POSSI Kaltim Sabet 81 Medali di Kejurnas Finswimming Bupati Badung

August 8, 2026 by  
Filed under Olahraga

Share this news

SAMARINDA – Prestasi membanggakan ditorehkan atlet selam Kalimantan Timur pada Kejuaraan Nasional Bupati Badung Finswimming Open 2026. Meski masih menghadapi keterbatasan fasilitas latihan, kontingen Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kaltim mampu finis di posisi ketiga dari delapan pengurus provinsi yang ambil bagian.

Capaian tersebut menjadi catatan positif bagi pembinaan olahraga selam Kaltim. Ketua POSSI Kaltim, Sutarno Wijaya, menilai hasil itu menunjukkan atlet-atlet Bumi Etam mampu bersaing dengan daerah yang memiliki fasilitas latihan lebih lengkap, terutama dari Pulau Jawa dan Bali.

“Capaian pada Kejurnas tahun ini sangat-sangat luar biasa. Dengan segala keterbatasan fasilitas yang kita miliki, atlet-atlet selam Kalimantan Timur masih mampu bersaing dengan atlet-atlet Pulau Jawa dan Bali,” ujar Sutarno, Sabtu (8/8/2026).

Pada klasemen akhir, POSSI Kaltim mengumpulkan total 81 medali yang terdiri atas 27 emas, 30 perak, dan 24 perunggu. Capaian tersebut menempatkan Kaltim di peringkat ketiga klasemen antar-Pengprov pada Kejurnas yang digelar 7-12 Juli 2026 itu.

Kontribusi terbesar datang dari POSSI Samarinda yang mengoleksi 16 emas, 22 perak, dan 14 perunggu. Raihan tersebut sekaligus membawa POSSI Samarinda menempati peringkat ketujuh kategori Pengcab terbaik.

POSSI Kutai Kartanegara menyusul dengan torehan delapan emas, empat perak, dan dua perunggu yang mengantarkan mereka berada di posisi ke-12. Kemudian POSSI Paser berada di peringkat ke-14 dengan koleksi tiga emas, satu perak, dan enam perunggu.

Sementara itu, POSSI Penajam Paser Utara menempati posisi ke-18 dengan raihan tiga medali perak dan satu perunggu. Adapun POSSI Kutai Timur berada di peringkat ke-27 setelah menyumbangkan satu medali perunggu.

Kejurnas Bupati Badung Finswimming Open 2026 diikuti 519 atlet dari 32 Pengcab dan delapan Pengprov. Delapan provinsi tersebut yakni Bali, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Barat. Kompetisi turut diikuti peserta dari luar negeri, yakni Gyeonggi-do, Korea Selatan.

Persaingan berlangsung pada nomor laut dan nomor kolam dengan total 368 medali emas yang diperebutkan. Nomor laut mempertandingkan 500 meter, 1.000 meter, dan 3.000 meter Open Water Finswimming. Sedangkan nomor kolam meliputi 50, 100, 200, dan 400 meter Bifins, 50, 100, 200, 400, dan 800 meter Surface, serta 50 meter Apnea.

Menurut Sutarno, capaian atlet Kaltim tidak hanya dilihat dari jumlah medali yang berhasil dikumpulkan. Perbaikan catatan waktu atau best time masing-masing atlet juga menjadi indikator penting dari keberhasilan pembinaan.

“Anak-anak sudah tampil sangat luar biasa, memecahkan best time masing-masing dan mendapatkan medali. Semoga hasil ini bisa menjadi motivasi untuk atlet-atlet selam Kalimantan Timur untuk berkembang lebih baik lagi di masa yang akan datang,” katanya.

Sutarno menegaskan, hasil Kejurnas Bupati Badung Finswimming Open 2026 akan menjadi bahan evaluasi POSSI Kaltim untuk memperkuat program pembinaan. Evaluasi tersebut terutama diarahkan untuk mempersiapkan atlet menghadapi agenda yang lebih besar.

“Hasil Kejurnas ini kita jadikan sebagai bahan evaluasi POSSI Kalimantan Timur dalam rangka menghadapi Pra PON tahun 2027 mendatang,” pungkasnya. (ain)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb