ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

PT Pamapersada Nusantara Sosialisasikan Keselamatan Berkendara Pelajar SMK 2 Sendawar

December 22, 2023 by  
Filed under Kutai Barat

Share this news

SENDAWAR – Pamapersada Nusantara (PAMA) bekerja sama dengan Satlantas Polres Kutai Barat (Kubar) menggelar sosialisasi keselamatan berkendara di Aula SMK Negeri 2 Sendawar, Kutai Barat (Kubar)  Rabu pagi (20/12/2023).

Sosialisasi yang mengusung tema “Indonesia ayo aman berlalulintas” mendapat apresiasi Kepala  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Sendawar, Raymundus. Menurutmya,  sosialisasi yang dilakukan PT. PAMA bersama Satllantas Polres sangat dibutuhkan untuk memberikan pencerahan kepada anak didik nya yang masih duduk di bangku kelas 10 dan 11. Anak anak yang duduk di kelas tersebut memiliki usia  yang masih sangat labil karena masih di bawah umur.

“Saya atas nama pribadi dan juga sekolah mengucapkan banyak Terima kasih kepada PT. PAMA dan Satlantas Polres Kubar yang sudah memberikan pencerahan tentang berkendara yang baik kepada anak didik kami,” ujarnya.

Ia menuturkan sebenarnya anak anak ini belum boleh membawa kendaraan sendiri karena memang masih belum cukup umur, akan tetapi karena tidak adanya kendaraan umum maka ada toleransi kepada anak anak yang memang tempat tinggal nya agak jauh dari sekolah.

“Itu berlaku di jam sekolah saja diperbolehkan bawa kendaraan sendiri. Di luar jam sekolah  tanggung jawab orang tuanya masing masing,” ungkapnya.

Ia berpesan kepada anak didiknya agar menyimak baik baik apa yang di sampaikan narasumber dari Satlantas polres karena hal ini adalah kegiatan yang positif agar supaya pergi dan pulang sekolah dalam keadaan baik baik saja.

Sementara itu narasumber Kasatlantas Polres Kubar AKP. Budi Witikno melalui Kanit Kamsel Satlantas Aipda Toni Suhartono menyampaikan,  dalam sosialisasi ini ia berharap bisa mengurangi angka kecelakaan terhadap anak anak sekolah yang di bawah umur, dalam artian anak yang usia di bawah umur tidak  berkendara sendiri. Sedangkan disini masih banyak anak anak di bawah umur ini masih berkendara sendiri.

“Kita tetap sosialisasi kan agar anak anak tersebut tidak berkendara sendiri atau diantar oleh orang tuanya ke sekolah,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk anak sekolah yang usianya sudah mencapai 17 tahun dipersilahkan mengajukan untuk bikin SIM, dan saat ini anak anak kelas 10/11 rata rata masih di bawah umur, dan itu secara aturan belum boleh berkendara sendiri, kalau mau pergi ke sekolah silahkan minta antar orang tuanya masing-masing.

Karena  tidak adanya kendaraan umum di Kutai Barat, maka Satlantas Polres Kubar memberikan sedikit keringanan kepada anak anak yang di bawah umur untuk membawa kendaraan sendiri selama jam sekolah. Sedangkan di luar jam sekolah yang di bawah umur tidak di perbolehkan membawa kendaraan sendiri akan dilakukan penilangan secara tegas oleh satuan lantas kepada anak tersebut.

“Kami sarankan kepada para orang tua agar mengantar anaknya bepergian di luar jam sekolah,” ujarnya.

Toni berharap semoga cita cita anak anak ini tercapai, dan tingkat kecelakaan anak anak bisa berkurang bahkan kalo bisa tidak ada sama sekali karena anak anak ini penerus bangsa.

“Saya sangat berharap jangan ada anak anak sekolah yang kecelakaan lagi,” harapnya.

HCGS Dept Head PT PAMA Mike Harlus, melalui CSR Officer Sabinus Jumat mengungkapkan, sosialisasi ini merupakan salah satu program rutin tahunan dari perusahaan yang memang ditargetkan kepada anak usia sekolah agar mereka tidak hanya sekedar bisa mengoperasikan unit kendaraan, tetapi juga mengetahui dan paham akan peraturan dan faktor keselamatan.

“Kita berupaya dengan upaya ini dapat membantu menekan atau mengurangi angka kecelakaan lantas terutama yang melibatkan anak-anak usia sekolah,” kata Mike.

PAMA berharap dengan diadakannya kegiatan ini, semakin menyadarkan masyarakat umum terutama anak-anak sekolah pentingnya selamat berkendara tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk keluarganya dan orang banyak.

“Kami berharap setidaknya dari anak yang hadir pada sosialisasi ini mampu menjadi kader atau agen keselamatan dilingkungan terkecilnya sehingga dengan demikian bisa menularkan semangat keselamatan berkendara kepada lingkungan yang lebih luas lagi,” ujarnya. (arf).


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.