Kemah, Jangan Lupa Pasak Bumi Pak Isran

March 6, 2022 by  
Filed under Opini

Oleh : Rizal Effendi

JIKA tak ada perubahan, Presiden Joko Widodo akan melaksanakan hajatnya berkemah di lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), tanggal 14-16 Maret ini. Sekitar satu minggu lagi.  Informasi kepastian  soal tanggal  diucapkan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, yang mengaku diajak ikut berkemah juga bersama Ketua DPR RI Puan Maharani dan pimpinan lembaga tinggi negara lainnya.

“Tidak salah jika Presiden Jokowi berencana kemah di sana. Sekaligus bersinergi dengan para pimpinan tinggi negara lainnya untuk menyukseskan pembangunan IKN,” kata Bamsoet, sapaan akrabnya kepada wartawan di sela Rapat Pimpinan TNI – Polri di Mabes TNI Jakarta, Selasa (1/3/2022) lalu.

Siapa saja yang bakal diboyong Presiden selain pimpinan lembaga tinggi negara? Diperkirakan Panglima TNI, Kapolri, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi  Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Manoarfa, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanahan/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan mungkin Menteri Keuangan Sri Mulyani. Mereka semua ada kaitannya dengan pekerjaan IKN.  Saya curiga calon ketua otorita, yang terakhir disebut-sebut Bambang Soesantono bisa ikut dibawa, karena penting untuk menyamakan persepsi bersama Presiden. Ada informasi dari Kantor Staf Presiden (KSP) pelantikan dilaksanakan  tanggal 18 Maret. Itu berarti sepulang dari berkemah.

Kabar Presiden mau bermalam di lokasi IKN sebelumnya disampaikan Gubernur Kaltim Dr Isran Noor. “Bapak Presiden akan bermalam, berkemah di titik nol IKN,” kata Isran melalui siaran pers, Rabu (22/2/2022) lalu.

Isran mengaku senang luar biasa karena itu bentuk keseriusan Presiden segera membangun IKN setelah UU IKN disahkan DPR RI dan diundangkan Presiden dengan nomor UU No 3 Tahun 2022 tentang IKN. Apalagi Pak Jokowi sudah mematok pembangunan Istana IKN selesai sebelum 16 Agustus 2024, sehingga dia bisa menggelar Upacara Hari Kemerdekaan ke-77, tanggal 17 Agustus 2024  di sana.

Menurut Gubernur, rapat rencana berkemah hanya bertiga saja waktu itu. “Kami rapat hanya 3 orang: Presiden, Menteri Sekretaris Negara dan saya,” kata Isran. Rapatnya berlangsung di ruang Vip Bandara Sepinggan Balikpapan seusai pengukuhan pengurus PBNU, Senin (31/1) lalu.

Rizal Effendi dan pasak bumi

Bagi Isran bermalam di dalam hutan apalagi hutan Kaltim tentu biasa. Putera kelahiran Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur ini lulusan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Jadi sudah sangat akrab belusukan di hutan Kaltim, yang dikenal dengan nama hutan tropika basah. Saya kira Isran  akan banyak membeberkan kekayaan hutan Kaltim dengan segala permasalahannya. Termasuk pula tuntutan bagi hasil 70 persen untuk Kaltim. Jangan lupa pula memperkenalkan beberapa tanaman spesifik seperti anggrek hitam (Coelogyne pandurate), kantong semar (Nepenthes) termasuk tanaman pasak bumi (Eurycoma longifolia) yang sangat jreng itu. Saya rasa  dalam penanggalan Jawa tanggal 15/3 adalah Selasa kliwon, masih cocok saja untuk mencabut pasak bumi. Walaupun ada yang bilang sangat bagus kalau Jumat legi. Sayang musim buah sudah selesai. Kalau tidak Presiden bisa merasakan durian hutan Kalimantan seperti buah lai (Durio kutejensis), lahung (Durio dulcis) dan karantungan (Durio oxleyanus),  yang masih banyak tumbuh di lokasi hutan primer sekitar lokasi IKN.

Di lokasi inti IKN seluas 56 ribuan hektare itu,  Presiden yang sudah beberapa kali datang ke sana tentu tidak menemukan apa-apa. Sebab kawasan itu bukan hutan alam lagi tapi hutan tanaman industri (HTI) milik pengusaha Sukanto Tanoto. Hampir tidak ada binatang dan pohon-pohon besar sejenis meranti (shorea) dan ulin (Eusideroxyln zwageri) di sana. Apalagi “jin membuang anak.” Tapi ya cantik juga lokasi yang berbukit-bukit di sana  saat ini. Sejauh mata memandang, kawasan itu penuh ratusan ribu pohon eucalyptus. Pohon eucalyptus sempat diperkenalkan dan diolah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagai antivirus Corona tahun 2021 kemarin.

Ketika saya datang ke lokasi IKN beberapa minggu lalu, kegiatan penebangan pohon HTI di IKN terus dilakukan. Pohon-pohon  ini segera kami kapalkan untuk bahan baku PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) milik Pak Sukanto di Riau,” kata seorang petugas.

“Kami memang masih diizinkan menebang kayu yang sudah siap dipanen, tapi menanam ulang tidak boleh lagi,” kata petugas tadi.

Karena Ketua MPI RI Bambang Soesatyo juga  Ketua Ikatan Motor Indonesia (IM), saya kira Pak Jokowi bisa jadi akan motor-motoran. Mungkin akan bawa motor jenis trail atau mobil offroad. Medan IKN juga asyik diterobos naik motor. Bisa bergerak lincah ke mana-mana. Nah ini yang mungkin perlu diantisipasi Gubernur Isran kalau diminta untuk mendampingi. Saya belum pernah lihat Pak Isran naik motor belakangan ini. Selain naik mobil, mungkin Isran jago naik jukung, perahu ketinting dan speedboat, tapi naik motor belum teruji walaupun waktu kuliah kalau ngga salah dulu sukanya naik vesva.

Presiden Jokowi mematok IKN yang dibangun dengan biaya sekitar Rp 466,9 triliun di antaranya mengangkat konsep smart forest city     sebagai bukti IKN kota global yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Karena itu, dari luas IKN 256 ribu hektare lebih, sekitar 200 ribu hektare dibiarkan tetap hijau. Artinya tetap menjadi kawasan hutan alam. “Yang rusak-rusak akan kita perbaiki. Yang jelek  dan tidak baik kita perbaiki,” kata Jokowi. Karena itulah dia memerintahkan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Siti Nurbaya membangun areal pembibitan (nursery) dengan kapasitas produksi 20 juta bibit per tahun.

Tugas ini sangat berat dan perlu penanganan super intensif. Karena di kawasan IKN banyak bekas kegiatan HPH dan penambangan batubara serta perambahan hutan lainnya. Ketika saya ke sana, di pinggir jalan banyak tumpukan batubara yang sepertinya dari kegiatan penambangan illegal, yang akrab disebut masyarakat “batubara karungan.” Menurut Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim ada 149 lubang bekas tambang dari 25 konsesi perusahaan tambang yang ada di sana. Itu tidak gampang untuk menutup dan memulihkannya. Apalagi menanam pohon alam seperti meranti dan ulin membutuhkan rentang waktu yang panjang.

Saya mengusulkan agar Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda menjadi leading sector dalam urusan pemulihan kawasan hutan IKN. Unmul yang pola ilmiah pokoknya hutan tropika humida sudah sangat berpengalaman dan diakui sebagai Pusat Unggulan Studi Tropis. Para ahlinya sudah banyak dan sering keluar masuk hutan menjaga, memelihara dan menanam pohon. Bahkan kawasan hutan lindung Bukit Soeharto seluas 27 ribu hektare, yang masuk kawasan IKN juga menjadi Hutan Pendidikan dan Pelatihan Fahutan Unmul.

Masih dalam kawasan IKN, ada kawasan hutan primer dan skunder milik PT Inhutan I Unit I Balikpapan yang dijadikan obyek wisata hutan hujan tropis. Namanya sudah cukup popular yaitu Bukit Bangkirai karena di sana masih banyak pohon bangkirai atau bengkirai (Shorea laevis). Pohon berdiameter sekitar 120 cm dan tinggi 40 meter ini, sangat kuat dan sejenis  pohon jati atau pohon ulin,  yang banyak digunakan masyarakat untuk tiang bangunan dan kusen rumah.

Kawasan wisata Bukit Bangkirai seluas 1.500 hektare yang belakangan mati suri pasti akan hidup kembali dan perlu banyak pembenahan. Di sana ada canopy bridge atau jembatan gantung yang menjadi wahana favorit pengunjung yang datang ke sana. Canopy bridge sepanjang 60-an meter itu dibuat di antara 5 pohon bengkirai dengan ketinggian mencapai 30 hingga 40 meter. Sambil bergelayut di jembatan gantung, tak jarang kita bisa melihat primata seperti monyet, owa-owa (Hylobates alibibarbis), lutung merah (Presbytis rubicunda), orang utan (Pongo pygmaeus), beruang madu (Helarctos malayanus) dan bekantan (Nasalis larvatus) berloncatan di atas pohon meranti dan bengkirai di sana. Juga sejumlah satwa lain termasuk burung-burungan dan semut hutan raksasa.

Yang terpenting lagi dan kabarnya juga masuk dalam kawasan proyek IKN adalah pusat penyelamatan orang utan Samboja Lestari yang dikelola BOSF di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara. Kawasan seluas 1.800-an hektare itu, dijaga betul oleh BOSF sebagai kawasan pengliaran orang utan yang banyak punah akibat pengeksploitasian hutan. Willie Smits, perintis dan ahli pengliaran orang utan di Samboja itu, menjamin kawasan hutan Samboja Lestari tidak ditukar untuk konsesi perusahaan tambang yang tergusur IKN. “Tidak dipindah, akan dibangun ecolodge untuk menguatkan konsep forest city,” katanya kepada majalah Tempo.

TEMU ADAT DAN DOA

Menurut Gubernur Isran, selama berkemah Presiden Jokowi akan melaksanakan temu adat dan berdoa bersama tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat lainnya di Kaltim. (Saya usul kalau boleh dan Istana berkenan, diajak juga tokoh adat dari Kalimantan, baik dari Kalsel, Kalteng dan Kalbar.)

“Pada saat itu juga akan ditampilkan karya seni budaya beragam dari suku di Kaltim di antaranya dari suku Dayak, Paser, Banjar, Bugis dan Jawa,” ujar Gubernur.

Saya usul selain tarian adat Dayak, juga ada ganjar ganjur dari Kesultanan Kutai, jepen dan madihin dari Banjar dan suku lainnya. Waktu saya KKN di Pinrang, Sulsesl,  saya terpesona menyaksikan Tari Kipas Pakarane. Masyarakat eks transmigran Sepaku pasti sukanya kuda lumpingan. Pokoknya bisa ditampilkan dan mencerminkan perubahan dan pergeseran konsep ibukota dari Jawa Centris ke Nusantara Centris.

Menu sarapan pagi  Presiden dan rombongan bisa dibuka dengan kopi hangat Sepaku, singkong dan pisang goreng Kalimantan. Kecamatan Sepaku tahun1976-an adalah kawasan transmigrasi terutama warga dari Jawa. Mereka sama sekali tidak menyangka kalau sekarang dan di masa depan menjadi kawasan sangat berharga dan istimewa. Karena itu di sana banyak tanaman perkebunan termasuk pisang kepok atau manurun, yang di Jakarta dikenal sebagai pisang Kalimantan.

Sarapan pagi utama Presiden boleh juga dikirim dari Balikpapan seperti nasi kuning dan lontong H Daud atau soto banjar Karang Jati, soto banjar Gunung Kawi atau soto banjar Manyar di Balikpapan Baru,tempat saya sering sarapan. Atau bisa dikirim dari Samarinda, nasi kuning warung Taufik atau soto banjar Jln Veteran, belakang BCA. Lebih seru kalau dikirim juga sate salim belakang kantor gubernur.

Untuk menu makan siang Presiden bisa juga ditawarkan ikan bakar Bondy Balikpapan, yang pernah disinggahi Jokowi, kepiting Dandito milik Pak Rudi, roti mantau Hotel Blue Sky, iwak patin bebanam atau pepes dari warung Banjar Sari Samarinda, nasi bakepor, gence ruan dan sayur asam Kutai plus sambal ampalam dari Tenggarong.

Sebagai wadai dan makanan camilan Presiden dan rombongan, bisa juga dihidangkan amparan tatak pisang, bingka Samarinda, apam peranggi, bakpao Miki Balikpapan dan jangan lupa amplang ikan pipih, kuku macan dan kabin Lido.

Dilihat dari jadwal perkemahan yang disampaikan Ketua MPR, setidaknya Presiden dan rombongan akan berada di lokasi IKN selama dua hari dua malam. Sesuatu yang sangat istimewa dan  bersejarah. Pasti tidak gampang bagi semua pihak yang mempersiapkan segalanya secara paripurna. Maklum yang berkemah kepala negara, bukan kita yang bisa apa adanya.

Urusan keamanan tentu  yang bertanggungjawab Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso dan Kapolda Kaltim Irjen (Pol) Imam Sugianto bersama ratusan pasukannya. Ini juga tugas pertama Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, putera pertama Kutai yang bisa menduduki jabatan terhormat itu. Pasti mereka tidak bisa tidur berhari-hari. Sementara Gubernur Isran mengkoordinir urusan lain termasuk urusan kesehatan. Kabarnya sampai nyamuk pun sudah diindentifikasi petugas terutama jenis nyamuk malaria agar tidak mengigigit Presiden. “Semua proses penyelenggaraan acara akan dibiayai oleh Sekretariat Negara dan pengaturan lokasi disiapkan oleh Kementerian PUPR, TNI dan Polri,” kata Isran.

Selamat berkemah Bapak Presiden. Semoga tetap sehat dan banyak dapat cerita yang menginspirasi. Mimpi saya, saya bisa juga ikut ‘berkemah’ (berkantor tetap) di sana. Entah jadi apa, yang penting bisa ikut mengukir sejarah.@@@@@

Kadin Jatim Jalin Kerja Sama Dengan Sekolah SPI Batu

March 6, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Kadin Jatim melakukan jalinan kerja sama dengan Sekolah Selamat Pagi Indonesia Batu

BATU –  Kamar Dagang dan Industri ( KADIN) Jatim melakukan kerja sama program   entrepreneurship dengan SMA Selamat Pagi Indonesia ( SPI ) Kota Batu . Penandatanganan Memorandum of Understanding  (MoU ) , entrepreneurship antara KADIN Jatim dengan SMA SPI berlangsung di SMA SPI Batu Sabtu ( 5/3/2022)

Penandatanganan nota kesepahaman kerjasama antar dua institusi ini dihadiri Ketua Umum Kadin Jatim ,Adik Dwi Putranto , bersama Direktur Kadin Institute , Nurul Indah Susanti, dan Ketua Kadin Kota Batu, Endro Wahyu , Ketua Yayasan SPI , Sendy Tantono serta Kepala SPI Risna Amalia.

Kolaborasi Kadin dengan Yayasan SPI untuk  penguatan kualitas pendidikan entrepreneurship,mengingat SMA SPI telah menunjukkan banyaknya prestasi baik dalam maupun luar negero. Sekolah SPI merupakan sekolah gratis setingkat SMA & Sekolah Tinggi yang memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia yang tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan, sehingga mampu berkembang dan meningkatkan derajat kesejahteraannya.

“SPI menghadirkan pendidikan life skill dan entrepreneurship bagi anak-anak Indonesia yang membutuhkan, dalam peningkatan mutu sumber daya manusia ( SDM ),” kata SPI Risna Amalia.

Risna melihat Kadin Jatim sangat konsen dalam turut mengembankan  pelayanan pendidikan , dan kerjasama ini diyakini akan sangat indah untuk dilakukan.

Disebutkan Yayasan SPI memiliki  dua institusi yakni SMA SPI , dan Sekolah Tinggi Kewirausahaan SPI.

“Kewirausahaan sendiri, merupakan kegiatan yang sangat perlu bagi institute, dan kerjasama ini bagai gayung bersambut yang diimpikan SPI selama ini . Jadi dengan adanya dukungan Kadin Jatim bermanfaat sekali bagi pengembangan pendidikan dan masa depan siswa” ungkapnya.

Kegiatan siswa SPI cukup banyak tidak hanya materi sesuai kurikulum sekolah juga ada kegiatan ekstrakurikuler dan pembekalan profesi,

“Memang kompetensi itu perlu dilegalkan  dan siswa bisa dinyatakan memenuhi kualifikasi jika benar – benar ikut test  dan lulus,” kata Risna.

Dikatakan, sertifikat akan terlegalisir melalui  kerja sama yang dilakukan hari ini bersama Kadin Institute Jatim.

Sementara itu, Direktur Kadin Jatim Institute Nurul Indah Susanti, bersama pengurus Kadin Kota Batu bangga melihat prestasi yang dicapai siswa SPI selama ini. Untuk penguatan SPI, tidak hanya mahasiswanya saja yang memiliki sertifikasi dosenpun wajib punya legalitas.

“Dosen harus berkopenten, artinya dosen yang berkopenten harus bersertifikasi .Yang kedua mahasiswanya juga harus berkopenten dan dibuktikan dengan sertifikat kompeten, dan legalitas dari lembaga sertifikat kompetensi,” ujarnya.

Dikatalkan, sertifikat kompetensi ini merupakan pengakuan secara hukum. Untuk itu , Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, mengaku sangat mengapresiasi Sekolah SPI.

“Ada dua hal kalau fisiknya sudah okey, fisik inikan pendukung .Tapi yang saya apresiasi adalah sekolah ini keperuntukannya untuk adik – adik kita yang kurang mampu , dan yatim piatu .Sangat luar biasa  sekolah ini,” puji Adik.

Adik Dwi Putranto  mengungkapkan sekolah ini baik SMA maupun Institute perguruan tingginya arahnya kewirausahaan.Jadi programnya sama dengan program Kadin, salah satunya yang fokus dalam  peningkatan kegiatan wira usaha.

Menurutnya, sedikit ada sekolah mempunyai konsep seperti ini . Karena itu Kadin Jatim sangat mendukung SPI guna mengentas kemiskinan dan ciptakan peluang kerja bagi lulusannya.  (buang supeno)

Kota  Batu Jadi Tuan  Rumah Pertemuan  W20

March 5, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Walikota Batu memimpin rapat persiapan pengamanan W20

BATU – Kota Batu siap menjadi tuan rumah Side Event ke-2 ‘Women Entrepreneurs as Key to Economic Inclusion’ yang akan diselenggarakan pada 8-10 Maret 2022 di Golden Tulip Holland Resort Batu.

Kepala Dinas Kesehatan, drg. Kartika Trisulandari, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan mini klinik yang digunakan untuk swab bagi para peserta yang akan mengikuti kegiatan dan tempat transit bagi yang terkonfirmasi positif.

Sementara terkait keamanan, Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan, menjelaskan, apel gelar pasukan pengamanan akan digelar untuk pengecekan terakhir dalam rangka persiapan pengamanan.

“Kami menyiapkan pengamanan bersama TNI. Keamanan yang kami siapkan menggunakan standar berbeda dari biasanya, dalam pengawalan kami siapkan penjagaan sepanjang rute. Sabtu akan melaksanakan gladi, rangkaian mobil kosong dan pengamanan jalur estimasi waktu sampai di Hotel Golden Tulip,” kata Kapolres saat Rapat Koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Utama Balaikota Among Tani, Jumat (4/3/2022).

W20 atau Women 20 merupakan kegiatan kelompok negara-negara dengan perekonomian besar di dunia, disebut G20. W20 terfokus pada isu kesetaraan gender dan peran aktif perempuan di sektor ekonomi dunia.

Kota Batu dipilih menjadi tuan rumah acara ini, karena kemajuan UMKM di Kota Batu dan sebagai Kota Pariwisata. Terlebih pelaku UMKM terbanyak adalah wanita sehingga para pengusaha perempuan bisa menjadi inspirasi.

Mendukung kegiatan ini, Wali Kota meminta kepala desa giat melakukan intensifikasi desa wisata serta lebih meningkatkan kebersihannya. Pemberdayaan perempuan dalam kegiatan UMKM ditampilkan , karena yang akan dilihat dalam program W20 ini konsentrasinya kegiatan perempuan. (Buang Supeno)

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu Akhiri Dinas Melalui Komunikasi  Pagelaran Wayang Kulit

March 5, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Walikota Batu menyerahkan tumpeng jajan pasar kepada Supriyanto

BATU – Mengakhiri masa dinas di Kota Dingin Batu, Dr.Supriyanto SH.MH pamit dengan warga Batu melalui komunikasi pargelaran wayung kulit berlangsung di Hall Singhasari Resort & Convention Kota Batu, Jumat (4/3/2022),malam. Supriyanto akan menempati pos baru sebagai asisten jaksa pengawas di Kejati DIY Yogjakarta.

Supriyanto memang dikenal seniman maka ada saja  cara dia  untuk pamit. Melalui  media Wayang kulit, Supriyanto memerankan langsung sebagai dalang, sehingga uneg-uneg dan kesan selama menjabat Kajari Batu terlontarkan dalam adegan yang mengambil lakon ” Wahyu Makutho Romo. dengan iringan gamelan Pepadi pimpinan Ki Eko Saputro Batu.

Dipilihnya lakon Wahyu Makuthoromo, mengingat Kota Batu akan berlangsung proses Pemilihan Kepala Daerah, sehingga Siapapun nantinya yang terpilih, sudah tentu wajib memegang Hasta Brata yang menjadi inti dari Wahyu Makutharama.

Delapan prinsip positif dari kepemimpinan Ramawijaya yang memakmurkan, mengamankan, adil, membahagiakan, berwawasan luas, kokoh, dan tegas. Maka ki DR. Supriyanto berharap Kota Batu akan berkembang dengan baik dan makmur sejahtera masyarakatnya. Tidak ada konflik yang  mengusung isu Agama, Suku dan Ras.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, mengaku terkejut dengan acara yang  dikemas dengan model kegiatan budaya seperti ini.

“Saya kena Ppank, tidak menyangka disambut dengan acara gelar budaya seperti ini. Luar biasa, tapi mengesankan ” ungkap Dewanti

“Semoga acara silaturahmi ini bisa dikenang oleh Bapak Kajari, karena beliau menjadi teman yang memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat Kota Batu dengan inovasi kebudayaannya,” ujar walikota Batu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq, menjelaskan   kegiatan ini merupakan ide dan gagasan dari Dinas Pariwisata Pemkot Batu dengan Pepadi serta Komunitas penghayat  kota Batu, yang berkomitmen untuk menjadikan Kota Batu sebagai Kota Budaya Jawa Timur.

Arief menambahkan setiap tanggal 15 bulan Jawa akan diselenggarakan pagelaran seni di Panggung Sendratari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, untuk mendukung pegiat seni sekaligus mempromosikan kebudayaan Kota Batu.

Acara ini dihadiri Forkopimda Kota Batu, PHRI, Tokoh Penghayat, Tokoh Masyarakat dan pegiat seni Kota Batu. Ada berbagai rangkaian acara kebudayaan yang digelar, mulai dari promosi kebudayaan Kota Batu, penggoresan kanvas lukisan, pameran pusaka, sajian tari banteng kepang, serta sajian video kebudayaan.

Walikota Batu memberikan piagam kebudayaan kepada Kajari Batu  dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng jajan pasar, dan penyerahan gunungan wayang untuk pagelaran wayang kulit dengan Ki Dalang Dr Supriyanto, SH, MH. (Buang Supeno)

Sembari Arisan, Belajar Public Speaking

March 5, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

BALIKPAPAN – Arisan sambil belajar berbicara di depan umum. Itulah yang dilakukan Persatuan Ibu Karyawan Karyawati (PIKK) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT PLN (Persero) Balikpapan, Sabtu (5/2/2022) siang. Agenda rutin 2 bulanan itu sengaja dilakukan tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, juga untuk belajar banyak hal.

“Ada banyak kegiatan yang bisa kami pelajari sembari arisan. Khusus kali ini, kita belajar tentang bagaimana cara berbicara di depan umum,” sebut Ketua PIKK UP3 PLN Balikpapan, Eva Yuliani. Sebelumnya, kegiatan yang digelar seperti belajar memasak, senam bersama hingga pengajian. Namun karena pandemi, akhirnya kegiatan positif tersebut untuk sementara dialihkan secara daring.

Ditambahkan Nien Wiwin, koordinator Bidang Pendidikan PIKK UP3 PLN Balikpapan, mengapresiasi, para peserta yang sudah meluangkan waktu walau secara daring. “Kita sama-sama belajar public speaking. Karena sebagai ibu rumah tangga pun perlu memahami public speaking. Agar bisa berbicara dengan baik,” imbuhnya.

Karena itulah, sengaja dihadirkan narasumber master trainer dari Semesta Academy, yakni Endro S. Efendi, yang juga pengurus Indonesian Professional Speakers Association (IPSA) Kaltim. Dipandu moderator, Ruri Diana, Endro memberikan berbagai tips yang simpel agar bisa berbicara di depan umum dengan mudah.

“Yang paling utama, kita bereskan dulu setiap hambatan yang muncul sebelum berbicara di depan orang banyak,” sebut Endro yang juga dikenal sebagai ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim ini.

Menurutnya, sebanyak apa pun teori berbicara sudah dikuasai, selama belum bisa membereskan hambatan yang ada, berbicara di depan umum akan menjadi momok tersendiri.

Karena itu, Endro pun memberikan teknik khusus, agar peserta bisa melepas hambatan dalam dirinya dengan mudah. Peserta diajak mempraktikkan teknik ini, agar bisa merasakan manfaatnya.

“Kalau hambatan sudah dibereskan, berikutnya tinggal sering-sering berlatih. Saya yakin ibu-ibu akan semakin mahir berbicara,” sebut pria yang juga hipnoterapis klinis alumni Adi W Gunawan Institute of Mind Technology Surabaya ini.

Untuk teknik berbicara di depan umum, Endro membagi dalam tiga bagian penting. Dari mulai pembuka, isi dan penutup. Ada banyak pilihan yang bisa dipakai untuk membuka dan menutup pembicaraan.

“Pada akhirnya, nanti ibu-ibu akan punya ciri khas tersendiri. Ingin membuka pembicaraan dengan teknik apa, dan ditutup dengan gaya seperti apa,” sambungnya.

Kegiatan secara daring ini, berlangsung selama lebih 2 jam, dimulai sejak pukul 14.00 Wita. Tak sekadar berbicara tentang public speaking, berbagai pertanyaan juga dilontarkan oleh ibu-ibu dalam kegiatan arisan ini. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb