Wisata Sawah Desa Akan Tambah Pusat Oleh-oleh

July 16, 2021 by  
Filed under Wisata

Salah satu sudut destinasi wisata sawah di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU

Satu-satunya destinasi wisata sawah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Wisata Sawah Desa Gunung Mulia akan ditambah fasilitas pendukung berupa pusat oleh-oleh.

“Tingkat kunjungannya cukup tinggi, bahkan melebihi target, karena dari target rata-rata 100 pengunjung per hari, ternyata rata-rata 150 per hari, bahkan bisa 200 pengunjung di hari libur,” ujar Kepala Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Oddang di desanya, Jumat. (16/7/2021)

Mengingat tingginya pengunjung tersebut, maka pihaknya akan membangun satu kios lagi di lokasi wisata itu, yakni kios yang khusus menjual oleh-oleh khas Kabupaten PPU, bahkan akan diproduksi sovenir khas Desa Gunung Mulia.

Oleh-oleh khas tersebut antara lain kaos dengan sablon khusus dengan gambar dan kalimat unik yang mencirikan PPU maupun desa setempat, karena SDM di desa sudah terlatih membuat berbagai jenis dan bentuk sablon.

“Ada beberapa warga desa yang sudah piawai, karena mereka sudah mengikuti pelatihan menyablon dari hasil pendampingan Program Pembangunan, Pemberdayaan Kelurahaan dan Perdesaan Mandiri (Pro-P2KPM) tahun lalu,” ucap Oddang.

Pelatihan yang diikuti sejumlah warga tersebut, lanjut dia, tentu senada dengan potensi dan kearifan lokal desa, sehingga tinggal dipadukan dengan objek wisata yang kini cukup diminati pengunjung, baik baik dari dalam daerah maupun dari luar PPU.

Hal lain yang juga mendukung ekonomi masyarakat sekaligus mendukung keberadaan objek wisata, lanjutnya, yakni jalan menuju Desa Gunung Mulia sedang tahap pembangunan bengkel.

Saat ini bangunan tersebut tinggal dipasang dinding, karena lantai dan atap sudah jadi, sehingga dalam waktu dekat bisa dioperasikan karena SDM dan peralatannya sudah tersedia.

“Anggaran dari Pro-P2KPM tahun lalu juga kami gunakan untuk pelatihan perbengkelan dan pengadaan alat, sehingga sekarang tinggal menyelesaikan bangunan bengkel dan pengadaan sparepart,” katanya.

Ia menjelaskan, tahun lalu Desa Gunung Mulia memperoleh anggaran Rp200 juta dari Pro-P2KPM Kabupaten PPU. Anggaran ini digunakan untuk pelatihan menyablon, perbengkelan, dan menjahit berikut peralatannya.

“Saya yakin objek wisata sawah yang dibangun dari Dana Desa yang kini dikelola BUMDes ini, ke depan akan terus berkembang dan banyak pengunjung, karena kami mendapat penguatan pendampingan dari dua unsur.

Dua unsur yang dimaksud Oddang adalah dari pusat dan daerah. Dari pusat adalah Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), sementara pendampingan dari daerah adalah Pro-P2KPM Kabupaten PPU. (*)

Pemkab Paser Selesaikan Tata Batas Enclave 5.254 Hektar

July 16, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Ina Rosana

TANAH PASER – Pemerintah Kabupaten Paser telah menyelesaikan tata batas enclave atau lahan di area kawasan cagar alam (CA) yang dibebaskan untuk hak pengelolaan lahan (HPL) seluas 5.254 hektare untuk dua wilayah yaitu di Teluk Adang dan Teluk Apar.

“Sudah selesai tata batas enklave Teluk Adang 4.457 hektar dan Teluk Apar 797 hektar,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Paser, Ina Rosana, Kamis (15/07/2021).

Pada tahun 2016, kata Ina, Pemkab Paser telah mengusulkan enclave wilayah cagar alam di 16 desa kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Namun hingga saat ini belum ada hasilnya.

“Kita bekerja ini kan ada progres, ada batas waktu, dan kita menunggu. Ini seperti apa sih langkahnya kalau sudah di Kementerian. Saya tanyakan berapa lama, gimana hasilnya,” ucap Ina.

Kejelasan tentang usulan itu sudah ia tanyakan kepada Balai Pemantapan Kawasan Hutan IV Samarinda selaku perwakilan Kementerian LHK di daerah.

“Informasi usulan kita diusulkan kembali ke Kementerian pada April 2021 lalu. Lalu seperti apa, katanya kita diminta juga mengawal ke Kementerian,” tutur Ina.

Ina menyebut 16 desa yang diusulkan untuk di-enclacve diantaranya Desa Harapan Baru, Pondong, Muara Adang, Teluk Waru, Tajur, Kladen, Tanjung Harapan, dan Muara Pasir.

Pemkab Paser, lanjut Ina, memastikan apa yang telah diusulkan untuk enclave pada 2016 lalu itu sudah memenuhi persyaratan.

Sementara, untuk menyelesaikan persoalan agraria, Pemkab Paser telah membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), yang pada Rabu, 14 Juli 2021 menggelar rapat koordinasi. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Surya Tjandra, selaku Kordinator Pelaksana GTRA Nasional. Rapat itu

Rapat itu bertujuan untuk menata kembali persoalan tanah, mulai dari struktur penguasannya, kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatannya.

“Upaya penyelesaian melalui penataan aset dan penataan akses. Fokus kita di Kabupaten Paser berbeda dengan Kabupaten/kota lainnya, tergantung dengan kondisi. Di Paser permasalahannya cukup komplek,” ucap Ina.

Kompleksitas persoalan agraria di Kabupaten Paser contohnya Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di kawasan Cagar Alam yang permasalahan semacam ini belum tentu terjadi di daerah lain.

Dikemukakan Ina, ada beberapa fokus perhatian Gugus Tugas Reforma Agraria diantaranya pelepasan kawasan hutan, HPL transmigrasi, tanah terlantar, tanah HGU (Hak Guna Usaha) yang telah habis masa berlaku tapi tidak dimanfaatkan pihak perusahaan.

“Bupati sangat konsen dengan pelepasan kawasan hutan. Karena sebetulnya upaya ini sudah kita lakukan sejak 2003-2004. Terakhir pemasangan tatabatas di 2016. Jadi itu, terutama untuk yang di desa-desa hampir 100 persen masuk kawasan Cagar Alam,” jelas Ina.

Ina mencontohkan, seperti persoalan yang terjadi di Desa Padang Pangrapat yang merupakan daerah transmigrasi. Di desa tersebut ada masyarakat yang lokasi lahannya tidak sesuai dengan sertifikat. Bahkan ada yang tidak tahu dimana lokasi lahannya.

Kantor Pertanahan Paser sudah mengeluarkan status Cagar Alam Desa Padang Pangrapat. Dari 1.300 sertifikat yang ada di desa itu, 783 sertifikat diantaranya telah diidentifikasi dengan baik.

“Artinya 783 sertifikat itu sudah clean and clear. Sudah tidak ada masalah,” ujar Ina. (*/r)

Sembuh Covid-19, Reza Buka Rahasia Resepnya

July 16, 2021 by  
Filed under Kesehatan

Akhmed Reza Fachlevi

SAMARINDA-Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi sempat terpapar virus corona atau Covid-19. Dalam status whatsapp miliknya, Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kaltim ini mengaku jika dia positif virus tersebut setelah merasakan gejala meriang, nyeri badan dan suhu tubuh panas. Begitu menjalani tes swab PCR, dinyatakan positif.

Melihat hasilnya, Bendahara Fraksi Gerindra ini sempat kaget karena dirinya baru pulang bertugas dari Jakarta.

“Saat terkonfirmasi Covid-19, saya langsung konsultasi dengan dokter melalui handphone. Saya disarankan isolasi mandiri,” jelas anggota Komisi II ini saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Lebih lanjut, Ketua Harian KNPI Kaltim ini selama menjalani isolasi mandiri sering mendapatkan asupan deretan vitamin dan buah-buahan setiap harinya. Tak ketinggalan ramuan tradisional seperti jahe, kayu manis, gula merah diseduh ditambah perasan jeruk lemon serta madu. Sore hari, Reza mengonsumsi kelapa muda, setengah sendok teh garam himalaya, satu sendok madu dan perasan jeruk nipis .

“Banyak yang memberikan resep termasuk istri Wali Kota Samarinda, ibu Rinda Wahyuni Andi Harun, saya ucapkan terima kasih,” ujar Reza, sapaan akrabnya

Politisi muda Partai Gerindra Kaltim ini juga menceritakan bagaimana dia meningkatkan daya tahan tubuhnya selama isolasi mandiri. Reza mengatakan, dia memulainya dengan makan makanan yang ia sukai.

“Saya rutin melakukan pengecekan suhu tubuh dan pengecekan kadar oksigen dengan oksimeter setiap hari, selama 20 hari. Sampai akhirnya dinyatakan negatif dan sembuh,” bebernya.

Dukungan moral dari keluarga, terutama sang ayah dan para sahabatnya juga terasa begitu penting untuknya. Reza pun menghabiskan waktu untuk berbincang dengan teman-temannya yang menurutnya lucu, agar bisa menghibur.

“Meskipun isolasi mandiri, saya tetap komunikasi dengan kawan-kawan DPRD Kaltim lainnya. Saat ada konstituen yang ingin diskusi, tetap saya layani melalui whatsapp, telephone dan SMS,” terangnya

Selain itu, dia juga olah raga, berjemur dan berdoa kepada Sang Pencipta untuk diberikan kesembuhan agar bisa kembali melayani masyarakat.

“Semangat dan berkat doa semuanya akhirnya dinyatakan sembuh sepenuhnya oleh dokter,” tutupnya. (man)

Kaltim Minta Prioritas Dapatkan Vaksin Covid-19

July 16, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

Gubernur Kaltim Isran Noor

SAMARINDA – Data perkembangan Covid-19 se Indonesia terus terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19, dimana provinsi Kaltim termasuk tertinggi secara nasional. Berbagai langkah menahan laju perkembangan virus yang konon berasal dari Wuhan China ini, dilakukan Pemprov Kalim termasuk diantaranya percepatan program vaksinasi massal. Namun Program vaksinasi ini terkendala dari sisi keterlambatan dropping pengiriman dari pusat.

Gubernur Kaltim Isran Noor pun meminta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), agar Provinsi Kaltim menjadi salah satu prioritas mendapatkan vaksin Covid-19.

“Kita sudah mengusulkan, agar Kaltim menjadi prioritas mendapatkan kiriman vaksin. Karena, sesuai informasi perkembangan Covid-19 se Indonesia baru-baru ini, Kaltim termasuk tertinggi secara nasional. Sehingga perlu dukungan vaksin,” ujar Isran Noor di Balikpapan, Rabu (14/07/2021).

Lebih lanjut dikatakan, vaksin ini bertujuan mendukung daya tahan tubuh masyarakat. Sehingga kebal dari virus yang dimaksud. Sehingga, wabah ini akan segera berakhir.

“Dari prevalensi perkembangan penyebaran Covid-19. Kaltim termasuk tinggi secara nasional. Jadi, saya harap Kaltim menjadi prioritas mendapatkan vaksin,” tegasnya.

Menurut Isran, bagaimana daerah bisa mempercepat realisasi vaksinasi, sedangkan vaksinnya masih terbatas bahkan kurang.

Secara keseluruhan diakuinya, realisasi atau pelaksanaan vaksinasi kabupaten dan kota di Kaltim terbilang rendah, sebab terkendala ketersediaan dan pasokan vaksin dari pemerintah pusat.

Karenanya, Gubernur Kaltim meminta pemerintah pusat lebih memprioritaskan pasokan vaksin bagi Kaltim, terutama dalam percepatan penanggulangan penularan virus corona.

Selain itu, pasca ditetapkannya tiga daerah (Balikpapan, Berau dan Bontang) berstatus PPKM Darurat, maka selayaknya Kaltim menjadi daerah prioritas pasokan vaksin guna menekan penyebaran wabah Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Padilah Mante Runa mengakui di beberapa Kabupaten dan Kota ketersediaan vaksin mengalami kekosongan. Hal ini terjadi karena tingginya antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi disamping itu juga dikarenakan ada keterlambatan dropping pengiriman dari pusat.

“Kami berharap pada bulan Juli-Agustus ini ketersedian vaksin dapat kembali stabil, untuk itu masyarakat di harap bersabar” pintanya, Rabu (14/7/2021).

Sekarang ini sebutnya, sudah masuk fase tahap 3. Dimana tahap 1 untuk tenaga kesehatan, tahap 2 lansia dan pelayanan publik serta tahap 3 umum.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin kedua di Puskesmas khusunya dia meminta masyarakat untuk bersabar.

Vaksinanasi lanjutnya, membentuk kekebalan khusus dalam tubuh, tetapi kekebalan yang terbentuk tergantung dari masing-masing individu.

Setiap orang tidak sama reaksinya untuk kecepatan pembentukan antibody. Vaksinasi tidak menjamin seseorang itu tidak tertular suatu penyakit, tetapi mengurangi resiko terpapar.

“Vaksinasi bukan satu-satunya upaya dalam mengehentikan penularan, karena vaksinansi ini faktor kedua, sementara faktor pertama sebenaranya adalah protokol kesehatan 5M,” tutupnya

Jangan Kendor Untuk Sehat dan Terhindar dari Covid-19 yaitu dengan menerapkan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan Sabun, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) & 3T (Testing, Tracing, Treatment) & Vaksinasi. (*/hel)

Hentikan Perdebatan Covid-19, Fokus Pada Solusi, Disiplin Prokes dan PPKM

July 16, 2021 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Pandemi covid-19 yang melanda dunia masih saja menjadi perdebatan di masyarakat, mulai dari yang berprofesi pengemudi ojek daring hingga bertitel dokter, mulai di warung kopi hingga di media sosial. Seorang dokter yang mengaku bahwa dirinya tak percaya Covid-19 mendadak viral di media sosial. Ia tak percaya adanya Covid dan menganggap kematian banyak orang selama pandemi bukan karena virus.

Pengakuan dokter tersebut disampaikan dalam sebuah sesi talk show yang diunggah di kanal Youtube Hotman Paris Official, Jumat (9/7/2021). Dalam video tersebut perempuan yang bernama dr. Lois berdebat panas dengan host acara tersebut yaitu Hotman Paris dan Melaney Ricardo.

Bukan hanya di Youtube, video tersebut juga viral hingga media sosial lain seperti Tiktok dan Instagram. Tidak sedikit warganet yang mendukung pandangan dr. Lois sedangkan namun sebagian lainnya mengecam.

Memperhatikan kondisi saat ini, disaat pandemi covid-19 di Indonesia sedang memuncak dan korban meninggal dunia setiap hari terus bertambah, bijaklah melihat pandemi ini. bagaimana perasaan korban Covid-19 dan keluarga perasaan keluarga yang telah ditinggalkan selamanya.

Kepala Biro Penerangan masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono pun beberapa waktu lalu mengajak seluruh rakyat Indonesia bergandengan tangan mengatasi COVID-19.

Dia menilai tidak ada gunanya berdebat karena fakta di lapangan menunjukkan tejadi lonjakan kasus positif COVID-19.

“Sekarang waktunya untuk fokus menggalang agar dapat keluar dari situasi ini,” ujar Brigjen Rusdi.

Menurut Rusdi, salah satu cara yang paling sederhana solusi menangani COVID-19 yang dapat dilakukan masyarakat, mematuhi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo untuk wilayah Jawa-Bali, 3-20 Juli.

“Mari tunjukkan kehebatan dengan disiplin dan menaati PPKM Darurat. Kita hebat Indonesia selamat,” ucapnya.

Intoniswan

Hal senada disampaikan Ketua Forum Komunikasi Penyintas (FKP) Covid019 Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Intoniswan. Iia mengatakan, sudah saatnya masyarakat berhenti berdebat soal atau atau tidak adanya COVID dan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) yang diterapkan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kaltim sebab, tak ada manfaatnya dan membuat bingung, sebaliknya korban terus berjatuhan akibat terpapar COVID.

“Para ahli kesehatan dari 216 negara di dunia sudah menegaskan COVID itu ada. Pemerintah baik di pusat maupun di daerah sedang bekerja keras mengatasi agar penularannya tidak semakin masif,” kata Intoniswan, di Samarinda, Senin (12/07/2021).

“Perkembangan kasus positif tersebut sangat mengkhawatir, karena tempat tidur di rumah sakit-rumah sakit pemerintah penuh. Kalau pun pemerintah bisa dengan cepat membeli tempat tidur, persoalan belum selesai, karena perlu disiapkan pula bangunan dan tenaga kesehatan. Mencari tenaga kesehatan, seperti perawat bukanlah hal yang mudah di Kaltim,” papar Intoniswan yang juga wartawan senior di Kaltim.

Menurutnya, daripada berdebat soal ada atau tidak adanya COVID, lebih baik waktu digunakan berdo’a dan meminta kepada Tuhan YME sesuai agama yang dianut, agar negeri bebas dari wabah COVID dan menjaga diri, keluarga, dan teman-teman dari paparan COVID.

Diterangkan pula PKM yang diterapkan pemerintah dan anjuran memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan di luar rumah, benteng terakhir mencegah penularan COVID.

“Patuhi PPKM yang diterapkan pemerintah dan begitu pula dengan Prokes 5 M,” ajaknya.

Tentang dampak yang ditimbulkan dari adanya PKM, yang nyata masyarakat ekonomi masyarakat semakin sekarat. Untuk mengatasi kesulitan mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan pokok di rumah tangga, lebih baik minta ke gubernur, wali kota, atau bupati, serta ke lembaga DPRD di masing-masing daerah.

“Saya juga berharap kepala daerah menyiapkan dana bantuan bagi masyarakat yang kesulitan keuangan membeli kebutuhan pokoknya. Masyarakat punya hak untuk meminta dan pemerintah berkewajiban menyediakan anggaran untuk itu,” tegasnya.

Jangan Kendor Untuk Sehat dan Terhindar dari Covid-19 yaitu dengan menerapkan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan Sabun, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) & 3T (Testing, Tracing, Treatment) & Vaksinasi. (*/hel)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1189249
    Users Today : 4948
    Users Yesterday : 5952
    This Year : 125759
    Total Users : 1189249
    Total views : 11302129
    Who's Online : 52
    Your IP Address : 216.73.216.159
    Server Time : 2026-01-23