ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Kabupaten Berau 2023

July 28, 2023 by  
Filed under Daerah

Share this news

BERAU – Kejaksaan Tinggi Kaltim bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim menggelar Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) se-Kabupaten Berau di Grand Parama Hotel Jl.Pemuda, Tanjung Redeb, Jumat (28/7/2023).

Kegiatan ini diikuti oleh pelajar jenjang SMA sederajat se Kabupaten Berau yang diikuti sebanyak 10 peserta yang terdiri masing-masing peserta adalah 1  orang pelajar laki-laki dan 1 orang pelajar perempuan.

Sebelumnya para peserta se Kabupaten Berau mengajukan karya tulis inovatif selanjutnya dilakukan seleksi terhadap karya tulis inovatif yang diajukan, sehingga didapati 10 (sepuluh) peserta guna dipertandingkan pada tingkat Kabupaten Berau.

Kegiatan pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum ini dibuka R.Hari Wibowo, S.H.M.H – Kepala Kejaksaan Negeri Berau dan dihadiri oleh Dra.Juanita.Mpd Selaku Kepala Cabang Dinas VI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur,  juri dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Kejaksaan Negeri Berau, dan guru pembimbing.

R.Hari Wibowo dalam sambutannya menyampaikan pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdasakan kehidupan bangsa.

Pendidikan bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

“Pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa harus dikembangkan potensinya kearah yang positif salah satunya diberikan pemahaman hukum melalui pembinaan atau pembentukan pelajar sadar hukum yang secara tidak langsung akan membentuk karakter para pelajar terkait hukum,” ujar Hari Wibowo.

Dikatakan, melalui Duta Pelajar Sadar Hukum ini diharapkan tumbuh karakter kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi dan peduli pada lingkungan dan sosial serta dapat bertindak lebih bijak dengan mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Saya berharap kegiatan ini dapat melahirkan pelajar-pelajar sadar hukum, yang dapat menjadi agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat khususnya di lingkungan sekolah masing-masing, serta dapat menularkan hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga ketertiban dan ketentraman umum dapat terpelihara ditengah kehidupan masyarakat,” harapnya.

Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Tingkat Kota/Kabupaten Tahun 2023 di Berau ini diperoleh juara sebagai berikut :

Juara I : SMA NEGERI 4 BERAU

Karya Ilmiah    : Aksi Siswa Sebagai Agent Of Change Untuk Menciptakan Generasi Muda Anti Perundungan Melalui “Somasi”.

  • Betran Cristian Antolin
  • Bernike Gloria Nadeak

Juara II  :  SMA NEGERI 2 BERAU

Karya Ilmiah  : “Membentuk Ekosistem Pelajar Kontrakdiktif Terhadap Narkotika Lewat Pelajar Bersorak Hukum Bermetode Catshum (Podcast Hukum)” @Narkobusters.Id.

  • Rian Hidayat
  • Alvian Damayanti

Juara III : SMA NEGERI 4 BERAU

Karya Ilmiah  : Implementasi Hukum Melalui ” Minions” Untuk Memanifestasikan Pendidikan Antikorupsi Bagi Pelajar.

  • Datu Rizki Hardika Zulfikar
  • Shalwa Daffina Darmawan

Juara I, II dan III masing-masing memperoleh uang pembinaan untuk juara I sebesar Rp. 4.500.000,-, untuk juara II sebesar Rp. 3.500.000,-, untuk juara III sebesar Rp. 2.500.000,-, piagam, dan plakat

“Kedepannya para juara I,II dan III dari Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum tingkat Kabupaten Berau akan dipertandingkan kembali pada tingkat Provinsi bersama dengan para juara dari masing-masing Kabupaten/ Kota se Kalimantan Timur,” pungkasnya.(*)

 

 

 


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.