Wakil Bupati Kubar Buka Acara Festival Lou Bentian

June 3, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

Share this news

SENDAWAR – Kegiatan festival tahunan yang di selenggarakan di Lou Bentian, yang di kemas dengan berbagai lomba tradisional menyumpit, begasing, belogo, behempas, serta lomba tari begantar, berijik atau bedongki, lomba fashion show khas Bentian Besar, serta lomba memasak kuliner khas Bentian Besar. Kegiatan ini di mulai dari tanggal (2 – 8 Juni 2026), berlangsung di Lou Bentian, Jalan Trans Kaltim, Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Selasa (2/6/2026).

Bupati Kubar Frederick Edwin dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati (Wabup) H. Adriani mengatakan, sektor yang bisa mendongkrak ekonomi daerah adalah sektor pariwisata, nah salah satunya adalah kearifan lokal. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengucapkan apresiasi yang setinggi tingginya atas inisiasi yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik, kolaborasi antara masyarakat Bentian Besar Lou Bentian dan perusahaan PT TCM dan BEK  group.

Ia menyebut, tema kali ini yaitu merajut persatuan membangun Bentian maju dan bermartabat, ini adalah tema yang sangat baik dan luar biasa, suatu pesan yang sangat mendalam dan relevan.

“Kita ketahui bersama bahwa Lou Bentian bukan sekedar mempunyai fisik yang panjang limapuluh meter, dengan tiga ratus lebih pilar ulin, dan mempunyai sembilan kamar untuk keterwakilan sembilan kampung yang ada di Bentian Besar ini serta menjadi simbol jati diri masyarakat Bentian Besar,”ujannya, sekaligus membuka acara tersebut.

Melalui festival yang dilaksanakan selama tujuh hari penuh ini bukan hanya menampilkan hiburan semata, melainkan melakukan investasi kebudayaan dan berbagai perlombaan tradisional seperti menyumpit, behempas, belogo dan begasing, juga tarian khas Bentian Besar dan lainnya.

“Ini semua adalah warisan leluhur yang harus kita lestarikan dan jangan sampai hilang tergerus oleh kemajuan jaman,”ungkapnya.

Ia menyarankan, guna melestarikan kearifan lokal, di harapkan warung warung yang di pinggir jalan jangan hanya menjual jajanan yang berkemasan siap saji saja, akan tetapi warung warung itu juga bisa menjual produk jajanan lokal. Jadi apabila ada wisatawan dari luar ingin menikmati jajanan lokal semua warung tersedia, agar Kecamatan Bentian Besar ini mempunyai ciri khas sendiri.

“Itu semua perlu kerjasama semua pihak, dan juga perlu kerja nyata dari masyarakat serta kreatifitas individu masing masing warga yang menyediakan masakan lokal,”bebernya.

Sementara itu manajemen perusahaan Hirung menyampaikan, kegiatan festival ini adalah simbul kearifan lokal yang di tampilkan oleh masyarakat Bentian Besar, ini harus di ketahui oleh masyarakat yang ada di luar Bentian. Lumayan lama pembangunan Lou Bentian ini, kurang lebih empat tahun Lou Bentian inj berdiri dengan sempurna atas kerjasama dan kolaborasi TCM, BEK, TIS, ITM group ini dalam menyelesaikannya.

Ia berharap, dengan di laksanakan festival ini banyak kearifan lokal yang di tampilkan, terutama festival kuliner yang ada di Bentian ini,  suatu kearifan lokal yang harus di tampilkan, dengan adanya Lou ini nanti di harapkan bisa di manfaatkan sebaik mungkin, mumpung perusahaan TCM, BEK dan TIS ini masih beroperasi disini, dan masih mampu membantu kegiatan ini.

“Kalau nanti perusahaan sudah tidak beroperasi dan batu baranya sudah habis, perusahaan mungkin tidak bisa lagi membiayai kegiatan ini lagi,”ungkapnya.

Ia menyebut, dalam acara tersebut hadir subkontraktor juga seperti PT. PAMA, Runa dan yang lainnya. (adv/diskominfo).

 


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb