PWNU Kaltim Ziarah ke Makam Muassis NU di Samarinda

October 20, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

KETUA PWNU Kaltim, HM Fauzi Achmad Bahtar (paling tengah) didampingi Kepala Kemenag Kaltim KH Abdul Kholig (10 dari kanan) foto bersama jajaran pengurus dan lembaga serta badan otonom PWNU, PCNU dan MPC NU usai ziarah di makam KH Fachruddin Wahab di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim, Minggu (19/10/2025)

SAMARINDA – Menjelang peringatan puncak Hari Santri Nasional ke-10 pada 22 Oktober 2025, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalimantan Timur memulakan kegiatan dengan ziarah ke makam para ulama pendiri (Muassis) NU di Kota Samarinda, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan yang rutin digelar dan menjadi tradisi dan memasuki tahun ke-10 dalam rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 itu melibatkan unsur pimpinan tertinggi (Rais Syuriah) dan pelaksana harian (Tanfidziyah) NU Kaltim, lembaga-lembaga dan badan otonom NU Kaltim. Turut dilibatkan Pengurus Cabang dan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di Kota Samarinda beserta keluarga almarhum para pendiri NU.

Ketua PWNU Kaltim, HM Fauzi Achmad Bahtar kepada media ini menjelaskan bahwa, ziarah ke makam muassis NU di Kota Samarinda itu merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun bersama jajaran NU Kaltim dan keluarga almarhum muassis, dan tahun ini, ziarah ke makam muassis turut dihadiri Kepala Kanwil Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltim, KH Abdul Kholiq beserta jajaran.

“Ziarah itu tradisinya NU. Jadi, yang hadir dalam ziarah ke makam para muassis cukup para sesepuh dan puluhan kader NU saja. Yang terpenting, hikmat dari ziarah untuk penghormatan atas jasa-jasa para muassis terhadap NU, dan mendoakan agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sekaligus pengingat bagi yang masih hidup, bahwa kematian itu sesuatu yang pasti. Sehingga, bisa mendorong untuk beramal saleh dan memperkuat iman,” kata HM Fauzi didampingi Wakil Ketua NU Kaltim, Sularno.

Prosesi yang dilakukan dalam ziarah, yakni membaca surat yasin, tahlil, dan berdoa, dengan menyasar 6 titik pemakaman yang dimulakan tepat pukul 07.00 WITA itu bermula dari makam KH Abdullah Marisie dan KH Ja’far Sabran dan beberapa makam pendiri NU di Komplek Pemakaman Masjid Raya Darussalam.

Kemudian menuju makam mantan Ketua Tanfidziyah NU Kaltim di Pemakaman Muslimin Jalan KH. Abul Hasan, yakni makam KH Sabraniti (Ayah Rektor Universitas Mulawarman H Abdunnur) dan KH Kasyful Anwar Gani.

Selanjutnya, rombongan menuju makam Rais Syuriah NU Kaltim dan Imam Masjid Islamic Center pertama, KH Fachruddin Wahab di Komplek Pemakaman Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim, kemudian rombongan bertolak menuju Pemakaman Air Putih untuk ziarah untuk ziarah ke makam KH Mujtaba Ismail, kemudian berlanjut ke makam KH. Saad Ijan Saleh di Komplek Pemakaman Pondok Pesantren As Sa’diyah, Jalan Pangeran Suryanata, Air Putih Samarinda dan akhir dari kegiatan rangkaian ziarah di makam HM Rusli berlokasi di Pemakaman Nurul Salam Memorial Park Tanah Merah, Samarinda.

Fauzi menambahkan, ziarah ke makam para muassis NU di Samarinda yang dirangkai dengan Hari Santri Nasional merupakan kegiatan ke-10 tahun, sedangkan ziarah yang ke-100 tahun akan dirangkai dengan Hari Lahir 1 Abad NU.

“Kalau dihitung berdasar Hari Santri, ziarah tahun ini yang ke-10 tahun. Sedangkan kegiatan ziarah yang ke-100 dirangkai Hari Lahir 1 Abad NU. Yang pasti, tradisi ini sudah menjadi rutinitas pengurus untuk NU

“Sebagai tambahan, pada peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025, PWNU Kaltim akan terlibat sebagai peserta Apel Hari Santri yang dilaksanakan Kanwil Kemenag Kaltim bersama Pondok Pesantren Nabil Husen Samarinda. (ica)

Universitas Mulawarman Berdayakan Kader Posyandu untuk Deteksi Dini dan Cegah Luka Kaki Diabetik

October 20, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Dosen dari Universitas Mulawarman (Unmul) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Lansia Bersatu Kota Samarinda, Jumat hingga Sabtu (17-18/10/2025). Kegiatan ini berfokus pada penguatan peran kader posyandu dalam deteksi dini dan pencegahan luka kaki diabetic dengan melibatkan peran aktif kader Posyandu, dosen dan mahasiswa Universitas Mulawarman,

Kegiatan diawali dengan sesi pelatihan dan pembinaan bagi para kader, yang meliputi penjelasan tentang diabetes melitus dan penggunaan instrumen deteksi dini untuk mencegah luka kaki diabetik.

Pada hari kedua, para kader diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung, termasuk cara pemeriksaan metabolik (seperti gula darah, asam urat dan kolesterol), memeriksa kaki untuk mendeteksi tanda-tanda masalah peredaran darah, menerapkan pola makan sehat, dan melakukan latihan fisik ringan yang sesuai bagi penderita diabetes. Selain itu, para kader juga melakukan simulasi edukasi kesehatan sebagai cara untuk langsung menerapkan materi yang telah dipelajari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Mulawarman dengan dukungan dana hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, pada Program Pengabdian kepada Masyarakat, pendanaan tahun 2025.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan kader posyandu agar dapat berperan dalam upaya deteksi dini diabetes di Indonesia, khususnya di Kota Samarinda. Dengan pengetahuan ini, kader dapat secara aktif mengedukasi masyarakat tentang cara medeteksi dan mencegah luka kaki diabetic sejak dini,” ujar Pratiwi Ketua Tim Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan ini berjalan lancar atas dukungan anggota tim Bahtiar dan Aryanti Situmorang, serta keterlibatan mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas kedokteran Unmul. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Tim Pengabdian berkolaborasi dengan Posyandu Lansia Bersatu Kota Samarinda untuk memastikan kegiatan ini berdampak langsung kepada masyarakat,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, tim bersama kader melakukan skrining dan edukasi pencegahan diabetes secara langsung kepada masyarakat. Warga diajak untuk mengikuti skrining di Posyandu Lansia Bersatu dengan pendampingan kader terlatih. Sebelum skrining, tim pengabdian menyerahkan bantuan peralatan kesehatan dan media edukasi diabetes kepada pihak posyandu untuk mendukung program ini.

“Penyediaan alat-alat kesehatan dan media edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan di posyandu khususnya dalam hal deteksi dini dan pencegahan luka kaki diabetik,” pungkasnya. (*)

Kaltim Terbanyak Wakil di Final STQH Nasional

October 18, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Kendari– Memasuki hari ke 8, setelah berjibaku mengikuti tahapan penyisihan, kafilah Kaltim yang berjumlah 22 orang, mampu mengirimkan sebanyak 15 orang untuk bersaing pada pada babak final Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist Tingkat Nasional (STQH) ke-28, yang berlangsung tadi pagi hingga malam di Kendari, Jumat (17/10/2025).

Kelima belas orang tersebut, meliputi cabang tilawah dewasa putra dan putri, tilawah anak-anak putra dan putri, cabang 5 juz dan tilawah putra dan putri, cabang 1 juz dan tilawah  putri, cabang 30 juz putri, cabang 20 juz putra, cabang 10 juz putri.

Selanjutnya cabang Tafsir Bahasa Arab putra  dan putri, cabang Karya Tulis Ilmiah Hadist Putra  dan Putri, Cabang Hadist 100 dengan Sanad Putra dan Putri.

Menanggapi peluang Kaltim meraih 3 besar, Sekda Provinsi Kaltim, yang juga Ketua LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, mengucapkan syukur alhamdulilah dan memohon doa restu seluruh masyarakat Kaltim, agar Kafilah Kaltim bisa mempertahankan prestasi seperti pada pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional Tahun 2024 yang lalu, atau setidaknya masuk 3 besar tingkat nasional.

Untuk memberikan semangat dan motivasi kepada peserta yang masuk babak final, Ketua Umum LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, Ketua Harian, Syirajuddin, Wakil Ketua II, Dasmiah,  Wakil Ketua  III, Jauhar Efendi menyaksikan langsung di arena utama, khususnya untuk penampilan peserta cabang tilawah dewasa putra dan putri serta cabang tilawah anak-anak putra dan putri yang tampil pada malam hari ini.

Pada tahapan final ini, Provinsi DKI Jakarta, mengirimkan 13 orang peserta terbaiknya, dan Provinsi Sumatera Selatan yang lolos mengikuti babak final sebanyak 6 orang.

Usai tampil cabang tilawah anak-anak, diselingi dengan haflah sebanyak 5 orang dipimpin Prof. Dr. K.H. Said Agil Al Munawar (mantan Menteri Agama Republik Indonesia). Usai Haflah dilanjutkan dengan cabang lomba tilawah dewasa.

Jauhar Efendi, dari  tempat arena Musbaqah melaporkan, bahwa rangkaian kegiatan STQH Tingkat Nasional akan ditutup Hari Sabtu (18/10) malam. (*)

Nanda dan Tara Melaju ke Semifinal Cabang KTIH Putra dan Putri

October 15, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

KENDARI — Duo peserta dari Kafilah Kaltim Prananda Priandan Mahmud (nomor 224) dan Tara Aqila Humayra (nomor 207) berhasil melaju ke tahap Semifinal Cabang Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH) Golongan Putra dan Putri Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII tahun 2025.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Hakim Cabang KTIH Nomor 01/Kep.MH/MTQ/STQHN-XXVII/2025 tentang penetapan peserta semifinal.

“Alhamdulillah anak- anak kita berhasil masuk semifinal. Selamat atas capaian ini. Semoga terus melaju hingga tahap final dan berhasil menjadi juara,” sebut Ketua Kafilah Kaltim Bunyamin ketika dikonfirmasi, Selasa (14/10/2025)

Penetapan peserta semifinal mengacu hasil perolehan nilai peserta peserta pada tahap penyisihan dan hasil sidang majelis dewan hakim.

Setiap golongan ditetapkan 6 nomor putra dan 6 nomor putri untuk bersaing menjadi 3 terbaik dari yang terbaik melaju ke tahap final.

“Berdasarkan jadwal yang ditetapkan panitia keduanya akan kembali berlomba Rabu besok. Semoga diberikan kelancaran, kemudahan, dan hasil maksimal,” ucapnya.

Berkaitan itu dia meminta seluruh peserta baik yang sudah melaju ke tahap semifinal, maupun peserta lain yang baru akan berlomba untuk  beristirahat cukup dan tetap disiplin sholat berjamaah untuk berdoa bersama agar diberikan kesehatan dan kegiatan, sehingga lancar dan mudah dalam perlombaan.

“Tidak lupa kami memohon doa dan dukungan para pemimpin dan seluruh masyarakat Kaltim untuk hasil dan prestasi terbaik di arena STQH Kendari ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui STQH XXVIII Kendari akan mempertandingkan setidaknya 11 cabang dan golongan lomba, yakni seni  baca Alquran 2 golongan (anak-anak putra putri dan dewasa putra putri),  hafalan Al-Quran 5 golongan (1 juz dan Tilawah putra putri, 5 juz dan Tilawah putra putri, 10 juz putra putri, 20 juz putra putri, dan 30 juz putra putri), tafsir Al Quran 1 golongan (bahasa arab putra  putri), dan hadist nabi 3 golongan (100 hadist dan sanad putra putri, 500 hadist tanpa sanad putra putri, dan KTIH putra putri).

Kafilah Kaltim mengikuti seluruh cabang dan golongan lomba dengan kekuatan penuh 22 peserta inti dan 1 orang cadangan. (AM)

Kafilah Kaltim Siapkan Yel-yel Defile Pembukaan STQH Nasional XXVIII

October 12, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

KENDARI — Kafilah Kaltim yang diakui telah menyiapkan yel-yel unik penuh semangat dan keberkahan saat mengikuti Defile Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) XXVIII Nasional 2025, di Arena Eks MTQ/ Tugu Persatuan Sulawesi Tenggara, Sabtu (11/10/2025) malam.

“Ini sebagai penyemangat kita. Dan berharap ridho dan keberkahan ALLAH SWT dengan menanamkan nilai cinta Qur’an dan Cinta Rasulullah Muhammad SAW,” ucap Ketua Kafilah Kaltim Bunyamin.

Qur’an merupakan firman ALLAH SWT sehingga dengan mencintainya menunjukkan cinta kepada ALLAH SWT. Pun demikian dengan cinta Rasulullah Muhammad SAW sudah sepantasnya ditanamkan sejak dini sebagai kekasih ALLAH SWT serta junjungan dan suri tauladan ummat.

“Semoga dengan cinta Qur’an dan cinta Rasulullah kita mendapatkan keberkahan dan pada saatnya anak-anak kita mampu berprestasi gemilan

Adapun yel-yel dimaksud KAFILAH  KALTIM  dijawab LABBAIK dengan mengangkat tangan kanan terbuka, kemudian STQ NASIONAL SULTRA dijawab SUKSES tangan kanan mengepal ke atas dan BERKAH dengan tangan kanan tebuka menempel ke dada kiri, serta KITA ADALAH SAUDARA dijawab YES MERAWAT KERUKUNAN , MELESTARIKAN LINGKUNGAN tangan mengepal menyikut ke belakang,  dilanjutkan selawat pendek ( Shalatullah salamullah ala Thaha Rasulillah, Shalatullah salamullah ala Yasin habibullah) dilanjutkan lambaian tangan.

STQH Nasional XXVIII sendiri dibuka Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Profesor Pratikno dengan didahului sambutan Menteri Agama RI Profesor KH Nasaruddin Umar.

Defile Kafilah Kaltim juga diikuti Kepala Biro Kesra Setprov Kaltim Dasmiah, Sekkab Kutai Kartanegara Sunggono, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekkot Ridwan Tassa, serta para peserta dan pelatih.

Nampak hadir menyertai dan menyemangati dari panggung kehormatan Sekprov Kaltim Sri Wahyuni dan Kakanwil Kemenag Kaltim Abdul Khaliq. (AM)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1072996
    Users Today : 1391
    Users Yesterday : 4022
    This Year : 9506
    Total Users : 1072996
    Total views : 10562849
    Who's Online : 60
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-03