Alhamdulillah, Jalan Teluk Sumbang Mulus

November 5, 2020 by  
Filed under Berau, Serba-Serbi

MULUS: Jalan menuju Teluk Sumbang ini semakin mulus.

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau serius meningkatkan pembangunan jalan di pesisir. Seperti akses jalan menuju Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk Biduk yang terus ditingkatkan. Secara bertahap, akses jalan dari Kampung Teluk Sulaiman menuju kampung Teluk Sumbang telah dilakukan.

Jimmy, kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR menjelaskan, pada 2020 ini pekerjaan dibagi dalam dua tahap yaitu APBD murni dan APBD perubahan. Pembangunan jalan yang dialokasi melalui APBD murni Rp 27 miliar dan dari Bantuan Keuangan (Bankeu) provinsi Rp 1 miliar.

Selanjutnya, dalam APBD perubahan mendapatkan alokasi anggaran Rp 15 miliar termasuk Bankeu provinsi. Menurut Jimmy, pengerjaan dari APBD murni sudah 90 persen. Sementara dari APBD perubahan sudah ada pemenang, “tinggal menunggu pengerjaan,” kata Jimmy, (5/11/2020).

Dua pekerjaan yang dilakukan Dinas PUPR yaitu pengaspalan dan galian timbunan. Panjangnya 34 kilometer dari Teluk Sulaiman hingga Teluk Sumbang. “Saat ini, sebagian sudah diaspal dan mulus. Pengerjaan akan kita lanjutkan di tahun berikutnya. Kita juga berharap agar pemerintah provinsi tetap memberikan bantuan keuangan,” jelasnya.

Melihat kondisi jalan yang mulus ini, diharapkan aktivitas masyarakat di sana lebih lancar. Meskipun pengaspalan belum secara menyeluruh, namun dampak positif pembangunan itu sudah bisa dirasakan masyarakat.

“Harapannya masyarakat lebih mudah keluar kampung untuk mengangkut hasil laut. Perekonomian pun bisa berputar dengan cepat dan pendapatan masyarakat bisa semakin meningkat,” ujarnya.

Peningkatan fasilitas jalan ini, secara tidak langsung mempengaruhi arus ekonomi masyarakat setempat. Apalagi, dengan adanya sejumlah objek wisata kampung. (vbb)

Pulau Balikukup Terancam Abrasi

November 5, 2020 by  
Filed under Berau

ABRASI: Wakil Gubernur Kaltim Hadi MUlyadi melakukan peninjauan di Pulau Balikukup yang terancam abrasi

TANJUNG REDEB – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi bersama Pjs Bupati Berau dan sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyusuri bibir pantai Pulau Balikukup, Batu Putih. yang abrasi. Wagub pun meninjau kegiatan yang dikerjakan di sana untuk penanganan abrasi. Saat ini, sudah dibangun pemecah ombak (breakwater) di sejumlah titik yang dianggap rawan, Kamis (5/11/2020)

Dalam kunjungan itu diketahui, beberapa rumah warga terdampak abrasi. Beberapa pohon kepala milik warga pun tumbang. Warga bersama pemerintah kampung pun melakukan upaya penanganan darurat agar abrasi tidak terus meluas.

Rumah warga pun ada yang dipindahkan setelah sebelumnya ambruk dihantam ombak. Abrasi di RT 3 diperkirakan mencapai 30–40 meter. Berbeda dengan wilayah RT 2 yang baru beberapa rumah terkena dampak abrasi.

Ketika air pasang besar atau angin selatan, rumah-rumah di bibir pantai dihantam gelombang. Selain rumah-rumah penduduk Balikukup, yang juga turut terancam abrasi adalah aset pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) bernilai Rp10 miliar yang merupakan hibah dari Kementerian ESDM. Pasalnya, gedung operator dan pagar PLTS dengan daya 100 kilowatt-peak (kWp) tersebut tinggal berjarak 2 meter saja dari laut ketika air pasang.

Wagub Hadi Mulyadi berharap Pemkab Berau serius menangani abrasi pulau tersebut. Harapannya, apa yang dilakukan untuk pencegahan bisa berjalan dengan efektif. (vbb)

Dinas Kesehatan Berau Fasilitasi Uji Kompetensi Perawat

November 5, 2020 by  
Filed under Berau, Kesehatan

KOMPETEN: Para perawat mengikuti uji kompetensi.

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Berau memfasilitasi uji kompetensi perawat. Ini dilakukan agar para perawat yang izin praktiknya habis masa berlakunya, bisa diperpanjang. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengatakan, uji kompetensi perawat adalah tuntutan yang harus dipenuhi sesuai dengan ketentuan.

“Pelatihan uji kompetensi ini erat kaitannya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang aman, dan bermutu bagi masyarakat. Sehingga perawat medis perlu memiliki integritas dengan adanya lisensi pelatihan,” sebut Iswahyudi saat membuka uji kompetensi di Kantor Dinas Kesehatan Berau, Kamis (5/11/2020).

Uji kompetensi perawat itu dilakukan dua hari, mulai 5 sampai 6 November 2020, diikuti 70 peserta dari 13 Kecamatan dan terbagi 7 kelompok.

Dikatakan Iswahyudi, uji kompetensi ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat. Harapannya melalui Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Perawat, layanan kesehatan di Bumi Batiwakkal bisa semakin maksimal. Karena para perawat memiliki kompetensi yang sesuai standar.

“Izin praktik memang basisnya kompetensi. Seluruh perawat yang sudah bekerja baik di dinas, rumah sakit maupun di puskesmas harus sudah memiliki kompetensi. Tanpa uji kompetensi, tak boleh melakukan kegiatan keperawatan,” jelasnya.

Perawat didorong mengasah kemampuan di bidangnya, agar pelayanan yang diberikan ke masyarakat nantinya benar-benar sesuai standar pelayanan yang telah disyaratkan.

“Jabatan fungsional memiliki cakupan luas, sehingga butuh pengetahuan, dan penguasaan standar teori di bidangnya masing-masing. Selain itu memerlukan penguasaan khusus secara substansial menurut tingkat keahlian pada bidang tertentu,” sebutnya.

Keuntungannya, menurut Iswahyudi, perawat medis yang telah memiliki lisensi pelatihan dapat mengurus surat registrasi keperawatan yang juga sebagai syarat mengurus surat izin praktik. (vbb)

Bawaslu Kutim Ajak Perempuan Awasi Pilkada 2020

November 5, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

SANGATTA – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengajak para perempuan di Kutim untuk terlibat dalam pengawasn pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Meski ditengah masa pandemi Covid-19 peran perempuan haruslah tetap aktif.

Untuk itu, Bawaslu Kutim menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif, Kamis (5/11/2020) di Hotel Victoria dengan tema “Peran Perempuan Kutai Timur dalam menyukseskan dan mengawasi tahapan Pilkada Kabupaten Kutai Timur tahun 2020 di masa Pandemi Covid-19”.

Hadir dalam kegiatan itu, perwakilan perempuan dari berbagai unsur. Adapun narasumber didalam sosialisasi tersebut, diantaranya Ketua KPUD Kutim Ulfa Jamilatul Farida, Kajari Kutim Setiyowati, dan Komisioner Bawaslu Siti Akhlis Muafin.

Turut pula hadir pada kesempatan itu,ibu Pjs Bupati Kutim Rina Marlina Juhar, Ibu Kapolres, Yonna Welly Djatmoko, GOW PKK Kutim, perwakilan Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT), HMI, Mahasiswa, dan tamu undangan lainnya.

Sebelum meninggalkan tempat Istri Pjs Bupati Kutim Ny Rina Marlina Jauhar berpesan agar jangan memaksakan kehendak diluar batas kemampuan suami.

“Karena pengaruh perempuan itu sangat besar. Suami bisa menjadi korupsi karena tuntutan istri. Jadi ingatlah jangan memaksakan kehendak kita kepada suami jika itu diluar kemampuannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Siti Akhlis Muafin mengatakan urgensi perempuan mengawasi Pemilu maupun Pilkada 2020 sebagai implementasi kesetaraan gender. Dimana peran perempuan selama ini hanya dianggap sebagai subjek atau objek.

Dengan kegiatan yang mengusung tema “Peran kaum perempuan Kutim dalam menyukseskan dan mengawasi tehapan pilkada Kabupaten Kutim tahun 2020 dimasa pandemi Covid-19” diharapkan mampu membuka sudut pandang masyarakat bahwa perempuan memiliki peran penting bagi kesuksesan daerah bahkan negara.

“Penting untuk perempuan terlibat aktif mengawal proses dan hasil Pemilu atau Pilkada agar terpilih pemimpin yang baik melalui proses yang menghargai kemurnian suara rakyat,” Ujar Afin.

Sementara itu, Ketua KPUD Kutim Ulfa Jamilatul Farida menyebutkan sifat perempuan secara naluri memang memiliki sifat mengawasi. Didalam rumah tangga peran perempuan itu memang sangat luar biasa segala sesuatu diawasi dan dicermati.

“Nalarnya perempuan itu kuat. Karena memang sudah menjadi sifat dan nalurinya. Jadi jika perempuan dilibatkan dalam politik maka InsyaAllah itu akan on the track selama perempuan menyadari fungsinya didalam dunia politik,” ungkapnya.

Ulfa juga menegaskan agar jangan takut untuk datang ke TPS pada 9 Desember mendatang. Selama itu mematuhi protokol kesehatan maka tidak ada yang perlu ditakutkan.

Kemudian, Kajari Kutim, Setiyowati memberikan penjelasan terkait permasalahan hukum politik. Ia pun mengajak seluruh peserta agar mengenali hukum dan jauhi perbuatan-perbuatan hukum.

“Tugas dan wewenang Kejari itu diantaranya pidana, perdata, dan ketertiban ketenteraman umum. Untuk diera modern sekarang ini semua bisa dengan mudah memahami hukum melalui gadget,” pintanya.

Ia pun berpesan agar selalu menggunakan masker, bagi ASN tetap netral jangan ikut berkampanye jika tak ingin tersandung hukum, dan tidak ikut black campaign bagi seluruh masyarakat Kutim tutupnya. (hms15)

Joni Gantikan Encek Firgasih, Jabat Ketua DPRD Kutim

November 5, 2020 by  
Filed under Kutai Timur

Pengambilan sumpah Ketua DPRD Kutim Joni. (Foto: Irfan)

SANGATTA – Tampuk kepemimpinan di DPRD Kutai Timur (Kutim) resmi berganti. Joni menggantikan Encek UR Firgasih sebagai Ketua DPRD Kutim. Kegiatan Pengucapan Sumpah Ketua DPRD Kutim Sisa Masa Jabatan 2019-2024 pada Rapat Paripurna Ke-38 masa persidangan ke-1 tahun 2020 digelar di Ruang Sidang Paripurna, Gedung DPRD Kutim, Kamis (5/11/2020). Joni diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sangatta Rahmat Sanjaya diampingi rohaniawan disaksikan para undangan yang hadir.

Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Ketua DPRD Kutim dihadiri Plt Ketua DPRD Kutim Asti Mazar, Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan, Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Effendi, dan para anggota DPRD Kutim.
Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Effendi pun langsung mengucapkan selamat kepada Joni yang sudah menampati kursi Ketua DPRD Kutim untuk memimpin legislatif.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan pengambilan sumpah Ketua DPRD Kutim. Semoga dengan adanya Ketua DPRD definitif ini membuat kinerja DPRD dan hal-hal yang berkaitan dengan pemerintahan daerah bisa kita laksanakan lebih baik lagi,” tegas Jauhar secara singkat.

Di tempat yang sama, Joni tak lupa mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak termasuk ketua terdahulu.

“Terima kasih untuk semua pihak, juga saya ucapkan terima kasih buat Bu Encek UR Firgasih yang sebelumnya sudah berjuang,” terangnya.

Setelah menjabat Ketua DPRD Kutim, ia akan melakukan musyawarah dan berkoordinasi bersama seluruh anggota DPRD Kutim. Pasalnya, saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai program maupun perubahan yang akan dikerjakan.

“Terobosan ini akan dilakukan secara bertahap dan tentunya prioritas pertama yaitu mengambil langkah kebijakan terkait mengurangi perkembangan pandemi Covid-19 di Kutim bersama Pemkab,” ujar politikus dari PPP itu. (hms13)

« Previous PageNext Page »

  • vb