Gubernur Terbitkan SK Anggota KPID Kaltim Peride 2022-2025

March 5, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur  mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur tentang Pengangkatan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kaltim Periode Tahun 2022-2025.

Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim kata Muhammad Faisal melalui siaran pers  yang diterima media ini menyampaikan SK Gubernur Kaltim dengan nomor 165/K.71/2022 tertanggal 9 Februari 2022 tentang pengangkatan anggota KPID Kaltim periode 2022-2025 sudah terbit.

“Kami terima hari ini langsung dari Biro Hukum,” kata Faisal, Jumat (4/3/2022)

Setelah terbit SK, proses selanjutnya adalah proses mengajukan usulan pelantikan KPID Kaltim ini kepada Gubernur Kaltim,

“Kami akan segera memproses surat pengajuan pelantikan anggota KPID Kaltim ini kepada Bapak Gubernur Kaltim hari Senin nanti, mudah-mudahan bisa segera di laksanakan dan beliau berkenan pula melantik nantinya,” lanjut Faisal yang juga merupakan Ketua Timsel KPID Kaltim.

Dijelaskan Faisal, sebelumnya sempat terjadi kekosongan komisioner karena periode KPID Kaltim yang lalu sudah berakhir pada tanggal 27 Januari 2022. Namun ada ketentuan yang memperbolehkan untuk terus melanjutkan tugas hingga anggota KPID yang baru secara resmi disahkan untuk mulai bertugas,

“Dalam Bab 5 Pasal 27 Tentang Masa Jabatan Anggota KPI dalam Peraturan KPI Nomor 01 tahun 2014 jelas sekali bahwa jika telah habis masa jabatannya sementara anggota yang baru belum ada maka untuk mengisi kekosongan, diperbolehkan untuk diperpanjangan hingga anggota KPID yang baru resmi ada, dengan diberikan hak-haknya secara penuh,” terangnya. (*)

Festival Literasi Dunia

March 5, 2022 by  
Filed under Opini

Oleh : Maradona Sirajuddin,S.Pd.,M.Pd

Periode Globalisasi ini dunia pendidikan menjadi salah satu perhatian utama dunia. Peserta didik adalah manusia yang identitas insaninya sebagai subjek kesadaran perlu dibela dan ditegakkan. Melalui proses pendidikan yang bersifat ”bebas dan egaliter”. Peserta didik harus diperlakukan dengan hati-hati, demokratis, bebas melakukan tindakan belajar sesuai dengan karakteristiknya dan kreaktifan siswa menjadi unsur utama dalam menentukan hasil belajar.  Professor Muchlas Samani  UNESA dalam Seminar Nasional mengungkapkan bahwa “hasil penelitian dari Australia menggambarkan bahwa peserta didik yang duduk di kelas 2 Sekolah Dasar saat ini telah tertinggal 8 bulan dari sisi pemahaman materi belajar”. Bertolak dari hasil penelitian ini dapatlah kita renungkan bagaimana kelas-kelas lain yang ada di Indonesia. Masyarakat pembelajar, sekolah, rumah, dan lingkungan sekitar perlu memberikan dukungan dan motivasi yang kuat bagi peserta didik sebagai insan penerus generasi bangsa.

Maradona Sirajuddin,S.Pd.,M.Pd

Secara tidak langsung ketertinggalan ini menjadi objek bagi para mahasiswa dalam melakukan penelitian, baik melalui metode, model, dan aplikasi perangkat pembelajaran yang berbentuk digital. Secara subjektif penelitian mahasiswa cendrung mencari solusi dari prestasi belajar dan atau hasil belajar peserta didik yang masih dibawah kreteria ketuntasan minimal. Dari tahun- ketahun mahasiswa menemui suatu permasalahan yaitu metode dan atau model pembelajaran yang membosankan bagi peserta didik. Bertolak dari hal tersebut mahasiswa melakukan model dan metode pembelajaran yang mampu meningkatkan prestasi belajar dan atau hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian mahasiswa dari hari kehari bulan dan tahun guru cendrung monoton. Hal ini senada dengan ungkapan  Professor Syawal Gultom UNIMED  bahwa saat ini guru yang sudah mendapat sertifikasi hanya 20% yang menjalankan keilmuan profesinya dan hanya 5% yang konsisten.


Bertolak dari The Programme for International Student Assessment (PISA) yang berkedudukan di Paris, Prancis mengungkapkan kemampuan literasi sains siswa Indonesia berada pada peringkat ke-50 dari 57 negara. Skor rata-rata tertinggi dicapai oleh Finlandia  dan terendah dicapai oleh Kyrgyzstan. Kemampuan literasi sains rata-rata siswa Indonesia tidak berbeda secara signifikan dengan kemampuan literasi sains siswa dari Argentina, Brazil, Colombia, Tunisia, dan Azerbaijan. Kemampuan literasi sains rata-rata siswa Indonesia lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan kemampuan literasi sains siswa dari Qatar dan Kyrgyzstan. Dua negara yang berada dua peringkat di atas Indonesia adalah Mexico dan Montenegro.

Sementara itu Lembaga Internasional Lainnya yaitu TIMSS (Matematic) di Den Hag Belanda, Pengembangan tes dan angket dipusatkan di Boston, USA; penentuan sampel ditetapkan di Ottawa, Kanada; dan pemrosesan data dilakukan di Hamburg, Jerman, tersebut juga merupakan lembaga yang fokus melakukan penelitian dan fokus pada pengauasaan Matematika pada peserta didik kelas IX. Hasil kajian TIMSS yang diikuti oleh Dari 49 negara yang ikut serta dalam TIMSS, prestasi siswa Indonesia dalam matematika berada di urutan ke-36, dengan skor rata-rata Dalam pencapaian prestasi belajar Matematika, lima urutan terbaik dunia ditempati oleh Taiwan diikuti oleh Korea Selatan, Singapura, Hong Kong, dan Jepang. Kedudukan Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan dengan Siria, Mesir, Aljazair, Columbia, Oman, Palestina, Boswana, Kuwait, Alsavador, Saudi Arabia, Ghana, Qatar, dan Maroko.

Kemampuan literasi membaca siswa Indonesia berada pada peringkat ke-48 dari 56 negara. Skor rata-rata tertinggi dicapai oleh Korea dan terendah dicapai Kyrgyzstan. Kemampuan literasi membaca rata-rata siswa Indonesia tidak berbeda secara signifikan dengan kemampuan literasi membaca siswa dari Bulgaria, Serbia, Jordania, Romania, Brazil, Montenegro, Colombia, dan Tunisia. Kemampuan literasi membaca rata-rata siswa Indonesia lebih tinggi secara signifikan daripada kemampuan literasi membaca siswa dari Argentina, Azerbaijan, Qatar, dan Kyrgyzstan.

Berbagai macam persoalan dan tantangan dalam dunia pendidikan yaitu, gender, ekonomi, sosial, imigrasi, anggaran pendidikan, dan indeks bahagia. Tidak hanya itu tidak kalah penting adalah persoalan pendekatan pembelajaran, pendidikan keluarga, pendidikan sekolah, lingkungan sekitar, dan kompetensi guru satu contoh guru biologi mengajar Fisika dan Kimia dan sebaliknya.
Rekomendasi
 Bertolak dari Singapura peserta didik diwajibkan menyelesaikan bacaan buku minimal 15 buku dalam waktu 6 bulan. Sementara itu di Amerika Peserta didik diwajibkan membaca buku minimal 18 buku dalam 6 bulan. Tidak kalah penting adalah rumah dan sekolah, rumah sebaiknya menyiapkan buku-buku yang sesuai dengan tingkat tumbuh anak. Sementara itu sekolah merupakan tempat harapan bagi orang tua, sebaiknya telah mempersiapkan sarana prasarana yang mendukung terwujudnya minat baca peserta didik. Untuk mereduksi kelemahan literasi pihak terkait dapat membuat sistem kurikulum semacam program wajib baca buku 10 buku pertahun setiap jenjang kelas.

Akhirnya guru hanya bisa merubah letak meja dan kursi dikelas, menempel poster di dinding, para guru tidak bisa memindahkan lingkungan sekitar peserta didik, tidak bisa menganti kepala sekolah, tidak bisa menelfon orang tua yang sedang bercerai untuk rujuk kembali, tetapi hal besar yang bisa dilakukan  yaitu guru dapat mempengaruhi peserta didik di kelas.

*) Penulis adalah Dosen Universitas Mulawarman

Bulele Touring Dengan Yamaha NMAX Hingga Ke Pos Lintas Batas Negara Malaysia

March 5, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

BALIKPAPAN – Usia tidak menjadi penghalang bagi para pecinta touring sejati untuk menembus batas dari daerah satu ke daerah lain, bahkan dari negeri sat uke negeri lain.

Ya, semangat tak kenal Lelah itu pula yang ditunjukkan oleh Bulele, Pentolan Queen Max Balikpapan.

Touring dari satu daerah ke daerah lain, sudah menjadi bagian dari kecintaan biker emak-emak gaul satu ini. Sudah banyak kegiatan touring dilakoni Bulele bersama komunitas Queen Max Balikpapan. Terakhir, Bulele pun sukses touring bersama Queen Max Balikpapan menembus hingga perbatasan Indonesia – Malaysia.

“Saya bersama rekan-rekan dari Queen Max Balikpapan baru saja menuntaskan touring yang cukup panjang dari Balikpapan hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas, Kalbar yang berbatasan dengan Malaysia,” kata Bulele, kepada media ini, Jumat (4/3/2022).

Wanita berusia 53 tahun bercerita, dirinya melakukan touring hingga ke perbatasan Malaysia tersebut memakan waktu yang cukup panjang sekira 10 hari muali 2 hingga 12 Februari lalu.

Start dari Balikpapan, terus ke Butok, Palangkaraya, Sampit, Singkawang, Sambas Kalimantan Barat hingga tiba di Pos Lintas Batas Negaar (PLBN) Aruk.

“Nah, jalur pulangnya kami mutar, start dari Sambas, Singkawang, Sampit, Palangkaraya, Pontianak lewat Garis Katulistiwa, Banjar Baru, Banjar Masin, Tapin, dan finis kembali ke Balikpapan,” tutur Bulele.

Pada touring kali ini, Queen Max Balikpapan beranggotakan 8 orang yang terdiri dari empat lady biker dan empat biker putra.

“Selama touring ini berjalan lancar aman terkendali tanpa ada kendala berarti. Selama perjalanan untuk bensin sendiri kami menghabiskan skoitar Rp 1, 2 juta. Untuk oli karena ini perjalan jauh dan agar kendaraan kami tetap ready kami ganti oli sebanyak empat kali,” terangnya.

Yang menarik, menurut emak-emak kelahirann 16 Maret 1967 ini, touring dengan Yamaha NMAX benar-benar dijamin lancar dan aman.

“Selama menggunakan Yamaha Nmax ini, setiap kita touring lancar. Demikian pula saat touring ke perbatasan ini, tidak ada kendala yang kami hadapi. Karena itu saya berpesan kepada semua biker agar terus melakukan  perawatan dan servis berkala motor Yamahanya, sehingga saat touring selalu siap,” terang Bulele yang memiliki tiga orang anak dan tiga orang cucu ini.

Rahasia mengapa Bulele yang juga pengusaha kafe di kawasan Pasar Segar, komplek Balikpapan Baru ini tetap fight di usianya yang sudah setengah abad meski harus touring berhari-hari ke berbagai daerah.

“Kalau motor agar tetap siap saat touring harus rajin servis berkala, nah, kalo buat diri kita agar tetap fight saat touring yang tentunya setiap hari harus mengkonsumsi vitamin, makanan sehat dan bergizi, juga ditopang istirahat teratur,” tandas wanita yang beberapa waktu lalu juga touring ke Bromo dan Bandung Jawa Barat ini. (*)

Jadi Narasumber Temu Ilmiah Nasional IKA Unhas di Makassar, Hamdan Paparkan Prospek IKN

March 4, 2022 by  
Filed under PPU

MAKASSAR  –  Pelaksana tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU),  Ir. H. Hamdam menjadi Narasumber pada acara Temu Ilmiah Nasional Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) di Aula Prof. Baharuddin Lopa, SH, Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, Kamis, (3/3/2022).

Temu ilmiah ini merupakan rangkaian acara  pelaksanaan musyawarah besar IKA Unhas yang akan berlangsung di Hotel Four Points Makassar, 4-6 Maret 2022 ini.

Plt. Bupati PPU, Hamdam merupakan alumni Unhas 84 yang juga Ketua IKA Unhas Kabupaten PPU. Dalam temu ilmiah ini, Hamdam menjadi pembicara pada sesi terakhir atau kunci dengan paparan tema PPU menyambut IKN prospek dan tantangan yang dihadapi.

Selain Plt. bupati PPU, beberapa tokoh alumni Unhas juga diundang sebagai narasumber temu ilmiah IKA Unhas tersebut diantaranya Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Andi Ina Kartika Sari, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan beberapa tokoh lainnya.

Hamdam dalam pemaparannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada narasumber sebelumnya yang telah menyampaikan paparanya, terutama terkait kisah- kisah sukses khususnya kisah sukses dari para alumni universitas Hasanudin Makassar. ” ini sangat menginspirasi buat kami, ” kata Hamdam.

Sementara itu terkait tema yang disampaikannya Hamdam mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten PPU bersama masyarakat di daerah bersyukur karena  IKN yang baru telah ditetapkan di sebagian wilayah kabupaten PPU  oleh presiden beberapa waktu lalu.

“Kita harus menyambut baik pemindahan ibukota ini,  “terang Hamdam.

Hamdam mengatakan bahwa IKN yang telah di tetapkan di PPU merupakan anugrah buat semua masyarakat Kaltim khususnya PPU. Namun  disadari terkait pemindahan IKN di kabupaten PPU ini masih banyak kekurangan-kekurangan yang perlu dibenahi,  terutama masih minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di PPU sendiri.

“Kami perlu dukungan dari pihak lain, sebagai alumni Unhas saya merasa sangat perlu dukungan terutama dari alumni Unhas yang ada,” kata Hamdam.

Dirinya juga berharap jangan sampai pemindahan IKN di kabupaten PPU hanya bisa dinikmati namun masyarakat disana tidak terlibat dan berpartisipasi didalamnya.

“Saya sangat berharap pemindahan ibu kota negara ke PPU akan menjadikan Indonesia lebih maju lagi, dan kita juga bisa ikut berpartisipasi di dalamnya,” tutup Hamdam. (*/ADV)

Gapoktan Petangis Budidaya 350 Sarang Lebah

March 4, 2022 by  
Filed under Nusantara

TANA PASER  – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Petangis Kecamatan Batu Engau Kabupaten Paser membudidayakan lebah kelulut yang sudah digeluti sejak tahun lalu.

Ternak kelulut ini dijalankan Gapoktan di areal seluas 500 meter persegi yang terdiri dari tiga kelompok tani yakni kelompok Tani Hutan Anggrek Bura, Hafizh Grup, dan Kelompok Wanita.

“Usaha ini dimulai sejak Mei 2021 lalu,” kata Sekretaris Desa Petangis, Zulvian Pratama, Jumat (04/03/2022).

Kebutuhan masyarakat terhadap madu untuk meningkatkan imunitas tubuh, kata Zulvian, begitu terasa terutama saat kasus Covid-19 varian Delta meningkat.

Bahkan para petani sampai kewalahan  memenuhi kebutuhan para konsumen maupun pelanggannya.

” Bukan hanya masyarakat biasa, para konsumennya tidak sedikit dari kalangan anggota DPRD, ” katanya.

Zulvian menjelaskan Gapoktan ini merupakan binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser yang kepengurusan anggotanya dikukuhkan melalui Surat Keputusan Kepala Desa Setempat.

Awalnya DLH Kabupaten Paser memberikan 250 wadah kelulut, atau yang umum disebut toping, untuk modal awal berwirausaha. Kemudian bantuan kembali bergulir.

Saat itu anggota DPR memberikan bantuan 15 toping. Seiring adanya keuntungan, Gapoktan tersebut pun menambahkan jumlah toping untuk meningkatkan usaha mereka. Alhasil jumlah toping yang ada sekarang berjumlah 350 buah.

“Jika panen 350 sarang itu bisa sampai 20 liter,” ucap Zulvian.

Dikatakan, untuk ukuran 1 liter konsumen diberi potongan harga, cukup Rp500 ribu. Artinya, jika dikalkulasikan, dengan 350 sarang yang menghasilkan 20 liter madu, Gapoktan di Petangis bisa meraup Rp10 juta.

“Kami juga mengajak, jika mau merasakan sensasi menyedot madu segar, bisa langsung datang di peternakan kami,” tutup Zulvian. (*)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb