Tahun 2022, Angka Perkawinan di Kaltim Capai 780

May 5, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

TENGGARONG – Angka perkawinan usia anak di Kalimantan Timur pada tahun 2022 mencapau 780 dengan rincian anak perempuan sebanyak 633 dan anak laki-laki sebanyak 147. Angka ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1089 anak.

“Data perkawinan anak di Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan angka yang fluktuatif, yakni tahun 2018 sebanyak 953 anak, tahun 2019 sebanyak 845 anak dan tahun 2020 meningkat kembali sebanyak 1159 anak,” kata Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kalimantan Timur, Noryani Sorayalita pada kegiatan Sosialisasi Peran Pengasuhan Positf dalam Upaya Pencegahan Perkawinan Usia Anak, berlangsung di Hotel Grand Elty Singasana Tenggarong, Kamis (4/5/2023).

Ia menambahkan, dengan adanya penurunan angka perkawinan usia anak yang terus diupayakan bisa sejalan dengan mandat yang diamanahkan Presiden dalam RPJMN 2020-2024 dan Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak (Stranas PPA). Dalam Stranas PPA, pemerintah secara spesifik menargetkan penurunan angka perkawinan usia anak dari 11,21 persen (2018) menjadi 8,74 persen pada akhir tahun 2024 dan 6,9 persen tahun 2030.

Selain itu, pemerintah juga telah mengubah batas usia minimal untuk perkawinan dari 16 tahun menjadi 19 tahun melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

“Kemudian melalui Instruksi Gubernur Nomor: 463/5665/III/DKP3A Tahun 2019 Tentang Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Usia Anak,” imbuhnya.

Dalam Sustainable Development Goals (SDGs), pencegahan perkawinan anak masuk ke dalam tujuan kelima mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan.

Menurut Soraya, perkawinan anak di Indonesia tidak terlepas dari adanya nilai-nilai yang tertanam di masyarakat Indonesia sejak lama yang mendukung atau menormalisasi perkawinan anak. Seperti perspektif agama yang berpandangan menikah adalah cara untuk mencegah terjadinya perbuatan zina.  Perspektif keluarga yang berpandangan perkawinan anak sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan secara turun temurun sehingga tidak menjadi masalah. Jika hal serupa tetap dilakukan dan perspektif komunitas yang beranggapan bahwa perempuan tidak perlu menempuh pendidikan tinggi.

“Pandangan-pandangan ini menjadikan perkawinan anak direstui dan difasilitasi oleh orangtua, keluarga dan masyarakat,” terang Soraya.

Tingginya angka perkawinan anak adalah salah satu ancaman bagi terpenuhinya hak-hak dasar anak, dan berdampak secara fisik serta psikis bagi anak-anak. Bahkan dapat memperparah tingginya angka kemiskinan, stunting, putus sekolah dan penyakit berbahaya.

“Salah satu kunci penting dengan pengasuhan yang positif bagi anak oleh orang tua dan lingkungan masyarakat, sehingga dapat menentukan baik buruknya karakter seorang anak kelak,” harapnya.

Hadir menjadi narasumber pada kegiatan ini Asisten Deputi PHA Atas Pengasuhan dan Lingkungan Kemen PPPA Rohika Kurniadi Sari, Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) Wilayah Kaltim Wahyu Nhira Utami, dan Pokja Penurunan AKI dan Stunting Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (PAKIAS POGI) dr. Putri Sekar Wiyati. (del)

APTISI XI B Kaltim Gelar Halalbihalal

May 4, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) XI B Kaltim, melaksanakan Halal Bihalal seluruh pengurus APTISI XI B Kaltim dan Pimpinan Perguruan Tinggi dengan tema “Spirit Silaturahmi untuk meningkatkan sinergi PTS di Kaltim” di Gedung pertemuan STMIK Widya Cipta Dharma, Rabu (3/5/2023).

Ketua APTISI XI B KAltim Bapak Lukman, ST, MT menyampaikan, halalbihalal ini diharapkan membuat sinergi PTS Kaltim berjalan dengan baik. Tuntutan dunia pendidikan ke depan saat ini juga memprioritas kualitas pendidikan seperti  kualitas SDM. Lulusan dan sarana prasarana harus mendapatkan perhatian khusus, agar dapat bersaing di erah globalisasi dan teknologi yang perkembangannya sangat cepat.

“APTISI XI B Kaltim sebagai sebuah organisasi yang didalam tergabung seluruh perguruan tinggi swasta di kaltim ini ikut berperan dalam mewujudkan kualitas pendidikan di Kaltim,” katanya.

Halal bihalal diisi dengan tausiah oleh Prof. Dr. Ir. Hery Harjono yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Widya Cipta Dharma. Turut hadir dewan penasihat APTISI Prof. Dr. H. Eddy Soegiarto, K.SE.,MM dan Dr. Marjoni Rachman, M.Si dan Dr. Amran. (*)

Halal BiHalal Bangun Kebersamaan dan Peningkatan Kinerja Kejaksaan yang Humanis

May 3, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

JAKARTA –  Kejaksaan Agung RI menggelar kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1444 Hijriah di Gedung Utama Kejaksaan Agung Jakarta, mengangkat tema Semangat Silaturahmi Membangun Kebersamaan dan Peningkatan Kinerja Kejaksaan yang Humanis, Rabu (3/5/2023).

Wakil Jaksa Agung Dr. Sunarta membacakan sambutan Jaksa Agung yang dihadiri oleh Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Para Staf Ahli Jaksa Agung, Para Pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini beserta jajaran, serta ulama Miftah Maulana Habiburrahman, S.Pd (Gus Miftah).

Dalam sambutannya, Wakil Jaksa Agung mengucapkan puji syukur kepada ke hadirat Allah Subhanahu Watta’ala, atas rahmat dan hidayah-Nya, dapat berkumpul dan bersilaturahmi dalam kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1444 Hijriah.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada segenap penyelenggara dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh tamu undangan,” ujar Sunarta melalui siaran pers Ketut Sumedana Kepala Pusat Penerangan Kejagung.

Ia menyampaikan bahwa melakukan kesalahan adalah kodrat manusia, meminta maaf adalah kewajiban kita, dan menuju fitrah adalah tujuan bersama. Oleh karenanya, atas nama pribadi dan selaku pimpinan Kejaksaan, Wakil Jaksa Agung Sunarta mewakili Jaksa Agung mengucapkan Minal Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh hadirin dan tamu undangan.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak kita semua mari melapangkan dada, membuka hati dengan penuh keikhlasan atas ridha Allah, untuk saling memberi maaf dari lubuk hati yang paling dalam atas kesalahan yang terjadi di antara kita, karena dengan saling memaafkan akan memperkuat tali persaudaraan diantara kita,” ujarnya.

Sunarta berharap bulan Ramadhan yang baru saja dilalui, kita dapat mengambil hikmah dan manfaatnya, serta bukan hanya sebagai sarana merefleksikan diri dari sisi keimanan saja, melainkan juga sebagai sarana merefleksikan dan mengevaluasi pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang kita, apakah kita telah amanah dan paripurna dalam menjalankannya.

Dikatakan, ibadah puasa yang baru saja dilaksanakan kemarin, sejatinya tidak hanya melatih untuk menahan lapar dan haus, melainkan juga melatih menahan diri dari segala perbuatan tercela. Maka dari itu, ibadah puasa juga sekaligus melatih diri untuk dapat menahan diri, bersikap hati-hati dalam bertindak, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil suatu tindakan, atau kebijakan dalam pelaksanaan kinerja kita.

Mengenai kegiatan halal bihalal ini, Wakil Jaksa Agung mengatakan dalam rangkaian kegiatannya akan dilaksanakan pemberian santunan anak yatim piatu dan pembacaan ayat suci Al-Quran. Semoga pemberian santunan dan pembacaan ayat suci Al-Quran, semakin menambah keberkahan kegiatan ini serta memberikan manfaat dan mendatangkan kebahagiaan kepada para anak-anak kita penerima santunan.

“Kegiatan halal bihalal ini terasa semakin spesial karena kita juga kedatangan sosok eksentrik dan ulama kondang, Gus Miftah. Semoga Gus Miftah dapat memberikan tausiah dan pandangannya yang sarat akan pesan-pesan agama dalam hal kebenaran, kesabaran, dan keselamatan yang akan semakin membangun semangat insan Adhyaksa dalam peningkatan kinerja Kejaksaan yang Humanis,” ucap Sunarta.

Wakil Jaksa Agung berharap semoga semangat hari kemenangan yang baru saja kita lewati dapat menjadi energi baru untuk semakin memperteguh kebersamaan dan meningkatkan kinerja Kejaksaan.(*)

 

Berjuang Melawan Penyakit Gagal Ginjal, Syamsiyah Telah Berpulang

April 30, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

PASER – Sejak 5 bulan lalu berjuang melawan penyakit gagal ginjal, hingga harus menjalani cuci darah rutin dua kali per pekan di RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot, sungguh perjuangan yang teramat berat bagi keluarga Rochmad yang hidup serba kekurangan, dengan mengandalkan penghasilan buruh serabutan, berusaha mencari pengobatan bagi Samsiyah istrinya.

Kondisi serba kekurangan keluarga Rochmad terdengar hingga ke telinga relawan RENTAN DPP Paser, Dipasana Bhakti, serta Yayasan Paser Mandiri yang bersinergi memantau dan mendampingi kondisi Samsiyah (istri Rochmad) yang harus menjalani cuci darah dan menjalani perawatan di RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot.

“Kami berusaha sekuat tenaga mencarikan donasi untuk biaya hidup pak Rochmad saat mendampingi istrinya saat dirawat. Termasuk mendapatkan tempat istirahat di rumah singgah di Tanah Grogot,” jelas Jamrun pegiat sosial di Kecamatan Long Ikis.

Gabungan Relawan di Kecamatan Long Ikis antara lain DPC RENTAN Kabupaten Paser, DPC Forsadap Kabupaten Paser, Dipasana Bhakti, Yayasan Paser Mandiri kabupaten Paser, dan PAC Pasak Bakudapat bahu membahu membantu keluarga Rochmad.

Namun manusia hanya sebatas upaya dan berusaha, terdengar kabar t sekitar pukul 14.17 wita Sabtu, 29 April 2023, Samsiyah yang selama ini diperjuangkan telah menghembuskan nafas terakhir.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un, telah berpulang ke rahmatullah ibu Samsiyah pukul 14.17 wita di Rs.Panglima Sebaya,” demikian tulis Jamrun di pesan WhatsApp yang diterima media ini pukul 15.15 wita.

Mewakili seluruh relawan se Kabupaten Paser, Jamrun mengucapkan ribuan terima kasih karena sudah membantu dalam menjalankam misi sosial dan kemanusiaan, tanpa media dia tidak tahu harus bagaimana dan berbuat apa, berkat media dia sangat terbantu demi membuka hati seluruh masyarakat bahkan pemerintah untuk membuka hati mereka untuk saling peduli terhadap sesana.

“Mewakili keluarga bpk Rochmad mohon maaf jika selama ini kami dan keluarga bpk Rochmad terdapat kesalahan,” tulis Jamrun.

Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masyitah saat menbezuk Mendiang Syamsiah Kamis, 6 April 2023 lalu

Samsiyah yang sempat mendapatkan penanganan intensif di ICU RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot selama 5 hari sejak Selasa, 25 April 2023, dalam kondisi koma. Terakhir mendapat informasi dari dokter yang menangani mesin bantu nafas mau dilepas, kalau belum mampu sendiri akan dipasang selang di leher. Namun upaya itu pupus, karena Allah telah memanggilnya.

“Saya memohon kepada Allah semoga segala dosa-dosa istri saya bisa diampuni. Pulang dalam keadaan Husnul khotimah,” harap Rochmad.

Jenazah Samsiyah dijemput unit ambulan relawan Dipasana Siaga 02 dari rumah sakit umum daerah (RSUD) Panglima Sebaya Tanah Grogot dibawa ke Desa Bukit Seloka Kecamatan Long Ikis. Tiba di Desa Sekola menjelang Maghrib.

“Insyaallah almarhumah ibu Samsiyah dimakamkan malam ini setelah shatat isya di pemakaman desa Bukit seloka, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan masyarakat desa Seloka yang telah membantu proses fardhu kifayah Bu Samsiyah,” jelas Jamrun.

Prosesi pemakaman Almarhumah Samsiyah (52) yang saat sedang menjalani perawatan sempat dijenguk Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf, pada Kamis pagi, 6 April 2023 lalu di rumah singgah Yayasan Paser Peduli di Tanah Grogot berjalan lancar, diiringi Kepala Desa Seloka Sunarto bersama warga desa hingga selesai pemakaman.(mun)

Kaltim Tuan Rumah MTQ Nasional 2024

April 29, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Provinsi Kalimantan Timur ditunjuk menjadi tuan Rumah penyelenggara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional  XXX Tahun 2024. Penunjukan  Kaltim itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK)   Menteri Agama Republik Indonesia  Nomor 321 Tahun 2024 Tentang Penetapan Provinsi Kaltim Sebagai Tempat Penyelenggara MTQ Tingkat Nasional XXX Tahun 2024.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Republik Indonesia Ahmad Zayadi menyerahkan SK Menteri Agama tersebut dan diterima Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dan disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Kaltim HM Syirajudin, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim serta Sekretaris LPTQ Kaltim di Ruang Rapat Sekda Provinsi Kaltim, Jumat (28/4/2023).

Sri Wahyuni menegaskan, dengan bukti fisik berupa SK  Penetapan Provinsi Kaltim sebagai tempat penyelenggara MTQ Tingkat Nasional XXX Tahun 2024, tentu akan lebih mudah melakukan konsolidasi secara internal,  baik pemkab dan pemkot maupun dengan dinas dan lembaga vertikal lainnya.

“Kita akan  tindaklanjuti lagi dengan membentuk  panitia daerah. Nanti akan dilakukan konsolidasi untuk list kebutuhan yang penyediaan sarana prasarana yang akan dilakukan melalui APBD  Provinsi Kaltim dan mana yang akan  dilakukan oleh Kemenag,” jelas Sri Wahyuni.

Terkait kegiatan penyelenggaraan MTQ, lanjut Sri Wahyuni   akan disandingkan dengan kehadiran  Ibu Kota Nusantara (IKN). Nantinya akan dirancang  dan diusulkan opening bisa dilakukan di dua tempat antara IKN dengan Balikpapan.

“Hanya saja karena IKN ini kewenangannya sudah di luar kewenangan Pemprov Kaltim,  makanya  akan dirancang acara opening  nanti terkoneksi secara online itu di Balikpapan Kemudian yang IKN nanti wilayahnya IKN atau dari Kementerian Agama,” kata Sri Wahyuni.

Dalam penyelengggaraan MTQ,  nanti akan   mencoba ada  kegiatan pengembangan,  misalnya Balikpapan dan Samarinda menjadi tuan rumah bersama untuk MTQ. Selain kegiatan utama dari MTQ, akan ada pula kegiatan lain yang bisa melibatkan partisipasi masyarakat.

Sri Wahyuni mencontohkan seperti ada pameran UMKM halal,  edukasi,  seminar tentang halal food. Selain itu juga bisa kegiatan  fashion show dan dan lainnya.

“Kita bisa gandeng banyak pihak untuk menyukseskan event nasional tersebut,” ujarnya.

Terkait dengan kapan pelaksanaannya,  kata Sri Wahyuni, masih menunggu ketetapan dari panitia pusat. Diperkirakan sekitar Agustus, berdekatan dengan pelaksanaan upacara HUT RI pada 17  Agustus 2024.

“Kita tetap mempersiapkan  dari sekarang, salah satunya akan segera membentuk panitia daerah,” tegas Sri Wahyuni. (Sam/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb