D’Maskers Samarinda – Komunitas Pengrajin Batik Tangan, Ukir Kayu dan Ukir Batu

January 26, 2022 by  
Filed under Wisata

SAMARINDA – Kerajinan tangan di Kota Samarinda ternyata tidak hanya seni tenun Sarung Samarinda di kampung tenun Samarinda Seberang atau seni ukir motif Dayak yang telah kesohor di Indonesia dan mancanegara. Kini, Samarinda juga mulai dikenal dengan berbagai kerajinan tangan seperti seni kerajinan batik tangan dan ukir batu putih.

Komunitas Masyarakat Kreatif atau disingkat D’Maskers yang beralamat di jalan Suwandi 6 Samarinda merupakan komunitas yang mengembangkan seni pengrajin batik tulis , ukir kayu, ukir batu, dan berbagai produk olahan dari bambu.

Prih Sugiyatno ketua komunitas D’Maskers mengatakan saat ini komunitasnya beranggotakan 15 orang seniman pengrajin. D’Masker yang berdiri 3 tahun lalu ini mengerjakan berbagai pesanan dari batik tulis, seni ukir kayu dan batu putih.

Seni ukir batu putih type dinding saat ini menjadi primadona pemesanan warga Samarinda dan sekitarnya. Seni ukir batu putih ini dimana bahan bakunya berasal dari batu putih, batu ini cukup unik yaitu memiliki sifat yang gampang diukir dan halus.

Prih Sugiyatno – Ketua komunitas D’Masker 

“Pengerjaan seni ukir batu putih memerlukan perasaan dan penjiwaan, sehingga hasilnya berbeda dan memiliki nilai seni yang tinggi jika dipandang,” ujar Prih sapaan akrabnya saat dijumpai di workshop D’Maskers, Selasa (25/01/2022).

Soal harga, seniman pensiunan guru seni SMPN 2 Samarinda ini, mengungkapkan karya seni ukir batu dinding dihargai rata-rata Rp 1 Juta per meter persegi.

Saat ini di Samarinda belum memiliki Galeri batu putih yang khusus memamerkan hasil kerajinan tersebut, hampir setiap perajin memamerkan hasil kerajinannya dengan memajang di tempat pembuatannya.

Pria berusia 56 tahun ini pun berharap ada sebuah Galeri batu putih di kota Samarinda. Dengan hadirnya Galeri diharapkan masyarakat dapat mengenal kerajinan tersebut. Nilai seninya dapat dinikmati, dengan begitu harga jual kerajinan batu putih ini dapat ditingkatkan serta karya seni yang terkandung dapat dirasakan.

“Jika ada galeri, para peminat seni ini pun dapat dengan leluasa melihat serta menghayati hasil seni ukir batu putih ini, melihat hasil karya seni maka akan melihat kehidupan, istilahnya berdialog dengan karya seni atau karya berbicara,” harap pria dengan 1 anak dan 4 cucu ini.

Pemesanan karya seni produk D’maskers seperti batik tulis , ukir kayu, ukir batu, dan berbagai produk olahan dari bambu dapat menghubungi Prih Sugiyatno di nomer HP 0812 5828 0339 atau langsung ke workshop D’Maskers Jalan Suwandi 6 Samarinda.(hd)

Bupati HSS Apresiasi Borneo Camping Festival 10.000 Tenda

January 18, 2022 by  
Filed under Wisata

Bupati Hulu Sungai Selatan, H Achmad Fikry

KANDANGAN – Hasrat tim Borneo Park menggelar Camping Festival  10.000 tenda dan Arak Budaya 2022 di lokasi wisata Loksado, Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) bak gayung bersambut. Bupati HSS, H Achmad Fikry  menyambut gembira keinginan Borneo Park itu.

“Kami menyambut baik dan siap mendukung pihak swasta  yang ingin melaksanan kegiatan ini,” ujar Bupati Achmad Fikry ketika menerima kehadiran tim Borneo Park di ruang kerjanya di Kota Kandangan, Jumat (14/1/2022).

Rombongan Borneo Park Kalsel  terdiri dari Direktur Operasional Borneo Park, Yuli Anjarwati dan Bagian Marketing Endah Prihatin SM, Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Dayak Meratus Kalsel, Benyamin Uhil dan Ketua Hariannya, Erwan S melakukan audensi dengan Bupati Fikry.

Sedang Bupati HSS sendiri seperti rilis  hulusungaiselatan.kb.go.id. Senin (17/1/2022), didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab HSS H Martha Karya Saputra, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) HSS, Efran  dan Kabid Pariwisatanya, Moh Zakir Maulidi.

Bupati HSS yang low profile ini merasa gembira, lantaran event Borneo Camping Festival dan Arak Budaya 2022 ini sangat sejalan dengan program Pemkab HSS. Terutama upaya memajukan sektor pariwisata dan  meningkatkan perekomian  masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

“Tentu event ini awal yang bagus untuk mengkolaborasikan  antara Pemkab HSS dengan pihak swasta, dan tentu diharapkan bisa saling menguatkan tetang  destinasi wisata ini,” katanya sambil menambahkan format apa saja yang perlu disiapkan Pemkab bisa dibicarakan lebih lanjut dengan dinas terkait.

Yuli Anjarwati bersyukur dengan respon Bupati HSS dan jajaran terkait. “Alhamdulillah, beliau menyambut baik, dan sangat responsif sekali. Terlebih, Pak Bupati juga meminta jajaran terkait menindaklanjuti (follow up) tentang rencana dan keinginan kami,” ucapnya seusai  pertemuan.

Yuli  sendiri belum menetapkan waktu pelaksanaan event pariwisata ini. Tapi, ia menyebut, agenda Borneo Camping Festival dan Arak Budaya 2022 nanti dengan sasaran target 10.000 buah tenda.

“Rangkaian acaranya nanti antara lain ada konser musik, pemecahan rekor MURI, penanaman 10.000 pohon dan dilanjutkan  Trip Eksplor Eksotisme Budaya dan Destinasi Wisata yang ada di Kalsel,”  urainya.

Loksado yang terletak di kawasan pegunungan Meratus seperti diketahui menjadi salah satu destinasi wisata di HSS. Destinasi sangat menarik, diminati dan ramai diperbincangkan masyarakat luar Kalimantan, lantaran panorama alamnya yang aduhai memesona, termasuk lekukan-lekukan sungai Amandit.

Lantaran itu, Borneo Park coba berkolaborasi dengan Pemkab HSS untuk mewujudkan pariwisata sebagai ikon kebangkitan ekonomi masyarakat.  Terutama menggelar event akbar bertajuk Borneo Camping Festival 10.000 tenda dan Arak Budaya 2022 ini. (JJD).

Perayaan Pergantian Tahun di Kota Batu Tanpa Pesta Kembang Api

December 30, 2021 by  
Filed under Wisata

Ketua PHRI Batu Jawa Timur, Sujud Hariadi

BATU -Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Jawa Timur Sujud Hariadi menegaskan perayaan malam pergantian tahun baru 2022 pada hotel di Batu, tidak ada pesta kembang api.

Hal itu disampaikan mengingatkan situasi dan kondisi masih dalam pandemi Covid-19 belum berakhir. Apalagi masih dalam situasi berduka adanya musibah erupsi Gunung Semeru yang berdampak diwilayah Kabupaten Lumajang

Dikatakan Sujud, malam tahun baru akan digelar sederhana. Tidak ada pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain itu masih pandemi, juga kondisinya masih berduka terkait erupsi Gunung Semeru.

“Jadi kita masih hati-hati dalam pelaksanaan perayaan tahun baru,” ujar Sujud Hariadi di kantornya, kamis ( 30/12/2021)

Sujud menjelaskan, hotel-hotel yang ada di wilayah Kota Batu, pada perayaan malam pergantian tahun rencananya hanya akan menggelar acara makan malam yang diiringi dengan pertunjukan musik sederhana.

Ia menambahkan, pertunjukan musik juga tidak akan dilakukan secara besar-besaran yang bisa memunculkan kerumunan dan berpotensi menyebarkan virus, apalagi kini ada varian baru Omicron.

Dibandingkan sebelum pandemi mendera, hunian kamar hotel di Batu “terjun bebas“”.

“ Wisatawan sekarang tidak mau pesan melalui online, mereka lebih senang datang ke lokasi dulu, jika adanya pengetatan yang berlebihan mereka balik kanan mencari daerah yang longgar. Tetapi jika situasinya enak, mereka langsung pesan kamar,“ tandas Sujud.

Sujud Hariadi yang juga Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta Batu menyebutkan, perusahaannya sempat menggaji karyawan 50 % selama 9 bulan, disaat pandemi mengalami puncaknya. Namun saat ini sudah normal mereka digaji 100 % kembali.

Sementara jumlah pengunjung di tahun 2019 Taman Rekreasi Selekta mampu menembus angka 1.394.000 sedangkan tahun 2020 hanya mencapai 400 ribu pengunjung dan tahun 2021 turun drastis menjadi 260 ribu pengunjung.

Dengan adanya Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022. Dimana salah satu poin utamanya yakni aturan pengetatan selama Nataru berlaku untuk kegiatan wisata.

Pemerintah akan meningkatkan kewaspadaan pada objek wisata di beberapa daerah destinasi pariwisata favorit, seperti  Bali, Bandung, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Bogor dan Medan dan lain-lainnya.

Selain itu, poin utama yang tidak kalah penting ialah adanya jumlah pembatasan wisatawan maksimal 75% dari kapasitas total tempat, tambah Sujud.

“Jika melihat Imendagri, tidak boleh ada perayaan yang berlebihan. Pengelola hotel juga memilih untuk memanfaatkan ruang-ruang terbuka,” kata Sujud.

Taman Rekreasi Selecta miliknya yang merupakan salah satu destinasi favorit masyarakat pada saat perayaan tahun baru, tetapi tahun baru 2022 harus prihatin dulu. Tidak ada pesta kembang api.

Di Taman Rekreasi Selecta menyediakan banyak permainan dan wahana yang menyenangkan seperti Bianglala, perahu ayun, sky bike, dan cinema 4D dan pemandangan alam yang indah dengan udara sejuk karena lokasi wisata ini dikelilingi Gunung Arjuna, Welirang, dan Anjasmoro.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya, di Taman Rekreasi Selecta ada Pasar Rakyat yang bertujuan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat pada malam perayaan tahun baru. Namun, pada tahun ini acara tersebut tidak digelar.

“Biasanya untuk di Selecta ada Pasar Rakyat saat tahun baru. Tapi kali ini tidak ada, hanya makan malam untuk tamu hotel di pinggir kolam dan musik saja. Itu saja,” ujarnya.

Pemerintah pusat memutuskan untuk tidak menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada periode Natal dan Tahun Baru 2022 melainkan hanya memberlakukan sejumlah pengetatan.

Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi, sangat optimis tahun 2022, kegiatan wisatawan akan kembali normal, seiring dengan menurunkan PPKM pandemi.

“Hal itu nampak terlihat dari Pandemi turun, ekonomi berputar bergerak naik. Dengan  syarat mampu mengungguli daerah lain seperti Mojokerto, Jombang, Pasuruan dan Kabupaten Malang “ lanjutnya. (Buang Supeno)

 

Bangkitkan Sektor Pariwisata, PWI Kaltim Adakan Wisata Susur Mahakam

December 27, 2021 by  
Filed under Wisata

SAMARINDA – Situasi pandemi covid-19 membuat banyak sektor yang terpuruk. Sektor pariwisata, merupakan salah satu yang  sangat terpuruk. PWI Kaltim melihat sektor pariwisata terutama di provinsi Kalimantan Timur harus bangkit  dan mulai   bergerak menyemarakkan dunia pariwisata.

Menggandeng PT. Nusantara Wisata Tour & Travel, menggunakan KM. Pesut Kita mengadakan kegiatan Susur Sungai Mahakam yang diikuti wartawan, Ikatan keluarga wartawan Indonesia (IKWI) Kalimantan Timur,  Guru SMA di Samarinda, dan masyarakat umum, Ahad (26/12/2021).  Kegiatan dimulai dari Dermaga Mahakam Hilir (Dermaga Pariwisata) Pasar Pagi Samarinda berlayar menuju jembatan Mahkota di hilir Sungai Mahakam dan dilanjutkan pelayaran ke hulu Sungai Mahakam melewati Kampung Ketupat hingga Jembatan Mahulu di Loa Buah.

Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi saat menyambut para peserta wisata susur Mahakam berharap kondisi pandemi cepat berakhir. Kegiatan Susur Sungai Mahakam bertema dengan berwisata, kita bangkit dari keterpurukan akibat pandemi covid-19 dimeriahkan dengan berbagai permainan, sehingga membuat suasana meriah.

Manager Direktur PT. Nusantara Wisata Tour & Travel,  I Gusti Bagus Putra juga menyampaikan kapal yang dikelola melalui biro travelnya ada dua, yaitu Pesut Kita dan Pesut Bentong. Ia sangat mendukung kegiatan wartawan dalam upaya turut membangkitkan pariwisata di Samarinda, terutama memperkenalkan wisata susur Sungai Mahakam.

Sementara koordinator pelaksana kegiatan Wisata Susur Sungai Mahakam, Munanto mengatakan peserta wisata Susur Sungai Mahakam yang diikuti sekitar 100 orang membayar tiket seperti penumpang umum. Sekali berlayar, penumpang dewasa Rp50 ribu dan bagi anak-anak Rp25 ribu.

“Beda dengan reguler, wisata ini disiapkan konsumsi dan dorrprize bagi peserta,“ kata Munanto.

Dijelaskan Munanto, menikmati wisata memerlukan biaya dan tidak gratis. Dana yang terkumpul di[pergunakan untuk menyewa kapal. Sementara untuk konsumsi dan doorprize mendapat dukungan Wagub Hadi Mulyadi dan Owner Taman Salma Shofa.

Menurut Munanto, ini merupakan salah  satu upaya pers turut aktif memberikan dukungan agar sektor Pariwisata ini kembali bangkit. Selama pandemi Covid-19, banyak pelaku pariwisata terpuruk mulai dari pengusaha restoran, karyawan restoran, pengusaha transportasi, sopir wisata, pedagang di seputar obyek wisata.

“PWI Kaltim mencoba  turut serta menggiatkan kembali pariwisata, terutama pariwisata lokal,” ucap Munanto yang juga anggota dewan kehormatan PWI Kaltim ini.

Agus Jayadi salah satu peserta Susur Sungai Mahakam mengatakan sangat mendukung kegiatan ini. Para  guru sangat senang bisa turut serta mengikuti kegiatan ini sembari mengisi liburan natal dan tahun baru sebelum bagi rapot pada awal Januari 2022 nanti.

“Ini kegiatan dari kita oleh kita untuk kita,” ucapnya penuh dengan semangat.

Agus Jayadi bersama guru-guru SMAN 5 Samarinda yang ikut serta wisata susur Mahakam ini sebagian besar mengajak keluarga  karena merupakan ini momen yang sangat langka bisa bersama apalagi bersama para wartawan.(*)

JMP Gelar Jambore Pariwisata Selama 3 hari di Taman Salma Shofa Samarinda

December 12, 2021 by  
Filed under Wisata

SAMARINDA – Komunitas Jaringan Mitra Pariwisata (JMP) bekerjasama dengan rumah Seni Tirtonegoro menggelar Jambore Pariwisata yang dilaksanakan di Taman Salma Shofa Lubuk Sawah Sungai Pinang Samarinda yang berlangsung selama 3 hari mulai Jum’at hingga Ahad 3-5 Desember 2021.

Syafruddin Pernyata salah satu penggagas Jambore Pariwisata ini mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemangati pelaku-pelaku di bidang pariwisata yang selama dua tahun ini terpuruk, dan mereka ini butuh semangat, butuh relaksasi, butuh motivasi. “JMP melihat ini penting untuk dikembalikan semangatnya supaya jangan hilang keinginannya sampai berhenti di bidang pariwisata,” ucap Espe panggilan akrab Syafruddin Pernyata yang juga owner dari Salma Shofa.

Syafruddin berkeyakinan,  Allah itu maha adil ada saatnya menurunkan musibah, tapi ada saatnya nanti juga menghilangkan musibah. Kita berharap dengan hilangnya musibah itu maka pariwisata akan bangkit. Kenapa pariwisata harus bangkit karena banyak orang hidup dari pariwisata.

“Satu piring nasi direstoran itu melibatkan 18 orang. Jadi kalau ada restoran yang kehilangan pelanggan berarti ada ribuan orang yang kehilangan pekerjaan. Siapa mereka, ada petani Lombok, petani buncis, petani wortel, petani seladri, petani padi, tukang panen beras, tukang giling beras, pedagang beras, tukang angkat beras,” ungkap Syafruddin.

Jambore Pariwisata yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi dengan ditandai pemukulan kentongan tanda dimulainya kegiatan Jambore Pariwisata dihadiri juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Kadis Kominfo Kaltim HM Faisal, Sekretaris Dinas Pariwisata Kaltim H Irvan Rivai, tampak hadir juga Wakil Walikota Samarinda Rusmadi, dan para pelaku pariwisata di Kalimantan Timur.

Saat membuka acara, Wagub Hadi Mulyadi mengatakan bahwa Pandemi Covid-19, bukanlah penghalang untuk memajukan perekonomian masyarakat, tak terkecuali di sektor pariwisata. “Melalui Jambore Pariwisata ini, saya melihat dan menilai ada semangat tidak menyerah dengan keadaan. Meski, saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi. Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan kegiatan ini. Saya minta Dinas Pariwisata Kaltim mengagendakan program ini setiap tahun menjadi agenda tetap tahunan,” ,” ucap Hadi Mulyadi.

Penampilan Drama dan seni tari dari Tirtonegoro Foundation Kaltim menandainya pelaksanaan Jambore Pariwisata dimulai, dilanjutkan dengan permainan tradisional Begasing yang diiikuti oleh Wagub Hadi Mulyadi, Hetifah Sjaifudian, Wakil Walikota Samarinda Rusmadi dan Syafrudin Pernyata.(vb-01)

« Previous PageNext Page »

  • vb