Dekranasda Samarinda Kunjungi KJRI

March 11, 2023 by  
Filed under Wisata

SAMARINDA– Usai mengikuti mengikuti Indonesian Fashion Show di Deco Building di Los Angeles, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kota Samarinda melakukan kunjungan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di Los Angeles Amerika Serikat, Senin (6/3/2023).

Rombongan yang langsung dipimpin ketua Dekranasda kota Samarinda Rinda Wahyuni Andi Harun diterima Saud Krisnawan Konsulat Jendral (Konjen) RI Los Angeles.

“Kunjungan kami ke KJRI, tentunya selain untuk bersilaturahmi, menyampaikan kedatangan Dekranasda ke LA membawa misi khusus mempromosikan produk unggulan kota Samarinda dalam pagelaran Indonesia Fashion Show,” ucap Rinda kepada wartawan melalui pesan Whatsapps, baru-baru ini.

Rinda berharap produk unggulan UMKM Samarinda bisa dipromosikan di showcase Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) di KJRI Los Angeles.  Ia bersyukur ada 3 produk yang lolos dan bisa masuk di ITPC KJRI Los Angeles antara lain kerajinan manik dari Dayakkina, produk manik dari Manika Kaltim dan produk kain batik/busana dari Oemahkoebatik desainer Novi.

Sebelum ditampilkan di ITPC lanjut Rinda, ketiga produk UMKM tadi terlebih dahulu melalui kurasi dari team dan ketua Dekranasda kota Samarinda.

“Dalam pertemuan ini, kami juga berdiskusi program KJRI dan program dekranasda yang bisa disinergikan,” terang Rinda.

Setelah bertemu dengan Konjen RI, rombongan selanjutnya bertemu dengan Wakil Kepala ITPC Yosier sekaligus menyerahkan produk yang akan ditampilkan. (dw/adv)

Dekranasda Samarinda “Menduniakan” Produk Samarinda di Los Angeles

March 8, 2023 by  
Filed under Wisata

SAMARINDA – Tidak hanya getol melakukan promosi di tanah air, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kota Samarinda dibawah pimpinan Hj Rinda Wahyuni Andi Harun pun menembus panggung internasional untuk “menduniakan” berbagai produk unggulan Samarinda di Los Angeles, Amerika Serikat.

Kali ini dengan mengikuti kegiatan bertajuk Indonesian Fashion Show di Deco Building, Los Angeles, 5 Maret 2023 dengan tema The Allure of Wastra Indonesia”.

Kegiatan ini sebagai ajang mempromosikan budaya dan keragaman yang ada di Indonesia secara mendunia yang mengangkat tema Wastra yang berarti kain tradisional bercorak dan berwarna.

“Dalam Fashion Show itu, dengan membawa tema Pesona Mahakam, kami ingin menampilkan batik kota Samarinda. Kami ingin produk wastra (kain tradisional) Indonesia tidak hanya dikenal di Indonesia saja, tapi juga di luar negeri, khususnya di Los Angeles Amerika Serikat,” ucap Rinda melalui pesan WhatsApps kepada wartawan.

Isteri dari wali kota Samarinda Dr Andi Harun ini mengatakan harapannya kepada para undangan yang hadir dalam fashion itu bisa mempromosikan produk-produk Indonesia, khususnya Samarinda.

Adapun balutan wastra yang ditampilkan dalam fashion show adalah karya desainer Surya Atmaja dari Hunge Indonesia, desainer Novi dari Oemahkoebatik, dan desainer S A A dari Kinanti Couture dan dipercantik dengan aksesoris manik-manik ( dayakina, manika kaltim, lam colection) serta rajutan dari komunitas rajut Samarinda.

“Luar biasa sekali antusias undangan menyaksikan penampilan wastra kami dengan ikon bertema Pesona Mahakam. Seperti ikan pesut, tambangan, jembatan Mahakam hingga gelombang sungai mahakam. Dengan team kecil tapi bisa memperkenalkan dan mempromosikan produk dan potensi serta daerah kota Samarinda. Ayo, Cinta produk Indonesia bangga memakai produk Indonesia,” ucap Rinda lagi.

Sementara undangan yang menyaksikan fashion show ini diantaranya Konjen RI Los Angeles USA Saud Krisnawan, Deputy Director ITPC Los Angeles Yesier, Director Hexi Los Angeles and Deco Building Melanie, Chief Operating Officer Profere LLC, Prof. Ignatius Cahyanto, dan para warga Indonesia yang tinggal di USA dan warga USA yang menjadi tamu undangan VIP.

Selain Dekranasda Samarinda, adapula brand UMKM fashion dari Semarang dan Yogyakarta.(DON/KMF-SMR)

Masyarakat Padati Karnaval Selamatan Desa Sidomulyo

March 4, 2023 by  
Filed under Wisata

BATU – Ribuan masyarakat memadati jalan raya Bukit Berbunga sejak pukul 09.00 untuk menyaksikan karnaval dalam rangkaian peringatan selamatan Desa Sidomulyo ke-76 , Sabtu ( 4/3/2023 ).

Karnaval  ini menampilkan karya seni Dusun Tinjumoyo, Dusun Tonggolari dan Dusun Sukorembug dengan 12 RW dan 50 RT yang ada di Desa Sidomulyo Kecamatan Batu ini.

Kepala Desa Sidomulyo Suharto bersama seluruh perangkat desa mengenakan pakaian adat Jawa berwarna biru, dalaman putih dan sarung atau kebaya corak batik dasar putih coklat. Konsep dari Karnaval Desa Sidomulyo  ini adalah kirab budaya dengan ide dan aspirasi dari masing-masing RW

”Konsep yang diusung adalah kebudayaan Indonesia dengan potensi yang ada di masing- masing RW, panitia tidak menentukan, “ tegas Suharto yang bersama dengan seluruh perangkat desanya ikut juga meramaikan karnaval ini.

Antusias masyarakat disebabkan hampir 2 tahun absen semenjak pandemi covid. Luapan rasa kangen dilampiaskan dengan bergembira bersama. Wajar terjadi kepadatan di sepanjang jalan Bukit Berbunga yang merupakan jalan poros lalu lintas menuju kawasan obyek wisata seperti ke arah Selecta atau Cangar.

”Untuk arus kemacetan telah kami antisipasi dengan adanya jalur alternatif. Apalagi, sebelum hari H karnaval, Desa Sidomulyo telah memasang peringatan dan sosialisasi kepada masyarakat,” lanjut Suharto.

Ketua DPRD Kota Batu Asmadi turut hadir menyaksikan kehebohan masyarakat diatas panggung kehormatan depan kantor Balai Desa Sidomulyo. Tidak henti-hentinya melambaikan tangan dan ikut mendukung atraksi yang ditampil peserta didepan panggung kehormatan.

Asmadi mengungkapkan rasa kegembiraannya melihat warga masyarakat yang memadati jalan desa hanya ingin menyaksikan karnaval desa ini. Hal itu sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mensyukuri nikmat yang diberikan selama ini, walaupun semoat dilanda pandemi covic.

Dikatakan Asmadim semangat warga ikut karnaval sebagai bentuk rasa syukurnya atas berlalunya pandemi. Untuk ikut karnaval ini juga tidak murah. Tetapi masyarakat berswadaya ingin menunjukkan kegembiraannya dalam selamatan desa.

“Kita sebagai anggota DPRD kota Batu mendukung sekali atas berjalannya kegiatan karnaval siang hari ini, “  ungkap Asmadi yang hadri dengan mengenakan Udeng khas kota Batu.

Karnaval di desa Sidomulyo sebagai bentuk ekspresi warga masyarakat dalam menampilkan kegiatan seni budaya. Selama ini menurut Asmadi mungkin masyarakat masih malu menampilkannya. Di event karnaval sebagai wahana yang tepat menampilkan semua seni budaya yang ada di masyarakat.

Sementara itu Didik Makhmud anggota Komisi C DPRD Kota Batu memandang kegiatan karnaval di desa Sidomulyo sebagai bentuk ekspresi masyarakat dalam pengembangan budaya. Karena setiap event seperti ini masyarakat mengangkat budaya lokal, jadi potensi daerah, potensi lingkungan diberdayakan.

“ Jadi karnaval sebagai ajang menampilkan kreativitas warga. Di setiap RW ada budaya lokal dan potensi lingkungan yang akhirnya diwujudkan dalam karnaval ini, “ kata Didik diatas panggung kehormatan depan Balai desa Sidomulyo.

Disebutkan Didik, tingkat partisipasi warga cukup luar biasa. Dia sangat terharu melihat antusias warga memadati jalan untuk menyaksikan karnaval ini. Semua kegiatan ini dilakukan secara gotong royong ini menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat berhasil sekali.

“Kegiatan seperti ini perlu dipupuk sehingga nanti jika setiap desa di Batu mempunyai potensi seperti ini bisa dikolaborasikan untuk menjadikan satu event dalam satu kota secara serentak, Batu sebagai daerah wisata dalam program mewujudkan desa wisata ini perlu digerakkan. “ papar politisi dari Golkar ini.

Dengan adanya kegiatan karnaval secara otomatis aktivitas perekonomian warga ikut juga bergerak, UMKM akan tumbuh berkembang seiring dengan geliatnya seni budaya yang menjadi daya tarik wisata di Kota Batu. (bs).

Jambore Desa Wisata, Angkat Kesenian Lokal Kota Batu ke Panggung Internasional

March 4, 2023 by  
Filed under Wisata

BATU– Dinas Pariwisata ( Disparta ) Kota Batu berupaya keras mengangkat potensi desa wisata sebagai asset guna peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Jambore Desa Wisata. di areal  rest area jalibar Oro-Oro Ombo Kecamatan Batu, Jumat ( 3/3/2023)

Jambore desa wisata pertama kali digelar, berlangsung selama dua hari diikuti 19 desa dan 5 kelurahan yang ada di Kota Batu juga Assosiasi pelaku wisata, Asosiasi travel Malang Raya bahkan dihadiri Wakil Bupati Malang, Forkopimda, Ketua BNN dan Kalangan Perbankan serta stake holder lainnya.

Jambore desa wisata, ditandai dengan penyerahan bantuan 5 unit kendaraan ATV dari Dinas Pariwisata kepada Kampung Anggrek Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo.

PJ.Walikota Batu Aris Agung Paewei menyambut baik gagasan Disparta yang mengajak desa  kelurahan di Batu yang  memiliki potensi wisata  agar berbenah diri. Kelebihan kota Batu yang memiliki Panorama alam yang menjanjikan perlu dukungan semua pihak untuk membantu mengembangan potensi itu menjadi sesuatu yang dapat menghasilkan pendapatan yang pada akhirnya bisa dinikmati warga masyarakatnya sendiri.

Sebanyak  24 Desa Kelurahan yang ada di Batu mempunyai obyek wista alam. Jjika itu dilestarikan dan ditingkatkan. Aries yakin akan terus berkembang.

“Pada akhirnya  kota Batu semakin maju. Apalagi adanya keterlibatan OPD dan DPRD Kota Batu, ” ungkap Aris ketika membuka pelaksaan Jambore desa Wisata.

Aries menyebutkan, kolaborasi semua stake holder dalam pengembangan wisata desa akan mempercepat proses percepatan kegiatan ini. Even luar biasa ini harus ditingkatkan, apalagi diacara ini ada anggota Dewan tentu kan mendukung demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerahnya.

“ Apalagi di acara ini ada anggota Dewan, tentunya mereka tidak akan diam. Mereka akan setuju desa wisata yang sudah tumbuh berkembang menjadi potensi wisata yang bisa mendatangkan pendapatan bagi masyarakatnya. Event Jambore ini tidak hanya menjadi acara seremonial melainkan terus berlanjut menjadi agenda event yang berkelanjutan, “ lanjut Aris.

Rekomendasi yang disampaikan dalam pertemuan Desa wisata, pelaku wisata dan kelompok sadar wisata dan OPD patut didukung. Salah satu rekomendasi agar Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ) Kota Batu memberikan CSR – untuk membantu desa wisata. Kota Batu merupakan penghasil buah Apel dan sudah menjadi ikon. Dengan adanya kerjasama dengan PHRI, dimana setiap hotel dan restoran menyediakan sajian buah Apel produk Kota Batu.

“ Tentu ini akan memacu peningkatan pendapatan petani apel, karena mereka tidak perlu lagi menjual keluar kota, cukup untuk menyediakan kebutuhan hotel dan resto yang ada di Kota Batu. Belum lagi keterlibatan UMKM yang ada. Jika semua komponen yang ada di Batu berintegrasi dalam pengembangan kegiatan usaha, maka secara cepat perekonimian di Kota Batu berkembang ,“  tegas Aris Agung Paewei.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arif A Sidiq, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pengembangan kegiatan rutin para pelaku wisata. Dalam pertemuan dengan Asosiasi kepariwisataan di bulan Maret 2023 ini,  sedikit ada perubahan dengan lebih bergairah yakni dikemas dalam bentuk Jambore Desa Wisata dan Asosiasi Kepariwisataan Kota Batu 2023 dengan jargon Bangga Desa Wisataku. Rupanya agenda ini mendapat respon positif Pemerintah Kota Batu, oleh karena ke depan akan ditingkatkan dengan melebarkan peserta jambore dengan mengundang daerah lainnya.

“Kegiatan ini baru pertama kali. Ini uji coba. Ternyata telah mendapatkan respon dari pemerintah Kota Batu. Sehingga, ini tidak akan berhenti sampai disini. Artinya, ke depan akan dibuat lebih bagus lagi dan semakin banyak peserta serta kegiatan pendukung lainnya seperti peresmian Camping Ground dan dilaksanakan kegiatan perkemahan “  jelasnya.

Kegiatan jambore yang digelar tersebut, dijelaskannya, merupakan sebuah proses untuk melakukan promosi potensi wisata dari semua desa dan kelurahan yang ada di Kota Batu. Oleh karena itu, Disparta, melakukan komunikasi mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengadakan program yang memprioritaskan desa wisata. Apalagi dalam rekomendasi yang dibacakan Kelompok sadar wisata tadi menyebutkan setiap OPD sebagai pembina masing-masing desa – kelurahan yang ada.

“Ini merupakan sarana promosi dari desa yang ada di Kota Batu untuk menunjukkan bahwa masing-masing memiliki potensi wisata, kesenian dan budaya desanya. Untuk itu, Disparta siap mendorong OPD untuk mengadakan program yang memprioritaskan desa wisata, apalagi ada rekomendasi yang menyatakan setiap OPD menjadi pembina masing-masing desa -kelurahan yang ada,” pungkasnya. (bs )

Sambut Ibu Kota Negara Nusantara, Hotel Neo+ Balikpapan Tingkatkan Layanan

February 26, 2023 by  
Filed under Wisata

Hotel Neo+ Balikpapan

BALIKPAPAN – Menyambut Ibu Kota Negara(IKN) Nusantara, Hotel Neo+ Balikpapan berupaya untuk meningkatkan pelayanan. IKN  memberikan dampak peningkatan yang sangat luar biasa bagi kemajuan ekonomi di Kaltim khususnya Balikpapan sebagai Kota penyangga selama setahun ini, terutama di bidang perhotelan dan restoran yang pendapatannya kian bertumbuh pesat.

General manager A. Irham Tanry Latanro mengatakan, sebelum adanya isu IKN City, okupansi atau peningkatan hunian di Kota Balikpapan hanya berada di kurang lebih 60 persen.  Namun kini sudah naik mendekati di angka 70 persen.

“Selain itu, juga dari sisi UMKM dan transportasi, yang kesemuanya itu memperoleh kenaikan yang luar biasa,” ujarnya katanya kepada vivaborneo,Kamis (23/2/2023) di Balikpapan.

Khusus Hotel Neo+ Balikpapan, sebelum ada isu IKN rata-rata okupansi hanya bermain sekitar 80 persen. Setelahn adanya keputusan perpindahan IKN ke Kaltim pada Tahun 2022. kini bisa closing di 90 persen. Sementara untuk okupansi date tahunan dari Januari hingga Desember, ia yakin semua hotel di daerah ini mengalami peningkatan.

“Itu baru dari sisi perhotelan, karena saya yakin nanti restoran pasti mengalami peningkatan yang luar biasa juga,” sambungnya.

Menurutnya, keputusan memindahkan IKN ke Kalimantan Timur sangatlah tepat, dan tentunya Asosiasi Hotel, Restoran maupun GM sangatlah mendukung hadirnya Ibu Kota baru tersebut.

DIkatakannya, untuk kegiatan-kegiatan pemerintahan  baik Kementerian Bappenas, PUPR, atau Badan Otorita memang lebih banyak berfokus ke bintang empat atau lima. Dan disebabkan Hotel Neo+ bintang tiga, maka lebih banyak berfokus ke Government Provinsi atau wilayah Kabupaten dan Kota.

General manager Hotel Neo+ Balikpapan A. Irham Tanry Latanro

Irham menjelaskan, Hotel Neo+ Balikpapan sudah memiliki 101 kamar dengan lima tipe, setiap ruangan mempunyai keunikan masing-masing, pun begitu untuk area loby juga punya ciri khas sendiri dengan keunikan-keunikannya.

Diterangkan, Neo  ada black dan merahnya, lanjutnya, memang sudah seperti itu ciri khasnya, di setiap kamar juga sama. Lima tipe kamar yang ada itu mempunyai ciri khas dan keunikan masing-masing, di area bagian belakang headboard dan tempat tidur itu memiliki gambar Kota-kota menarik yang ada di dunia, hingga Itu memberikan keunikan tersendiri bagi setiap pengunjung yang datang ke Neo+ Balikpapan.

Neo+ Balikpapan terus mengembangkan agar bisa memanjakan tamu-tamu yang datang ke sehingga tidak jenuh. Breakfast juga dibagii dua. Dicontohkan, di weekday di area bawah, kemudian di weekend berada di Rooftop.

“Sekarang kami lagi kembangkan Rooftop di atas di mana tamu bisa melihat 2/3 pemandangan Kota Balikpapan,” ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, bisa digunakan juga untuk breakfast, juga wedding outdoor atau meeting-meeting yang lain yang sifatnya terbuka itu sangat menarik sekali. Jadi itu yang sekarang pihaknya lakukan sehingga bagaimana tamu-tamu yang datang bisa lebih menikmati fasilitas yang ada di Neo+ Balikpapan.

Terkait dengan tantangan ke depan, Irham mengaku itu adalah hal yang memang tidak bisa dihindari. Seperti kemungkinan beberapa tahun nantinya kian marak Hotel-hotel baru terbuka.

Tetapi ia berpikir itu hal yang wajar. Setiap Hotel termasuk Neo+ Balikpapan sejatinya akan selalu memberikan inovasi-inovasi setiap tahunnya sehingga para pelanggan akan selalu merasa puas dengan pelayanan maupun fasilitas yang diberikan.

“Kami dari Neo+ Balikpapan sangat mendukung keberadaan IKN di Kalimantan Timur, tentu harapan kami adalah program yang sudah diputuskan itu bisa terlaksana sesuai dengan jadwal dan dapat dimulai di Tahun 2024,” harapnya.

Dan tentu harapannya bisa meningkatkan perekonomian yang ada di Kalimantan Timur. “Khususnya Balikpapan juga mendapat dampak yang luar biasa,” tutupnya. (ervan)

« Previous PageNext Page »

  • vb