Kapan Gibran Ngantor di IKN?

January 7, 2026 by  
Filed under Opini

Share this news

Catatan Rizal Effendi

SUDAH satu minggu kita berada di tahun 2026. Ini tahun penting bagi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU). Kalau tidak ada perubahan, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka akan segera berkantor di sana.

Kapan tepatnya? Masih kita tunggu konfirmasi resmi. Kemungkinan pada kuartal pertama persis pada saat pembangunan Istana Wapres rampung luar dalam. Yang pasti Gibran sendiri di penghujung tahun 2025 datang kembali ke IKN. Dia sempat bermalam di sana bersama anak istrinya.

Wapres dan istri, Selvi Ananda dikerubuti pengunjung IKN yang ingin bersalaman

Apakah dia menginap di Istana Wapres? Sepertinya belum. Memang pembangunan Istana Wapres sudah mencapai di atas 90 persen, tapi belum bisa dihuni. Kabarnya Gibran menginap di kompleks rumah menteri yang sudah lama rampung. Di situ juga tinggal Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Basuki sebelumnya pada pertengahan Desember 2025 mengatakan, Istana Wapres  tinggal mengisi furniture-nya saja. Setelah itu sudah siap ditempati. “Wapres punya keinginan segera berkantor di IKN tahun 2026,” katanya menjelaskan.

Saya tidak mendengar pernyataan terakhir Gibran ketika berkunjung ke IKN, apakah rencananya berkantor di IKN tidak berubah?

Tentu ada beberapa hal menarik jika Gibran benar-benar jadi berkantor di IKN.

Pertama: Suasana IKN jadi hidup. Warga yang mau berkunjung ke IKN pasti lebih ramai lagi. Sepertinya banyak yang ingin bertemu langsung dengan putra pertama mantan presiden Jokowi itu. Kehadiran Wapres juga akan memompa semangat pembangunan IKN fase kedua, yang dipusatkan untuk pembangunan gedung legislatif dan yudikatif. Soalnya tahun 2028 IKN harus sudah siap dideklarasikan sebagai Ibu Kota Politik. Jadi infrastruktur dan ekosistem pemerintahan baik di eksekutif, legislatif, dan yudikatif harus benar-benar sudah siap.

Kedua: Ngantornya Wapres di IKN akan mempercepat pemindahan ribuan ASN dari Jakarta. Selama ini rencana pemindahaan ASN berkali-kali tertunda.  Termasuk juga pemindahan sejumlah kementerian dan lembaga lainnya. Sementara gedung kantor Menko di antaranya sudah lama rampung. Kalau tidak cepat ditempati bakal diisi oleh rayap. Sedang biaya pemeliharaannya jalan terus dan mahal. Saat ini sudah ada seribuan ASN dan PPPK di IKN, tapi semuanya staf Pak Basuki di Otorita.

Ketiga: Kalau Wapres resmi bercokol di IKN, maka kegiatan pengawasan dan penindakan aksi penambangan liar terutama tambang batu bara baik di kawasan IKN maupun di Kaltim dan bagian Kalimantan lainnya bisa lebih tajam dan intensif. Selama ini kegiatan tambang liar sangat marak terjadi di wilayah Kalimantan termasuk di kawasan IKN. Kalau Wapres menetap di IKN, maka mata dan hidungnya bisa lebih tajam lagi mengawasi berbagai aksi penambangan liar tersebut. Banyak yang memperkirakan bencana alam yang dahsyat seperti di Sumatera tinggal menunggu waktu juga terjadi di Kalimantan terutama Kaltim dan Kalsel. Karena itu jika efektif, Wapres bisa jadi dewa penyelamat.

Keempat: Hijrahnya Wapres ke IKN bisa memperkecil arus bully yang sering berseliweran di jagat media sosial. Sekaligus Wapres bisa lepas dari hiruk pikuk Jakarta yang menyesakkan dada dan rasa. Karena itu Wapres bisa lebih fokus dalam menjalankan tugas dan amanah yang diembannya. Dia tidak pusing dengan serangan dalam berbagai bentuk dan narasi, yang datang dari tujuh penjuru angin. Di IKN, Wapres bisa menikmati udara segar, sambil mancing di embung MBH dan menanam pohon Meranti atau ulin untuk mewujudkan IKN sebagai forest city.

JALAN TOL SANGAT SESAK

Menjelang tahun baru 2026 kemarin, Otorita IKN mengambil kebijakan yang menarik. Membuka pintu tol IKN secara gratis. Meski belum rampung sepenuhnya, jalur tol IKN sudah bisa dilewati. Kontan ribuan kendaraan yang mengangkut puluhan ribu penumpang melintas di sana.

Keindahan IKN di waktu malam

Sebagian besar warga Kaltim. Tapi banyak juga yang datang dari luar daerah. Buktinya tingkat hunian sejumlah hotel di Balikpapan melonjak.

Ada pemandangan menarik di jalur tol IKN. Kendaraan merayap seperti tol Jakarta-Bandung atau Puncak Bogor. Ini belum pernah terjadi di Kalimantan. Sebelum ada tol IKN, satu-satunya jalan tol di Kalimantan yaitu jalan tol Balikpapan-Samarinda. Sampai sekarang masih sepi. Pasti pengelolanya, PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS) banyak nombok. Apalagi ruas jalannya sering anjlok dan perlu terus perbaikan.

Pintu tol IKN dibuka sejak 20 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026.  Pintu masuknya hanya boleh lewat Batakan, Balikpapan Timur. Akibatnya, kemacetan sudah terjadi di Jalan Mulawarman menuju mulut pintu tol.

Sebagian kendaraan yang melintas di jalur tol IKN tidak semuanya bertujuan untuk jalan-jalan ke IKN. Banyak juga yang mau menuju Kalsel. Maklum di sana lagi berlangsung hajatan besar, haul Guru Ijai atau Guru Sekumpul yang dihadiri jutaan jamaah termasuk dari Kaltim.

Kepala Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Permukiman IKN 2, Arvin Jiri mengungkapkan ada 90 ribu kendaraan yang melintas di tol IKN selama 16 hari. “Rata-rata 4 ribu sampai 5 ribu kendaraan melintas di tol IKN setiap hari,” jelasnya.

Suasana di IKN sendiri luar biasa ramainya. Apalagi  Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono (BH), mantan menteri PU era Jokowi bersedia bersilaturahmi dengan warga yang datang. Jadi mereka ramai berebut foto bareng di depan Istana Garuda. Para pengunjung juga sempat ramai-ramai bersalaman dengan Wapres dan istrinya, Selvi Ananda Gibran.

Menurut Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, jumlah pengunjung IKN dari 25 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026 mencapai 270 ribu orang. “Pada hari terakhir tol dibuka, Minggu (4/1) jumlah pengunjung tembus di atas 37 ribu,” tambahnya.

Cucu saya Jena dan Aby sempat tidur di IKN. Ibunya, Aisyah Febria yang bertugas di Otorita  sangat sibuk. Maklum dia bertugas di bidang keprotokolan. Kedua anak itu mengaku siap menjadi “anak IKN.” Sekolah dan berkarya full di IKN. Jadi siapa bilang IKN mandek?(*)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1096584
    Users Today : 1503
    Users Yesterday : 3662
    This Year : 33094
    Total Users : 1096584
    Total views : 10738954
    Who's Online : 52
    Your IP Address : 216.73.216.135
    Server Time : 2026-01-08