Amplang Kaubun Diekspor ke Taiwan

January 13, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

Kaubun – Amplang Kaubun, makanan ringan berbahan utama ikan tenggiri bakal segera menjadi salah satu produk yang akan dipajang di outlet-outlet dan pasar-pasar modern di negara berjuluk Negeri Naga Kecil, Taiwan.

“Amplang Kaubun akan ekspor ke Taiwan minggu depan,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Provinsi Kaltim HM Yadi Robyan Noor, Selasa (12/1/2021).

Amplang Kaubun adalah produk makanan ringan hasil olahan ibu-ibu di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur. Untuk ekspor perdana nanti akan dikirim sebanyak 1000 kg dengan total nilai transaksi sebesar Rp115 juta. Pihak Taiwan berharap pengiriman rutin bisa dilakukan sebanyak 1000 kg per bulan dan kemungkinan penambahan jumlah permintaan di waktu-waktu selanjutnya.

Roby menjelaskan, Amplang Kaubun adalah bagian dari UMKM Center Kaubun yang diikutsertakan bersama 9 UMKM Kaltim lainnya dalam kerja sama perdagangan dengan 15 UMKM di Jawa Tengah (November 2020).

Berikutnya, Amplang Kaubun juga ikut serta dalam kerja sama perdagangan Kaltim dengan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Desember 2020. Kerja sama dilakukan bersama 30 UMKM Yogyakarta.

“Amplang Kaubun juga menandatangani kontrak kerja sama dengan Yogyakarta untuk 6000 bungkus per bulan. Total nominalnya Rp102 juta,” sambung Roby, sapaan akrabnya.

Transaksi dan kerja sama Amplang Kaubun dengan Yogyakarta dan Taiwan ini, tentu saja akan lebih menambah semangat para pelaku UMKM. Terbukti, produk olahan dari kawasan yang sesungguhnya berada cukup jauh dari daerah perkotaan, ternyata mampu bersaing dan memiliki prospek pasar yang sangat menjanjikan, bukan hanya untuk lokal Kaltim, tapi juga pasar domestik dan internasional.

“Sukses ini merupakan perwujudan dari misi kedua visi Gubernur Kaltim 2018-2023, yakni Berdaulat Dalam Pemberdayaan Ekonomi Wilayah dan Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan,” tandas Roby.

Seperti diketahui, Gubernur Kaltim H Isran Noor sempat mengunjungi UMKM Center Kaubun sepulang dari kunjungan kerjanya ke sejumlah kampung di Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau menggunakan jalur darat.

Kala itu, Gubernur Isran Noor memuji sinergi yang terjalin sangat baik antara pemerintah setempat, perusahaan dan masyarakat dalam pengembangan UMKM.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak, baik masyarakat, pemerintah kecamatan dan desa, serta PT GAM (Ganda Alam Makmur) untuk membesarkan UMKM kita,” puji Isran Noor.

Ketua UMKM Center Kaubun Priyanto mengaku, mereka sangat termotivasi dengan kunjungan orang nomor satu Kaltim itu.

“Kunjungan Pak Gubernur merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami. Dan alhamdulillah dalam tempo satu minggu lagi, kami akan ekspor Amplang Kaubun dan produk lainnya ke Taiwan,” kata Priyanto.

Sejauh ini, Priyanto mengaku terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Disperindagkop Provinsi Kaltim agar bisa difasilitasi. Bukan hanya amplang, mereka juga punya andalan kacang sembunyi, singkong grubi, keripik pisang, dan serbuk jahe merah.

“Apalagi informasinya, cuaca di Taiwan sedang hujan salju. Jadi produk kita bisa diterima dengan baik di sana,” yakin Priyanto yang juga memelopori ekspor pisang grecek (kepok)   dari Kaubun dan Kaliorang ke negara tetangga Malaysia.

Untuk keberlanjutan ekspor, Priyanto juga memastikan tidak ada kendala. Pihaknya sangat siap memenuhi permintaan pihak Taiwan untuk ekspor Amplang Kaubun ini.

“Bahan baku ikan tenggiri banyak dipasok dari Sangkulirang. Jadi aman,” yakin Priyanto lagi.

Amplang yang diolah dengan bendera Dapoer Azzahra itu memberdayakan ibu-ibu rumah tangga setempat, sehingga secara ekonomi perekonomian warga Kaubun juga ikut meningkat.

“Semoga semangat dari Kaubun ini akan membawa dampak positif bagi kebangkitan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur,” harap Priyanto penuh semangat. (*/sam)

Meski Ada Vaksin, Ketua MUI Kaltim Imbau Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

January 13, 2021 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur KH Hamri Has mendukung dan akan ikut menyosialisasikan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang Vaksin Covid-19 produksi Sinovac serta Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi.

“Saya juga berharap penyakit corona segera bisa diatasi, tentu saja harus didukung oleh semua elemen masyarakat,” ujar KH Hamri Has.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur KH Hamri Has

Hamri Haz mengimbau masyarakat Kaltim bersedia divaksinasi covid 19 yang telah mendapat rekomendasi suci dan halal oleh Komisi Fatwa MUI RI. Meski vaksin sudah dilaksanakan, masyarakat juga harus tetapo mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker guna memutus rantai penyakit corona.

Mengutip Republika.co.id . Ketua Umum MUI RI Miftachul Akhyar juga menyampaikan beberapa imbaun terkait vaksinasini. Berikut imbauan lengkap MUI.

Dengan bertawakkal kepada Allah SWT dan sebagai upaya kontribusi dalam mewujudkan kemaslahatan, maka Majelis Ulama Indonesia menyampaikan taushiyah sebagai berikut:

1.Majelis Ulama Indonesia mendukung program vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin halal (dalam tahap ini Vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Science C. Ltd) sebagai salah satu ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah semaksimal mungkin terjadinya penularan wabah Covid-19 di tengah masyarakat.

2.Majelis Ulama Indonesia mengapresiasi atas konsen Pemerintah dalam upaya penyediaan vaksin yang halal dan thayyib sebagai upaya perlindungan menyeluruh bagi umat dan masyarakat, baik pada aspek keselamatan jiwa maupun aspek keyakinan keagamaan.

3.Majelis Ulama Indonesia mendorong seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Islam untuk mengikuti program vaksinasi dengan menggunakan vaksin yang halal dan thayyib sebagai upaya melindungi diri dari penularan wabah.

4.MUI meminta Pemerintah untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan pentingnya vaksinasi dalam rangka memutus mata rantai peredaran Covid 19. Sosialisasi dan edukasi perlu dilakukan secara persuasif, melibatkan seluruh elemen dari berbagai latar belakang, termasuk elemen tokoh keagamaan sehingga ada kesadaran yang utuh mengenai pentingnya vaksinasi dan mengenai tentang halal dan thayyibnya vaksin Covid produk Sinovac yang akan digunakan.

5.MUI mendorong Pemerintah untuk terus mengikhtiarkan ketersediaan dan ketercukupan vaksin halal dan thayyib guna bisa dimanfaatkan secara merata bagi masyarakat agar cakupan vaksinasi bisa meluas, dan terwujud kesehatan masyarakat (public health) yang paripurna.

6.Di samping vaksinasi, MUI menghimbau masyarakat, khususnya umat Islam untuk tetap melakukan ikhtiar menjalankan protokol kesehatan seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, memakai masker, menjaga kebugaran, serta ikhtiar bathiniah dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menjauhi maksiat, memperbanyak shadaqah, membaca doa daf’ul bala’, qunut nazilah, dan berdoa kepada Allah SWT agar wabah Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT.(Roghib)

Kegigihan Abdul Gani, Nelayan Bontang Mampu Sekolahankan Anak Hingga Jadi Polisi

January 12, 2021 by  
Filed under Profil

BONTANG – Kegigihan Abdul Gani (45) nelayan di Tanjung Laut Kota Bontang, sebagai seorang ayah agar anaknya menjadi berhasil mengenyam pendidikan dan memiliki keimanan yang kuat layak dicontoh.

Abdul Gani yang hampir setiap hari jam dua malam setelah selesai sholat tahajud dia membawa peralatan tangkap ikan ke perahu yang dimilikinya yang tertambat diantara perahu-perahu lain di Pelabuhan Tanjung Laut.

Abdul Gani, nelayan di Tanjung Laut

“Setiap jam dua saya bangun, selesai sholat malam saya berangkat berlayar dengan perahu bermesin dumping ke laut Sulawesi. Perjalanan sekitar dua jam, setelah selesai sholat subuh baru saya pasang jaring, sambil menunggu jaring saya manfaatkan untuk istirahat, hingga jam 7 pagi baru saya angkat jaring, sekitar jam 10 baru kembali ke darat, ” ucap Abdul Gani yang biasa dipanggil pak Ganing.

Dalam sekali berlayar paling tidak mendapat ikan sekitar 10 kilogram. “Belakangan ini paling dapatnya hanya 10 kg, alhamdulillah cukup untuk biaya solar, cukup untuk makan dan bisa menyekolahkan anak-anak,” ucapnya.

Dalam satu minggu Ganing berlayar mencari ikan biasanya hanya 4 hari, senin hingga kamis, sedangkan hari Jum’at hingga Ahad dia manfaatkan kapalnya untuk membawa wisatawan yang akan berwisata ke pulau Beras Basah.

“Alhamdulillah dari hasil nelayan, ditambah melayani transportasi wisatawan jika hari libur yang akan ke Beras Basah, kami cukup membiayai anak-anak sekolah, hingga berhasil mengantarkan anak saya yang pertama diterima di Polri dan sekarang bertugas di Tanah Toraja,” jelas Ganing.

Ganing memiliki 5 orang anak dari hasil perkawinan dengan Suarni Aqillah. Anak yang pertama bernama Muhammad Ikhsan menjadi polisi. Anak Kedua Rezky Ananda kelas 3 SMA, anak ketiga Muhammad Alfiansyah kelas VII MTs al Ikhlas Bontang Kuala, Anak ke empat baru kelas 4 SD Rizky Muhammad Syawal dan terakhir anak kelima baru usia 3 tahun Aqillah.

Dalam melayani angkutan wisata ke Pulau Beras Basah, Abdul Gani tergabung di Asosiasi Pengantar Wisatawan Beras Basah, bersama 45 anggota lainnya yang ada di Pelabuhan Tanjung Laut.

“Kalau hari libur saat sekarang paling bisa melayani 2 trip, sejak dua bulan lalu beras basah dibuka. Karena selama pandemi corona hampir 6 bulan mulai Maret hingga September distop tidak ada angkutan wisata, jadi kami manfaatkan untuk menangkap ikan, ” jelas Ganing saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Laut Bontang, 10 Januari lalu.

Gani yang menggunakan Kapal Motor Nelayan (KMN) Rezky Ananda dalam melayani wisatawan yang ke beras basah berkapasitas 40 orang.

“Kapal ini bisa mengangkut 40 orang, jika mau pakai bisa cukup WA saja ke 085332992004″, jelas Ganing.

Dalam melayani wisatawan Ganing biasa mengajak anak ketiga sebagai helper juru mudi.

“Saya biasa ikut bapak, membantu di kapal, selain mengatur penumpang, menambatkan kapal juga kadang menggantikan mengemudi jika bapak harus istirahat”, jelas Alfian kepada media ini. (Vb-01)

CPNS Kutim Terima SK 80 Persen

January 12, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Sebanyak 126 orang yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kutai Timur (Kutim) 2019 menerima Surat Keputusan (SK) 80 persen. Mereka menerima SK setelah mendapatkan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). SK diserahkan Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Selasa (12/1/2021) pagi.

Momen bahagia tersebut turut disaksikan beberapa pejabat Eselon 2 dan 3 lingkup Pemkab Kutim. Tentunya tetap mengutamakan protokol kesehatan secara ketat selama prosesi penyerahan SK CPNS. Di antaranya mewajibkan seluruh peserta dan panitia menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan.

Sebelumnya, jumlah formasi yang diberikan untuk Pemkab Kutim dari BKN yakni Guru 71 orang, Tenaga Kesehatan 41 orang dan Tenaga Teknis 24 formasi. Usai penyelenggaraan seleksi sesuai aturan yang berlaku meluluskan hanya 126 orang keseluruhan. Yaitu formasi Guru 7 orang, Tenaga Kesehatan 31 orang dan Tenaga Teknis 24 orang.

Plt Bupati Kasmidi Bulang pada kesempatan dimaksud mengatakan beberapa pesan penting. Antara lain bahwa CPNS masih belum sepenuhnya menjadi PNS. Sebab harus melalui proses selanjutnya agar bisa menjadi PNS. Tak sepenuhnya mudah agar nanti bisa ditetapkan statusnya menjadi PNS. Seorang CPNS wajib meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kepribadian. Menunjukkan etika dan moral yang baik, serta loyal pada pimpinan.

“Patuhilah segala peraturan yang berlaku, jauhi apa yang menjadi larangan, seperti korupsi, narkoba, pola pikir radikalisme, terorisme dan tambahan satu perselingkuhan,” tegasnya.

Apabila hal-hal yang menyangkut integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut dilanggar, maka sudah pasti sanksi menanti. ASN yang melanggar akan disanksi sesuai regulasi yang berlaku. (hm7)

Pembuatan SIM Wajib Tes Psikologi

January 12, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Mulai awal Januari 2021, pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) baik yang baru maupun memperpanjang masa berlakunya diwajibkan memenuhi persyaratan tes kesehatan dan tes psikologi.

Penerapan tes psikologi ini serentak seluruh Indonesia, begitu juga di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan juga Mahakam Ulu (Mahulu) sudah disosialisasikan sejak Maret 2020 lalu.

“Kita sudah mensosialisasikan tes psikologi ini sejak Maret 2020 lalu, dan pada awal Januari ini sudah kami berlakukan,”tutur Kasat Lantas AKP. Alimuddin kepada wartawan Senin (11/1/2021).

Ia mengatakan, saat sosialisasi tahun lalu sudah sempat berjalan tes psikologi itu, namun sempat terhenti karena pandemi covid 19. Adanya penumpukan orang banyak yang bertentangan dengan protokol kesehatan akhirnya ada keringanan dalam pengurusan SIM tidak menyertai tes psikologi.

“Saat ini awal 2021 sudah diberlakukan dalam mengusrus SIM harus ada tes psikologinya,”jelasnya.

Kasat Lantas Polres Kubar, AKP. Alimuddin

Alimuddin menjelaskan, penerapan persyaratan tes psikologi ini sebenarnya sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang tertuang dalam pasal 81 ayat 1 dan 4. Dalam ayat 1 dijelaskan untuk pengurusan SIM harus memenuhi persyaratan. Melingkupi usia (minimal 17 tahun), syarat administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), kesehatan jasmani dan rohani serta harus lulus ujian (tertulis dan praktek).

Sedangkan dalam ayat 4 nya, yaitu syarat kesehatan yang dimaksud dalam ayat (1) meliputi sehat jasmani dengan surat keterangan dari dokter dan sehat rohani dengan surat lulus tes psikologi.

“Kepolisian tidak bisa mengeluarkan tes kesehatan dan juga tes psikologi, maka dari itu kita menggandeng pihak ketiga untuk pelaksanaanya,”ungkapnya.

Dibeberkan Alimuddin, biaya yang dikeluarkan untuk kedua syarat tersebut ditentukan oleh pihak ketiga dan bukan untuk pihak kepolisian.

“Kita hanya memastikan dan mengawasi pihak ketiga layak atau tidaknya melaksanakan tes psikologi tersebut,”tuturnya.

Alimuddin menuturkan, peraturan tersebut sudah sejak lama ada, namun memang selama ini belum diterapkan dalam hal pengurusan SIM, dikarenakan belum ada biro atau lembaga yang siap.

“Sekarang untuk di Kubar sudah ada dua lembaga/biro yang menjadi partner dalam menerbitkan surat lulus tes psikologi ini, yaitu Arkan Trans Psikologi dan RHYS Psikologi yang berada di depan Mapolres Kubar,” tandasnya. (arf)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1789894
    Users Today : 3033
    Users Yesterday : 4131
    This Year : 726404
    Total Users : 1789894
    Total views : 15102738
    Who's Online : 38
    Your IP Address : 216.73.217.39
    Server Time : 2026-05-15