BNPT Gelar Rakernas FKPT di Kota Batu

February 15, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Pembukaan Rakernas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)

KOTA BATU – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme mengadakan Rapat Kerja Nasional Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (Rakernas FKPT) se-Indonesia, yang berlangsung di Kota Batu, Jawa Timur pada 13-16 Februari 2022.

Kepala BNPT, Komjem Polisi Boy Rafli Amar saat membuka Rakernas FKPT mengatakan BNPT telah berhasil membentuk FKPT di 34 provinsi di Indonesia.

“Dalam Rakesnas ke 9 tahun ini, BNPT menambah dua kepengurusan  FKPT yaitu Provinsi Papua dan  Papua Barat. Sehingga genaplah FKPT telah berdiri di  seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dalam Rakernas ini juga dikukuhkan kepengurusan FKPT selama tiga tahun masa jabatan, yaitu periode 2022-2025. Sebelumnya, masa jabatan kepengurusan FKPT hanya berlaku selama dua tahun saja. Keberadaan FKPT di daerah baru menjangkau tingkat provinsi. Untuk itu ia mengharapkan berdirinya FKPT di kabupaten dan kota.

“BNPT baru mampu membentuk di tingkat provinsi karena untuk membentuk FKPT hingga ke kabupaten/kota, masih belum tersedianya pendanaan. Saya berharap Kota Batu dapat membentuk FKPT kota secara swadaya oleh pemda masing-masing,”harapnya.

FKPT merupakan kepanjangan tangan dari BNPT dalam pencegahan terorisme melalui program-program yangvtelah disusun bersama BNPT. Khusus untuk pembentukan kepengurusan baru yaitu FKPT Papua dan Papua Barat, diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang bahaya terorisme, radikalisme dan separatisme.

“Untuk saudara-saudara FKPT Papua dan Papua Barat, selamat bergabung dengan FKPT lainnya dan dapat bekerja  dan berperan aktif dalam program-program yang telah disusun bersama,” ujar Boy.

Sementara itu, Ketua FKPT Kaltim. H Ahcmad Jubaidi berharap kepengurusan periode 2022-2025 dapat bekerja lebih keras lagi dalam menyebarkan konten-konten anti radikalisme dan terorisme.

“Mari kita bekerja dengan baik dan lebih kompak lagi. Kaltim akan mendapatkan lima program dari BNPT untuk dilaksankan sepanjang tahun 2022,” jelasnya.

Untuk kepengurusan FKPT Kaltim 2022-2025, Ketua dijabat Achmad Jubaidi, Sekretaris Hadasa Sampelino dari Kesbangpol Kaltim, dan bendahara dijabat oleh Windasari.

Untuk Kepala Bidang Penelitian dijabat Muhammad Zamroni, Bidang Pemuda dijabat Sudirman, Bidang Agama dan Sosial Budaya dijabat H Mulyadi, Bidang Perempuan dijabat oleh Desak Ketut Purnamayati serta Bidang Media Massa, Hukum dan Humas dijabat oleh Yuliawan Andrianto. (*)

Stadion Sempaja Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Terpusat

February 15, 2022 by  
Filed under Kesehatan

Syafranuddin

SAMARINDA – Perkembangan terkonfirmasi positif Covid-19 di Benua Etam Kalimantan Timur kembali meningkat setiap hari. Gubernur Kaltim Isran Noor meminta agar lokasi atau atau tempat isolasi terpusat (isoter) bagi pasien Covid-19 di Kaltim khususnya di Samarinda disiapkan.

“Stadion Sempaja tetap disiapkan sebagai tempat isolasi terpusat,” ucap Karo Adpim Setda Provinsi Kaltim HM Syafranuddin yang juga Jubir Gubernur Kaltim, Ahad 13 Februari 2022.

Kesiapan isoter ini penting dilakukan, agar Pemprov Kaltim atau daerah tetap siaga ketika lonjakan Covid-19 betul-betul meningkat tajam.  Terlebih lagi, ketika banyaknya warga yang terpapar, tentu kesiapsiagaan wajib dilakukan. Sehingga, ketika lonjakan terjadi, pemerintah sudah siap.

“Untuk itu, pihak terkait, baik Dinas Kesehatan maupun Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim bisa berkoordinasi menyiapkan isoter,” jelasnya.

Selanjutnya, Pemprov Kaltim mengajak seluruh warga untuk tidak panik terhadap kondisi yang terjadi saat ini. Karena, lonjakan Covid sebelumnya sudah dialami. Sehingga, warga dinilai sudah bisa mengatasi bagaimana mencegah kondisi tersebut.

“Tetap laksanakan prokes, agar bersama-sama menjaga,” jelasnya. (*/sam)

DTPH Paser Minta Penyalur Tidak Salahgunakan Pupuk Subsidi

February 15, 2022 by  
Filed under Paser

Erwan Wahyudi

TANA PASER – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Paser Erwan Wahyudi minta penyalur pupuk untuk tidak menyalahgunakan pupuk subsidi.

“Hasil pertemuan kami dengan penyalur pupuk se-Kabupaten Paser yang  difasilitasi PT Pupuk Indonesia, kami tekankan supaya jangan sampai kejadian di luar Paser, ada pupuk tanaman pangan disalahgunakan untuk tanaman kelapa sawit,” kata Erwan di ruang kerjanya, Senin (14/02/2022).

Pupuk subsidi jenis urea diperuntukkan tanaman pangan yang jumlahnya sangat terbatas. Oleh karena itu Erwan berharap petani dapat menggunakannya dengan baik. Ia tidak segan akan memberi sanksi kepada penyalur yang menyalahgunakan pupuk subsidi yang telah diberikan.

“Pemda tegaskan siapa pun yang bertindak nakal, kita cabut haknya distribusi pupuk subsidi,” ucap Erwan.

Erwan mengimbau petani menggunakan pupuk bersubsidi dengan bijak, dengan menyesuaikan dengan kondisi lahan.

“Di UPTD ada perangkat Uji Tanah Sawah. Itu bisa menganalisa dosis pupuk yang diberikan,” katanya.

Menurut Erwan jumlah pupuk subsidi untuk Kabupaten Paser jumlahnya terbatas. Namun ia menyarankan agar ada juga pupuk non subsidi untuk mengimbangi agar tidak terjadi kekosongan pupuk subsidi. Saat ini kebutuhan pupuk petani kategori tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan pada tahun 2022 secara keseluruhan yakni 44.952,61 Ton.

“Kuota Kabupaten Paser yang tersedia dari Provinsi Kaltim 13.050 Ton sehingga jumlah kuota yang belum terpenuhi 31.902,61 Ton,” ucap Erwan.

Kebutuhan itu, kata dia, untuk 17.256 petani yang telah terdata dalam sistem E-Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (ERDKK).

“Untuk luas tanam semuanya, kategori tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan, direncanakan tahun 2022 ini adalah 71.472,67 hektar,” katanya. (*)

Penerimaan  Pajak Daerah Kabupaten Paser Lampaui Target

February 15, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Paser Abdul Basyid mengatakan realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Paser dari 11 sektor pada tahun 2021 telah mencapai target yang direncanakan.

“Tahun 2021 target penerimaan dari pajak daerah Rp40 Miliar, dan terealisasi Rp.48 Miliar,” kata Basyid, di Tanah Grogot, Senin (14/02/2022).

Kenaikan yang signifikan itu, kata Basyid, tidak terlepas dari salah satu sektor pajak yakni pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pada tahun 2021 lalu Kabupaten Paser menargetkan penerimaan pajak BPHTB sebesar Rp5 Miliar. Namun karena ada pembayaran pajak BPHTB dari 5 perusahaan yang mendapat izin Hak Guna Usaha (HGU) baru, target tersebut pun mengalami peningkatan.

Abdul Basyid

Dijelaskan, pajak BPHTB dari 5 perusahaan yang mendapat izin baru HGU sebesar Rp15 Miliar. Penerima yang ini memang tidak setiap tahun.

“Dengan penambahan ini,  pajak keseluruhan BPHTB tahun 2021 sebesar Rp18 Miliar lebih. Artinya ada peningkatan signifikan,” jelas Basyid.

Secara keseluruhan, lanjut Basyid, tahun 2022 ini Pemkab Paser menargetkan penerimaan pajak daerah sebesar Rp44 Miliar.

Penurunan target ini menurutnya karena pada tahun 2021 mendapat Rp15 Miliar dari pajak BPHTB HGU 5 perusahaan yang sifatnya dadakan.

“ Jadi target kami Rp.44 Miliar ini sudah cukup maksimal,” terang Basyid.

Basyid menambahkan, penerima pendapatan Kabupaten Paser dari sektor Pajak Bumi Bangunan (PBB) pada tahun 2021 juga telah mencapai taget sebesar Rp3,2 Miliar.

“Realisasi penerimaan PBB tahun 2021mencapai Rp3,9 Miliar, termasuk penerimaan piutang dari wajib pajak,” ucapnya. (*/htj)

 

Nasarudin Kembali Pimpin Dekopinda Samarinda

February 14, 2022 by  
Filed under Samarinda

Nasarudin secara aklamasi kembali terpilih pimpin Dekopinda Samarinda

SAMARINDA – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Samarinda, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke VI Kota Samarinda, di Hotel Aston Samarinda, Senin, (14/02/2022). Musda Dekopinda Samarinda bertujuan untuk memilih Ketua periode 2021 – 2026 dan mengevaluasi program kerja periode 2015 -2020 sekaligus menyusun program kerja ke depan.

Melalui musyawarah mufakat, peserta Musda VI Dekopinda Samarinda secara aklamasi, kembali mengantarkan Ketua Dekopinda Samarinda 2015 – 2020 Nasarudin, menjadi Ketua Dekopinda Samarinda periode 2021 – 2026.

Asisten I Sekkot Samarinda, M. Ridwan Tasa, mewakili Walikota Samarinda  Andi Harun menyampaikan Musda Dekopinda Samarinda merupakan amanah organisasi dan kemajuan organisasi bisa dilihat dari Musda.

“Musda merupakan  indikator organisasi berjalan dengan baik,” ujar Ridwan Tasa.

Dikatakan, Pemerintah Kota Samarinda sesuai dengan visi misi menjadikan Kota Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban, terus berkomitmen dalam mengembangkan ekonomi usaha kecil dan menengah termasuk koperasi.

“Koperasi menjadi lembaga penting dalam tumbuh berkembang perekonomian suatu daerah, mengingat di dalam koperasi terdapat semangat gotong royong, keadilan, silaturahmi, kerja-kerja bisnis,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini banyak koperasi di Kota Samarinda, namun banyak yang tidak aktif, hanya plang nama koperasi,  Ia pun berharap Dekopinda bisa bersinergi bersama pemkot Samarinda untuk membakitkan kembali koperasi, karena koperasi yang baik dan sehat menunjukkan anggota sejahtera, dan anggotanya dipastikan adalah warga Samarinda, dan kemiskinan di Kota Samarinda bisa dientaskan.

Disamping itu, Ridwan juga memberikan solusi diantaranya penguatan koperasi melalui penguatan trush atau kepercayaan, ekspansi kegiatan usaha dengan membangun kolaborasi dengan instansi tehnis lainnya, program kerja yang terarah, terukur dan terakhir evaluasi program kerja.

Sementara itu Nasarudin usai terpilih menjadi ketua Dekopinda Samarinda, menyampaikan ucapan terimakasih kepada peserta musda, yang merupakan koperasi-koperasi di Kota Samarinda, atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada dirinya untuk memimpin kembali Dekopinda Samarinda.

Terkait program kerja, Nasarudin mengatakan akan melakukan konsolidasi bersama pengurus Dekopinda terkait program kerja 5 tahun kedepan, salah satunya program kerja prioritas adalah pendidikan perkoperasian.

Namun diakuinya bahwa tidak mudah melaksanakan pendidikan perkopersian kepada anggota Dekopinda Samarinda mengingat permaslahan pendanaan. Ia pun berharap Dinas Koperasi dan UMK Samarinda, dapat membantu mendanai pendididkan perkoperasian untuk koperasi-koperasi anggota Dekopinda Samarinda.

“Permasalahan pendidikan koperasi akan kami koordinasikan ke Dinas Koperasi agar bisa diprogramkan, karena Dekopinda Samarinda tidak memiliki anggaran dan selama ini Dekopinda Samarinda dikelola secara swadaya,” kata Ketua Dekopinda Samarinda.

Ia pun berharap agar koperasi diberi kesempatan untuk berusaha, diberikan peluang yang sama untuk koperasi, beberapa proyek  yang bisa diberikan kepada koperasi, sehingga ada kontribusi bagi koperasi.

“Dengan diberi peluang yang sama di pemerintahan, Koperasi bisa berkiprah, membantu anggotanya yang juga warga Kota Samarinda sehingga mendukung program Kota Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban, dalam pengentasan kemiskinan yang mencapai 48.000 jiwa,” tegasnya. (hd)

« Previous PageNext Page »

  • vb