Kapolda Kaltim: Awas Karma Digital

April 30, 2026 by  
Filed under Opini

Share this news

Catatan Rizal Effendi

HATI-HATI bermedia sosial. Kalau sampai mengumbar hoaks, gibah, ujaran kebencian dan sejenisnya, tidak saja berurusan hukum, tapi bisa juga terkena karma. Ini namanya karma digital, nanti akan dimintai pertanggungjawab tidak saja di dunia tetapi juga di akhirat.

Para narasumber ketika menyampaikan materinya dipandu Sugito

Pesan itu tersirat dari pandangan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro di acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Pusat Studi Kepolisian Universitas Balikpapan (Uniba) di Gedung Mahakam Mapolda, Kaltim, Rabu (29/4).

FGD itu bertema: “Quo Vadis Media Sosial Kaltim?” Dipandu, Sugito, mantan Direktur BTV dengan 4 pembicara yaitu Rektor Uniba Dr Isradi Zainal, pengamat Sosial dari Unmul Dr M Arifin, Kadis Kominfo Pemprov Kaltim M Faisal, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto dan influencer muda dan cantik Roro Avrilla Putri Gunawan.

Wakapolda Brigjen Pol Adrianto  Jossy Kusumo bersama sejumlah pejabat utama Polda Kaltim turut hadir. Datang juga sejumlah pimred media cetak dan online. Saya ikut diundang bersama beberapa tokoh masyarakat lainnya. Ada juga sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Uniba.

Saya bersama Kadis Kominfo M Faisal dan tokoh masyarakat lainnya

Pusat Studi Kepolisian itu, kata Kapolda, atas  instruksi Kapolri didirikan di seluruh Indonesia. Polda Kaltim menunjuk Uniba sebagai mitra. Lewat lembaga itu dikaji secara ilmiah berbagai masukan untuk meningkatkan tugas-tugas kepolisian di masa depan dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

FGD berlangsung menarik. Apalagi dengan penampilan Roro yang bicaranya ceplas-ceplos. Dia mengakui pernah buat konten pesanan untuk menyerang seseorang. Dibayar. Tapi uangnya habis di judi online. “Teman-teman jangan begitu, jangan main judol, saya sekarang fokus di digital marketing,” katanya.

Kapolda mengakui media sosial membuka ruang yang potensial untuk mendapatkan pendapatan. Dia mengungkapkan, putrinya juga tak pernah minta uang lagi. Ternyata dia bermain di medsos. “Lumayan dapat 100-200 ribu,” ungkapnya.

Di sisi lain, mantan Direktur Penyelidikan KPK ini  mengingatkan, ada hal yang harus diperhatikan semua pihak. Dia mengungkapkan tingginya penggunaan media sosial di Kaltim, khususnya di kalangan generasi Z. “Namun kecenderungannya masih didominasi oleh konten negatif dan itu berbahaya,” jelasnya.

Berkaitan dengan berita hoaks, Kapolda menegaskan bahwa hal itu sebagai tindakan yang tidak benar. Dia sempat kaget adanya postingan yang mengabarkan ada korban jatuh pada aksi unjuk rasa, 21 April lalu. Padahal situasinya aman dan terkendali. “Yang seperti itu berbahaya dan harus kita tindak,” tandasnya.

Pihak kepolisian, tambahnya, dalam melaksanakan tugasnya termasuk penertiban di media sosial berusaha bersikap humanis serta mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. “Tapi kalau sudah menjurus ke arah berbahaya, ya kita tindak tegas,” kata Kapolda menanggapi pandangan Intoniswan, Pimred Niaga Asia, yang juga Ketua Dewan Kehormatan PWI Kaltim.

Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi untuk menciptakan situasi kamtibamas yang kondusif di ruang digital.  Di antaranya dengan mendorong peningkatkan literasi digital melalui sosialisasi berkelanjutan terutama yang terkait dengan etika berkomunikasi di media sosial.

TIDAK GAMPANG

Rektor Uniba Dr Isradi Zaenal mengakui, ajakan agar masyarakat bijak bermedia sosial tidak gampang. Tapi hal ini harus dilakukan agar dampak negatif dari media sosial bisa ditekan seminim mungkin. “Saya siap bersama para mahasiswa Uniba untuk menciptakan penggunaan media sosial yang bijak di Kaltim,” ujarnya.

Isradi sempat menyinggung ramainya media sosial berkaitan dengan situasi di Pemprov Kaltim. “Sayang tidak ada yang bisa menjelaskan dengan baik sehingga situasi yang terjadi tidak terlalu baik,” ucapnya.

Menurut Kadis Kominfo Kaltim, M Faisal, media sosial ibarat pedang bermata dua, yang memiliki dampak positif dan negatif. “Media sosial bisa jadi alat ekonomi dan industri, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan  tertentu. Termasuk membentuk opini atau bahkan menjatuhkan seseorang,”  ungkapnya.

Dia mengajak masyarakat membangun narasi positif melalui kampanye #BicaraBaikKaltim. “Ini bukan untuk klarifikasi pemerintah, tapi ajakan untuk bersama-sama menyampaikan hal-hal baik tentang Kaltim,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto mengungkapkan, saat ini Polri mengedepankan patroli siber untuk menekan penyebaran konten negatif.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap risiko pencurian data pribadi, yang sering dipergunakan untuk berbagai aksi kejahatan seperti pemerasan atau penipuan.

Seperti ditegaskan Kapolda, katanya, Polda Kaltim tidak akan mentolreansi pelaku penyebaran berita hoaks yang meresahkan masyarakat.  “Kalau ada disinformasi yang bersifat sengaja menyesatkan tentu kita tidak akan mentoleransi,” tandasnya.

Menurut pengamat sosial Dr Arifin, penggunaan media sosial dalam kehidupan masyarakat luas tidak bisa dicegah karena sejalan dengan kemajuan teknologi digital saaat ini. “Saya saja tidak melarang mahasiswa membawa HP ke dalam kelas,” ujarnya. Yang penting bagaimana kita bisa mengajak mereka memanfaatkannya untuk peningkatan kualitas hidup.

Saya menyarankan sosialisasi literasi digital di kalangan masyarakat harus dilakukan secara masif. Tak ada salahnya diangkat sejumlah Duta Media Sosial baik di sekolah dan kampus, di kalangan komunitas bahkan di rumah-rumah ibadah.

Quo vadis media sosial Kaltim? Maunya kita minim dampak negatif dan surplus pengaruh positifnya. Kalau itu yang terjadi, pasti marwah Kaltim terangkat dan berkelas.(*)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1728070
    Users Today : 957
    Users Yesterday : 4784
    This Year : 664579
    Total Users : 1728069
    Total views : 14614883
    Who's Online : 53
    Your IP Address : 216.73.217.101
    Server Time : 2026-04-30