Sanga-Sanga Siapkan Homestay Dukung Pengembangan Wisata Sejarah

October 17, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi, Wisata

Vivaborneo.com, Samarinda — Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) memberikan Pelatihan Pengelolaan Homestay kepada warga Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada 10 Oktober 2021.

Pelatihan ini merupakan rangkaian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan beberapa materi pelatihan lainnya seperti Pembuatan Paket Wisata dan Pemandu Wisata (local guide).

Menurut Dosen Jurusan Pariwisata POLNES, tujuan  pelatihan ini akan mendukung sarana akomodasi di Kecamatan Sanga-Sanga untuk mempromosikan objek wisata yang dimilikinya.

“Materi yang kita berikan yaitu pemahaman tata cara dan pengelolaan homestay. Karena  salah satu kunci keberhasilan bagi suatu daerah wisata adalah tempat tinggal sementara bagi pengunjung yang ingin bermalam,” jelas salah seorang dosen POLNES, Said Keliwar, S.ST.Par, M.Sc.

Wisatawan yang berkunjung akan lebih memilih sarana yang lengkap, nyaman, bersih. Karena selain akomodasi tentulah aspek amenitas, dan atraksi harus dibenahi.

Pada pelatihan ni para peserta diberi tips  bagaimana membuat para wisatawan yang bermalam di Sanga-Sanga merasa nyaman, aman, dan  terkesan dengan pelayanan dan perlengkapan standar homestay.

Aspek-aspek standar usaha homestay seperti bentuk bangunan rumah, kamar tidur fasilitas penunjang, toilet, pelayanan kepada tamu yang bermalam, pengelolaan manajemen homestay, sumber daya manusia pada homestay, serta keamanan dan keselamatannya.

“Terlebih di Sanga-Sanga ini masih sangat indah dengan pepohonan yang rindang, dan lingkungan yang masih asri. Ini juga bisa menjadi faktor pendukung panorama homestay yang terdapat di Kota Juang ini,” ujar Said yang didampingi oleh Anton Nurcahyo, SE.,MM.

Sementara itu, Ketua Komunitas Pemerhati Situs Sejarah (KOMPAS), Dimas Wahyu Praginanto mengucapkan terima kasih atas pelatihan homestay yang didapatnya dari POLNES. Dimas berharap, pelatihan serupa akan diberikan kembali untuk mendukung Sanga-Sanga sebagai tempat tujuan wisata sejarah.

Dimas berharap dirinya dan peserta lainnya dapat terjun langsung mengelola homestay yang ada serta mengajak rumah-rumah warga lainnya untuk mempersiapkan rumah mereka bagi tamu yang berkunjung.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat sekali bagi saya dan peserta lainnya, tentang bagaimana tata kelola sebuah homestay. Apa saja persyaratan standarnya. Saya berharap setelah pelatihan ini akan tumbuh homestay untuk mendukung objek wisata sejarah di Sanga-Sanga,” harap Dimas.(VB/YUL)

Kaltim Telah Membentuk Komite Ekonomi Kreatif Daerah

October 11, 2021 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan, Wisata

Vivaborneo.com, Samarinda — Provinsi Kalimantan Timur telah membentuk Komite Ekonomi Kreatif Kaltim untuk masa tugas selama empat tahun mulai 2021 – 2025.  Tugas pokok Komite Ekonomi Kreatif ini adalah mengembangkan ekonomi kreatif daerah sesuai dengan Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah atau biasa disebut Talanpekda.

Ketua Ekonomi Kreatif Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni menjelaskan naskah Talanpekda ini disusun secara bersama oleh berbagai unsur meliputi akademisi, pemerintah daerah, pelaku bisnis, komunitas ekonomi kreatif dan media, melalui proses partisipatif. 

“Hasilnya, terdapat tiga subsektor ekonomi kreatif unggulan Kaltim yakni Kuliner, Kriya-Wastra serta Aplikasi dan Games dan tiga sub sektor ekonomi kreatif Potensial yaitu Seni Pertunjukkan, Videografi-Film-Fotografi dan Musik,” ujarnya saat Bincang-Bincang Membangun Korelasi  Kelembagaan dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif” bertempat di Salman Avenue, Sabtu (9/10/2021).

Sri Wahyuni yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kaltim menambahkan saat ini naskah Talanpekda tersebut dalam proses penetapan Peraturan Gubernur Kaltim sebagai dasar hukum untuk mewujudkan Rencana Aksi Pengembangan Ekonomi Kreatif secara bersama. 

Komite Ekonomi Kreatif ini mempunyai fungsi sebagai menyusun Program Kerja Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah sesuai Talanpekda, diantaranya, membangun jaringan kerja, melakukan intermediasi pelaku ekonomi kreatif dan para pemangku kepentingan lainnya dengan pemangku kebijakan dalam upaya percepatan pengembangan ekonomi kreatif daerah.

Sri Wahyuni berharap, dengan terbentuknya Komite ekonomi Kreatif Kaltim ini akan mampu mengangkat dan meningkatkan sektor ekonomi kreatif yang sudah ada dan belum tergali secara maksimal.

Adapun susunan kepengurusan Ekonomi Kreatif Kaltim, Ketua dijabat oleh Dra.Sri Wahyuni MPP, Wakil Ketua Dr. Erwiantono, Sekretaris Restiawan Baihaqi, ST dan membawahi lima bidang, yaitu Bidang Pemberdayaan Pelaku Ekonomi Kreatif, Bidang Pemasaran dan Digitalisasi Ekonomi Kreatif, Bidang Riset, Standarisasi,  Bidang Sertifikasi Usaha Ekonomi Kreatif, Bidang Perlindungan dan Pemanfaatan Hak Kekayaan Intelektual dan Bidang Kerjasama dan Akbar Haka pada Hubungan Kelembagaan. (Vb/Yul)

Kadispar Kaltim : Film Daerah menjadi Potensi Besar Pariwisata 

October 8, 2021 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis, Wisata

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, MPP.

Vivaborneo.com, Samarinda — Potensi besar film daerah dan sinematografi di Kalimantan Timur sebagai suatu sub sektor yang dapat meningkatkan kegiatan dan kunjungan pariwisata di Kaltim.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, MPP yang mengundang seluruh sinematografi dan pembuat film daerah untuk dapat berpartisipasi dalam “Kaltim Film Festival 2021″. 

“Kaltim Film Festival ini adalah giliran pertama yang dilaksanakan pada tahun 2021 dan akan menjadi event tetap untuk memberi ruang kepada para pelaku di dunia sinematografi di Kaltim, ujarnya, Kamis (7/10/2021).

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan November 2021, ujar Sri Wahyuni dikarenakan film merupakan salah satu sub sektor yang dinilai sangat potensial bagi pariwisata di Kaltim.

“Pekan Film Festival 2021 ini akan menjadi salah satu agenda besar pada Pekan Kreatif Kalimantan Timur. Film Kaltim untuk Film Indonesia,” seru Sri Wahyuni.

Acara ini digelar oleh Bidang Pengembangan Karya Seni Budaya  (PKSB) Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim yang diharapkan dapat menjadi agenda dan event tahunan secara berkelanjutan.

Kegiatan “Kaltim Film Festival 2021” ini selain menyelenggarakan lomba karya film festival, juga dirangkai dengan beberapa agenda menarik lainnya, diantaranya webinar tentang perkembangan film lokal,  festival film pendek hingga penyelenggaraan pemberian Penghargaan kepada para pemenang.

“Ini adalah penyelenggaraan di tahun pertama dan kita berharap akan dapat terus berlanjut di tahun-tahun selanjutnya. Ini merupakan kepedulian kita untuk perkembangan film di daerah yang potensinya sangat besar untuk kemajuan pariwisata,” ujarnya.(VB/YUL)

Fashion Show Contest Mewarnai Hari Batik Nasional di Batu

October 7, 2021 by  
Filed under Budaya

Batu – Penampilan anggun Wali Kota Batu Hj. Dewanti Rumpoko tidak kalah dengan artis ibu kota atau peserta fashion show lainnya. Kepiawaian dalam berlengang diatas catwalk dalam memperagakan pakai batik memukau undangan yang memadati Graha Pansila Balaikota Among Tani, tempat berlangsungnya Fashion show contes, Kamis ( 7/10/2021).

Penampilan Dewanti Rumpoko, menandai dibukanya “Fashion Show Contest” yang diikuti para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Batu yang sekaligus untuk membumikan pakaian batik dalam kehidupan sehari-hari di kota wisata Batu.

Aktivasi ini akan mengajak masyarakat untuk ikut menunjukkan kebanggaan dan kecintaan terhadap batik. Penggunaan batik tidak lagi identik dengan acara-acara tradisional atau kegiataan kebudayaan. Motif batik juga sudah digunakan sebagai salah satu gaya fashion, baik untuk acara formal atau informal.

Fashion show ini merupakan rangkaian peringatan Hari Batik Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-20 Kota Batu, yang diselenggarakan Pemerintah Kota Batu bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batu.

Dalam acara ini, seluruh Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Batu bersama Suami/Istri, memakai dan menampilkan berbagai motif batik khas Kota Batu. Selain untuk memperkenalkan berbagai motif batik khas Kota Batu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengangkat UMKM batik yang ada di Kota Batu.

“Dalam kegiatan ini kami juga menggandeng pengrajin dari UMKM batik, mudah-mudahan kegiatan dari Hari Batik Nasional ini bisa membantu industri batik di Kota Batu,” kata Ketua Dekranasda Kota Batu, Wibi Punjul Santoso.

Sementara itu, Wali Kota Batu Hj. Dewanti Rumpoko, menyebutkan  kegiatan ini menjadi ajang untuk mendukung karya seniman Kota Batu.

“Saya harap kegiatan ini bukan hanya peringatan, tapi juga upaya kita untuk men-support hasil karya seniman, pengrajin dan UMKM Kota Batu,” katanya.

Dalam lomba fashion show kali ini, pemenang ditentukan dalam berbagai kategori, antara lain Fashion Show Kocak, Serasi , Favorit, Romantis, Ambyar dan Grogi.(*/Buang)

Pokdarwis “Kang Bejo” Balikpapan Juara Lomba Tingkat Kaltim

October 6, 2021 by  
Filed under Wisata

Vivaborneo.com, Samarinda — Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kang Bejo dari Kota Balikpapan berhasil menjadi pemenang dalam Lomba Pokdarwis Tingkat Provinsi Kaltim tahun 2021.

Pokdarwis ini terkenal dengan Wisata Edukasi Kangkung Sumber Rejo atau lebih dikenal dengan “Kang Bejo”. Ditempat ini pengunjung mendapatkan tata cara bertanam kangkung, mulai dari persemaian biji hingga wisata petik atau panen kangkung. Pokdarwis ini telah melaksanakan kegiatan  sekitar tahun 2019 silam.

Sedangkan Juara II Pokdarwis direbut oleh Pokdarwis Benua Etam dari Kota Bontang dan Juara III Pokdarwis Mahligai dari Kabupaten Berau. Untuk Harapan I Pokdarwis Batuq Buta Unhan Uwe dari Kutai Barat, Harapan II Pokdarwis Karya Ambalat dari Kutai Kartanegara dan juara Harapan IIII Pokdarwis Amanah Masjid Shirathal Mustaqiem dari Samarinda.

Bertempat di Hotel Mercure Samarinda, lomba ini diikuti oleh delapan Pokdarwis perwakilan dari  delapan kabupaten/kota di yakni berasal dari Kota Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Berau, dan Penajam Paser Utara. Sedangkan Kabupaten Mahakam Ulu dan Paser absen untuk penyelenggaraan lomba tahun ini karena masih terkendala pandemi.

Salah seorang juri, I Wayan Lanang Nala, M. Par.  dalam laporannya menyampaikan bahwa pada dasarnya penilaian Lomba Pokdarwis tahun ini telah dilaksanakan sejak dua bulan lalu. Penentuan juara pada saat penilaian hanyak untuk melengkapi penjurian yang telah dilaksanakan saja.

“Untuk diketahui bahwa kami tim juri telah melakukan penilaian Lomba Pokdarwis Tingkat Provinsi Kaltim sejak akhir Agustus lalu dengan mengunjungi secara langsung Pokdarwis di masing-masing tempat,” tutur I Wayan Lanang Nala.

Dijelaskan Lanang, untuk menentukan pemenang bukanlah perkara yang mudah mengingat para peserta telah mempersipkan segala sesuatu dengan matang. Aspek Administrasi (kelembagaan) dan Aspek Pengelolaan (Kinerja) Pokdarwis menjadi point dalam penilaian Lomba Pokdarwis tahun 2021.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur Dra. Sri Wahyuni, MPP mengatakan tujuan diadakannya lomba antara lain untuk meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan.

“Dengan adanya Lomba Pokdarwis Tingkat Provinsi Kaltim, kami berharap semakin memacu semangat pokdarwis di kabupaten/kota untuk berkompetisi positif sehingga potensi obyek-obyek desa wisata di Kaltim,” ujarnya.

Acara Lomba Pokdarwis dibuka oleh Kadispar Kaltim Sri Wahyuni pada Senin malam, dilanjutkan dengan penilaian pada Selasa, 5 Oktober 2021. Acara ini juga dirangkai dengan pengukuhan pengurus Badan Promosi Pariwisata Provinsi Kaltim (BPPD Kaltim) untuk periode 2020-2025.(VB/YUL).

« Previous PageNext Page »

  • vb