Pertamina Patra Niaga Kalimantan Perkuat Pemberdayaan Generasi Muda

July 31, 2026 by  
Filed under Nusantara

Share this news

‎‎SAMARINDA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang anak dan generasi muda melalui Program Pengembangan Pendidikan dan Kreativitas Anak (Pendikresa) yang dijalankan Fuel Terminal Samarinda.

‎‎Momentum Hari Anak Nasional 23 Juli 2026  dimanfaatkan perusahaan untuk menegaskan dukungannya terhadap peningkatan kualitas pendidikan, kreativitas, dan pengembangan karakter anak-anak di sekitar wilayah operasional perusahaan.

‎‎Program Pendikresa menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pendampingan belajar, penguatan literasi, pendidikan keagamaan, hingga pengembangan keterampilan dan kreativitas anak. Pelaksanaannya melibatkan masyarakat, relawan, pemerintah, dan berbagai mitra guna menciptakan lingkungan belajar yang mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, peduli lingkungan, dan berdaya saing.

‎‎Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang dijalankan perusahaan disusun berdasarkan hasil pemetaan sosial yang terukur untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

‎‎“Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan kita bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya. Melalui Program Pendikresa, perusahaan berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang dapat membentuk karakter, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Edi.

‎‎Berdasarkan hasil pemetaan sosial program tersebut, keterbatasan akses pendidikan di wilayah sasaran bukan disebabkan rendahnya minat belajar anak, melainkan belum tersedianya ruang belajar berbasis komunitas yang mampu menghubungkan anak-anak, orang tua, pemuda, dan relawan.

‎‎Sejak diluncurkan pada 2023, Pendikresa terus berkembang dengan mengusung empat pilar utama, yakni pendidikan, lingkungan, pemberdayaan, serta kreativitas dan pengembangan karakter.

‎Hingga 2026, sebanyak 70 anak telah mengikuti program bimbingan belajar, sementara 250 anak berpartisipasi dalam kelas minat dan bakat. Selain itu, sebanyak 35 pemuda lokal terlibat aktif sebagai relawan dalam mendukung keberlanjutan program.

‎‎Program ini juga melahirkan The Recycle Room, sebuah pusat edukasi dan pengolahan sampah kertas yang bertujuan meningkatkan kepedulian lingkungan sekaligus menciptakan aktivitas positif dan produktif bagi masyarakat sekitar.

‎‎Menurut Edi, Pendikresa tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak, tetapi juga membuka ruang bagi pemuda untuk berkontribusi sebagai agen perubahan di lingkungannya.

‎‎“Program ini tidak hanya memberikan pendampingan kepada anak-anak, tetapi juga membuka ruang bagi pemuda lokal untuk mengambil peran sebagai relawan dan penggerak perubahan di lingkungannya,” katanya.

‎‎Atas dampak sosial yang dihasilkan, Program Pendikresa meraih penghargaan ENSIA Awards 2025 pada kategori Inovasi Sosial. Sementara Yurni Handayani sebagai local hero sekaligus penggagas program tersebut menerima penghargaan ENSIA Awards 2025 kategori Pengurangan Kesenjangan.

‎‎Melalui Pendikresa, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan energi, tetapi juga lewat kontribusi sosial yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.*


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb