Akibat Pencemaran Limbah, PT GBU Diminta Bertanggung Jawab

August 20, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Sungai Kedang Pahu saat tercemar limbah PT GBU

SENDAWAR –Tokoh pemuda dari Kampung Lambing, Kecamatan Muara Lawa Almanto mengharapkan PT. Gunung Bara Utama (GBU) dapat bertanggung jawab terhadap pencemaran limbah di Sungai Kedang Pahu beberapa waktu lalu.

Dikatakan Almanto, masyarakat yang hidup di bantaran Sungai Kedang Pahu bukan hanya Kecamatan Damai saja, masih banyak kampung yang terkena imbasnya dari pencemaran limbah PT. GBU.

“Kami yang ada di Kampung Benggeris, Lunai, Lambing, Muara Lawa, Dingin dan masih banyak kampung ke hilir sungai di Kecamatan Muara Lawai yang hidupnya tergantung di sungai kedang pahu ini,”kata Almanto, Kamis (19/8/2021)

Dijelaskan Almanto, akibat pencemaran tersebut, masyarakat yang hidup di bantaran sungai di Kecamatan Muara Lawa selama tiga hari terpaksa membeli air bersih untuk makan minum serta untuk mandi dan cuci pakaian.

“Kami di Kecamatan Muara Lawa tidak ada PDAM. Satu-satunya sumber kehidupan masyarakat hanya Sungai Kedang Pahu itu saja,” jelas Almanto.

Almanto menuturkan, dengan tidak adanya PDAM masyarakat mengambil air ke sungai dengan cara menyedot memakai pompa air dan dialirkan ke rumah masing-masing.

“Kami hanya mau minta tanggung jawab dari PT.GBU yang sudah mencemari sungai sebagai sumber kehidupan kami turun temurun,” ujar Almanto.

Warga memanfaatkan air sungai menggunakan pompa air

Sementara Petinggi Kampung Damai Seberang Andreas yang hidupnya bersama warganya di bantaran Sunggai Kedang Pahu berharap sungai itu bersih karena menjadi sumber kehidupan masyarakat yang ada di bantaran sungai adalah sungai itu sendiri.

“Kami sudah mengusulkan ke camat untuk dibuatkan sumur bor oleh PT.GBU terhadap kampung yang terdampak,” ujar Andreas.

Dikatakan Andreas, sudah jelas sumber pencemaran itu dari tambang PT GBU. Karenanya wajar jika warga minta perusahaan , bertanggung jawab. Meski sungai itu tidak untuk makan dan minum akan tetapi ia masyarakat tetap memakai air sungai tersebut sebagai sumber kehidupan.

“Kita ini di luar binaan CSR dan tidak mendapatkan pembinaan dari dana CSR mereka, tetapi mendapat limbahnya saja,”bebernya.

Dijelaskan Andreas, hingga saat ini PT.GBU belum ada datang ke kampung-kampung yang kena imbas dari limbahnya untuk berkoordinasi dengan masyarakat yang terdampak.

Sementara itu, Pemkab Kutai Barat baru memberi sanksi pelarangan melakukan aktivitas atau mengehentikan semua kegiatan di wilayah yang menyebabkan terjadinya aliran limbah hingga sanksi administrasinya keluar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Barat (Kubar) Ali Sadikin saat dihubungi media ini mengatakan, sanksi yang diberikan GBU dituangkan dalam berita acara dan masih dalam diproses kajian bagian hukum Pemkab Kubar.

“Intinya PT. GBU sudah menanda tangani berita acara tersebut, dan dia sudah mengakuinya,”ungkap Ali Sadikin.

Ali Sadikin menuturkan, PT GBU sebenarnya sudah tahu sanksi hanya masih berproses.

Ali Sadikin menyampaikan, tim dari DLH akan turun ke lapangan untuk memastikan lokasi tersebut sudah dibenahi dan tidak ada kegiatan apapun.

“Jangan sampai terjadi lagi pencemaran serupa. Apabila terjadi lagi sanksinya lebih berat yang akan diterima oleh PT. GBU,” ujar Ali Sadikin..

Menanggapi tuntutan masyarakat, CSR PT. GBU Denis belum bisa menjawab apa yang disampaikan warga Kecamatan Muara Lawa. Perusahaan juga belum bisa menjelaskan detail mengenai bantuan air bersih yang akan diberikan kepada warga.

Saat ini perusahaan belum bisa banyak bicara karena belum menerima surat dari DLH.

“Kami menunggu surat resmi dari DLH,”jawab Denis. (arf)

Lawan Pandemi Covid-19, Terapkan Protokol Kesehatan Dengan Semangat Juang ‘45

August 20, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

Tanggal 17 Agustus 2021 adalah hari kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke-76, dimana setiap tahun selalu diperingati dalam suasana penuh suka cita. Namun sudah dua tahun ini peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda, dimana kondisi pandemi Covid-19 memaksa upacara detik-detik Proklamasi dan hampir semua kegiatan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI harus menyesuaikan dengan kondisi pandemi, termasuk memperhatikan protokol kesehatan.

Kondisi pandemi Covid-19, dengan segala pembatasan sosial, disaat kita merayakan hari kemerdekaan, tentunya sangat tidak nyaman namun kita bangsa Indonesia sepatutnya bersyukur dan bersabar, dengan tetap semangat berjuang bersama melawan pandemi Covid-19 ini, seperti yang pernah dilakukan para pejuang kemerdekaan tahun 1945 hingga akhirnya kita bisa merasakan kemerdekaan, bebas dari belenggu bangsa penjajah.

Presiden Joko Widodo pada sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD RI pada tanggal 16 Agustus 2021 di Gedung MPR/DPR Senayan Jakarta mengatakan kondisi Indonesia di tengah pandemi ini merupakan tantangan dan proses perjuangan ketahanan bangsa Indonesia.

“Pandemi ini seperti kawah Candradimuka yang merupakan tantangan sekaligus mengasah dan menguji kebersamaan kita. Itulah proses untuk bangsa yang tahan banting dan kokoh dalam setiap pertandingan,” kata presiden dalam pakaian adat Suku Baduy yang dikenakannya.

Ia mengatakan kemerdekaan ini merupakan perjuangan keras bangsa, termasuk setiap resesi yang telah mampu dijalani bangsa setelah kemerdekaan. Adaptasi terhadap kebiasaan baru saat ini telah merubah cara-cara kehidupan bangsa untuk semakin kreatif dan inovatif menghadapi Revolusi Industri 4.0.

“Kapasitas lembaga negara menjadi responsif dan konsolidatif selama pandemi. Birokrasi pusat hingga desa bergerak terpadu dalam penanganan Covid-19. Saya meyakini, dengan sikap responsif itu, akan memperkokoh ketahanan bangsa,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, yang dalam sambutannya mengatakan di tengah kondisi pandemi ini Indonesia tetap harus bersyukur dalam peringatan kemerdekaan pada 17 Agustus 2021 ini.

Ia meyakini semangat perjuangan dapat membuat Indonesia bertahan dalam badai pandemi ini. Untuk itu, masyarakat dihimbau tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan upaya vaksinasi perlu didukung semua pihak guna menekan penyebaran Covid-19.

“Kita semua merasakan dampaknya, terutama di bidang ekonomi masyarakat. Pandemi ini juga memaksa kita untuk beradaptasi dengan cara-cara baru dalam penanggulangan Covid-19. Berimbas pula di bidang pendidikan dengan pembelajaran jarak jauh yang bisa mempengaruhi pembangunan karakter anak,” katanya.

Sementara itu di Samarinda, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor yang mengatakan, semangat para pejuang untuk meraih kemerdekaan patut menjadi contoh. Perjuangan mereka membutuhkan keikhlasan, kebersamaan, pengorbanan, keberanian dan semangat persatuan yang kuat untuk mengalahkan kekuatan penjajah dan mereka berhasil.

“Semangat pengorbanan, perjuangan dan persatuan para pejuang perlu ditiru agar Kaltim dan Indonesia bisa segera “merdeka” dari pandemi Covid-19,” kata mantan Bupati Kutim ini.

Sebuah perjuangan butuh pengorbanan. Disiplin menjalan protokol kesehatan adalah bentuk perjuangan agar penularan pandemi Covid-19 bisa dihentikan. Berbagai pengorbanan seperti menahan diri untuk tidak beraktivitas diluar rumah jika tidak ada hal penting dan mendesak, memakai masker, menjaga jarak sosial sebagai kebiasaan baru dari kebiasaan ketimuran yang kita lakukan sebelumnya seperti berjabat tangan, memberikan pelukan sebagai representasi rasa sayang atau kehangatan persahabatan, menahan diri untuk tidak berkumpul dengan teman, dan masih banyak lainnya.

Saat ini lanjut Isran, Kaltim masih menerapkan PPKM Level 4. Namun dalam pekan ini, angka kasusnya terus melandai dan angka kesembuhan terus meningkat.

Walaupun kasusnya terus menurun, Isran mengharapkan semua pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. “Jangan pernah lalai dan selalu terapkan protokol kesehatan 5M,” pintanya.

Keberhasilan tersebut tentu tidak terlepas peran masyarakat, pemerintah, swasta dalam perjuangan melawan Covid-19. “Kunci utamanya adalah masyarakat, yang selalu patuh dan siplin menerapkan 5M, sehingga kita bisa terus menekan kasusnya. Diharapkan penyebaran dan penularan Covid-19 berakhir,” harapnya.

Disamping itu, banyak hal yang dapat dilakukan masyarkat untuk berjuang dengan semangat 45 melawan covid-19 ini, seperti membangun narasi-narasi positif di media sosial dengan memberikan edukasi, motivasi, ataupun upaya upaya melawan hoaks dan menjawab tantangan disrupsi teknologi informasi dengan menghasilkan konten konten informasi positif bagi masyarakat.

Menggunakan media sosial secara bijak dan bermanfaat bagi sesama seperti menghimbau semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan mendukung program vaksinasi guna menekan penyebaran Covid-19 adalah perjuangan terkecil dan paling mudah dilakukan saat ini. (hel)

Bupati Paser Lantik Direktur Perumda Tirta Kandilo

August 19, 2021 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli melantik Suryanto Agus Tono sebagai Direktur Perusahaan Air Minum Tirta Kandilo Suryanto Agus Tono periode 2021-2026, Rabu (18/08/2021).

Pelantikan yang dilaksanakan di area Kolam Renang Awa Selangui Kantor Perumda Tirta Kandilo ini dihadiri Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf, Seketaris Daerah Katsul Wijaya, Dewan Pengawas Perumda Tirta Kandilo Ina Rosana, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan Cabang Perbankan dan Plt Camat Tanah Grogot Guntur.

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli mengatakan pelantikan Direktur Perusahaan Air Minum Tirta Kandilo yang baru akan membawa semangat baru bagi Perusahaan tersebut.

“Ini amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara institusional dan konstitusional. Direktur Perumda harus bisa memberikan pelayanan secara profesional kepada masyarakat,” kata Bupati Paser dr. Fahmi Fadli.

Dikemukakan Bupati Fahmi Perumda Air Minum Tirta Kandilo merupakan BUMD yang bertujuan memberikan pelayanan dasar penyedian air minum dan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Paser.

Oleh karena itu ia meminta kepada Direktur Perumda Tirta Kandilo meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya menaruh harapan besar kepada direktur terpilih untuk bekerja lebih baik untuk meningkatkan kinerja Perumda Air Minun Tirta Kandilo,” ungkap dr. Fahmi Fadli.

Bupati Fahmi meminta Direktur meningkatkan cangkupan pelanggan, menurunkan tingkat kebocoran air, dan dapat memfungsikan mesin pengolah air sehingga Kabupaten Paser memiliki air kemasan tersendiri.

“Targetnya untuk 5 tahun ini mendapatkan pelanggan diatas 30 persen,” kata dr. Fahmi Fadli.

Bupati Fahmi berharap Direktur yang baru dapat berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam mengelola Perumda Tirta Kandilo.

Kepada Direktur sebelumnya, Muhammad Zamizami, Bupati mengucapkan terimakasih atas kinerja dan pengabdiannya.

Sementara Direktur Perumda Tirta Kandilo Suryanto Agus Toni mengaku ingin memajukan Perusahaan Air Minum Tirta Kandilo, terutama terkait kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM), dan meningkatkan pendapatan perusahaan.

“Selama pemerintahan yang kemarin belum ada pernah melakukan rekrutmen SDM,” kata Suryanto.

Suryanto menambahkan banyaknya jumlah rekening masyarakat yang tertunggak, untuk itu diperlukan tindakan seperti penyegelan ataupun menagih secara rumah per rumah.“Jika semua telah dilakukan, dan pelanggan tidak mau membayar maka akan kami segel dan tutup,” tutup Suryanto. (*/adhit)

Bupati Paser Resmikan Penyalaan Listrik di Lima Desa

August 19, 2021 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia, sebanyak lima desa di Kabupaten Paser sudah teraliri listrik PLN. Peresmian penyalaan jaringan listrik itu dilakukan Bupati Paser dr. Fahmi Fadli di Desa Lomu Kecamatan Batu Engau, Rabu (17/08/2021). Adapun empat desa lainnya yang juga teraliri listrik adalah Desa Riwang, Sungai Langir, Prepat, Sungai Batu.

Peresmian penyalaan listrik di Desa Lomu disaksikan Manajer Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrrikan (UP2K) PT PLN Kaltimtara, Rahmatan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Paser Ina Rosana, Ketua Komisi III DPRD Paser Edwin Santoso, anggota DPRD Paser Dapil IV Eva Sanjaya, Camat Batu Engau Paulus Margita, Kapolsek Batu Engau AKP Suradi, dan Kepala Desa Lomu M. Yasin.

“Bertepatan dengan HUT RI, lima desa sudah selesai dibangun jaringan PLN dan siap menyala. Dengan demikian lima desa merdeka,” kata Bupati Paser dr. Fahmi Fadli.

Bupati Fahmi mengatakan pada tahun 2021 masih ada empat desa lagi yang akan teraliri listrik antara lain Desa Pengguren, Swan Slutung, Muara Andeh, dan Desa Muara Lambakan.

“Sehingga pada tahun ini sembilan desa teraliri listrik. Dengan demikian, dari 139 desa dan 5 kelurahan, masih ada 11 desa di Kabupaten Paser yang belum terliri listrik,” ujar Bupati Fahmi.

Dikemukakan Bupati Fahmi bahwa Pemerintah Daerah optimis pemasangan jaringan listrik di 11 desa tersisa dapat dilakukan pada tahun 2022 mendatang. Semua itu bisa terwujud dengan kerjasama Pemda dengan PLN serta masyarakat.

“Kami optimis program listrik pedesaan 2022 bisa tercapai. Kami menyadari pembangunan listrik membutuhkan dana besar yang kewenengan pemerintah pusat melalui PLN. Namun dengan semangat sinergitas dan koordinasi Pemkab Paser dan PLN dan masyarakat dalam program listrik pedesaan, dapat dikerjakan,” kata Bupati Fahmi.

Bupati Fahmi menilai kehadiran PLN di desa yang belum terjamah fasilitas listrik negara, akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dalammenjalankan aktivitas usaha sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menunjang kegiatan pendidikan, keterbukaan informasi serta menunjang kegiatan lainnya seperti kegiatan hiburan.

“Anak sekolah jadi bisa belajar dengan terang pada malam hari, masyarakat bisa mengakses informasi dan hiburan. Secara umum masuknya listrik dapat meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Bupati Fahmi.

Sementara Manajer Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrrikan (UP2K) PT PLN Kaltimtara, Rahmatan, mengatakan pemasangan listrik merupakan bukti pemerintah hadir untuk rakyat dalam menuntaskan persoalan kebutuhan dasar masyarakat.

Rahmatan menjelaskan pada tahun 2022 PLN berupaya menuntaskan 11 desa yang belum teraliri listrik dengan membangun listrik PLN atau dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk 3 desa yang tidak memungkinkan dilalui kendaraan untuk pendistribusian alat. Ketiga desa tersebut adalah Desa Labuangkallo, Slengot dan Harapan Baru.

“Namun tidak menutup kemungkinan akan dibangun jaringan listrik jika kondisi jalan bisa diakses. Infrastrutkur sangat mempengaruhi untuk mempercepat proses transportasi,” ujar Rahmatan. (*/hutja)

Syirajudin Harap BUMDes Punya Lompatan Tinggi Pemahaman Dunia Digital

August 19, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajudin berharap BUMDes Kaltim memanfaatkan momentum pelaksanaan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman terkait pengembangan usaha secara digital.

Harapan tersebut disampaikan Iyad sapaan akrab M Syirajudin ketika mewakili Sekprov Kaltim M Sabani menjadi keynote speaker Pelatihan BUMDes – UMKM Go Online yang digelar Pertamina secara virtual, Kamis (19/8/2021).

Pelatihan yang mengusung tema “UMKM Go Digital” ini merupakan rangkaian Pre Event Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang akan dilaksanakan di Provinsi Kaltim pada Oktober 2021.

“Pengelola BUMDes diharap memiliki lompatan tinggi pemahaman baik terhadap dunia digital,” katanya.

Berkaitan itu pengelola BUMDes dan UMKM diminta mengikuti pelatihan dengan serius. Bila perlu bertanya hal-hal yang dirasa kurang memahami agar kedepan pengelolaan usahanya semakin baik karena dilakukan berbasis digital.

Diantaranya terkait pemasaran yang diharap tidak hanya skala lokal dan daerah, tapi bisa lebih luas dalam cakupan nasional bahkan internasional karena dilakukan secara online.

Gilirannya produk unggulan BUMDes Kaltim semakin dikenal dan diminati konsumen dari berbagai daerah di tanah air dan usahanya semakin berkembang. Jika usaha BUMDes berkembang dipastikan akan berimplikasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa.

Untuk diketahui, dari 84 desa se Kaltim terdapat 778 BUMDes dengan 60 persen atau sebanyak 473 BUMDes diantaranya berstatus aktif

Pelatihan dibuka Vice Presiden CSR Pertamina Arya Paramita. Dia menyebut kegiatan merupakan upaya memajukan BUMDes dan UMKM secara berkelanjutan.(AM)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1496586
    Users Today : 5059
    Users Yesterday : 6601
    This Year : 433096
    Total Users : 1496586
    Total views : 13152237
    Who's Online : 36
    Your IP Address : 216.73.216.33
    Server Time : 2026-03-18