Saat Kecerdasan Perempuan Bikin Pria Gentar

December 31, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

Di era modern saat ini, ideal pasangan dengan kecerdasan tinggi dianggap salah satu kualitas yang menarik. Namun, sebagian pria ternyata merasa terintimidasi atau kurang nyaman jika pasangannya terlalu pintar.

Menurut pengakuan seorang pria berinisial R (25), kecerdasan perempuan memang menarik secara umum, tetapi ada batas tertentu yang menurutnya penting.

“Nggak juga sih nggak suka perempuan pinter. Suka aja kalau lihat perempuan pintar, tapi kalau terlalu pintar juga takut nggak bisa ngimbangi,” ujarnya saat ngobrol santai di Samarinda, Selasa (30/12/2025). Pengakuan itu mencerminkan ambivalensi yang kerap terjadi dalam dinamika pemilihan pasangan.

Fenomena ini bukan semata pengalaman personal. Sejumlah studi psikologi menunjukkan, pria menyatakan kecerdasan sebagai kualitas yang mereka hargai, tetapi reaksi mereka berubah ketika dihadapkan dengan perempuan yang secara nyata lebih pintar dari mereka.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Personality and Social Psychology Bulletin menunjukkan, dalam kondisi hipotetik, banyak pria merasa tertarik pada wanita yang lebih cerdas daripada mereka.

Namun saat bertemu langsung atau saat interaksi nyata terjadi, daya tarik itu menurun dan pria cenderung merasa kurang nyaman atau justru kurang tertarik pada wanita yang lebih unggul secara intelektual. Para peneliti menyimpulkan rasa terancam terhadap perasaan maskulinitas bisa menjadi salah satu faktor di balik respons ini.

Namun, penelitian lain memperlihatkan  ketika kecerdasan dipadukan dengan kualitas lain seperti daya tarik fisik atau kecocokan emosional kecerdasan tidak selalu menjadi faktor penolakan.

Misalnya, satu penelitian menemukan pria masih dapat tertarik kepada perempuan yang pintar selama mereka menilai perempuan itu juga memiliki tingkat daya tarik fisik tinggi.

Selain itu, psikologi hubungan modern menekankan preferensi terhadap pasangan jauh lebih kompleks daripada sekadar kecerdasan. Komunikasi emosional, kesetaraan, empati, dan kecocokan nilai sering menjadi variabel penting dalam kesuksesan hubungan jangka panjang.

R (25) menutup dengan refleksi sederhana, “Yang penting bisa saling ngehargain. Pintar itu bagus, tapi kalau bikin salah satu pihak nggak nyaman ya jadinya rumit juga,” pungkasnya.

  • vb

  • Pengunjung

    1070887
    Users Today : 3304
    Users Yesterday : 4093
    This Year : 7397
    Total Users : 1070887
    Total views : 10546058
    Who's Online : 71
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-02