ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Waspada Kebakaran Hutan di Kalimantan

May 3, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

Share this news

SAMARINDA – Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur mengimbau masyarakat untuk waspadai sejumlah titik panas penyebab kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Kalimantan Timur sendiri banyak mengandung tambang seperti batubara sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan di dalam bumi dan menimbulkan titik api.

Koordinator Pelaksana Bidang Kedaruratan dan Logistik (Pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur Cahyo Kristanto mengatalan terdapat beberapa daerah yang berpotensi munculnya titik panas. Saat ini ada tiga titik tersebut berstatus waspada.

“Titik panas diindikasi sebagai awal terjadi nya kebakaran hutan dan lahan,” kata Cahyo Kristanto di ruang kerjanya, Selasa (2/1/2023).

Disebutkan, secara keseluruhan titik panas di Kalitim sebagian besar terdapat di wilayah Kutai Timur, seperti Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Kemudian terdapat di sebagian kecil wilayah Kabupaten Berau. Selain berpotensi titik panas juga berpotensi banjir.

Dikatakan, titik panas tersebut berbeda di setiap waktunya.BPBD Kaltim sendiri terus memantau titik panas tersebut dari beberapa satelit. Dari pantauan terakhir, terdapat tiga titik panas dari dua pantauan satelit yang berbeda. Satu titik panas di Kecamatan Segah, Berau dan dua titik panas di Kecamatan Sambaliung, Berau.

Cahyo Kristianto pun berharap masyarakat tidak membuang sembarangan rokok yang masih menyala. Juga membuat perapian yang tidak dijaga. Karena hal ini dapat memicu perapian yang merambat ke tanah yang mengandung gambut.

“Kalau sudah kebakaran gambut itu namanya kebakaran bawah tanah susah diprediksi. Saat ini mungkin di titik A asapnya kita padamkan ternyata titiknya di Z,” tutur Cahyo.

Menurutnya, hadirnya teknologi yang semakin canggih maka dapat dilakukan modifikasi cuaca. Penyebaran garam di awan sehingga menciptakan hujan.

“Tapi itu kan anggaran hujan nya sangat luar biasa,” pungkas Cahyo. (aj)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.