DPK Kaltim Gelar Bimbingan dan Konsultasi Kearsipan

June 16, 2023 by  
Filed under Artikel

SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, lakukan kegiatan bimbingan dan konsultasi kearsipan, Kamis (15/6/2023).

Kegiatan ini dimaksudkan agar penerapan pengarsipan yang tertib dan sistematis di lingkungan kerja berlangsung di lantai 2, Ruang Balai Pustaka DPK Kaltim, seluruh pejabat administrator dan unit pengelola arsip pada masing-masing bidang DPK Kaltim bertemu membahas kebijakan pengawasan kearsipan internal di lingkungan DPK Kaltim.

Zainuddin, selaku arsiparis DPK Kaltim menjadi pemateri dalam giat yang berlangsung. Ia mengungkapkan arsip merupakan dokumen yang menjadi alat bukti terbentuknya akuntabilitas kinerja.

“Berdasarkan Peraturan ANRI Nomor 6 Tahun 2019 tentang Pengawasan Kearsipan, pengawasan atas penyelenggaraan kearsipan terdiri dari pengawasan internal dan eksternal,” papar Zainuddin.

Agenda berlangsung hingga pukul 12.00 WITA serta sesi diskusi terus bergulir sebagai upaya bimbingan dan konsultasi mengenai kearsipan guna penertiban arsip di lingkungan DPK Kaltim.(adv-dpk kaltim)

Isran for 2024

June 8, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SAYA tak bisa hadir ketika acara “Isran Noor for Indonesia 2024” digelar di Hotel Mesra Samarinda, Sabtu (3/6) lalu. Kebetulan saya masih mengikuti Bimtek Caleg DPR RI di Jakarta. Tapi saya mengikuti dengan saksama suasana silaturahmi yang hidup dan dinamis di antara para tokoh yang hadir melalui media sosial.

Yang menarik konsep “Isran Noor for Indonesia 2024” itu memberi ruang berkembangnya penafsiran baru. Tidak kaku seakan hanya memenuhi hasrat politik Isran untuk bisa tampil di Pilpres semata. Padahal itu tidak gampang dan terjal urusannya. Seperti mau lewat di lubang jarum. Makanya Isran sering berujar: “Saya bisa jadi presiden kalau ada gempa.”

Tapi ada dua tafsir baru yang jauh lebih bagus gaungnya. Itu muncul dalam acara silaturahmi tersebut. Satu pandangan ditegaskan  dari sang penyelenggara, yaitu Aspirasi Masyarakat Nasional Bersatu (AMNB) Kaltim yang diketuai Mugeni. Dan satu  lagi datangnya dari Isran sendiri.

Menurut Mugeni, “Isran Noor for Indonesia 2024” tidak sekadar Isran mau jadi capres atau cawapres. Karena itu terlalu sempit maknanya. Makanya ada tafsir lain yang lebih luas. AMNB ingin menggambarkan bahwa putra kelahiran Sangkulirang, Kutai Timur berusia 63 tahun  itu adalah tokoh daerah yang sangat penting untuk diperhitungkan dalam percaturan politik dan kepemimpinan nasional. Kelasnya tidak cuma sebatas daerah, tapi Isran sudah masuk kategori tokoh nasional dan bahkan punya bobot internasional.

Tak salah Mugeni dan AMNB bilang begitu. Dari catatan  yang ada, memang banyak fakta yang berbicara. Isran bukan tokoh kaleng-kaleng.   Isran sangat populer ketika  menjadi hulubalang bupati se-Indonesia (Apkasi) tahun 2009-2011. Anggotanya 400 lebih bupati. Poster Isran terpampang hampir di semua kabupaten.

Sebagai Gubernur Kaltim, Isran saat ini juga memangku jabatan penghulu gubernur se-Indonesia (APPSI) menggantikan Anies Baswedan yang purnatugas sebagai gubernur DKI. Jadi sudah lengkap pengalamannya mengomandoi para kepala daerah.

Karena disiplin ilmunya dari Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (UNMUL), Isran pernah didaulat menjadi ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) dua periode, 2011-2016 dan lanjut 2016-2021. Anggota Perhiptani itu ada 82 ribu orang di seluruh Indonesia, belum termasuk komponen pendukungnya yaitu Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang beranggotakan 480 ribu orang.

Isran juga sarat pengalaman politik. Dia yang saat ini sebagai ketua DPW Partai Nasdem Kaltim sebelumnya pernah menjadi  ketua DPW Partai Demokrat  dan pernah mengikuti konvensi calon presiden yang diadakan partai SBY tersebut tahun 2019. Isran juga pernah  menjadi Plt Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) setelah Letjen (Purn) Sutiyoso mengundurkan diri menyusul pencalonannya sebagai kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Perjalanan karier politik dan birokrat Isran juga sangat terstruktur. Mulai PNS, asisten sampai menjadi wakil Bupati Kutai Timur. Lalu terpilih sebagai bupati dan lanjut menjadi gubernur Kaltim. Karena itu ada yang bilang wajar kalau Isran bercita-cita jadi presiden atau wakil presiden. Minimal mendapat porsi menteri. Itu sudah track-nya.

Presiden Jokowi tentu juga memandang Isran sebagai tokoh penting. Dia adalah  gubernur yang sangat besar sokongannya kepada Negara. Jokowi sadar betul Provinsi Kaltim adalah penyumbang devisa terbesar bagi negara melalui ekspor tambang batu bara dan migas serta kelapa sawit. Selain itu, Kaltim menjadi sangat strategis dengan ditetapkannya  sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Isran selalu pasang badan dan berani “mengancam” mereka yang mengkritik Ibu Kota Nusantara (IKN). “IKN itu harga mati. Mereka yang menolak IKN, umurnya pendek,” katanya tegas. Ucapannya itu sempat viral dan dinilai berani banget walau sebetulnya bercanda.

Jika dilihat dari kriteria pemimpin bangsa yang pernah dilontarkan Presiden Jokowi, setidaknya ada dua hal yang pas pada diri Isran. Soal  orang yang berambut putih serta berani dan punya nyali. Isran memang berambut putih, pekerja keras, dan berani bersikap.

Siapa yang berani ngomong ceplas-ceplos di depan Presiden Jokowi, sepertinya hanya Isran. Dia bilang Pak Jokowi bakal masuk surga karena  menetapkan lokasi IKN di Kaltim. Padahal tadinya ada daerah yang awalnya lebih unggul. Di antaranya Kalteng, yang memang pernah dilirik  Presiden Soekarno.

Ketika Pemerintah ingin menghapuskan tenaga honorer, Isran pasang badan. Dia tidak setuju terhadap kebijakan itu. Bahkan ketika ada rencana tenaga honorer tidak mendapat THR, Isran dengan lantang mengatakan bahwa Pemprov Kaltim tetap memberi THR, termasuk kepada tenaga honorer yang baru masuk atau masa kerjanya belum satu bulan. Tenaga honorer di seluruh Indonesia berterima kasih kepada Isran dan menganggap gubernur Kaltim ini sebagai “Pahlawan Tenaga Honorer.”

Isran juga pernah mengkritik BPK dan KPK. Dia pernah berhadapan dengan perusahaan raksasa dunia, Churchill Mining. Digugat Rp 26,8 triliun karena mencabut izin usaha tambang Churchill di Kutim. Isran tak gentar dan nyatanya dia justru menang.

Dalam dunia internasional, Isran pernah menjadi sekretaris harian Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East Asia Growth Area (BIMP-EAGA). Namanya sekarang populer dalam forum tahunan gubernur yang punya wilayah hutan. Annual Meeting Governors Climate Forest Task Force (GCFTF). Dalam pertemuan ke-13 di Meksiko, Isran tampil sebagai pembicara bersama gubernur Yucatan dan gubernur Amazonas Brazil.

“BUKAN ISRAN NOOR”

Berbicara dalam acara silaturahmi di Hotel Mesra itu, Isran mengungkapkan tafsir lain tentang dirinya. “Sebenarnya bukan Isran Noor for Indonesia 2024. Tapi Kalimantan Timur for Indonesia. Tidak pakai tahun karena kontribusi Kaltim terus berkelanjutan,” katanya menjelaskan.

Itu sikap kearifan Isran. Dia tidak ingin menonjolkan diri sendiri karena itu penekanannya pada Kaltim. Bahwa provinsi ini sejak dulu sampai sekarang dan bahkan ke depan tetap berperan besar  bagi pembangunan dan kemakmuran Bangsa dan Negara.

Ketika Jokowi gerah belum masuknya investasi asing ke IKN, Isran melempar gagasan yang unik. Dia bilang itu bisa dibiayai dari pendapatan ekspor Kaltim, asal semua pendapatan diserahkan kepada daerah ini. Lebih dari cukup untuk membiayai pembangunan IKN yang diperkirakan mencapai Rp500 triliun.

Isran juga berani mengajukan gagasan baru. Meski tak populer di telinga Pemerintah Pusat khususnya Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dia melontarkan perubahan komposisi pengelolaan dana APBN. Tidak seperti sekarang ini, daerah hanya kebagian yang kecil. Karena itu Isran digelari sebagai “Mr 70 Percent”

Kalau mau dikembangkan lagi tagline tadi. Sebenarnya bisa juga berbunyi “Kaltim untuk dunia.” Sebab, daerah ini sudah lama memberikan kontribusi kepada dunia dari hasil sumber daya alamnya, mulai migas, kayu, batu bara sampai kelapa sawit.

Belakangan berkat kecerdasan dan kepiawaian Isran, Kaltim juga berperanan besar dalam menjaga lingkungan dan penurunan emisi karbon. Isran berani mendatangi markas Bank Dunia di Washington DC, Amerika Serikat untuk meminta direalisasikannya penjualan karbon.

“Kalau  Bank Dunia tidak merespon dengan baik, kita ‘bakar’ saja hutan Kaltim,” ancamnya dengan narasi unik. Bakar yang dimaksud Isran tentu bukan dalam pengertian sesungguhnya. Tapi dimaksudkan akan mengonversi hutan Kaltim dalam kegiatan lain, yang tentu saja berdampak terhadap lingkungan dunia.  Itu sebabnya, Bank Dunia akhirnya melaksanakan pembayaran, yang totalnya bisa mencapai sekitar Rp 1,5 triliun.

Kaltim menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mendapat pembayaran karbon dari Bank Dunia. Berkat prestasi itu, Indonesia menjadi negara pertama di kawasan Asia Timur Pasifik yang menerima pembayaran dari program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF) untuk kegiatan pengurangan emisi karbon dari deforestasi dan degradasi hutan.

Menurut Isran, saat ini masih ada sisa 7 sampai 8  juta metrik ton karbon yang akan dia jual atau lelang ke pasar bebas. Kalau harganya bisa di atas 30 dolar AS per ton, berapa lagi yang bakal masuk ke kantong kas Kaltim. “Tak masalah saya sudah mau ‘pangsiun,’ yang penting Kaltim lebih punya kemampuan lagi maju dan berkembang,” katanya. Itu hebatnya Pak Isran, yang dikenal sebagai “Si Raja Naga.”(*)

Suasana Menyenangkan Reuni Akbar

June 7, 2023 by  
Filed under Opini

Oleh : Agung Masuprianggono

Menceritakan ulang sesuatu yang menyenangkan sangat sering kita lakukan. Demikian halnya Reuni Akbar 40 angkatan IKA SMADA yang pertama kalinya dilaksanakan  di Plenary Hall – Samarinda. Minggu tgl 28 Mei lalu.

Sudah lewat 10 hari pasca pelaksanaan, tetapi perasaan kita masih terbawa suasana reuni akbar. Penulis sendiri telah membentuk grup WA kelas 1.1 yang dulu tidak dipikirkan karena fokus dengan grup WA jurusan di kelas 2 dan 3. Selanjutnya obrolan grup seperti kembali ke suasana zaman sekolah dahulu. Dalam bahasa gaul perasaan yang demikian bisa disebut vibes.

Menurut buku Simple and Cool Daily English Conversation, vibes adalah perasaan yang ada dalam diri seseorang. Perasaan itu bisa disebabkan oleh orang lain, tempat atau keadaan.

Senada dengan buku Simple and Cool Daily English Conversation, vibes menurut Cambridge dictionary adalah perasaan yang seseorang dapatkan saat berada di suatu tempat atau situasi tertentu atau saat berada bersama orang tertentu.  Ada istilah vibes positif dan juga vibes negatif, keduanya memiliki makna yang bertolak belakang. Vibes positif tentu menunjukkan ke arah baik, sementara vibes negatif menunjukkan ke arah buruk. Kembali kepada individu masing-masing bagaimana vibes terbentuk dalam dirinya.

Sambil tersenyum penulis teringat share berita seputar dampak reuni akbar yang dikirim anggota grup WA di Kota Padang dan telah diberitakan TV nasional. Rupanya masih ada kasus CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) atau justru yg pas (Cinta Lama Belum Kelar). Ujungnya menambah angka perceraian di Kota Padang menurut Kemenag Kota Padang. Tetapi penulis yakin tidak demikian penyebabnya.

“Semuanya karena gorengan wartawan saja.”  kata Sony Harsono angkatan 87 yang hadir dari Jakarta  saat itu.

Tujuannya tentu agar medianya bersangkutan laku dengan pemberitaan demikian.

Sony Harsono chef handal dari Jakarta bersama Wagub Kaltim Hadi Mulyadi

Sony sendiri melakukan reuni lintas sekolah saat berada di Samarinda dimulai SD, SMP Untag hingga SMAN 2 mencakup kelas dan jurusan. Sony menginisiasi pertemuan tersebut mengingat dia berada di luar Samarinda. 3 jenjang pendidikan diborong olehnya. Hasilnya happy jar sidin.

Berbeda dengan Fitri Ekadinanti Alumni Smada angkatan 90 bercerita bagaimana serunya pasca reuni terjadi.  Kami hampir tiap hari reuni.

“Dari reuni kelas 1, kelas 2-3, gabunganlah,” ujar Eka.

Bahkan keesokan harinya reuni masih berlanjut  bersama ekan-rekan naik kapal wisata Mahakam. Menyusuri Sungai Mahakam sebagai destinasi wisata unggulan kota Samarinda.

Pokoknya Euforianya jalan terus. Vibes semangat reuni tidakbisa dihindari.

Terakhir Alumni angkatan 92 yaitu  An Nisa Al Hadis  menambahkan bahwa kita semua percaya bahwa reuni akbar bisa menjadi ajang MANTAN (menjalin silaturahmi antar teman) dan membangun persaudaraan sesama Alumni Smada. Semoga vibes positif terbangun dengan baik.

Kami panpel menyampaikan catatan kesan dan pesan ini sebagai catatan positif reuni akbar yang mampu mempersatukan dan mewarnai perjalanan acara yang diikuti oleh Alumni. Salam bahagia selalu.

Momen Bahagia Reuni Akbar

June 6, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Agung Masuprianggono

Reuni akbar SMA 2 Samarinda yang puncaknya dilaksanakan pada Minggu 28 Mei 2023 menjadi momen bahagia untuk seluruh angkatan. Mulai angkatan 1983 hingga angkatan 2023 ikut terlibat dalam gelaran ini.

Banyak cerita lucu dan berkesan selama penyiapan acara puncak ini. Baik sebelum dilaksanakan ataupun sesudah acara selesai dilaksanakan. Demikian juga para alumni angkatan 1987 yang merupakan angkatan ke 5 SMADA.

Angkatan 1987 betul-betul mengerahkan anggotanya secara maksimal. Tercatat, ebanyak 202 anggota terdaftar hadir pada reuni akbar ini. Jumlah ini sekitar 65 persen kehadiran dari 320 siswa-siswi angkatan 1987.

Demi menyemarakkan acara ini dengan baik, angkatan 1987 berusaha menampilkan performa terbaiknya. Asfian Boy sebagai koreografer sejak jaman SMAN 2 dulu (tahun 1984-1987) mencoba memikirkan dance apa yg membuat peserta reuni senang dan terlibat. Ada 2 ide yang disampaikan yaitu dance dengan  iringan lagu “Ikan dalam kolam”  yang saat ini lagi hit bakal dinyanyikan oleh Ketum  diiringi peserta angkatan 1987 sebagai persembahan khusus angkatan 87.

Selanjutnya flashmob untuk lagu  “Anak Sekolah” yang dipopulerkan Chrisye ikut mengiringi gerak dan langkah seluruh peserta reuni lintas angkatan.  Ini semua disiapkan dan dipersembahkan  untuk memeriahkan reuni akbar 40 angkatan dan menyatukan semua peserta.

Latihan rutin pun digelar di Taman Samarendah dan Taman Budaya untuk melatih peserta dengan baik dan  diikuti alumni smada. Ini semua dilakukan untuk membuat penampilan maksimal pada hari H..

Dari keseluruhan peserta reuni akbar ini memang angkatan 1987 berusaha banyak terlibat dikarenakan sesuai arahan ketum Hadi Mulyadi yang juga merupakan angkatan 1987. Hadi menginginkan gelaran reuni akbar ini sukses dan berkesan sehingga mampu meninggalkan kenangan indah sesama Alumni. Tagline bedapatan, bekesahan dan betulungan benar benar dilaksanakan oleh seluruh Alumni lintas angkatan.

Di Gedung Plenary Hall  juga digelar kegiatan UMKM dan photobooth lintas angkatan yang diikuti seluruh peserta. Khusus UMKM pembelinya kebanyakan angkatan masing-masing. Demikian pula pemasangan photo jadul jaman sekolah dahulu ditampilkan oleh lintas angkatan. Tawa ceria dan kehebohan muncul saat melihat photo rekannya dgn ekspresi culun dan polos ditampilkan.

Berikutnya kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan benar benar rapi dilaksanakan seksi kesehatan. Donor darah diikuti oleh 93 pendonor yang diberikan kenangan Ketum 5 Kg beras sebagai ucapan terima kasih telah berpartisipasi dalam kegiatan reuni akbar ini. Sedangkan pemeriksaan kesehatan gratis berlangsung 15 hari sejak 7 hari sebelum acara, Hari H acara dan sesudahnya 7 hari.

Belum lagi partisipasi dari luar Alumni untuk ikutan terlibat memeriahkan acara ini menjadi magnet tersendiri. Contohnya video photo 360 dan photo booth yang diinisiasi oleh mitra sangat menyenangkan peserta. Ada kenangan indah antar angkatan saat melihat hasil video dan photonya. Keren kata pesertanya. Terakhir  perpanjangan STNK juga antusias diikuti masyarakat umum di area wisata belanja.

Terimakasih untuk seluruh Alumni yg hadir dan bantuan sponsor yg berasal dari alumni maupun non alumni yg tidak dapat disebutkan satu per satu.

Semua ini menjadi catatan indah keberhasilan reuni akbar 40 angkatan. Bravo ika smada. Kami hadir untuk jembatan semua Alumni. (Agung)

Berdaulat Jantung  di RS Kanujoso         

June 6, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

PARA penderita penyakit jantung mendoakan Gubernur Isran Noor selalu sehat. Mereka menyambut gembira dan berterima kasih, maklum Isran meski akan berakhir masa baktinya September 2023 nanti, toh masih tetap committed membangun gedung  Pelayanan Jantung Terpadu  Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (PJT RSKD) Balikpapan.

Padahal gedung canggih bernilai Rp 357 miliar itu dibiayai APBD Kaltim melampaui masa tugas Isran. Istilahnya tahun jamak. “Tapi tak masalah, karena ini sangat dibutuhkan,” kata Gubernur dalam acara ground breaking gedung PJT itu, Senin (5/6) kemarin. Isran sempat meminta dukungan Eddy Sunardi Darmawan, anggota Dewan yang hadir di situ.

Gedung berlantai 7 itu adalah gedung PJT pertama di Kaltim. Jika pembangunannya berjalan lancar, akhir 2024 sudah rampung dan pada awal 2025 sudah bisa beroperasi. Berarti bakal menjadi kado HUT ke-68 Kaltim, yang jatuh pada 9 Januari 2025. “Mudah-mudahan gubernurnya tetap Pak Isran,” kata seorang keluarga pasien berharap.

Pembangunan gedung PJT tahap pertama, seperti dijelaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aji Muhammad Fitra, dikerjakan oleh RELIS-BNB dengan konsultan perencana CV Explo Natha Persada dan konsultan supervisi PT Marannu Maraya Maindan.

Istimewanya, gedung yang dibangun di atas lahan seluas 3.833 meter persegi itu, listriknya sebagian besar akan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya. Orang menyebutnya sistem solar cell, yaitu pembangkit listrik yang mampu mengonversi sinar matahari menjadi arus listrik. Jadi lebih hemat dan bersih.

Saya berterima kasih diundang Direktur RSKD dr Edy Iskandar menyaksikan acara tersebut. Gedung ini niscaya sangat ditunggu para penderita gangguan jantung. Maklum selama ini mereka harus pergi ke luar daerah terutama RS Harapan Kita, yang merupakan pusat pelayanan jantung Indonesia. Bagi yang berkantong tebal, tak jarang mereka terbang ke Singapura atau ke Penang, di negara tetangga Malaysia.

“Nanti RSKD bisa memberikan pelayanan yang maksimal, apalagi kita ditunjuk menjadi rujukan nasional untuk jantung setelah RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Karena itu RS Harapan Kita akan memberikan pendampingan,” kata Edy.

Isran Noor tampak entusias menyambut dilaksanakannya ground breaking pembangunan gedung PJT RSKD. “Dengan ucapan Bismilillahirrahmaannirrahiim  kita mulai pembangunan gedungnya,” katanya sambil memencet tombol sirene didampingi para pejabat yang hadir. Termasuk saya yang dipanggilnya dan mantan sekprov M Sa’bani serta Rektor Universitas Balikpapan (Uniba) Dr Isradi Zainal.

Uniba lagi mempersiapkan diri membuka Fakultas Kedokteran dan meminta rekomendasi Gubernur agar RSKD menjadi RS Pendidikan bagi Uniba.

Ketika memberikan sambutan, Gubernur sangat lancar membahas masalah penyakit jantung. Sebab, penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Bahkan menurut BPJS Kesehatan, penyakit jantung adalah penyakit yang paling besar menguras pembiayaan. Bayangkan di tahun 2021 mencapai Rp 7,7 triliun.

Menurut Isran, teknologi penanganan penderita gangguan jantung semakin berkembang. Salah satunya apa yang dikenal sebagai operasi bypass. Ini adalah prosedur untuk mengembalikan aliran darah ke otot jantung. Istilah kedokterannya pencangkokan bypass arteri coroner atau coronary artery bypass graft (CABG).

Operasi bypass biasanya dilaksanakan kepada mereka yang menderita penyakit jantung koroner. Ini berkaitan dengan masalah penyempitan pembuluh darah di jantung karena penumpukan residu lemak yang biasa disebut plak.

“Setahu saya orang yang sudah menjalani bypass umurnya panjang-panjang,” kata Isran sambil menunjuk beberapa mantan pejabat Kaltim, yang pernah menjalani tindakan medis bypass.

Selasa (6/6) pagi ini Isran juga meresmikan Rumah Sakit Mata milik Pemprov Kaltim Jalan M Yamin, selantai Samarinda. Ketinggian gedungnya hanya kalah dengan PJT RSKD. “Salah satu layanan unggulan kita adalah operasi lasik. Bisa diterapkan terhadap mereka yang menderita rabun jauh, dekat, dan astigmatisma,” tutur sang direktris, drg Shanty Sintessa. Isran menyebut kehadiran RS Mata Pemprov Kaltim ini sangat penting, sebab sangat dibutuhkan masyarakat. “Apatah pula kebetulan mata saya kerap mendadak rabun kalau melihat yang sudah tak muda lagi,” katanya bercanda.

 

SETELAH KANKER

Edy Iskandar menyebut kehadiran gedung PJT melengkapi fasilitas pelayanan RSKD setelah memiliki unit pelayanan kanker terpadu (UPKT), akhir Maret 2022 lalu. “Setelah kanker, kini RSKD juga mampu berdaulat dalam pelayanan jantung,” tandasnya.

Istilah berdaulat adalah merujuk dari visi misi Isran dan Hadi Mulyadi, yaitu “Berani untuk Kalimantan Timur Berdaulat.” Itu semangat untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan dengan kekuatan yang dimiliki di antaranya dengan didukung sumber daya alam (SDA) yang melimpah serta peningkatan kualitas SDM-nya.

Sebagai PJT, maka RSKD nantinya mampu memberikan pelayanan jantung bersinergi, antara layanan operatif dan non operatif, pelayanan jantung anak dan dewasa, perawatan jantung biasa sampai perawatan jantung intensif terpadu dalam satu gedung.

Sementara ini RSKD didukung 4 tenaga dokter spesialis jantung dan satu dokter bedah jantung dan vascular. Akhir tahun 2023 akan bertambah lagi dokter bedah jantungnya. Mereka adalah dr Yusri SpJP, dr Ria SpJP, dr Adeline SpJP, dr Puspa SpJP dan dr Ananto Sp BTKV. “Kita juga akan didukung oleh tim dokter jantung RS AWS,” kata Edy.

Saya jadi teringat kedi golf Baba yang menemani saya dan teman-teman bermain golf di lapangan golf Gunung Bakaran Pertamina beberapa pekan lalu. Kita kaget di hole 9 dia terjatuh langsung kejang dengan mulut berbusa. Ketika dilarikan ke RS Beriman, dia lebih dulu meninggal dunia. Sepertinya kena serangan jantung, karena di hole 6 dia sempat mengeluh di dada.

Selesai ground breaking kemarin, saya sempat diajak Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarti yang akrab dipanggil dr Dio menengok anak buah saya, Nunung Nurjaya, mantan Lurah Graha Indah yang dirawat di ruang Anggrek Hitam RSKD.

Saya sempat mendoakan dan menguatkan istrinya, yang tengah menjaga dan menitikkan air mata. Tapi sorenya saya mendapat kabar dari dr Dio, Pak Nunung sudah tiada. Innalillahi wa innaa ilayhi raaji’uun. Kita doakan almarhum husnul khotimah. Selain di Graha Indah, Pak Nunung pernah bertugas sebagai Lurah Muara Rapak. Seingat saya dia lurah baik, sangat bersahaja dan menjadi teladan bagi kita semua. Dalam Islam, orang baik jalan ke pintu surga.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1591223
    Users Today : 4593
    Users Yesterday : 7722
    This Year : 527733
    Total Users : 1591223
    Total views : 13717368
    Who's Online : 66
    Your IP Address : 216.73.216.54
    Server Time : 2026-04-03