IWABA Samarinda Gelar Seminar Hipnoterapi

August 8, 2026 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Share this news

SAMARINDA – Ikatan Wanita Perbankan (IWABA) Samarinda bekerja sama dengan Bankaltimtara dan BTN menggelar Seminar Hipnoterapi dalam rangka Pertemuan Rutin IWABA di Aula Lantai 6 Bankaltimtara Samarinda, Rabu (5/8/2026). Mengusung tema “Perempuan Tangguh, Emosi Stabil, Bangkitkan Potensi Terbaik Lewat Hipnoterapi,” kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi mengenai pentingnya kesehatan mental bagi perempuan, khususnya ibu dan karyawati di lingkungan perbankan.

Seminar menghadirkan Clinical Hypnotherapist dan Master Trainer Semesta Academy, Endro S. Efendi, M.Sos., CHt., sebagai narasumber.

Acara diawali dengan sambutan Ketua Himpunan Wanita Bankaltimtara (Hiwabatara), Alfitra Romi Wijayanto menyampaikan, kesehatan mental merupakan aspek yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan maupun dunia kerja. Karena itu, menurutnya, hipnoterapi menjadi salah satu pengetahuan yang penting dipahami sebagai upaya membantu seseorang mengelola stres, emosi, dan tekanan hidup sehingga mampu bekerja dan menjalani kehidupan secara lebih optimal.

“Melalui seminar ini kami berharap peserta memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental. Semoga ilmu yang disampaikan narasumber dapat memberikan manfaat dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ketua IWABA Samarinda, Rini Asterina Jajang mengapresiasi terselenggaranya seminar ini. Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat besar, baik sebagai ibu, istri maupun pekerja profesional, sehingga membutuhkan kondisi mental dan emosional yang sehat agar mampu menjalankan seluruh peran tersebut dengan baik. Kegiatan ini sangat penting bagi ibu-ibu dan para karyawati.

“Kami berharap peserta semakin memahami cara menjaga kesehatan mental, mengelola emosi, dan tetap mampu memberikan yang terbaik, baik di lingkungan kerja maupun di dalam keluarga,” katanya.

Seminar yang dipersiapkan panitia di bawah koordinasi Pipin Iwan Hariyanto tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai instansi perbankan di Samarinda.

Endro menjelaskan, kesehatan mental merupakan fondasi penting dalam membangun produktivitas dan kualitas hidup. Menurutnya, perempuan sering kali menjalankan banyak peran sekaligus sehingga rentan mengalami kelelahan emosional apabila tidak memiliki kemampuan mengelola stres dengan baik.

“Melalui hipnoterapi, seseorang dapat belajar mengenali kondisi dirinya, menenangkan pikiran, serta membangun kembali kekuatan dari dalam diri. Self healing bukan berarti menghilangkan semua masalah, tetapi membantu seseorang memiliki respons yang lebih sehat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi,” jelasnya.

Tidak hanya menyampaikan materi, seminar juga diisi dengan demonstrasi hipnoterapi yang melibatkan sejumlah peserta. Salah seorang peserta yang mengaku menyimpan rasa jengkel terhadap seseorang dipandu mengikuti proses relaksasi dan penetralan emosi. Setelah sesi selesai, peserta tersebut mengaku perasaan jengkelnya berkurang dan berubah menjadi lebih netral.

Demonstrasi lain yang menarik perhatian peserta berkaitan dengan penanganan rasa takut terhadap ular. Pengurus IWABA Samarinda, Resti Haris, sengaja membawa seekor ular ke lokasi seminar sebagai media edukasi untuk memperlihatkan bagaimana hipnoterapi dapat membantu seseorang mengelola respons emosional terhadap objek yang ditakuti.

Salah seorang peserta yang sebelumnya mengaku memiliki ketakutan terhadap ular kemudian mengikuti sesi singkat hipnoterapi. Setelah proses tersebut, peserta yang semula enggan mendekati ular tampak berani menyentuh ular yang dibawa ke dalam ruangan seminar. Aksi tersebut spontan mendapat tepuk tangan dari peserta lainnya.

Endro menegaskan, hipnoterapi bukanlah sulap maupun pertunjukan. Menurutnya, pendekatan tersebut bertujuan membantu seseorang mengelola respons emosional sehingga menjadi lebih tenang ketika menghadapi situasi yang sebelumnya memicu rasa takut, cemas, maupun emosi negatif lainnya.

Hipnoterapi tidak mengubah kepribadian seseorang ataupun memaksa seseorang melakukan sesuatu di luar kehendaknya. Yang dilakukan adalah membantu pikiran menjadi lebih rileks sehingga respons emosional yang berlebihan dapat dinetralisir.

“Hasil yang diperoleh setiap orang tentu dapat berbeda, bergantung pada kondisi dan kesiapan masing-masing,” ujarnya.

Suasana seminar berlangsung interaktif. Peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai stres kerja, kecemasan, trauma emosional, hingga cara membangun pola pikir yang lebih positif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui seminar ini, IWABA Samarinda berharap para anggotanya semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas diri. Bekal yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu para peserta menjadi perempuan yang lebih tangguh, memiliki emosi yang stabil, serta mampu mengoptimalkan potensi terbaiknya dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun kehidupan bermasyarakat. (fnd)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb