Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Kenalkan Plak Gigi Pada Kader Posyandu

October 29, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman mengenalkan plak gigi kepada kader Posyandu di Kelurahan Gunung Kelua Samarinda, Minggu (27/10/2024)

Kegiatan ini merupakan salah satu Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini dipimpin Ketua Pelaksana Kegiatan Dr.drg. Sinar Yani, M.Kes dan anggota Tim drg. Silvia Anitasari, M.Si, PhD, Dr.drg. Lilies Anggarwati, Sp.Perio dan Rahmalia Dewi, SKG.

Sinar Yani mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya pemberdayaan kader posyandu dengan melatih sehingga mampu mengidentifikasi plak gigi yang menjadi penyebab karies gigi.

Dijelaskan,  karies gigi (lubang gigi)  merupakan salah satu penyakit rongga mulut dengan prevalensi yang tinggi di Kalimantan Timur. Penyebab utama karies adalah plak gigi yang sulit diamati dengan kasat mata. Tindakan pembersihan plak dengan menyikat gigi yang benar diperlukan untuk mencegah perkembangan karies gigi. Karena sifat plak gigi yang sulit terlihat, perlu suatu bahan pewarna yang aman untuk bisa mengidentifikasinya.

Buah naga adalah salah satu bahan yang dapat menunjukkan adanya plak gigi. Buah naga sangat mudah diperoleh di daerah Kalimantan timur serta aman dan nyaman di konsumsi.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dengan melibatkan kader Posyandu Perdana 45 dan Posyandu Assyifa. Dalam acara tersebut kader diberi pengetahuan tentang plak dan hubungannya dengan panyakit gigi, dilatih cara membuat cairan buah naga dan aplikasinya di rongga mulut untuk dapat mendeteksi plak. Program PKM ini mendapatkan dana hibah Fakultas Kedokteran tahun 2024 dan diharapkan mampu berkontribusi dalam pencegahan karies gigi dengan keterampilan para kader posyandu dalam mengidentifikasi plak sejak awal.

“Dengan berkumur buah naga maka plak gigi akan langsung terdeteksi dan lebih mudah dibersihkan,” kata Sinar Yani.  (**)

Risiko Kanker Semakin Tinggi, PT STN Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim Bersama Puskesmas Babulu

October 29, 2024 by  
Filed under Kesehatan

BABULU – Kanker mulut rahim atau kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa lebih dari 270.000 kematian terjadi setiap tahun akibat kanker ini, dengan lebih dari 85% kasus berada di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Menyadari pentingnya pencegahan dan deteksi dini, berbagai pihak terus menggiatkan edukasi mengenai kanker serviks dan menggalakkan upaya skrining melalui IVA test dan Pap smear.

Deteksi dini tentunya sangat penting dalam mencegah dan menekan angka kematian akibat kanker serviks. Alasan ini yang membuat perusahaan kelapa sawit yakni PT Sukses Tani Nusasubur (STN) bekerja sama dengan Puskesmas Babulu menggelar kegiatan kesehatan yakni Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim (IVA Test), Kelas Ibu Hamil, dan Sosialisasi Penyakit Tidak Menular. Kegiatan ini dilaksanakan di Polibun PT STN dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan kesehatan wanita serta deteksi dini penyakit yang berpotensi membahayakan kesehatan karyawan dan masyarakat sekitar.

“Menjaga kesehatan reproduksi adalah bagian penting dari menjaga kualitas hidup secara keseluruhan. Banyak yang tidak menyadari betapa pentingnya skrining rutin ini, padahal deteksi dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan dan peluang sembuh yang jauh lebih tinggi,” kata Victor Aybund, Administratur PT STN, Kamis (24/10/24).

Menurut Victor, dengan mendeteksi sel-sel abnormal pada leher rahim, seperti IVA test mampu menangkap gejala awal sebelum kanker berkembang lebih lanjut. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi gejala awal kanker serviks, tetapi juga meningkatkan kesadaran para peserta, terutama para karyawan wanita, tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Pada kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan dan sosialisasi mengenai deteksi dini gejala kanker serviks (IVA Test), edukasi kesehatan untuk ibu hamil, serta pemeriksaan kesehatan dasar untuk penyakit tidak menular, seperti cek tekanan darah, asam urat, gula darah sewaktu, dan kolesterol.

Kegiatan tersebut dihadiri pihak Puskesmas Babulu dengan tenaga medis berpengalaman yakni Sosialisasi Penyakit Tidak Menular: Iko Resminingwati, SKM, Rabiatul Jannah, A.md.Kep, Apt. Farida Anggraeni, S.Farm, dan Wilis Wijanarko, A.md.Kep. Kemudian dari Tim Paksanaan kelas ibu hamil: Muthiayuli hartati, Bdn, S.Keb, Nila febriana, A.md.Keb, dan Rizza anggelia P, A.md.Keb. Serta  Tim Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim (IVA Test): Nanik Susanti, Bdn., S.Keb.,S.Tr, Paramita, A.md.Keb, Hasnawati, A.md.Keb, Dewi Angraeni, S.K.M, dan Herlina, A.md.Keb.

Pada kesempatan tersebut, Dewi Anggraeni, S.K.M., mewakili Kepala Puskesmas Babulu, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Puskesmas Babulu dan PT STN dalam kegiatan deteksi dini kanker mulut rahim (IVA Test), kelas ibu hamil dan sosialisasi penyakit tidak menular. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi gejala awal kanker serviks, tetapi juga meningkatkan kesadaran para peserta, terutama para karyawan wanita, tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

“Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan disebarkan, sehingga semakin banyak wanita yang memahami pentingnya pemeriksaan rutin. Kesehatan adalah prioritas bersama, dan kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan berkembang untuk mencakup lebih banyak lapisan masyarakat,” kata Dewi Anggraeni, S.K.M..

Sofia Eugenia Manginte, Penanggung jawab Polibun PT STN, menyampaikan jika kegiatan ini mampu memberikan manfaat besar bagi peserta, khususnya dalam memperhatikan kesehatan wanita sejak dini.

“Semoga kolaborasi ini terus berlanjut, karena penting bagi kami untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan wanita melalui deteksi dini, kelas ibu hamil, dan pemeriksaan penyakit tidak menular,” kata Sofia.(*)

FKUB Kubar Cek Rencana Lokasi Pembangunan Masjid Sofiatul Amin

October 21, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SENDAWAR – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengecek dan memastikan lokasi Pembangunan Masjid Besar Sofiatul Amin yang bertempat di daerah blintut RT 16, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat, Kalimantan Timur, Senin (21/10/2024).

Ketua FKUB Kubar Pdt. Yunus Heri Garokng  menyampaikan, setelah melakukan pengecekan ke lapangan dan setelah di verifikasi semua persyaratan lengkap.

“Pada hari ini juga kami dari FKUB langsung menyerah kan surat rekomendasi ini kepada pengurus atau panitia pembangunan,” kata Pdt. Yunus Heri Garong.

Dijelaskannya, setelah surat rekomendasi ini di serahkan kepada pengurus ataupun panitia pembangunan agar segera ditindak lanjuti ke jenjang berikutnya. Ia berharap pembangunan ini berjalan dengan lancar, dan apabila ada hal hal yang di pandang perlu di dalam proses ini, FKUB siap untuk memfasilitasi dan siap membantu menyelesaikan masalah yang di hadapi.

“Kami hanya berharap sarana ibadah ini cepat selesai,” kata Ketua FKUB Pdt. Yunus Heri Garokng.

Ia mengatakan kepada panitia maupun sponsor yang akan membangun masjid ini untuk selalu mengikuti aturan yang berlaku, kalaupun ada kendala selama proses pembangunan harus saling koordinasi dan komunikasi.

“Kesalahan sekecil dan sebesar apapun pasti bisa di minimalisir asal kita saling komunikasi,”ungkapnya.

Sementara itu Ketua panitia  pembangunan Masjid Sofiatul Amin M. Teddy Rakhmat H mengatakan, bermula dari awal perencanaan Masjid Sofiatul Amin ini digagas Ketua Pemuda Pancasila Kalimantan Timur yaitu H. Said Amin. Keinginan ini tercetus karana Said Amin semenjak mulai meniti karir usahanya hingga sebesar saat ini bisa berawal dari Kutai Barat.

“Saat ini beliau hanya pingin berbuat untuk Kutai Barat biar nilainya tidak seberapa,” ujarnya.

Teddy Rakhmat menjelaskan, sebagai bawahan dari Ketua Said Amin ia mengatur perencanaan dan pengurusan Masjid Sofiatul Amin ini sejak februari 2024 lalu, sembilan bulan lebih hingga saat ini menuju pengecekan lokasi oleh tim dari FKUB ke lapangan.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Ketua FKUB beserta tim nya yang sudah bersedia meninjau lokasi dan sekaligus menyerah kan rekomendasi Masjid Sofiatul Amin ini ke kami,”ujarnya.

Dijelaskan Teddy, selama kurang lebih sembilan bulan ini perjuangan bersama tim nya di lapangan memang ada kendala yang di hadapi, akan tetapi menurut nya itu sudah biasa. Pekerjaan apapun yang dilakukan pasti ada risikonya dan memerlukan perjuangan dan pengorbanan untuk menuju kesuksesan.

“Menurut saya itu sudah biasa kalau kita mengurus barang baik InsyaAllah hasilnya pasti baik juga,” bebernya.

Ia mengucapkan terimakasih juga kepada tim yang hingga sampai ke titik ini keberhasilan di lapangan sangat solid dan kompak dalam mengurus pembangunan Masjid Sofiatul Amin.

“Saya sangat mengapresiasi perjuangan teman-teman hingga ke titik yang luar biasa ini,”ungkapnya.

Ia menyebut, ucapan terimakasih juga kepada warga Blintut RT. 16 Barong Tongkok, kepada Lurah Barong Tongkok, serta Camat Barong Tongkok, yang  telah mensupport dan mendukung pembangunan Masjid Sofiatul Amin ini,

“Saya pribadi dan juga atas nama H. Said Amin mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung  pembangunan Masjid Sofiatul Amin,”ucapnya.

Ia berharap, semoga dengan berdirinya Masjid Sofiatul Amin di Kubar, bisa menjadi sarana ibadah bagi kaum muslimin dan muslimat, serta sebagai simbol kerukunan antar umat beragama di Kutai Barat.

“Kita ketahui bersama Kutai Barat terdiri dari berbagai suku dan agama akan tetapi tetap guyup dan rukun,”tandasnya.

Hadir dalam pengecekan lokasi tersebut, Sekretaris FKUB beserta anggotanya, Perwakilan PJ camat barong tongkok beserta rombongan, ketua RT. 16, beserta warganya yang ada di sekitar lokasi masjid Sofiatul Amin.(arf).

LPTQ Kaltim Lakukan Persiapan STQ Nasional Tahun 2025

October 21, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Jogjakarta – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim bergerak cepat melakukan persiapan menghadapi agenda nasional, yaitu Kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Tingkat Nasional di Kota Kendari, Tahun 2025.

Komitmen ini diwujudkan dalam bentuk silaturahmi sekaligus penjajagan kemungkinan untuk mengirimkan calon peserta STQ Tingkat Nasional, untuk mengikuti pemusatan pelatihan, khususnya untuk cabang Kaligrafi ke Jogjakarta (18/10/2024).

Rombongan LPTQ Kaltim, dipimpin Ketua LPTQ, Sri Wahyuni, yang juga sekaligus sebagai Sekda Kaltim melakukan silaturahmi ke Padepokan Kaligrafi di Jogjakarta.

“Silaturahmi atau kunjungan ini merupakan langkah awal untuk penjajagan pengiriman peserta dari Kaltim yang akan mengikuti STQH Tingkat Nasional Tahun 2025 yang akan datang, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara,” ujar  Sri Wahyuni ketika menyampaikan maksud kedatangan Rombongan LPTQ Kaltim.

Sri Wahyuni yang baru memegang tampuk pimpinan LPTQ Kaltim sekitar satu tahun, diakui oleh Pj. Gubernur Kaltim, Akmal Malik memiliki kinerja yang patut dibanggakan, karena berhasil menyelenggarakan event besar, yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional Bulan September yang lalu. Bukan hanya sukses penyelanggaraan, tetapi juga sukses meraih prestasi yang membanggakan sebagai Juara Umum.

Pernyataan tersebut, kata Jauhar Efendi, yang juga ikut rombongan silaturahmi ke Jogja disampaikan Pj. Gubernur Kaltim pada saat acara syukuran dan penyerahan hadiah para peserta MTQ Tingkat Nasional dari Kaltim, beberapa waktu yang lalu, di  Samarinda.

Sementara itu, Ustadz Robert, sebagai Pimpinan Pondok Pesantren / Padepokan Kaligrafi, yang juga sebagai salah satu pelatih bidang kaligrafi Kafilah Kaltim pada MTQ  Tingkat Nasional ke 30, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari LPTQ Kaltim ke padepokan kami.

Dikatakan, firasat Kaltim meraih juara sudah diprediksi sejak jauh hari, ketika masih dilakukan pemusatan latihan. Ia menunjukkan bukti dengan hasil coretan di kanfas, tulisan “iqra” yang muncul di balik Gunung Uhud. Lukisan tersebut, dibuat saat kegiatan Traning Center di Hotel Senyiur, Samarinda.

Hadir mendampingi Ketua LPTQ Kaltim, Ketua I, Abdul Khaliq, Ketua II, Dasmiah dan para pengurus LPTQ yang lain, serta Staf Sekretariat LPTQ.

Sambil memanfaatkan waktu, para Pengurus LPTQ Kaltim juga berkesempatan melakukan studi tiru tentang Pengelolaan Masjid Syeh Ziyad di Solo. Rombongan diterima Direktur Pengelola Masjid, Munajat, di Ruang Tamu Masjid.

 

Munajat, yang pernah menjadi Staf Kepresidenan, dengan antusias menjelaskan menjelaskan sejarah berdirinya Masjid Raya Sheikh Zayed. Masjid ini dibangun sepenuhnya dari dana hibah dari Negara Uni Emirat sebesar 360 milyar rupiah. Waktu pengerjaan sekitar 2 tahun. Masjid ini merupakan replika Sheikh Zayed Grand Mosque yang berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, sehingga desainnya dirancang mirip aslinya, hanya saja jauh lebih kecil.

Dijelaskan, total bangunan masjid seluas 8.000 meter persegi ini berdiri di atas tanah seluas 2,9 hektar. Tanah tersebut dahulunya milik PT. Pertamina, berlokasi di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.

Usai menerima rombongan LPTQ Kaltim, Direktur Pengelola Masjid mengajak para Pengurus LPTQ  Kaltim  untuk bersama-sama mengelilingi dan meninjau keunikan Masjid, termasuk melihat mushaf Al-Qur’an terbesar di Indonesia.

Kepala Biro Kesra Setda Prov. Kaltim, Dasmiah, yang menyertai kunjungan Ketua LPTQ Kaltim, didampingi Kabag Agama, Ardiansyah mengatakan, banyak pengalaman yang bisa diterapkan pada masjid-masjid besar di Kaltim, terutama terkait kebersihan masjid dan kesigapan para petugas/pengelola masjid. (MJE)

PWI dan DKP3A Kaltim Gelar Sosialisasi Literasi Media terhadap Ketahanan Keluarga di Paser

October 18, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

PASER – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim bekerjasama dengan Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim menggelar kegiatan sosialisasi literasi media bagi ketahanan keluarga di Hall & Meeting Room Rigari Guest House, Tanah Grogot, Jumat (18/10/2024).

Dihadiri puluhan peserta dari organisasi perempuan dan mahasiswa dari empat perguruan tinggi, dan perwakilan dari DPPKBP3A Kabupaten Paser, kegiatan ini bertujuan membuka pemikiran peserta tentang dampak positif dan negatif media terhadap ketahanan keluarga masyarakat Paser.

Ahmad Shahab – Sekretaris PWI Kaltim saat menjadi narasumber kegiatan menyampaikan bahwa telah terjadi perubahan prilaku sosial yang cukup mendasar di masyarakat saat ini.

Ia mencontohkan proses komunikasi silaturahmi saat ini sebagian besar dilakukan dengan media sosial seperti Whatsapp, Tiktok dan Instagram. Padahal diperlukan kontak fungsi asih asuh termasuk adab atau budi pekerti.

Termasuk dalam ketahanan keluarga, ditengah deru informasi dan kemajuan teknologi digital saat ini, teknologi media sosial menjadi alat yang bisa berdampak positif dan negatif.

“Kemudahan akses internet merubah segala jenis komunikasi dan informasi di dunia, dampaknya tak hanya sampai di dunia digital saja, tetapi akan berdampak kepada interaksi di dunia nyata,” kata Shahab.

Peran penting media dalam membentuk opini publik, juga dapat berdampak dalam mempengaruhi budaya, dan memfasilitasi kebutuhan komunikasi antar individu serta kelompok. Dengan demikian, orang tua perlu memahami untuk mendampingi anak belajar dengan sambungan internet serta bagaimana berperilaku yang pantas dan aman di dunia maya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Anak  DPPKBP3A Paser, Eny Setyo Astuti menjelaskan, keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. Aspek ketahanan keluarga dipengaruhi oleh emosional, mental, ekonomi, sosial, pendidikan, nilai dan budaya individu serta kelompok.

Pola pengasuhan penting untuk ibu dan calon ibu, melalui media digital ibu dan calon ibu dapat menjadi agen dalam penguatan ketahanan keluarga, “agar terhindar dari dampak negatif dari kemajuan teknologi. Terlebih, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan,” ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa ketahanan keluarga sangat penting dan menentukan pada masa depan anak. (titah)

« Previous PageNext Page »

  • vb