Reses, Puji Terima Keluhan Beasiswa

February 20, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Anggota Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur Puji Setyowati menggelar reses dengan mengunjungi Perumahan Bukit Temindung Indah, Kecamatan Sungai Pinang Samarinda, Jumat (19/2/2021).

Bertempat di Posyandu Anyelir, ada beberapa aspirasi yang disampaikan langsung oleh masyarakat. Puji yang berada di Komisi 4 menangani masalah pendidikan, mendapat usulan perihal beasiswa bagi siswa sekolah.

Tugiman, warga RT 25 menjelaskan bahwa cukup banyak anak-anak di Perumahan itu yang tak lolos seleksi beasiswa. Alhasil, warga meminta agar DPRD Kaltim bisa memprioritaskan itu.

“Kalau bisa anak-anak di sini diprioritaskan untuk mendapatkan beasiswa, karena di sini belum ada anak-anak yang mendapatkan beasiswa,” beber Tugiman.

Selain pendidikan, masalah infrastruktur dan kegiatan sosial juga disampaikan oleh masyarakat. Politisi dari Fraksi Partai Demokrat itu menyebutkan bahwa sistem penjaringan untuk mendaftar beasiswa memang menggunakan teknologi. Namun, ada sebagian masyarakat yang tak ada sarana prasarana dan terkendala jaringan.

“Untuk mengakses web beasiswa milik Dinas Pendidikan itu, ada juga yang tak memahami. Akhirnya tak semua masyarakat mendapat kesempatan yang sama untuk dapat beasiswa,” ungkap Puji.

Sehingga, Puji mendapat usul bahwa pendaftaran beasiswa juga bisa dilakukan secara manual. Salah satunya dengan menyerahkan permohonan tertulis ke Dinas yang bersangkutan.

“Soal sarana dan prasarana Sekolah di SMP 44 Palaran juga disampaikan. Memang bukan wilayah sini, tapi ada Pak RT yang merangkap sebagai kepala sekolah. Insya Allah akan kami tindak lanjuti,” pungkas Puji. (*/adv)

Menristek Apresiasi Penggunaan GeNose C-19 Untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

February 20, 2021 by  
Filed under Wisata

Bambang Brodjonegoro

JAKARTA – Penggunaan GeNose C19 untuk kepariwisataan Indonesia sangat diapresiasi Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro.

Dia menilai penggunaan GeNose C19 dapat menghidupkan industri pariwisata dan memulihkan ekonomi negeri.

“Karena GeNose C19 bisa lakukan skrining Covid-19 secara massif dengan cepat, nyaman dan harga terjangkau,” kata Bambang.saat melaunching penggunaan GeNose C19 Inovasi Indonesia untuk Kepariwisataan Indonesia, yang diselenggarakan oleh Indonesia Tourism Forum bekerjasama dengan ACCOR Group, dan didukung oleh Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perdagangan, di Hotel Raffles Jakarta (19/2).

Lebih lanjut Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan betapa powerfulnya GeNose C19 untuk mobilitas orang di dunia pariwisata karena kecepatan proses deteksi Covid-19, tingkat akurasinya yang tinggi yakni 95%-97% dan satu unit GeNose C19 mampu melakukan 100 ribu kali tes untuk skrining Covid-19.

Menurut Menristek, alat yang memanfaatkan kecerdasan artifisial tersebut dinilai mampu mendeteksi seseorang yang baru dua hari terpapar virus Corona penyebab Covid-19. Sementara, tes PCR atau rapid antigen belum mampu mendeteksi pada periode yang sama.

“Membutuhkan waktu kurang dari 3 menit untuk mengetahui hasilnya (skrining Covid-19 menggunakan GeNose). Dan yang tidak kalah penting adalah harga pengetesan. Harga total dari mesinnya itu sekitar 60 juta rupiah, tetapi bisa dipakai untuk 100.000 kali tes.

“Itu artinya sangat memudahkan wisatawan untuk bergerak tanpa diberatkan oleh uang yang harus dikeluarkan,” kata Menristek dalam acara yang dihadiri oleh asosiasi-asosiasi besar dan pelaku industry pariwisata nasional.

GeNose C19 merupakan singkatan dari Gadjah Mada Electronic Nose. Alat yang dikembangkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) dan didukung penuh oleh Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 yang berada di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN ini mampu mendeteksi Covid-19 melalui hembusan napas.

“GeNose bekerja mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama nafas melalui hembusan nafas ke dalam kantong khusus. Selanjutnya diidentifikasi melalui sensor-sensor yang datanya akan diolah dengan bantuan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence).

Chairman of Indonesia Tourism Forum, Sapta Nirwandar, mengatakan ditahap awal ini GeNose C19 akan digunakan di seluruh jaringan hotel ACCOR Group, Hotel Sahid Group dan Hotel Santika Group.

“Kecepatan dan kenyamanan penggunaan GeNose C19 inilah yang membuat kami, insan pariwisata Indonesia, akan menggunakannya di seluruh destinasi wisata baik hotel, restoran, event pameran, spa, café, tempat-tempat hiburan seperti bioskop, taman rekreasi dan sebagainya. Khusus untuk hotel tahap awal akan langsung digunakan di seluruh jaringan hotel ACCOR Group, Hotel Sahid Group dan Hotel Santika Group.” kata Sapta Nirwandar.

Hybrid Launching GeNose C19 Inovasi Indonesia untuk Kepariwisataan Indonesia ini juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga serta Kepala Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kementerian Kesehatan Vivi Setiawaty serta berbagai asosiasi besar dan pelaku industry pariwisata, seperti PHRI, ASITA, INACEB, ASTINDO, MASATA, INTOA, INACA, IPI, APPBI, HIPPINDO, ASPERAPI, FOKBI dan JTF.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh insan pariwisata Indonesia atas dukungannya terhadap GeNose C19.

“Saya ucapkan selamat dan sukses atas launching GeNose C19 untuk pariwisata Indonesia, semoga dapat mempercepat kebangkitan industry pariwisata,” demikian Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan kegembiraannya.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyatakan kebanggaannya atas kehadiran GeNose C19 ini.

“Saya bangga atas inovasi negeri sendiri, dari oleh dan untuk Indonesia,” kata Jerry Sambuaga disambut applause peserta yang hadir di Raffles Hotel.

Acara Hybrid Launching GeNose C19 yang juga didukung oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ini diakhiri dengan Penandatanganan Nota Dukungan dari Asosiasi Pariwisata Indonesia kepada Menteri Riset dan Teknologi, Menteri Kesehatan, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk kesediaan mempromosikan dan memanfaatkan GeNose C19 untuk Kepariwisataan Indonesia.

Asosiasi Pariwisata Indonesia yang hadir menandatangani Nota Dukungan adalah:

  1. Haryadi Sukamdani, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)
  2. N. Rusmiati, Chairman Association Of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA)
  3. Budi Tirtawisata, Ketua Indonesian Convention & Exhibition Bureau (INACEB)
  4. Elly Hutabarat, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO)
  5. Panca Sarungu, Ketua Masyarakat Sadar Wisata (MASATA)
  6. Ricky, Sekretaris Umum Indonesia Inbound Tour Operator Association (INTOA)
  7. Denon Prawiraatmadja, Ketua Indonesia National Air Carrier Association (INACA)
  8. I Gede Susila Wisnawa, Ketua Umum Insan Pariwisata Indonesia (IPI)
  9.   Alphonzus Widjaya, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia  (APPBI)
  10. Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO)
  11. Hosea Andreas Runkat, Ketua Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI)
  12. Lily G Karmel, Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI)
  13. Salman Dianda Anwar, Ketua Jakarta Tourism Forum (JTF)

Diakhir acara, dilakukan juga Penandatanganan Kerjasama Pembelian 100 Unit GeNose C19 oleh Accor Group Indonesia, yang diwakili oleh Adi Satria, VP Sales and Marketing Accor Hotels Indonesia, Singapore and Malaysia. (***)

 

PDI Perjuangan Komit Jadi Partai Peduli Lingkungan

February 20, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Jakarta – Partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri menggelar diskusi virtual bertajuk Politik Hijau PDI Perjuangan, Sabtu (20/2/2021) pukul 14.00 WIB. Acara itu dalam rangka melaksanakan Program Gerakan Penghijauan dan Bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) gelombang kedua di seluruh Indonesia. Para aktivis lingkungan, generasi muda penemu alat penghijauan, hingga petinggi dan kepala daerah dari PDI Perjuangan akan mengikuti diskusi interaktif itu.

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto

“Kami akan selenggarakan diskusi ini secara virtual melalui Zoom, YouTube, dan Facebook DPP PDI Perjuangan. Para kader PDI Perjuangan seluruh Indonesia akan mengikuti diskusi ini. Ini merupakan komitmen partai untuk hadir di ruang publik,” kata Hasto.

Hasto menerangkan, dirinya dan dua Sekjen PDI Perjuangan terdahulu, yakni Tjahjo Kumolo dan Pramono Anung Wibowo akan menjadi narasumber dalam diskusi itu.

Lalu ada juga Gubernur Bali I Wayan Koster, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Co-founder dan CEO Greenhope Tommy Tjiptadjaja, penerima Kapaltaru Chaeruddin alias Babeh Idin, aktivis lingkungan Tania dan penyanyi Andre Hehanusa.

Selain diskusi, PDI Perjuangan tetap mengisi acara dengan agenda kebudayaan.

“Kami akan tayangkan tokoh-tokoh yang bergerak di lingkungan, seperti Babeh Idin. Termasuk para penemu di bidang lingkungan yang mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Hasto.

Hasto menilai Babeh Idin merupakan tokoh Betawi yang visioner dalam menjaga lingkungan. Babeh Idin berhasil mengintegrasikan bagaimana pengelolaan sungai dengan menanam kopi, jahe merah, bambu, hingga mendaur ulang sampah. Yang menjadi perhatian ialah Babeh Idin hanya menggunakan teknologi tradisional yang bisa mengurai sampah plastik lebih cepat dari biasanya.

“Beliau punya tempat pengelola sampah yang dikelola mandiri, patut juga jadi model daerah lain. Luar biasa komitmen beliau, menjadikan sungai sebagai jalan peradaban. Karena bicara lingkungan, bicara banjir yang ada hampir di seluruh negeri ini, tidak terlepas dari pengelolaan wilayah hulu, DAS yang merupakan wilayah-wilayah pegunungan,” kata Hasto.

Politikus asal Yogyakarta ini menilai diskusi ini merupakan rangkaian acara penanaman dan bersih-bersih sungai yang rencananya dilakukan serentak senasional pada Minggu (21/2/2021) mendatang. Hasto memastikan penyelenggaraan acara berlangsung dengan cara kreatif, tetapi tetap menghadirkan disiplin yang ketat terhadap protokol kesehatan Covid-19.

“PDI Perjuangan ingin menegaskan komitmen sebagai partai hijau dengan gerakan membersihkan sungai, menanam pohon, dan menebar benih,” pungkas Hasto. (**)

Pemkab PPU Gelar Apel Pasukan dan Peralatan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

February 19, 2021 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama, TNI dan Polri, pelaku usaha kehutanan, perkebunan serta pertambangan menggelar Apel Pasukan dan Peralatan Antisipasi Kebakaran Hutan serta Lahan di halaman Kantor Bupati PPU, Jumat (19/02/2021).

Dalam kesempatan ini Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Muliadi selaku Pembina Apel mengatakan, Kegiatan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan merupakan salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat untuk mengetahui kemampuan dan kekuatan dari setiap regu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), pelaku usaha kehutanan, perkebunan dan pertambangan yang ada di Kabupaten PPU. Dengan kata lain untuk saling mempererat rasa tanggung jawab bersama menghadapi situasi di setiap tahunnya, dimana sering terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten PPU, saya sangat mendukung dan mengapresiasi positif terhadap program yang dilaksanakan pada hari ini. Sebab apel ini menjadi bagian dari tekad dan spirit kita semua untuk semakin meningkatkan kebersamaan dan kegotongroyongan serta kesiapan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Benou Taka tercinta ini,” ucap Muliadi.

Muliadi pun berharap baik dari unsur pemerintah maupun elemen-elemen masyarakat, termasuk saudara-saudara kita yang tinggal di sekitar hutan, agar saling kompak untuk merapatkan barisan serta bahu membahu sekuat tenaga mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kabupaten PPU.

Sedangkan tambahnya, jika dilihat secara garis luas wilayah hutan dan lahan yang ada di Kabupaten PPU sangatlah luas tentu tugas ini tidak ringan, personil yang terkait langsung dengan pengamanan hutan sangat terbatas jumlah. Maka kebersamaan menjadi sangat penting untuk terus ditumbuhkan dalam mengatasi setiap persoalan di Kabupaten PPU, termasuk dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Saya yakin dengan gotong royong dan kebersamaan yang terus kita kembangkan, maka kita mampu mengamankan hutan kita, baik dari tindakan-tindakan pembalakan dan pencurian oleh orang-orang tidak bertanggungjawab, maupun dari kejadian kebakaran hutan,” jelas Muliadi.

Ia pun menegaskan, perlu dipahami bersama bahwa kejadian kebakaran hutan dan lahan merupakan suatu kondisi yang merugikan. Ekologis hutan akan rusak, fungsi perlindungan keanekaragaman hayati menurun, nilai ekonomi hutan dan produktivitas tanah merosot, menyumbang terjadinya perubahan iklim mikro maupun global, bahkan asapnya mengganggu kesehatan masyarakat serta kelancaran transportasi, baik darat, laut, maupun udara.

“Melalui Apel Gelar Pasukan dan Peralatan ini saya mengajak saudaraku semua untuk memperkuat kebersamaan antar stakeholders terkait dan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Penajam Paser Utara,” harapnya.

Muliadi juga berpesan, meminta kepada para peserta apel untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan peningkatan kesiapsiagaan sumberdaya pengendalian kebakaran hutan dan wilayah, meningkatkan koordinasi dengan instansi serta pihak terkait lainnya, meningkatkan patroli untuk mencegah sedini mungkin terjadinya kebakaran hutan dan lahan, segera lakukan ground check terhadap hotspot yang terdeteksi di wilayah kerja dan pemadaman dini jika dijumpai kebakaran, lakukan pemadaman mandiri atau gabungan dengan berbagai pihak sesuai porsi dan kewenangan masing – masing.

“Lanjut untuk Lakukan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana kasus kebakaran hutan sesuai peraturan yang berlaku serta aktifkan posko siaga dan laporkan segala informasi terkait pengendalian hutan dan lahan. Bahkan jangan lupa untuk laporkan kepada polisi hutan atau aparat keamanan terdekat kalau melihat ada hal-hal yang mencurigakan,” tutupnya. (*/adv)

Penggalangan Dana di Masyarakat Perlu Perhatian Pemerintah

February 19, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

TARAKAN – Pemungutan dana sumbangan sukarela ke masyarakat yang marak saat ini perlu mendapat perhatian khusus Pemerintah Kota Tarakan. Bencana alam seperti banjir, gempa bumi dan tanah longsor serta bencana kebakaran menjadi momentum untuk menggalang dana dari masyarakat. Penggalangan dana ini merupakan bentuk inisiatif dan kepedulian masyarakat .

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan Arbain mengatakan, belum bisa memantau secara pasti kelompok yang turun ke jalan.

“Seharusnya jika ada kegiatan penggalangan dana yang melibatkan masyarakat,harus melapor ke Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan” kata Arbain di ruang kerjanya, Kamis (18/2/2021)

Saat ini banyak kelompok masyarakat yang melakukan penggalangan dana korban bencana turun operasional ke jalan tanpa memberi tahu Pemerintah Kota.

Arbain mengkhawatirkan ada kelompok tertentu yang memanfaat situasi dengan alasan peduli korban bencana seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi dan kebakaran.

Meski begitu, ada beberapa organisasi yang melaporkan kegiatan pengumpulan dana seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang menggalang dana di Simpang Tiga Tarakan yakni Jalan Yos Sudarso dan lampu merah Ladang Tarakan dan daerah Markoni, Jalan Jendral Sudirman Tarakan.

Arbain berharap kelompok yang menggalang dana harus mengikuti aturan Kementerian Sosial.

“Masyarakat tidak bisa melakukan sesuka sukanya dalam penggalangan dana. Hendaknya hasil penggalangan dan pengumpulan dana dilaporkan jumlahnya serta penyalurannya,” kata Arbain. (wal)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1072231
    Users Today : 626
    Users Yesterday : 4022
    This Year : 8741
    Total Users : 1072231
    Total views : 10556901
    Who's Online : 95
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-03