerah, kegiatan serupa diikuti oleh GM Zona 10 Yoseph Agung Prihartono.

Achmad Jamaludin menegaskan,  kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya doa dalam setiap ikhtiar perusahaan, khususnya dalam menjalankan operasi hulu migas yang menuntut keselamatan, kesiapan, dan ketekunan.

“Keberhasilan operasi hulu migas bukan hanya bergantung pada keahlian teknis, tetapi juga pada perlindungan dan ridho Allah Swt. Kebersamaan dengan adik-adik yatim hari ini mempertegas tanggung jawab kami untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan doa bagi masyarakat yang tengah tertimpa bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Semoga saudara-saudara kita diberikan kekuatan dan pemulihan yang cepat dari musibah yang mereka alami,” tambah Achmad.

Meski digelar sederhana, kegiatan berlangsung khusyuk dan tertib. Suasana haru dan kebersamaan terasa kuat sepanjang rangkaian acara, mencerminkan nilai-nilai kepedulian yang terus dijaga perusahaan.

PHI, sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, mengelola operasi migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, 9, dan 10. Seluruh operasional dijalankan berdasarkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan migas kelas dunia.

Melalui anak perusahaan dan afiliasinya bersama SKK Migas, PHI konsisten menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, dan tanggap bencana, sebagai dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1420160
    Users Today : 6338
    Users Yesterday : 4812
    This Year : 356670
    Total Users : 1420160
    Total views : 12619333
    Who's Online : 80
    Your IP Address : 216.73.216.136
    Server Time : 2026-03-03