Gubernur Sultra Buka Pameran Potensi Pembangunan di perhelatan HPN 2022

February 7, 2022 by  
Filed under Berita

KENDARI – Masyarakat Kota Kendari tumpah ruah di ruang terbuka Tugu Persatuan MTQ Kota Kendari, menyaksikan pembukaan Pameran Potensi Pembangunan, UMKM, dan Pers dalam rangka hari Pers Nasional (HPN) 2022.

Pameran diikuti sebanyak 66 peserta terdiri atas organisasi perangkat daerah, pemerintah 17 kabupaten/kota, badan usaha milik negara (BUMN) termasuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berlangsung di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Acara yang dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi ini ditandai pemotongan pita di areal masuk stand pameran.

Sitti Saleha Koordinator Pameran saat menyampaikan laporan pada pembukaan pameran tersebut, Ahad malam (06/02/2022) mengatakan pameran potensi daerah, UMKM, ekonomi kreatif, pers, dan festival kuliner ini menyediakan 75 stand guna mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara.

“Peserta yang mengikuti pameran promosi dan potensi produk unggulan berjumlah 75 stan dengan jumlah peserta 66 terdiri dari OPD lingkup Pemprov Sultra, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, pelaku usaha industri besar, IKM dan UMKM se-Sulawesi Tenggara,” ucap Sitti Soleha saat menyampaikan laporan.

Saat menyampaikan sambutan gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi berharap pameran dapat dimanfaatkan sebagai momentum jual beli dan komitmen bisnis ke depan.

“Pertumbuhan ekonomi Sultra 2021 berkisaran 4,2% berarti di atas pertumbuhan ekonomi secara nasional yang hanya berkisar 3,7%. Khusus pertumbuhan ekonomi Sultra triwulan ketiga 2021 terhadap triwulan ketiga 2020 mengalami pertumbuhan 3,97% dimana Provinsi Sulawesi Tenggara berhasil melewati masa-masa sulit pandemi covid-19,” ucap Ali Mazi.

Salah satu stand pameran Pers, LKBN Antara yang menampilkan studio mini untuk Penyiaran radio live, memberikan kenangan buku 80 tahun LKBN Antara kepada H. Munanto Pimpinan Umum Vivaborneo.com

Sebelumnya Ketua Umum PWI Pusat Atal Depari mengatakan sangat mengapresiasi pelaksanaan pemeran potensi pembangunan, UMKM, pameran Pers dalam rangka HPN 2022 di Kendari.

Atal juga menyampaikan acara puncak dalam rangka HPN pada tanggal 9 Februari 2022 yang rencananya diselenggarakan di halaman kantor gubernur Sulawesi Tenggara dan  akan dihadiri presiden RI Joko Widodo.

“HPN di Sulawesi Tenggara ini seharusnya dilaksanakan pada tahun 2021, namun pada saat itu situasi tidak memungkinkan untuk dilaksanakan karena pandemi covid 19, dan baru sekarang HPN 2022 di Kendari dapat dilaksanakan,” jelas Atal. (Vb-01)

BonDes Fest 2022, Wali Kota Batu Launching 1 Tiket 1 Apel

February 6, 2022 by  
Filed under Wisata

Tag line “1 tiket 1 apel” bagi wisatawan yang masuk kawasan taman rekreasi Selecta Batu

BATU –  Walikota Batu Dewanti Rumpoko melaunching gerakan promosi Apel Batu dengan tag line “1 tiket 1 apel “ ketika memasuki kawasan Taman Rekreasi Selecta Batu, Sabtu ( 5/2/2022 ).

Kegiatan inovasi dan kreatif ini merupakan kolaborasi dan kerjasama Pemerintah Desa Tulungrejo dengan  Taman Rekreasi Selecta Batu. Langkah yang dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membantu petani apel dan mengkampanyekan hidup sehat dengan mengkonsumsi buah.

“Tujuannya yang pertama kami ingin membantu petani, kedua mempromosikan apel dan yang ketiga adalah membuat masyarakat hidup sehat,” kata Wali Kota Batu.

Dewanti menegaskan, Kota Batu memiliki potensi apel yang luar biasa dengan kondisi sumber alamnya. Hal ini bisa menjadi potensi agrowisata dan edukasi bagi masyarakat.

Walikota Batu Dewanti Rumpoko didampingi Kades Tulungrejo Suliono di Bondes Fest 2022

“Kita memiliki potensi alam yang luar biasa. Melihat kondisi saat ini, petani apel Batu harus mau belajar banyak hal-hal baru agar ilmu yang dimiliki bisa berkembang,” imbuhnya.

Launching ini merupakan bagian dari acara Bon Desa UMKM Fest 2022 yang digelar di Wisata Bon ( Kebun ) Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji kota Batu.

Usai launching. Wali Kota Batu melakukan penanaman pohon dan peninjauan bazar UMKM warga Desa Tulungrejo.

Sementara itu Ketua Bumdes Tulungrejo, Muhammad Dedi, mengatakan, kegiatan Bon (Kebun) Desa UMKM Fest 2022 diharapkan dapat mampu memajukan UMKM dan petani apel di Kota Batu.  Setidaknya dapat terbantu dengan adanya program 1 Tiket 1 apel.

“Apa yang kami lakukan ini, salah satu cara untuk mempromosikan Apel Batu yang  mulai tersaingi dengan apel impor. Selain itu untuk  mengantisipasi anjloknya harga apel. Semoga semangat petani dapat bangkit kembali dan UMKM di Tulungrejo bisa terangkat,” katanya.

Pembangunan Wisata Kebun Desa (Bon Des) dengan memanfaatkan potensi alam yang ada. Seperti pertanian dan juga pemandangan alam sekitarnya. Program Bondes memadukan konsep alam berupa hamparan pertanian dengan kesejukan alam Tulungrejo.

Disebutkan untuk sementara Wisata Kebun Desa Tulungrejo menyediakan fasilitas yang telah ada seperti camping ground, resto, dan juga petik sayur.

Ke depannya, Wisata Kebun Desa yang berdiri di atas tanah desa seluas 8 hektar ini akan ditambah dengan fasilitas seperti taman bunga, petik buah, taman anggrek, playground, persewaan ATV, sepeda angin, dan wahana selfie.

Dengan adanya Wisata Kebun Desa, dia berharap, tidak hanya akan menarik wisatawan demi peningkatan Pendapatan Asli Desa Tulungrejo, tapi juga bertujuan untuk pemberdayaan warga dan peningkatan perekonomian warga Tulungrejo. (Buang Supeno)

Harga Minyak Goreng Masih Tinggi, Pedagang Kesulitan Membeli  Dari Distributor

February 6, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Syahrum, pedagang asal Barabai di Pasar Jumahat Bagambir, Kandangan.

BARABAI  – Harga minyak goreng di pasar tradisional di Pehuluan Kalimantan Selatan (Kalsel) masih tetap tinggi dan tidak stabil. Bahkan tidak ada pedagang yang menjual migor kemasan satu harga Rp14.000 per liter sesuai ketetapan pemerintah.

Pemerintah melalui Permendag No. 06/2022 seperti diketahui sudah menetapkan HET (harga eceran tertinggi) minyak goreng per 1 Februari 2022.  HET untuk migor curah Rp11.500 per liter, kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan kemasan premium Rp14.000 per liter.

Namun, empat hari pasca HET itu, pantauan media ini di pasar tradisional Jumahat Bagambir, Bamban Utara (HSS), Jumat (4/2/2022) menyimpulkan, rata-rata pedagang Sembako dari Barabai  (HST) menjual migor  kemasan di atas HET dengan harga bervariasi mulai Rp16 ribu hingga Rp19 ribu per liter tergantung mereknya.

“Barangnya nang kadada (tidak ada) di distributor. Karena itu, kami tetap  menjualnya segitu lantaran harga pengambilan dari distributor juga tinggi,”  ucap Syahrum dan istrinya, pedagang Sembako dari Barabai.

Syahrum lalu bercerita. Ia mengaku pernah dapat mengambil migor harga Rp14.000 per liter dari distributor di HST. Tapi, barangnya sangat terbatas dan distributor mau melayani pengambilan kalau bercampur dengan migor  kemasan bermerek yang harganya dibandrol Rp16 — 17 ribu per liter.

Syahrum dan istrinya sangat ingin mendapatkan migor kemasan satu harga dengan jumlah banyak, agar masyarakat tidak terbebani dengan harga tinggi. Namun, karena barangnya terbatas, maka dia mau tak mau harus membeli migor di atas HET.

Pedagang lainnya juga mengaku belum pernah mendapatkan migor kemasan satu harga.

“Kami tidak tahu, apa ini memang ada semacam permainan harga dari distributor atau tidak. Distributor sepertinya belum memiliki pasokan yang cukup terkait migor kemasan satu harga,” ucap pedagang itu sambil melayani pembeli.

Sebelumnya, pada  28 Januari 2022, sejumlah distributor migor berbagai merek di Kota Barabai menyatakan siap mengawal  dan mengamankan kebijakan pemerintah menetapkan  migor  kemasan satu harga pada akhir Januari 2022. Pernyataan itu dibacakan mereka di hadapan para petugas Dinas Perdagangan (Disdag) HST  yang sidak tematik  untuk menstabilkan harga.

Kepala Dinss Perdagangan HST sendiri, H Syahruli  ketika dihubungi terpisah belum bisa berkomentar mengenai harga yang masih tinggi. Ia menyebut sudah berusaha maksimal  menstabilkan harga migor di HST yang menjadi pusat bisnis “Banua Anam” Kalsel ini.

“Kami jajaran Disdag HST sudah berusaha keras menstabilkan harga migor ini. Saya harap kondisi ini turut diteduhkah  dengan berita dan informasi yang berimbang,” kata Syahruli, Jumat (4/2/2022). (JJD).

Jaga Kualitas, IPA Palaran, Bukuan dan Bantuan Dikuras,

February 6, 2022 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Air Minum Daerah (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda menjadwalkan pengurasan  Bak WTP Instalasi Pengolahan Air ( IPA) Palaran, Bukuan dan Bantuas,  Senin , (7/2/2022).

” Ini merupakan agenda rutin setiap empat bulan,”  kata Direktur Teknik Ali Rachman AS didampingi Manager Produksi Syarif Rahman Hakim dan Asisten Manager IPA Palaran, Bukuan dan Bantuas Zulfi Zuni melalui Asisten Manager Kesektariatan dan Humas HM Lukman.

Dikatakan Lukman, pengurasan ini dilakukan untuk menjaga kualitas produksi serta kejenihan tetap terjaga. Kegiatan pengurasan tersebut tidak menjadikan pelayanan dihentikan total.  Produksi tetap berjalan akan tetapi kapasitas dikurangi dan tidak maksimal seperti biasanya.

Dampak pemgurasan ini akibatnya aliran terganggu  dari jalur  IPA Palaran di antatanya wilayah  Jalan HB Suwarno, Jalan S Parman, Jalan Parikesit 1 & 2, Jalan Kamboja, Jalan Pelabuhan Lama, Jalan Cempaka, Jalan Meranti, Jalan Kenanga, Jalan Ampera, Jalan Bromo, Jalan Nusa Indah, Jalan Jayakarta, Jalan Karya Bakti dan sekitarnya.

Untuk jalur IPA Bukuan aliran terganggu di wilayah Bukuan dan sekitarnya.

Sementara dari Jalur IPA Bantuas wilayah yang terganggu di wilayah Rt 02, Rt 03, Rt 04, Rt 05 dan area sekitar Bantuas bawah.

“Kami mengimbau kepada pelanggan yang bsrada di jalur tersebut diatas untuk bisa menampung air selagi masih mengalir sebagai persediaan  karena selama pengurasan berlangsung aliran dari IPA yang dikuras terganggu,” jelasnya.

Permohonan maaf atas terganggunya layanan ini , Pengurasan dimaksudkan untuk jaga kualitas produksi agar kejernihan selalu terjaga.

Untuk info dan pelaporan hubungi 0541-2088100  atau Chat WA ke 0811553536 ke 0811552226. (*/adv)

Forum CSR PT. TCM & BEK Salurkan Bantuan Korban Banjir di 4 Kecamatan

February 5, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Forum CSR kontraktor TCM & BEK menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Camat Damai Iman Setiadi

SENDAWAR – Salah satu program perusahaan PT. Trubaindo Coal Mining (TCM) dan PT. Bharinto Ekatama (BEK) beserta sub count yang tergabung dalam forum Corporate Sosial Responsibility (CSR) menyalurkan bantuan korban banjir ke beberapa kampung di 4 Kecamatan binaanya, Kecamatan Bentian Besar, Muara Lawa, Damai dan Melak, di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Kepala Departemen (CD Head Dept) TCM Jones Silas mengatakan, bantuan banjir dari forum CSR TCM & BEK ini mengacu kepada 20 desa binaan yang ada di 4 kecamatan, dari Kecamatan Damai 6 Kampung, Kecamatan Bentian Besar ada 3 Kampung, Kecamatan Muara Lawa ada 8 Kampung dan Kecamatan Melak ada 3 Kampung.

“Dari beberapa desa binaan ini ada yang terdampak banjir dan ada yang tidak, yang kita bantu hanya yang terdampak saja,”kata Jones silas didampingi para subcoundnya saat ditemui waktu menyerahkan bantuan di Kecamatan Damai, Jumat (4/2/2022).

Dikatakan Jones Silas, untuk total kampung yang terdampak hanya 18 kampung dari 20 kampung binaan, mulai dari Kecamatan Damai total binaan ada 6 kampung, dan yang menerima bingkisan hanya 5 kampung yang terdampak, dengan total sebanyak 887 paket, Kecamatan Muara Lawa ada 8 kampung dan semuanya terdampak. Seluruhnya berjumlah  1.291 paket. Sementara Kecamatan Bentian Besar ada 3 kampung, total 214 paket, sedangkan Kecamatan Melak ada 3 kampung hanya 2 kampung yang terdampak, total 254 paket.

“Total keseluruhan yang kami salurkan bantuan banjir ini ada 2.646 paket, dengan rincian 13.230 ton beras, 28.600 bungkus mie instan, 5.720 kaleng sarden,”kata Jones Silas.

Dijelaskan Jones Silas, pembagian sembako yang disalurkan oleh forum CSR TCM & BEK ini berdasarkan laporan dari tiap tiap kampung yang masuk ke perusahaan, seberapapun warga yang ada di kampung binaan TCM & BEK sesuai data petinggi segitu juga yang disampaikan keperusahaan.

“Kami membagi sembako ini sesuai data yang diserahkan oleh petinggi kampung masing masing agar pembagiannya tepat sasaran,”ungkap Jones S.

Jones menuturkan, di perusahaan TCM & BEK ini ada dibentuk forum CSR, jadi semua sub kontraktor tergabung di forum ini, agar program program kemasyarakat terkaper bersama sama dan tidak jalan sendiri sendiri, jadi dari semua sub kontraktor setiap tahunnya sudah mengganggarkan untuk kegiatan CSR nya.

“Kami bentuk forum ini agar kegiatan CSR kami satu tujuan dan terarah tepat sasaran,”tandasnya.

Sementara itu salah satu camat yang ditemui media ini saat menerima bantuan dari dari TCM & BEK, yaitu Camat Kecamatan Damai Iman Setiadi menyampaikan teima kasih kepada perusahaan PT. TCM & BEK beserta forum CSR kontraktornya yang sudah menyalurkan bantuannya terhadap warganyan yang terdampak banjir.

“Kami sangat mengapresisi terhadap forum CSR  kontraktor dari PT. TCM & BEK ini,”kata Iman Setiadi.

Dikatakannya, walaupun bantuannya tidak seberapa, namun dampaknya sangat besar sekali terhadap warganya yang terdampak banjir, apalagi dijaman seperti sekarang ini perekonomian masyarakat  yang belum stabil itu sangat berarti sekali bantuan tersebut.

“sebenarnya yang terdampak banjir untuk di Kecamatan Damai ini ada 13 kampung,”kata Iman Setiadi.

Lanjutnya, berhubung yang masuk di kampung binaan PT. TCM & BEK ini hanya 6 kampung jadi masih beberapa kampung yang belum terjangkau bantuan, ia berharap kepada perusahaan yang lain yang berada di wilayah Kecamatan Damai agar ada perhartiannya kepada warganya yang belum mendapatkan bantuan.

“Kami berharap kepada perusahaan yang berada diwilayah Kecamatan Damai untuk memperhatikan warga kami yang terdampak banjir,”ungkapnya.

Iman Setiadi berharap kepada perusahaan yang lain yang beroperasi di wilayahnya agar jangan tutup mata terhadap warganya, karena mereka juga bekerja diwilayah kampung – kampung warga tersebut, perusahaan jangan hanya tau mengambil hasilnya, perhatikan juga warga sekitarnya seperti PT. TCM & BEK ada kepeduliannya terhadap lingkungan sekitarnya.

“Untuk datanya warga bisa minta sama peringgi atau di kantor kecamatan,”tandanya.

Iman Setiadi menuturkan, untuk data semua kampung yang terdampak banjir semuanya sudah ada, karena data itu juga yang kecamatan laporkan ke Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten, siapa tau ada bantuan juga dari pemerintah daerah.

“Kami juga sudah laporkan data warga yang terdampak banjir ke BPBD kabupaten,”ungkapnya. (arf) 

« Previous PageNext Page »

  • vb