SLBN Balikpapan Raih Penghargaan Sekolah Ramah Anak

May 20, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BALIKPAPAN –  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim mengapresiasi Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Balikpapan atas keberhasilan dan prestasinya memperoleh penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, sesuai surat nomor B.86/D.PHA.5/TK.04.06/3/2022, yang menetapkan SLB Negeri Kota Balikpapan sebagai Sekolah Penerima Penghargaan Sekolah Ramah Anak (SRA) Tingkat Nasional Tahun 2021.

Kepala Dinas KP3A Kaltim, Noryani Sorayalita mengatakan, ini sebagai bukti komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). SRA merupakan salah satu indikator evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak.

 “Ini merupakan bentuk penghargaan atas komitmen satuan pendidikan yang telah mengimplementasikan SRA secara menyeluruh, berkelanjutan dan menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya,” ujar Soraya pada Penyerahan Sertifikat Penghargaan Sekolah Ramah Anak (SRA) di Balikpapan, Kamis (19/5/2022).

Soraya menambahkan, evaluasi dilakukan secara periodik oleh Tim Standarisasi dari Kementerian PPPA. SRA adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab.

“Prinsip utamanya adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup serta penghargaan terhadap anak,” imbuhnya.

SRA merupakan sekolah yang terbuka melibatkan anak untuk berpartisipasi dalam segala kegiatan, kehidupan sosial, dan  mendorong tumbuh kembang dan serta kesejahteraan anak.

Selain itu, SRA adalah sekolah/madrasah yang aman, bersih, sehat, hijau, inklusif dan nyaman bagi perkembangan fisik, kognisi (proses memperoleh pengetahuan) dan psikososial anak perempuan dan anak laki-laki termasuk anak yang memerlukan pendidikan khusus atau pendidikan layanan khusus. 

SRA juga harus memenuhi unsur keamanan, kebersihan dan kesehatan lingkungannya. “Dalam hal ini keluarga, sekolah dan masyarakat berperan aktif sebagai unsur pendukung terciptanya Sekolah Ramah Anak,” terang Soraya.

 Sebagai informasi, sebagai upaya untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak, Pemerintah Provinsi Kaltim telah menerbitkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 12 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2012 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Provinsi Kalimantan Timur.

Soraya berharap, kedepan sekolah-sekolah lainnya dapat menjadi Sekolah Ramah Anak, sehingga dapat mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak selama 8 jam anak berada di sekolah melalui upaya sekolah untuk menjadikan sekolah bersih, aman, ramah, indah, inklusif, sehat dan nyaman. (dell/adv/kominfo kaltim)

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Bank Jatim Cabang Batu Dilimpahkan ke Pidsus

May 20, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Fathur Rohman

BATU – Dugaan pembobolan uang Bank Jatim cabang Batu oleh orang dalam, mulai proses penyelidikan Kejati Jawa Timur.

Proses perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Bank Jatim Kota Batu Tahun 2022 yang tercium  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, mulai nampak perkembangannya, bagian intejen sudah dilimpahkan kepidana khusus (Pidsus).

“Untuk dugaan tindak korupsi Bank Jatim Batu,  prosesnya sekarang dari

di bidang Intelejen sudah dilimpahkan ke Pidsus untuk proses Lidik,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Fathur Rohman,  keterangan  menuturkan, Kamis (19/5/2022) malam.

Perkara ini terkait penahan sertifikat Tanah Hak  Milik Keluarga Alm Ir. Yoyok Hari Seobagio, seperti dilansir Vivaborneo.com, Selasa (15/2/2022 ),

Disebutkan PT. Adhitama Global Mandiri meminjam 2 (dua) sertifikat hak milik keluarga Alm. Yoyok Hari Soebagio untuk mendapatkan pinjaman kredit dari PT. Bank Jatim Tbk, Cabang Batu guna mengerjakan ketiga (3) proyek yakni : Pembangunan Gedung Praktek Pembelajaran (SBSN) Madrasah Aliyah Negeri 3 Blitar Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2020 senilai Rp1,5 miliar, Pembangunan UM Universitas Negeri Malang, Kota Malang tahun Anggaran 2020 senilai Rp2,1 miliar dengan jaminan Sertifikat Hak Milik Nomor: 2943 Kelurahan Sisisr Kecamatan Batu tercatat atas nama Ngatemoen Harijono (Ayah Alm. Yoyok Hari Soebagio) dan Proyek Pembangunan Gedung Gelangggang Prestasi Fakultas Administrasi Universitas Brawijaya Malang senilai Rp 2,7 miliar  dengan jaminan Sertifikat Hak Milik Nomor : 3641 Kelurahan Sisir kecamatan Batu tercatat atas nama Alm. Ir. Yoyok Hari Soebagio. Kedua sertifikat tersebut dijaminkan dengan total Rp 6,2 miliar.

 

Termin dari ketiga Proyek tersebut  senilai Rp.21 miliar dan sudah turun 100 % dan ke-3 (tiga) proyek sudah selesai dikerjakan  PT. Adhitama Global Mandiri. Justru  2 (dua ) Sertifikat tanah Hak Milik atas nama Ngatemoen Harijono dan Sertifikat Tanah Hak Milik  atas nama  Alm.Ir. Yoyok Hari Soebagio, tetap ditahan Bank Jatim Cabang Batu.

“Untuk proses selanjutnya kalau ada akan kita sampaikan, atau kita kabari lebih lanjut,” janji Fathur. (*)

PT Sany Perkasa Sukses Tembus Penjualan 10 Ribu Unit

May 20, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA –  Rasa haru Melina (30) terlihat jelas dari wajahnya. Pasalnya di hari spesialnya kali ini, ibu dari tiga orang anak ini mendapatkan kado yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan sebelumnya dari Willy Sang suami tercinta memberikannya satu unit alat berat limited edition SY 215C dari PT Sany Perkasa.

“Saya sungguh terharu dan bahagia, ini merupakan kado yang spesial yang saya terima sepanjang hidup saya,” ujar Melina.

Pembelian unit baru tersebut berkaitan dengan penjualan ke 10.680 unit alat berat dari PT Sany Perkasa. hal tersebut disebutkan Chift Marketing Officer (CMO) PT Sani Perkasa, Hery Yudianto Sertiawan saat ditemui media ini disela-sela kegiatan yang dilaksanakan di Ruko Bisnis Center Mangkupalas, Samarinda Seberang.

“Sejak hadirnya 10 Maret 2015 silam, PT Sany Perkasa telah sukses menjual sekira 10.800 unit (April 2022),” ujarnya.

Dalam kesempatannya tersebut dirinya, menyebutkan jika para pelanggan setia Sany Perkasa akan diberikan kejutan diakhir tahun ini.

“Kita telah memersiapkan salah satu pendatang baru di kelasnya yakni Kelas 98 ton dan 100an ton,” sebutnya.

Kedatangan dua jenis unit tersebut kata dia untuk menjawab tantangan pasar yang selama ini kepada Sany selaku produsen alat berat selama ini.

“Ini kami fokuskan untuk di sektor pertambangan batu bara, karena selama ini Sany sudah sukses dalam penjualan untuk unit 60 ton,” jelasnya.

Disebutkan, selama dua tahun terakhir, PT Sany Perkasa telah sukses menjadi nomor 1 penjualan di Indonesia Hery Yudianto Sertiawan, hingga saat ini pihaknya optimis akan mencapai penjualan nomor satu di Indonesia.

“Insya Allah tahun ini kami akan mencapai rekor tersebut kembali,” sebutnya.

Hery menargetkan tahun ini bisa mencapai 5 ribu unit dan sangat optimis target tersebut akan tercapai, mengingat data penjualan sejak Januari hingga 31 April telah berhasil menembus angka 1700 unit terjual.

Sementara itu, Branch Manager Area Samarinda, Risky Edi Gunawan menjelaskan bahwa sejak kahadirannya di Samarinda PT Sany Perkasa telah sukses menjual sekira 2000an unit alat berat berupa, Excavator type 60 ton.

“PT Sany Perkasa untuk area Samarinda sendiri kini telah sukses melakukan pejualan unit berupa Excavator type 60 ton, unit ini merupakan unit terlaris yang pernah ada di kelasnya,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara ini yakni, Salaes Departemen Head Sany Perkasa, Bima Dwikora, Regional Head, Seno Aprianto, Branch Manager, Ardhy Septiandi, Bus Dev & Digmar Manager, Rissen Arditya, Branch Manager Shultonik. (*)

Sendratari Kolosal Marakkan Pembukaan MTQ ke 43 se Kaltim

May 20, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Sendratari kolosal ‘Gema Iqra di Bumi Etam’ bakal menyemarakkan pembukaan MTQ ke 43 se Kaltim,Senin malam (23/5/2022) di arena MTQ, GOR Segiri Samarinda.

Sendratari yang disutradarai H. Hamdani itu mengangkat cerita tentang sejarah syiar Islam dan pengislaman Raja Kutai Kartanegara Aji Mahkota di abad ke 16 oleh dua orang ulama Tuan Tunggang Parangan (Habib Hasyim) asal Minangkabau dan Datuk Ri Bandang asal Sulsel.

Menurut Hamdani, sendratari ini melibatkan 150 penari, Seniman teater dan barisan Joka Aje Samarinda Seberang. “Kebanyakan berlatarbelakang pelajar. Semua penari dan gerak tearikal kami ambil dari SMK Medika Samarinda,” kata Hamdani yang juga menulis naskah sendratari ini.

Dikatanya, sendratari ini mengkaloborasikan beberapa ragam tari dari beberapa daerah di Indonesia. “Ada tari Jepen dari Kutai, tari Mappadendang dari Sulsel, tari Rantak Minang dari Sumbar dan tari Pesisiran dari Jawa Tengah. Tari-tarian ini juga menyimboliskan kebhinekaan rakyat Kaltim dari dulu sampai sekarang,” ungkap Hamdani yang pernah menyutradari tari kolosal pembukaan PON 2008 di Kaltim dan sendratari pembukaan MTQ se Kaltim di Berau, 2018 lalu dan beberapa pergelaran kolosal lainnya.

Sementara itu untuk memerankan tokoh-tokoh dalam sendratari ini, Hamdani memilih para aktor teater Samarinda seperti Sahabuddin Pance, HM Noor, Zakir Ghopal, Iwan Rebel, Ozi dan Sugi Hartono.

“Untuk koreografer tari ada Iwan Setiawan, gerak tearikal Iwan Koekobus dan penata musik Birawan,” timpal asisten sutradara Wawan Timor yang juga sebagai narator berpasangan dengan Antung Lenny Rosalina. (*)

Bupati dan Wali Kota Didorong Sertifikasi Halal Pelaku UMK

May 19, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

BALIKPAPAN — Rapat Koordinasi Percepatan Sertifikasi Halal Untuk Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Evaluasi serta Penguatan Tim Terpadu Penataan dan Pengawasan Produk Halal dan Higienis yang berlangsung di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, dilakukan penandatanganan komitmen kepala daerah untuk mendukung sertifikasi halal UMK. Hadir dalam rapat ini Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kaltim H Masrawan, M.Ag  dan Ketua MUI Kaltim H Muhammad Rasyid dan sejumlah undangan lainya.

Gubernur Kaltim  Isran Noor mengajak para bupati dan wali kota untuk ikut mendorong sertifikasi halal bagi para pelaku usaha mikro kecil (UMK) di seluruh kabupaten/kota sebagai upaya peningkatan produksi berbasis syariah Islam.

“Sertifikasi halal ini sangat penting untuk pelaku UKM. Kita harus punya semangat dan motivasi yang besar. Bupati dan wali kota segera kejar. Bantu negara untuk menjamin kehalalan dan ketoyiban,” ujar gubernur Isran Noor pada Rabu (18/5/2022).

Bagi Gubernur Kaltim ini, sertifikasi  halal bukan hanya soal keyakinan dalam agama Islam saja yang sesuai dengan syariat yang ditetapkan, tetapi juga menyangkut higienis dan kualitas produk yang halalan thayyiban atau halal dan baik.

“Kita semua berharap agar produk UMKM bisa dimakan siapa saja karena halalan thayyiban (halal dan baik bagi tubuh),” kata Gubernur.

Di tempat yang sama,  Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Pusat (BPJPH-Pusat) Muhammad Agil Irham  mengatakan rakor antara BPJPH dan Pemprov Kaltim menjadi salah satu upaya nyata dalam mengimplementasikan amanat Undang-undang Jaminan Produk Halal.

Dijelaskannya, regulasi mengamanatkan bahwa sertifikasi halal bagi pelaku UMKM dikenai tarif sebesar Nol Rupiah. Ini dimaksudkan agar proses sertifikasi halal dapat dibebankan melalui fasilitasi dari pemerintah dengan bersumber dari APBN atau APBD.  Program fasilitasi sertifikasi halal juga menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah mencapai target 10 juta produk bersertifikasi halal pada 2022.

“Target 10 juta produk bersertifikat halal ini merupakan sebuah loncatan. Sebab jika kita melakukan dengan cara seperti yang sudah-sudah maka kita akan butuh 100 tahun lebih untuk dapat menyelesaikannya,” kata Aqil Irham.

Fasilitasi sertifikasi halal juga sangat relevan untuk mendorong penguatan UMKM yang selama dua tahun terakhir terdampak pandemi Covid-19. Fasilitasi ini diharapkan mempercepat terwujudnya cita-cita Indonesia sebagai pusat industri halal dunia sekaligus kiblat industri fashion dunia pada 2024.

Menurutnya,  Indonesia harus bisa jadi kiblat produsen halal dunia karena kita sebagai pemeluk agama Islam terbanyak di dunia. Di Indonesia saja, jumlah pemeluk agama Islam berjumlah mencapai  87 persen. Sedangkan jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sebanyak  12 persen dari total pemeluk Islam dunia.

“Produk halal saat ini sudah jadi tren global. Jadi sekarang bukan hanya soal agama, tapi menjadi standar global berkaitan dengan mutu dan higienitas sebuah produk pangan dan juga jaminan kesehatan,” tambahnya. (*/adv diskominfo kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb