Pelaksanaan Sholat Id dan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih Dilaksanakan Terbatas

May 11, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Plt Asisten I Faustinus Syaidirahman memimpin Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Sholat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 dan Penyelenggaraan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih.

SENDAWAR – Plt Asisten I Faustinus Syaidirahman memimpin lrapat rapat koordinasi penyelenggaraan Sholat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 dan penyelenggaraan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih telah menyepakati dalam pelaksanaan ibadah secara terbatas dan harus mentaati protokol kesehatan sebagai standar dan ketaatan tersebut harus mengikuti edaran Menteri nomor 7 Tahun 2021, Senin (9/5/2021).

Faustinus menambahkan, sesuai edaran dari kementrian maka hal tersebut wajib dilaksanakan oleh seluruh kepala daerah untuk ditindaklanjuti dengan edaran yang sama. Dengan demikian maka pemkab Kubar juga akan menerbitkan edaran yang mengikuti edaran dari kementerian. Seperti malam takbiran dilaksanakan di masjid dan mushola dengan ketentuan dilaksanakan secara terbatas maksimal 50 persen dari kapasitas masjid atau mushola, khotbah harus dipersingkat serta tetap memperhatikan standar protokol kesehatan. Kegiatan takbiran keliling ditiadakan, dan kegiatan takbir bisa dilaksanakan secara virtual. Turut hadir Kepala Kesbangpol, Kepala Kementerian agama Kubar, Plh Kepala BPBD, Perwakilan Polres dan Kodim serta Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Ketua Bamag, ketua PGI, ketua kevikepan

“Intinya Pemerintah daerah tidak membuat aturan baru dalam penyelenggaraan penyelenggaraan Sholat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 dan penyelenggaraan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih. Terkecuali ada edaran lain dari pusat, terkait situasi dan perkembangan terkini baru kita menyesuaikan, tetapi yang menyangkut Protokol kesehatan edaran yang ada tentu saja sudah baku dan menjadi standar,” terang Syaidirahman.

Selain itu harus memperhatikan seperti yang tertuang dalam surat edaran, harus dilihat zonasi. Sesuai edaran ada zonasi yang tidak bisa diabaikan, boleh dan yang tidak boleh melaksanakan penyelenggaraan Sholat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 dan penyelenggaraan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih maka zona merah dianjurkan tidak melaksanakannya.

Berdasarkan kesepakatan bersama, mengikuti Protokol kesehatan sehingga apa yang menjadi edaran harus diikuti secara bersama-sama. Untuk petugas di lapangan diharapkan bisa terus memantau pelaksanaan Sholat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 dan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih serta memberikan himbauan kepada umat, pembatasan yang dilakukan itu semua karena situasi pendemo saat ini. ,

“Jika sudah normal biar setiap hari kita ke masjid dan gereja tidak akan ada pembatasan atau larangan, karena sudah tidak ada lagi hambatan/kendala, tetapi untuk saat ini mari kita sama-sama menjaga di samping menjaga diri kita juga keluarga kita,” ungkap Syaidirahman.

Syaidirahman menegaskan hasil dari rapat rapat koordinasi penyelenggaraan Sholat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 dan penyelenggaraan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih akan dituangkan dalam surat edaran sebagai acuan bagi kita semua di dalam pelaksanaan Ibadah pada 13 Mei mendatang, dan sebagai upaya untuk penyadaran pelaksanaan ibadah.(arf)

Sentuhan Baru Kelurahan Jenobora

May 11, 2021 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Kelurahan Jenebora yang berada di pesisir Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) saat ini terlihat berbeda. Itu lantaran sentuhan tangan dingin lurah yang telah menerima penghargaan Peduli Lingkungan pada Tahun 2020 kemarin.

Tampak terlihat tanaman hias hingga tanaman palawija menghiasi disetiap perkarangan rumah masyarakat Kelurahan Jenebora. Bahkan tersedianya bak sampah di halaman rumah masyarakat diseputaran pesisir, agar tidak membuang sampah langsung kelaut.

“Saya juga sudah mengusahakan semampu saya agar truk sampah yang biasanya seminggu sekali sekarang sudah dua kali seminggu untuk menjemput sampah disini ke TPA,” ungkap Lurah Jenebora Masrani, saat dijumpai di kantornya, Selasa (11/05/2021).

Lebih lanjut Masrani menjelaskan, kebiasaan warga di pesisir ini tentu tak mudah untuk mengubah kebiasaannya. Mulai dari membiasakan tidak membuang sampah kelaut hingga memulai penghijauan disetiap perkarangan rumah.

“Semua butuh proses, dengan niat yang tulus serta tekad yang kuat demi memajukan kelurahan ini,” ungkap lurah tersebut.

Tak hanya itu tambah Masrani mengungkapkan, saat ini ia pun berusaha mengusulkan adanya Puskesmas Induk untuk menangani masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal. Mulai dari Kelurahan Gersik, Kelurahan Pantai Lango dan Kelurahan Jenebora itu sendiri. Dikarenakan jarak tempuh antar kelurahan dapat dijangkau dengan mudah.

“Walaupun adanya Puskesmas Pembantu disini masih belum bisa membantu dengan penuh, terkecuali disini dibangunkan Puskesmas induk maka tiga kelurahan yang ada disini tidak perlu lagi jauh-jauh ke Penajam untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” pungkasnya. (*/adv)

Telkomsel Siapkan Penyelenggaraan Teknologi Baru di Kota Balikpapan

May 11, 2021 by  
Filed under Balikpapan

BALIKPAPAN–Sebagai bentuk komitmen mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, Telkomsel terus melakukan rangkaian pengembangan dan persiapan untuk mengimplementasikan teknologi terbaru yang dapat mentrasformasi kehidupan dan kegiatan industri di Indonesia. Salah satu wilayah yang saat ini menjadi prioritas penyelenggaraan implementasi teknologi baru adalah Kota Balikpapan Kalimantan Timur.Keseriusan tersebut ditandai dengan kunjungan yang dilakukan Telkomsel kepadaPemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Jumat (30/04/2021).

Vice President Consumer Sales Area Pamasuka Agustiyono mengatakan, kunjungan Telkomsel ke Kota Balikpapan kali ini untuk bersilaturahmi sekaligus berdiskusi lebih jauh bersama Pemkot Balikpapan mengenai potensi pembangunan ekosistem digital yang inklusif melalui implementasi penyelenggaraan teknologi baru yang akan di terapkan Telkomsel di Kota Balikpapan. Dengan hadirnya teknologi baru Telkomsel di Balikpapan, akan menjadi modal penting bagi Telkomsel untuk mendukung berbagai pembangunan proyek besar yang akan dikerjakan Pemkot Balikpapan ke depan, serta mendukung dengan adanya Ibukota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

Terkait lokasi IKN baru di Kalimantan Timur, sejalan akan adanya badan pemerintahan pusat di kota Balikpapan guna pembangunan IKN baru, oleh karena itu hadirnya teknologi baruTelkomsel diharapkan membantu pelayanan badan pemerintahan.Saat ini, jumlah BTS yang berdiri di kota Balikpapan sudah lebih dari 1.200 unit dengan lebih dari 860 di antaranya mendukung jaringan 3G dan 4G. Tahun ini, ada lebih dari 25 BTS baru yang akan dibangun di wilayah Balikpapan. Dengan jumlah tersebut, layanan Telkomsel mampu mencakup 100 persen wilayah Balikpapan yang tercatat memiliki lebih dari 540 ribu pelanggan Telkomsel.

Sangat berartinya Balikpapan bagi Telkomsel juga ditunjukkan dengan secara aktifnya leading digital telco company ini menjalin kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di Kota Balikpapan untuk menghadirkan solusi digital yang inklusif. Di antaranya peran dalam dunia Pendidikan melalui program penyediaan kartu Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) untuk para pelajar di Balikpapan yang membantu selama masa pandemi dalam hal proses kegiatan belajar mengajar.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyambut dengan positif dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran teknologi baru dari Telkomsel di kota Balikpapan dan cukup penting karena Balikpapan sebagai kota penyangga IKN baru.
“Ke depannya kesibukan persiapan IKN baru tentunya akan semakin meningkat dan membutuhkan pelayanan dan teknologi yang semakin maju. Selain untuk kepentingan kota Balikpapan, Telkomsel juga akan mempunyai peran penting dalam pembangunan IKN baru,” ujar Rizal.

Sebagai operator terkemuka di Indonesia, Telkomsel yang mengedepankan prinsip customer-centricakanmengoptimalkan penggunaan teknologi terdepanuntuk dapat bertransformasi meningkatkan kapabilitas demi membawa solusi digital yang mampu menjawab kebutuhan pengguna dengan mengedepankan kolaborasi.Balikpapan merupakan kota industri yang memiliki banyak potensi serta sebagai kota penyangga lokasi IKN yang baru. Dengan hadirnya teknologi baru Telkomsel di kota ini tentu akan membuka lebih banyak peluang ke depan untuk berinovasi dan berkolaborasi, bukan hanya bagi Telkomsel tapi juga lintas sektor untuk Balikpapan yang lebih maju dan berkembang,” tutup Agustiyono. (*)

Rusman Ya’qub : Sebagai Penggerak Perubahan, Guru Perlu Peningkatan Kesejahteraan dan Sumber Daya

May 10, 2021 by  
Filed under DPRD Kaltim

SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub menilai untuk mewujudkan guru sebagai penggerak perubahan maka perlu dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan dan peningkatan kualitas sumber daya pengajar.

Dikatakan Rusman Ya’qub, sudah saatnya membenahi karena telah masuk era industri 4.0 dan Ibu Kota Negara (IKN) sehingga diperlukan generasi profesional, berkualitas dan berkarakter agar Kaltim tidak kalah bersaing dengan SDM dari luar.

Untuk mewujudkan itu maka kualitas guru juga sudah semestinya ditingkatkan salah satunya dengan memberikan kepastian status terutama bagi guru yang telah mengajar lebih dari sepuluh tahun.

Rusman Ya’qub

Menurut Rusman, di Kaltim yang jumlah guru dengan status PNS-nya masih sangat minim. Para guru honor memiliki harapan agar bisa diperjuangkan sejak lama mengabdi, namun harus mengubur cita-cita untuk diangkat PNS karena terganjal batasan usia.

Hal ini tentu menjadi perhatian bersama, mengingat pengabdian para guru honorer ada yang telah mencapai belasan hingga puluhan tahun, sehingga diharapkan menjadi pertimbangan bagi pemerintah pusat untuk meninjau kembali PP 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer.

Rusman juga mendukung rencana penyesuaian upah guru honorer sesuai upah minimum regional atau UMR. Kalau bisa gaji pokoknya sudah standar UMR bukan berdasarkan hitungan ditambah insentif.

Rusman mengajak seluruh pihak untuk mengawal bersama agar rencana tersebut agar dapat segera terealisasikan, sehingga ke depannya para guru baik PNS maupun honorer betul-betul fokus, mendidik generasi penerus menjadi generasi yang memiliki daya saing terutama dalam menghadapi era digitalisasi, revolusi industri 4.0. (*/adv)

Kaltim Miliki Potensi Tambah Destinasi Wisata

May 10, 2021 by  
Filed under DPRD Kaltim

SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid mengatakan Kalimantan Timur memiliki potensi yang besar untuk menambah destinasi wisata. Potensi yang besar ini harus mendapat dukungan dari pemerintah provinsi.

Menurut Ely, kemajuan pariwisata di daerah sangat dipengaruhi oleh berbagai sektor seperti infrastruktur, industri serta sumber daya manusia.

Ely Hartati Rasyid

Melihat masalah-masalah yang dihadapi Dispar dalam mengembangkan kepariwisataan Kaltim maka Komisi IV mencoba menseriusi masalah ini. Salah satu dengan mengevaluasi aplikasi dari Perda Provinsi Kaltim tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kaltim 2016-2026. Namun tidak cukup hanya itu, pemerintah dalam hal ini gubernur juga diharapkan dapat memberikan perhatiannya terhadap nasib pariwisata Kaltim.

Selain itu, dukungan Kementerian Pariwisata sangat penting untuk menutupi kelemahan-kelemahan Kaltim dalam mengembangkan pariwisata Kaltim salah satunya seperti Maping Pariwisata, dan hal-hal lainnya sangatlah diperlukan.

“Dengan dukungan pemerintah pusat inilah diharapkan Kaltim dapat cepat mengembangkan sektor pariwisatanya,” ujar Ely.

Ely sangat menyayangkan potensi pariwisata Kaltim yang besar tidak termasuk dalam destinasi unggulan nasional untuk dikunjungi. Hal ini yang harus diperjuangkan sehingga tidak hanya bisa menjadi destinasi unggulan nasional, namun Kaltim juga harus bisa menjadi destinasi pariwisata unggulan internasional. (*/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1486340
    Users Today : 1414
    Users Yesterday : 4417
    This Year : 422850
    Total Users : 1486340
    Total views : 13099520
    Who's Online : 44
    Your IP Address : 216.73.216.33
    Server Time : 2026-03-17