Beton Roy, Ryan, dan Glen Nirwan

June 22, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

INI trio ayah dan dua anak yang tangguh dan andal. Bahkan kuartet.  Sangat menginspirasi kita. Usaha dan hobinya sama. Siapa yang tak kenal mereka. Pengusaha Roy Nirwan bersama dua putranya, Ryan  Anggera Nirwan dan Glenn Aringga Nirwan. Satu lagi putrinya Arvicha Azizah Hendita Nirwan. Mereka membawa bendera PT Balikpapan Ready Mix (BRM), yang nama dan reputasinya sudah standar nasional bahkan internasional.

BRM terlibat dalam pembangunan konstruksi perluasan kilang Pertamina (RDMP) Balikpapan. Bahkan sudah siap-siap merebut pekerjaan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Sangat baik kalau pengusaha daerah bergabung dalam konsorsium, biar kekuatannya bisa bersaing dengan pengusaha luar,” kata Roy ketika berdiskusi dengan saya bersama pengusaha Sabri Ramdani menyinggung peluang usaha di IKN.

BRM sekarang memang besar. Markas utamanya di Batakan. Semua orang memberi apresiasi. Dia tumbuh dan  berkembang menjadi perusahaan konstruksi bangunan yang andal dengan memproduksi beton cor dan cetakan bermutu tinggi. Rasanya sebagian besar kebutuhan beton di Kalimantan dan Sulawesi dari produksi BRM. Sudah banyak bangunan gedung, kantor, pabrik, pusat perbelanjaan  dan bahkan stadion sepakbola menggunakan bahan baku dari BRM.

“Tapi jujur kami tumbuh tidak langsung besar. Penuh dengan perjuangan berat, kerja keras dan jatuh bangun,” jelas Roy. Dia merintis usaha sekitar tahun 1985. Usianya waktu itu masih muda 22 tahun. Demi keluarga dia meneruskan usaha ayahnya, Bernard Nirwan di bidang supplier pertambangan minyak dan gas. Sayangnya  hanya berumur 2 tahun sudah kolaps.  Gara-garanya harga minyak mentah anjlok, sehingga aktivitas pengeboran lesu. Otomatis usaha supplier juga terimbas.

Tapi Roy tidak patah semangat. Itu yang diajarkan ayahnya. Dia malah nekat ke Sangatta, Kutai Timur karena melihat ada peluang besar menyusul mulai beroperasinya perusahaan tambang batu bara raksasa PT Kaltim Prima Coal (KPC). Tapi dia tidak lagi menjadi supplier melainkan beralih ke bidang kontraktor dengan membangun rumah karyawan, kantor, dan workshop. “Saya banyak belajar dari sana,” katanya.

Beberapa  tahun bergulat di KPC, Roy balik ke Balikpapan. Dia menemukan tantangan baru ketika melihat pekerjaan konstruksi di kota ini terhambat sarana pendukung. Dia menyaksikan betapa tidak efisiennya pekerjaan pengecoran karena alat yang digunakan sebatas mesin molen, yang kapasitasnya kecil. “Masak ngecor 30 kubik saja menghabiskan waktu sehari semalam. Padahal sudah menggunakan tenaga orang cukup banyak,” katanya heran.

Dari situasi itu, Roy mengambil keputusan untuk merintis usaha pengecoran dengan membangun fasilitas ready mix di bawah bendera PT BRM. Dan ternyata pilihan itu tidak salah. Produksi beton cor BRM memang sangat dibutuhkan sejalan makin banyaknya pembangunan konstruksi di daerah.

Dia ingat betul modal yang digunakan hanya Rp 10 juta. Itupun hasil tabungan dan jual radio komunikasi. Tapi dia punya modal lain, yakni kepercayaan dan nama baik orangtuanya. Dengan kepercayaan itu dia bisa mendapat dukungan dari rekan usaha dan perbankan, sehingga secara bertahap mampu tumbuh seperti sekarang dengan omzet sudah ratusan miliar.

Dari PT BRM lahirlah beberapa anak perusahaan yang saling menunjang. Misalnya untuk kebutuhan batu dan pasir dari Palu, Roy merasa tidak bisa selamanya ketergantungan dengan pihak lain. Lalu didirikannya PT Martadinata Indah Tambang yang mengelola dua konsesi tambang batu pecah di Sulteng sejak 2004. Ada juga PT BRM Tambang.

Untuk pengangkutannya, mengingat pemakaian tongkang dari luar sering benturan dengan pengangkutan batubara, maka didirikanlah PT BRM Marine. Hebatnya anak perusahaan yang berkaitan urusan kapal dan tongkang ini dipimpin putri Roy, Arvicha. Setidaknya BRM Marine memiliki 3 kapal pengangkut dan 3 kapal tongkang.

Saat dia melihat kebutuhan tiang pancang makin meningkat dan waktu itu harus mendatangkan dari Jawa, Roy mendirikan PT BRM Pile dikomandani putranya, Glenn Nirwan. BRM Pile  dibangun di kawasan Kariangau di atas lahan seluas 13 hektare. Sekarang  sedikitnya memproduksi enam jenis pile (tiang pancang) dan precast (beton pracetak).

Kemudian Roy juga mendirikan PT BRM Tiang Beton, yang khusus melayani permintaan tiang listrik dari bahan beton. Sementara untuk melayani permintaan dan perluasan usaha sampai ke Samarinda didirikan juga PT Samarinda Ready Mix (SRM).

Ada satu jenis usaha baru di luar perbetonan yang dirintis Roy bersama pengusaha kontraktor H Achmad Asfia sejak 2017. Yaitu bidang tanaman industri. Mereka mendirikan PT Bukit Rimba Makmur  dengan direkturnya Sulton Fahrudin.

PT BRM sekarang ini tidak lagi dipimpin langsung oleh Roy. Dia cukup menjadi komisaris utamanya. Sedang direktur utamanya diserahkan kepada putra sulung Ryan Nirwan dan direktur Glenn  Nirwan. Kedua putra Roy ini sekarang memimpin tidak kurang 1.500 karyawan. “Meski relatif muda anak-anak saya, tapi sudah cukup ilmu dan pengalamannya bisa memimpin perusahaan,” kata Roy, yang 1 Juli 2022 merayakan ulang tahun ke-59.

Menurut Roy, saat ini makin banyak anak muda yang berkarya dan berwirausaha cukup maju. Mereka pintar-pintar dan punya latar  pendidikan dari luar. “Saya pikir ini bagus, supaya ketergantungan kita dengan tenaga dari luar semakin berkurang,”  tambahnya.

BERBURU KE AFRIKA

Roy, Ryan, dan Glenn juga aktif di dunia organisasi usaha dan olahraga.  Roy pada tahun 2010 pernah menjadi ketua KONI Balikpapan dan sekarang ketua Perbakin Kaltim. Ryan dan Glenn pernah memimpin  Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Balikpapan dan pengurus IMI. Ketiganya pernah dianugerahi penghargaan dari Pemerintah Kota dan lembaga lain atas prestasi dan pengabdiannya di bidang usaha dan olahraga.

Ryan sempat didorong menjadi ketua IMI Kaltim dan Glenn diminta menjadi ketua KONI Balikpapan. “Tapi saya tak suka kalau mengurus olahraga kita bertikai atau berpolitik, jadi saya lebih baik tidak maju,” kata Glenn, yang belakangan didorong juga jadi ketua Persatuan Golf (PGI) Balikpapan.

Hobi dan kehebatan Roy di dunia otomotif khususnya rally dia tularkan kepada Ryan dan Glenn. Keduanya jadi pereli nasional. Ryan pernah menjadi juara nasional 2017 dan 2018 untuk kelas speed rally. Selain sprint rally juga. Sementara Roy  sekarang menekuni olahraga menembak termasuk berburu. Malah dia sudah pernah berburu sampai ke Afrika dan New Zealand. Sudah pernah menembak gajah dan singa. Salah satu meja di kediamannya yang asri di pantai Batakan, dibuat dari kaki gajah asli. “Berburu ke sana tidak sembarangan. Tidak bisa main tembak seenaknya. Ada aturannya,” kata Roy.

Yang unik, saya bersahabat dengan Roy berikut Ryan dan Glenn. Sering main golf bersama. Malah Glenn pernah saya minta menjadi ketua panitia HUT Kota ketika saya masih wali kota. Anak muda berusia 31 tahun ini saya percaya bekerjasama dengan para kepala dinas. Hebat, dia mampu beradaptasi dan sukses.  Belakangan saya dimintanya menjadi saksi pernikahannya. Dua kali lagi, karena yang pertama tak panjang kisahnya.

“Meski pendidikan bhisnis saya dari Queensland University, untuk urusan rumah tangga saya masih banyak belajar,” kata ayah satu anak  hasil perkawinanya dengan  Jane, wanita berdarah Australia. Uniknya, sang anak bernama Musa. Mungkin Glenn ingin anaknya mempunyai sifat seperti Nabi Musa, sabar, bijaksana, pemberani dan penerus generasi Nirwan di masa mendatang.@@@@@

Hari Ini Presiden Joko Widodo Kembali Kunjungi Kaltim

June 22, 2022 by  
Filed under Berita

Presiden RI Jokowi bersama Gubernur Kaltim Isran Noor

SAMARINDA – Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan kembali datang ke Kaltim, Rabu, 22 Juni 2022. Presiden  direncanakan tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan  Balikpapan.

Setelah beristirahat sejenak di VIP Room Bandara SAMS Sepinggan,  Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Isran Noor, para menteri dan sejumlah pejabat pusat akan bertolak menuju lokasi persemaian di Mentawir menggunakan helikopter.

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan mengawali kegiatan dengan melakukan peletakan batu pertama tanda pembangunan persemaian Mentawir. Seperti diketahui, persemaian yang sudah dikembangkan sejak beberapa waktu lalu itu akan menjadi pusat pembibitan berbagai tumbuhan khas Kalimantan Timur dan dunia. Bibit-bibit pohon yang disemai di lokasi itu nantinya akan ditanam di segenap penjuru dan ruang-ruang Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku.

“Pak Presiden akan ke Kaltim untuk memantau progres pembangunan IKN,” kata Gubernur Isran Noor, Selasa (21/6/2022).

Usai mengunjungi persemaian Mentawir, Presiden Joko Widodo juga akan melihat kemajuan pembanguan Bendungan Sepaku Semoi.  Presiden dan rombongan akan berpindah lokasi masih dengan menggunakan helikopter super puma TNI AU.

“Presiden akan mendengarkan penjelasan Menteri PUPR terkait progres Bendungan Sepaku Semoi,” lanjut Gubernur.

Seperti diketahui, Bendungan Sepaku Semoi disiapkan untuk menjadi salah satu penyuplai air bersih untuk IKN. Bendungan ini juga disiapkan untuk menopang kebutuhan air bersih bagi warga Kota Balikpapan di masa depan.

Kunjungan Presiden Joko Widodo berikutnya ke Titik Nol IKN. Di sini Presiden Joko Widodo juga akan mendengarkan paparan Menteri PUPR dan jajaran terkait progres pembangunan IKN.   Beberapa bulan lalu, Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Isran Noor dan beberapa menteri juga pernah menikmati suasana bermalam di Titik Nol IKN.

Setelah istirahat makan siang, Presiden Joko Widodo akan terbang ke Samarinda menggunakan helikopter didampingi Gubernur Isran Noor.

Presiden akan hadir dalam pembukaan Kongres XXXII Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) Tahun 2022 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Convention Hall Samarinda.

Waktu seremoni pembukaan Kongres PMA PMKRI bersama Presiden Joko Widodo diperkirakan hanya berlangsung satu jam, karena Presiden Joko Widodo harus kembali ke Jakarta besok petang.

Pesawat Kepresidenan rencananya akan take off untuk kembali ke Jakarta sore hari sekaligus menutup rangkaian kegiatan kunjungan.

Dalam kunjungannya kali ini Presiden Joko Widodo juga mengajak 20 pemimpin redaksi media nasional dan 4 pemimpin redaksi media lokal. (sam)

Bupati Kutim Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

June 22, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA– Bupati Kutai Timur(Kutim)  H Ardiansyah Sulaiman menghadiri Rapat Paripurna ke 16 sekaligus membacakan tanggapan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun Anggaran 2021, di ruang Sidang Utama DPRD, Selasa (21/6/2022).

Dalam agenda tersebut, Ardiansyah menyampaikan, setelah mempelajari dengan seksama pandangan umum fraksi-fraksi, maka Pemkab Kutim memberikan tanggapan terhadap pemandangan umum fraksi Golkar, sesuai dengan peraturan pemerintah no 12 tentang pengelolaan keuangan daerah, bahwa laporan keuangan pemerintah daerah terdiri atas laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan, dalam penyajianya sudah sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 71 tahun 2010, tentang standar akuntansi Pemerintah(SAP).

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan tata kelola keuangan dan aset daerah bersama dengan stekholder secara efektif agar bisa memberikan manfaat dalam kualitas pelayanan masyarakat, “ ujarnya.

Sementara untuk Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Pemerintah akan terus berupaya menggali potensi Pendapatan asli Daerah(PAD), baik pajak daerah maupun retribusi serta sumber pendapatan lainya. Secara umum penyerapan anggaran belanja daerah sebesar 92,14 persen dan itu menunjukan indikator yang baik.

Sedangkan untuk Fraksi Partai Nasional Demokrat, orang nomor satu di Kutim ini menyebut, capaian pemerintah atas peningkatan realisasi  pendapatan  sebesar Rp 3.11 triliun atau 110,49 persen dari target pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp 2,82 triliun, untuk itu pemerintah akan memaksimalkan potensi sumber daya manusia serta sumber daya alamuntuk peningkatan PAD.

“Terkait hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Pemerintah akan segera menindaklanjuti secara intensif melalui inspektorat Daerah, untuk segera berkoordinasi dan pemantauan penyelesaian tidak lanjut bersama dengan pihak terkait, “ terangnya.

Kemudian, terkait tanggapan Fraksi Partai Demokrat, Ardiansyah memberikan apresiasi yang telah memberikan dukungan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kutai Timur Tahun Anggaran 2021. Pemerintah Daerah berupaya meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan daerah agar pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan salah satu misi pemerintah yaitu mewujudkan pelayanan dasar bagi masyarakat secara proporsional dan merata.

Terakhir, mengenai tanggapan dari fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), pemerintah daerah sedang berupaya untuk  menyelesaikan pembayaran utang baik utang belanja maupun utang jangka pendek lainnya. Di samping itu, untuk meraih kembali predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) perlu dilakukan langkah dan komitmen bersama para pihak yang terkait. Dalam hal penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, pemerintah daerah mengacu pada pedoman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemerintah Kabupaten Kutim berharap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Tahun Anggaran 2021 dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (*/adv)

Belum Semua Puskesmas Lakukan Inisiasi Pelayanan Ramah Anak

June 21, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BALIKPAPAN – Pengembangan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP) di Indonesia hingga 31 September 2020 telah tercatat sebanyak 1.952 Puskesmas di 195 Kabupaten/Kota pada 34 Provinsi yang telah menginisiasi PRAP. Adapun Indikator  Puskesmas dengan pelayanan ramah anak sesuai Juknis PRAP salah satunya tersedia pengelola Puskesmas yang terlatih Konvensi Hak Anak (KHA).

Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita mengatakan, untuk kondisi di Kalimantan Timur masih belum semua Puskesmas telah melakukan inisiasi pelayanan ramah anak sesuai indikator PRAP.

“Hal ini disebabkan, salah satunya yakni sumber daya manusia yang ada belum terlatih KHA,” ujar Soraya pada kegiatan Pelatihan Konvensi Hak Anak Bagi Tenaga Kesehatan Se-Kalimantan Timur Tahun 2022, berlangsung di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Selasa (21/6/2022).

Sumber daya manusia yang dimaksud dalam indikator tersebut, pada dasarnya menunjuk pada orang dewasa yang memberikan pelayanan bagi anak, mendampingi anak dan bekerja dengan anak. Pemerintah dan masyarakat tentunya sudah berupaya dan berperan dalam memastikan terpenuhinya hak anak, tetapi dalam konteks tumbuh kembang anak, tanggung jawab tersebut harus diperkuat dan didasari dengan pengetahuan dan keterampilan tentang KHA.

Soraya menambahkan, puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan terdepan dan merupakan lembaga pertama dan utama dalam memberikan pelayanan pemenuhan hak kesehatan anak. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan dan pemulihan,

“Puskesmas juga berperan untuk mendorong pemberdayaan keluarga dengan menjadi pusat informasi kesehatan bagi keluarga dan anak, serta memberi dukungan agar mereka dapat mempraktekkan pengetahuan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari sehingga keluarga dapat berperan aktif dalam pemenuhan hak kesehatan anak,” imbuh Soraya.

Konvensi Hak Anak melalui pengembangan Implementasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) sebagai salah satu strategi pemenuhan hak anak di Indonesia, telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 tahun 2011.

Sebagai informasi capaian pengembangan KLA tahun 2021 menunjukkan bahwa Kaltim 90% kabupaten/kota telah berkomitmen mengimplementasikan KHA dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di kabupaten/kota.

Melalui pelatihan ini, Soraya berharap, dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas para tenaga kesehatan di Puskesmas sekaligus menguatkan sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah, terutama Puskesmas yang belum menginisiasi PRAP dan Puskesmas yang pelaksanaan layanannya belum memenuhi indikator PRAP.

“Puskesmas yang memberikan pelayanan yang ramah anak, akan menjadi salah satu daya ungkit untuk mewujudkan KLA. Kami berharap pada 2030 semua unit Puskesmas menjadi Puskesmas Ramah Anak, sehingga upaya mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) akan terlaksana,” harap Soraya.

Hadir menjadi narasumber pada kegiatan ini Tim Ahli KLA Hamid Patilima, Kepala Puskesmas Baru Tengah Balikpapan Rulida Osma Marisa, dr. Andi Tenri Awaru, dan DP3AKB Balikpapan. (dell/adv/diskominfo kaltim)

Perumdam Tirta Kencana Samarinda Raih Juara Umum

June 21, 2022 by  
Filed under PDAM Samarinda

BONTANG – Prestasi membanggakan di raih Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) ke V Kalimantan Timur yang di gelar di Kota Bontang mulai 20 Juni hingga 25 Juni 2022 lalu.

Perumdam Tirta Kencana berhasil mempertahankan Juara Umum dengan meraih peringkat pertama dan mengoleksi 22 medali yang terdiri 8 medali emas, 5 perak dan 9 perunggu.

Sementara Perumdam Tirta Taman kota Bontang duduk di posisi kedua dengan perolehan 6 medali emas, 5 medali perak dan 5 medali perungu. Di posisi ketiga, Perumdam Tirta Manuntung Kota Balikpapan dengan 4 medali emas, 2  perak dan 7 perunggu.

Pesta olahraga “Tukang Ledeng” Se Kaltim ini di buka oleh Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi Senin (20/6/2022) lalu dan ditutup Walikota Bontang, Basrie Rase pada Sabtu (25/6) di Gelanggang Olahraga (GOR) Pupuk Kaltim Bontang.

Basrie Rase mengatakan, Porda Perpamsi ini selain sebagai wadah untuk mengasah prestasi di bidang olah raga, juga merupakan ajang untuk menjalin tali silaturahmi Perumdam atau PDAM Se Kaltim.

“Selamat kepada para juara, bagi peserta yang belum menjadi juara jangan berkecil hati, tetap semangat berlatih dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Basri Rase pribadi langsung memberikan ucapan selamat dan sukses kepada Perumdam Tirta Kencana Samarinda yang sudah berhasil menjadi Juara Umum, Ia juga menitipkan salamnya kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

“Selamat buat Perumdam Tirta Kencana yang sukses mempertahankan juara umum pada Porda Perpamsi ke V tahun ini,” terang Basri Rase.

Pada momen penutupan, Basri Rase berpesan tetep semangat untuk menjaga kebersamaan dan silaturahmi antar Perumdam Se Kaltim.

“Semoga dengan ajang ini, silaturahmi dapat terjalin dengan baik dan sampai jumpa di Porda Perpamsi ke Enam di Kutai Barat Tahun 2024,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua DPD Perpamsi Kaltim Nor Wahid Hasyim, yang juga Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda.

Sementara perolehan 22 medali yang disabet Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda berasal dari cabang olahraga Bulutangkis dengan 3 emas, 2 perak, 1 perunggu, Futsal 1 perunggu, Tenis Meja 4 emas, 2 perak, 2 perunggu, Tenis Lapangan 1 perak, 2 perunggu, Vokal 1 emas, 1 perunggu dan Catur 1 perunggu. (adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb