Perpustakakan Keliling Bagikan Suvenir Pada Peringatan HAN

July 26, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Timur melalui layanan perpustakaan keliling membagikan suvenir berupa pulpen, gantungan kunci serta balo pada acara peringatan Hari Anak Nasional di di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Rabu (26/7/2023).

Kehadiran mobil perpustakaan keliling serta pembagian suvenir ini untuk untuk mendorong minat baca anak-anak dan pelajar di kota ini.

Salah seorang staf pengurus perpustakaan keliling DPK Kaltim, Agung Prasetio mengungkapkan pada layanan ini pengunjung dapat membaca buku di tempat yang disediakan. Sementara untuk peminjaman diarahkan ke Perpustakkaan Daerah di Jalan Juanda Samarinda.

Disebutkan,  mobil  perpustakaan keliling dapat membawa hingga 1.000 buku. Jenis bukunya pun beragam, mulai dari fiksi hingga non-fiksi, termasuk novel dan buku-buku pelajaran sebagai pendukung materi sekolah. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak dan pelajar untuk mengakses bahan bacaan yang beragam dan mendukung perkembangan pengetahuan mereka.

Agung juga menekankan, layanan perpustakaan keliling ini bersifat gratis, sehingga siapapun dapat datang dan membaca di lokasi tersebut tanpa harus memiliki kartu anggota. (yer)

Kabupaten/Kota Layak Anak di Kaltim Meningkat

July 26, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Dalam upaya meningkatkan perlindungan hak-hak anak serta pemenuhan kebutuhan tumbuh kembangnya, Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A), Noryani Sorayalita, mengumumkan prestasi gemilang Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam membentuk kabupaten/kota layak anak.

Noryani Sorayalita

“Saat ini dari 10 kabupaten/kota, sudah ada 9 kabupaten/kota yang mendapatkan kategori kabupaten/kota layak anak,” ungkap Soraya saat ditemui di Gedung Olah Bebaya, Kamis (26/5/2023).

Ini menandakan adanya peningkatan dari tahun sebelumnya, di mana hanya ada 5 kabupaten/kota yang berada di kategori Pratama, dua di kategori Madya, dan dua di kategori Nindya.

Tercatat, dari kategori Pratama, tiga kabupaten mengalami kenaikan ke kategori Madya, yaitu Kabupaten Kutai Timur, Berau, dan Penajam Paser Utara. Sementara itu, Kabupaten Kukar masih berada di kategori Madya. Tidak hanya itu, kategori Nindya juga mengalami kemajuan, dengan Balikpapan dan Bontang naik ke kategori Utama. Dan Samarinda berhasil meraih kategori Nindya.

Ia menekankan dalam perlindungan anak tidak hanya berfokus pada pencegahan tindak kekerasan terhadap anak, namun juga pemenuhan hak-hak dasar mereka, termasuk gizi, kesehatan, dan pendidikan.

Kendati demikian, ia juga menyadari adanya kendala dalam penilaian kategori layak anak, terutama berkaitan dengan fasilitas dan kebijakan yang belum sepenuhnya terpenuhi di beberapa kabupaten, termasuk Kabupaten Mahulu yang masih berada dalam proses menuju kategori Pratama.

Informasi dari Kementerian DKPPA menunjukkan bahwa saat ini belum ada kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang mencapai kategori kabupaten/kota layak anak.

“Ketika semua daerah berhasil melewati kategori utama, barulah Kaltim bisa mendapat predikat sebagai provinsi layak anak,” tutupnya. (yer)

Masjid Al-Amin Damai dan PT PAMA Gelar Khitanan Gratis

July 25, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SENDAWAR – Program khitanan atau sunat gratis bagi anak fakir miskin digagas pengurus masjid Al-Amin dan PT PAMA bekerja sama dengan tim Sirkum Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Minggu (23/7/2023).

Ketua panitia penyelenggara Rano Patra Sahrizal merasa bersyukur pelaksanaan kegiatan sunat atau khitanan gratis yang diselenggarakan pengurus masjid Al-Amin bekerja sama dengan Tim Sirkum Kutai Barat dan PT PAMA berjalan lancar.

“Semua ini semata-mata karena izin dan pertolongan Allah SWT,” kata Rano.

Dikatakan, khitanan atau sunat merupakan sunnah didalam ajaran agama islam. Hukumnya adalah sunnah muaakad yang dilaksanakan sebelum anak laki-laki akil baligh. Tujuan dari pelaksanaan khitanan atau sunat gratis ini yaitu membantu orang tua atau wali untuk mengkhitankan anaknya. Selain itu, mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak kurang mampu serta dengan adanya kegiatan khitan atau sunat gratis di Masjid Al-Amin dan dapat memupuk silaturahmi umat dan mempererat persaudaraan diantara sesama.

“Kami dari pengurus masjid Al-Amin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh dermawan, donator dalam hal ini PT PAMA serta masyarakat yang sudah memberikan bantuan baik itu moril maupun materil dalam pelaksanaan ini,” ucap Rano.

Ia juga mengucapkan terimakasih banyak kepada tim Sirkum Kubar yang telah menginisiasi pelaksanaan khitan atau sunat gratis ini.  Ke depannya pengurus Masjid Al-Amin dapat berkolaborasi dengan pengurus masjid yang lain atau pihak perusahaan untuk mengadakan kegiatan Khitan atau Sunat massal gratis dengan jumlah sasaran yang lebih banyak.

Sementara itu wakil koordinator tim Sirkum kabupaten Abdul Salam menyampaikan, gagasan untuk membentuk tim Sirkum ini sudah berjalan hampir satu tahun. Dalam pelaksanaannya tim Sirkum ini menginisiasi teman teman seprofesi untuk menyisihkan sedikit penghasilannya dan juga bekerja sama dengan para donator yang mau membantu untuk membeli peralatan medis maupun obat- obatan.

“Kami biasanya menyampaikan niat baik ini koordinasi dengan dokter dan beliau mau membantu untuk membeli obat, dan juga dari apotek kita sampaikan untuk kegiatan sosial akhirnya harga obat bisa di diskon,” ungkapnya.

Dijelaskannya, tim Sirkum ini sudah sampai ke daerah Mahakam Ulu (Mahulu) untuk melaksanakan Khitan atau sunat gratis bagi fakir miskin seperti ke Kampung Lutan beberapa bulan yang lalu.

“Kali ini kami laksanakan di Kampung Damai Kota ada sekitar 10 orang anak fakir miskin, dan kami tidak memungut biaya apapun dari anak anak yang kita sunat alias gratis,” tuturnya.

Salah satu orang tua wali anak yang di Khitan Emi mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan juga pengurus masjid Al-Amin. Biasanya, jika mau menyunatkan anak ini harus ke rumah sakit besar atau HIS. Sedangkan di puskesmas tidak ada serta memerlukan biaya dan waktu.

“Sunat gratis ini sangat terbantu. Semoga kedepannya para pengurus ini akan mengadakan Khitan atau sunat lebih besar lagi daripada ini,” harapnya.

Di kesempatan terpisah, PT PAMA melalui CSR Officer Rudyanto Putra menyampaikan, bahwa perusahaan sangat menyambut baik tawaran kerjasama dari pihak masyarakat terutama untuk program yang berdampak dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami merasa sangat senang dengan kesempatan untuk bekerjasama dalam kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat, harapan kedepannya untuk kegiatan ini dapat diagendakan jauh hari karena dari internal perusahaan dapat mengajak tim dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk bergabung dalam kegiatan keagamaan serupa,” ucapnya.

Disampaikan pula, dalam komitmen perusahaan dalam CSR PT PAMA senantiasa terbuka untuk peluang bekerjasama dengan pemerintah baik Kabupaten, Kecamatan, Kampung, maupun lembaga keagamaan untuk berkolaborasi dalam program atau kegiatan yang berdampak bagi masyarakat umum

“Dalam pelaksanaan kegiatan CSR memang perlu disertai adanya ide dari masyarakat yang merupakan hasil dari pemetaan potensi dan kebutuhan, dan bukan dari keinginan sekelompok saja sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat dirasakan secara menyeluruh, dan dalam kerjasamanya perusahaan juga akan melihat dan membantu keberlangsungan kegaitan berdasarkan porsi dan kemampuan perusahaan,” kata Rudyanto. (arf)

Dinas Kesehatan Kaltim Luncurkan Program Imunisasi Rotavirus

July 25, 2023 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Dinas Kesehatan Kaltim meluncurkan program imunisasi Rotavirus sebagai upaya pencegahan penyakit menular. Program ini bertujuan untuk mencegah diare terutama pada bayi yang rentan terhadap infeksi tersebut.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Provinsi Kaltim Ivan Hariyadi mengatakan, imunisasi Rotavirus akan diberikan secara tetes di mulut bagi bayi yang berumur dua bulan.

“Ini akan dilakukan di seluruh posyandu di Kaltim, dimulai dari bayi yang berusia dua bulan,” jelasnya ketika ditemui di Kantor Dinkes Kaltim, Jalan Abdul Wahab Syahranie, Samarinda, Selasa (25/7/2023).

Setelah vaksin diterima, proses imunisasi akan dilakukan sebanyak tiga kali, dengan interval empat minggu antara setiap suntikan. Dengan demikian, program ini memberikan perlindungan yang optimal bagi bayi dari risiko diare selama masa pertumbuhan mereka.

“Imunisasi Rotavirus menjadi tambahan penting dalam rangkaian vaksinasi bagi bayi. Dengan memberikan vaksin ini sesuai jadwal yang telah ditentukan, diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh mereka hingga mencapai usia yang lebih besar,” kata Ivan.

Lebih lanjut, Ivan menjelaskan bahwa diare pada bayi dapat menyebabkan dehidrasi yang serius. Sehingga diperlukan sebuah langkah serius untuk mengatasinya.

Dinas Kesehatan Kaltim pun berharap agar seluruh masyarakat dan para orang tua mendukung program imunisasi ini.

“Program ini merupakan bentuk komitmen dari pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pada anak-anak,” tutup Ivan. (yer)

Dinkes Kaltim Akan Lakukan Vaksinasi HPV Bagi Murid SD

July 25, 2023 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur akan melaksanakan vaksinasi serentak Human Papillomavirus (HPV) untuk seluruh murid kelas 5 di tingkat Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kaltim.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meluncurkan program pemberian vaksin secara nasional untuk melawan risiko kanker serviks pada wanita.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Ivan Hariyadi menyatakan bahwa program imunisasi ini telah dimulai sejak tahun 2023 dan telah dilaksanakan di beberapa daerah.

“Kegiatan kick-off nasional dilakukan pada tanggal 9 Agustus mendatang di Sulawesi,” ungkapnya ketika ditemui di ruang kerjanya di Kantor Dinkes Kaltim, Selasa (25/7/2023).

Dinkes berharap untuk tahap awal vaksinasi, dapat terimplementasi kepada sekitar 40 ribu siswi kelas 5 SD. Yang dimana sebagian besar dari mereka berada di daerah Kutai Kartanegara (Kukar), Balikpapan, dan Samarinda.

Vaksinasi ini nantinya akan dilakukan sebanyak dua kali. Tahap kedua akan dilakukan ketika para siswi tersebut telah menginjak kelas 6 SD.

Kanker serviks umumnya terdeteksi pada usia lanjut, namun, dengan memberikan imunisasi HPV pada usia dini yang belum aktif secara seksual, diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi mereka hingga usia dewasa.

Ivan berharap orang tua mendukung program ini dengan memastikan bahwa anak-anak mereka mendapatkan perlindungan maksimal dari risiko kanker serviks.

“Kami harap program ini dapat diselesaikan hingga September mendatang. Dan semoga pengendalian kanker serviks di Indonesia dapat berhasil dengan baik,” tutup Ivan. (yer)

« Previous PageNext Page »

  • vb