Sambut HUT RI ke 77, Komunitas Yamaha Gelar Touring di Berbagai Kota di Indonesia

August 18, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Semarak hari Kemerdekaan Indonesia yang setiap tahunnya diperingati tepat pada tanggal 17 Agustus, ternyata turut dirayakan oleh komunitas pengguna motor Yamaha dengan menggelar kegiatan touring di berbagai kota di tanah air. Selain berbagi hobi dalam menikmati aktivitas berkendara dengan sepeda motor, kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat persatuan sebagai bangsa yang besar di tengah perbedaan budaya yang beragam.

Hingga saat ini, sudah banyak kegiatan touring bertemakan momen hari kemerdekaan yang telah diinisiasi oleh para komunitas Yamaha dari berbagai model, dan berlangsung di beberapa kota yang tersebar di wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan serta Sulawesi. Untuk wilayah Sumatera, aktivitas touring gabungan dilakukan oleh para komunitas Yamaha yang ada di Kota Medan dan Palembang dalam bentuk city touring. Mereka menyambangi monumen-monumen bersejarah yang merekam semangat perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Sementara di Pulau Jawa, para komunitas Yamaha di kota Jakarta, Bandung, Purwokerto, Semarang, Jogja dan Kediri juga menggelar rangkaian aktivitas yang tak kalah seru. Beberapa diantara mereka menyelenggarakan kegiatan bertajuk touring Merdeka dengan menyisipkan agenda berziarah ke Taman Makam Pahlawan, termasuk mendatangi pusara sang Proklamator kemerdakaan, yaitu Bung Karno di Kota Blitar.

“Dalam rangka memeriahkan momen hari kemerdekaan Indonesia yang ke-77, para komunitas Yamaha yang ada di wilayah Madiun-Kediri mengisinya dengan melaksanakan kegiatan touring gabungan serta kumpul bersama guna memelihara rasa persatuan diantara sesama member komunitas. Dan sebagai rasa syukur kita terhadap jasa para pendiri bangsa yang telah berjuang, kita juga menyempatkan untuk berkunjung ke makam Bung Karno di Blitar,” terang Prima Yandi, anggota komunitas Yamaha Vixion Club Indonesia (YVCI) yang juga pemerakarsa kegiatan tersebut.

Bergeser ke Pulau Bali, para komunitas disana memperingati momen kemerdekaan dengan melaksanakan touring Merah-Putih berkeliling ke berbagai tempat destinasi wisata yang terkenal di pulau dewata tersebut. Menariknya, selama touring para peserta diharuskan mengenakan pakaian berkelir Merah dan Putih sebagai simbol representasi warna bendera Indonesia.

Lain ceritanya dengan aktivitas yang dilakukan oleh para komunitas Yamaha di Pulau Kalimantan dalam menyemarakan hari kemerdekaan. Di wilayah ini, para komunitas dari Indonesia Max Owner (IMO) melakukan perjalanan touring bertajuk ‘Ekspedisi Tapal Batas Negeri’ dengan jarak tempuh mencapai lebih dari 2.000 kilometer dan memakan waktu selama 7 hari perjalanan. Rute perjalanan dimulai dari Balikpapan menuju Tanjung, Banjarmasin, Palangkaraya, Sampit, Tandjoengwaringin, Pontianak, Singkawang dan berakhir di Kota Aruk yang merupakan titik perbatasan antara Indonesia dengan negara Malaysia.

Sepanjang perjalanan, bermacam kegiatan sosial pun turut dilakukan oleh para peserta. Mulai dari penanaman pohon Bakau di pusat rehabilitasi hutan Mangrove di Kabupaten Sambas, pembagian tempat sampah dan sembako gratis di Kota Aruk, hingga promosi tempat parawisita dan budaya lokal melalui akun media sosial komunitas.

Di wilayah Sulawesi. Sama dengan para komunitas Yamaha di wilayah Kalimantan, hari jadi Indonesia diperingati oleh komunitas Maxi Yamaha setempat dengan menjalankan aktivitas touring jarak jauh yang melibatkan lebih dari 70 biker pengguna XMAX yang berasal dari Komunitas Big Max Indonesia (BMI) dari berbagai kota di Nusantara. Mengambil titik pelepasan dari Makassar, Sulawesi Selatan, para peserta selanjutnya menempuh perjalanan sejauh 2.166 kilometer selama 6 hari (13 – 19 Agustus) dengan rute Tanah Toraja, Mamuju, Palu, Marissa, Gorontalo, dan finish di Manado, Sulawesi Utara.

“Semangat persatuan di hari kemerdekaan, kami tunjukan melalui kegiatan touring gabungan yang melibatkan puluhan biker XMAX dari latar belakang daerah yang berbeda-beda. Selain dapat bersilahturahmi dan berbagi hobi dengan teman-teman XMAX dari daerah lain, pada momen hari kemerdekaan ini kami juga ingin memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat di Sulawesi melalui kegiatan sosial bekerjasama dengan instansi atau Lembaga pemerintah terkait,” ungkap Muhammad Fendy, Ketua Big Max Indonesia (BMI) Chapter Sulawesi Selatan.

Kegiatan sosial yang mengisi gelaran Jelajah di Tanah Sulawesi sendiri, meliputi dukungan terhadap program pemerintah dalam hal mengaktivasi daerah-daerah tujuan wisata di Pulau Sulawesi yang sempat lesu imbas dari pandemi. Lalu ada juga edukasi seputar cara hidup sehat di masa pola hidup baru (new normal) serta tips safety riding di beberapa sekolah yang dibawakan oleh para profesional di bidangnya. (*/adv)

Goyang Maut Sri dan Retno

August 18, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menkeu Sri Mulyani, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berjoget di halaman Istana

ADA dua menteri wanita yang menarik perhatian ketika ikut bergoyang dengan Presiden Jokowi seusai  Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Rabu (17/8) kemarin. Mereka adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Meski sehari-hari pekerjaan mereka sangat serius, orang tahu keduanya punya darah seni dan cara tampil yang modis. Sri suka bernyanyi, sementara Retno sangat gaul  dengan penampilan yang heboh dan keren.

Pilihan lagu Ojo Dibandingke memang pas dinyanyikan penyanyi cilik Farel Prayoga. Apalagi ada baitnya yang dikaitkan dengan kecintaannya dengan Presiden Jokowi. “Kuberharap engkau mengerti. Di hati ini hanya ada Pak Jokowi.” Presiden dan undangan tertawa sambil memberikan tepuk tangan.

Secara khusus saya memperhatikan gaya Bu Sri dan Bu Retno. Bu Sri tampil dengan kebaya putih, selendang motif berwana hitam. Sedang Bu Retno mengenakan busana adat Sulawesi Selatan. Baju bodo dengan kacamata keren berwarna hitam.

Ada juga Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta para pejabat tinggi lainnya ikut bergoyang. “He he, ini baru pertama kali saya berjoget dengan para menteri lainnya di halaman Istana. Belum pernah terjadi,” kata Sri, yang pernah menjadi direktur Bank Dunia.

Ia mengaku lagu karangan Abah Lala itu, sangat menarik. “Itu lirik lagunya yang membuat saya dan Bu Menlu, Bu Menaker, dan Pak Menhan mau berjoget di halaman Istana,” jelas Sri. “Iya, ini baru pertama kali kita joget di Istana. Presiden mengizinkan,” kata Prabowo menimpali.

Penyanyi cilik Farel Prayoga tampil di depan Presiden Jokowi

Farel, penyanyi cilik asal  Banyuwangi itu, mengaku senang luar biasa bisa tampil di Istana. Semua terhibur dan mau bergoyang. “Wah, bahagia banget. Senang pol,” katanya. Apalagi dia juga sempat diterima secara khusus oleh  Presiden Jokowi. “Mengembangkan bakat nyanyi boleh, tapi jangan lupa belajarnya. Sekolah tetap nomor satu,” pesan Kepala Negara.

DUA SAHABAT SEKOLAH

Sri Mulyani yang beberapa hari lagi atau tepatnya 26 Agustus berusia 60 tahun dan Retno, yang November nanti juga 60 tahun, ternyata dua sahabat karib. Mereka sama-sama lulusan SMA 3 Semarang, Jawa Tengah.

Memang waktu kuliah dan merintis karier mereka terpisah. Sri melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), sedang Retno melanjutkan pendidikan tingginya di jurusan Hubungan Internasional (HI) Universitas Gadjah Mada (UGM). Sama dengan anak bungsu saya, Aisyah Febria (Febi).

Febi tadinya juga bercita-cita ingin jadi diplomat. Tapi keburu diterima di Garuda. Sekarang  kerjanya sangat berat, maklum Garuda lagi oleng dililit utang, yang sangat dalam.

Retno sendiri setelah lulus menjadi diplomat dan Sri menjadi dosen di kampusnya sebelum sama-sama melanjutkan pendidikan ke luar.  Selanjutnya mereka  sama-sama banyak menjalani karier di luar negeri dengan berbagai jabatan bergengsi.

Tak disangka, ketika Presiden Jokowi mengumumkan kabinetnya tahun 2014, mereka dipersatukan kembali. Sri kembali diangkat menjadi menteri keuangan (setelah tugas yang sama di era Presiden SBY), dan Retno menjadi menteri luar negeri menggantikan Marty Natalegawa.

Dua-duanya menunjukkan kinerja yang hebat. Sehingga kerap disebut “Dua Srikandi Kabinet Jokowi.” Siapa yang tak kenal dengan “kesaktian” Sri Mulyani dalam menangani masalah keuangan negara sesulit apa pun. Termasuk sekarang. Hampir semua menteri dan lembaga tidak berkutik kalau sudah dipangkas anggarannya oleh wanita asal Lampung ini. Apalagi waktu refocusing akibat wabah Covid-19.

Sementara Retno lengkapnya Retno Lestari Priansari Marsudi, kelahiran Semarang, diakui sebagai diplomat yang andal. Dia sebelumnya pernah menjadi duta besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda di Denhaag dan duta besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia di Oslo.

Berkat gaya diplomatiknya yang humble dan cerdas, membuat posisi Presiden Jokowi dalam percaturan pemimpin dunia sangat diperhitungkan. Salah satunya adalah terpilihnya Jokowi sebagai ketua presidensi G20, yang akan melaksanakan KTT di Bali akhir Oktober mendatang dengan tema “Recover Together, Recover Stronger.”

G20 adalah forum kerjasama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). G20 merepresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia.

“Dalam menjalani hidup dan melaksanakan tanggung jawab atas pekerjaan apa pun, sungguh sangat berarti dan memberikan kita kekuatan dan ketegaran lebih apabila memiliki kawan yang sejati dan sehati serta setujuan. Terima kasih @retno marsudi atas persahabatan kita,” tulis Sri Mulyani menandai 40 tahun persahabatan mereka.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi memuji kinerja Sri Mulyani dan Retno Marsudi dalam penanganan Covid-19. “Berkat keterampilan diplomasi kedua srikandi itu, kami bisa menghemat anggaran pengadaan vaksin sebesar Rp 13 triliun,” kata Menkes.

Ketika saya menulis cerita ini, Kamis (18/8) pagi, saya lagi menemani istri, Bunda Arita di RS Siloam. Tak lama datang dokter penyakit dalam yang menanganinya, dr Shelly Laksmisari SpPd. Alhamdulillah, dokter bilang perkembangan ibu sangat baik dan bisa meninggalkan rumah sakit. Doa anak cucu terkabul. “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.” Aamiin.(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan senior Kalimantan Timur

– Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021)

Peringati  HUT Kemerdekaan RI, Komunitas Sepeda Balikpapan Bike Hati Gelar “Gorengan 77 Km”

August 18, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

Kemeriahan acara gorengan 77 Bike Hati

BALIKPAPAN – Khidmat dan penuh syukur itu lah yang dirasakan rakyat Indonesia di seluruh Nusantara tidak terkecuali yang berada di balikpapan. Kebahagiaan itu pula yang turut dirasakan teman-teman pecinta olahraga bersepeda yang tergabung dalam komunitas Bike Hati Cycling Club, Balikpapan.

Tepat pada perayaan Hari Ulang Tahun Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Rabu (17/8/2022) Bike Hati merayakannya dengan menggelar kegiatan bertajuk “Gorengan 77 Km” alias Gowes Barengan 77 Kilometer.

“Kami bersama rekan-rekan anggota Bike Hati dan beberapa komunitas sepeda yang ada di balikpapan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI, menggelar even Gowes Barengan 77 Kilometer “Gorengan 77 Km”,” kata Han Wen selaku kooordinator kegiatan.

Kegiatan yang mengambil start dari Grand City Borneo Bike Shop ini, kata Han Wen sejatinya pada pukul 07.00 Wita. Namun 30 menit sebelum kegiatan atau tepatnya pukul 06.30 Wita, memaknai kemerdekaan, seluruh peserta pun menggelar upacara penghormatan bendera Merah Putih sekaligus menyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Karena kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI, karenanya sebelum start kita menggelar  penghormatan bendera dan menyanyikan lagi Indonesia Raya,” ujar Han Wen.

Pria yang juga mejabat sebagai sekretaris Bike Hati Cycling Club ini menerangkan, rute yang dimambil sejauh 77 Km juga berarti HUT ke-77 RI. Dengan startr dari Grand City, rombongan yang mencapai sekira 60 goweser tersebut menuju Km 7  ke arah Rapak, lanjut ke Melawai, Prapatan, Jalan Jenderal Sudirman, dan kantor Wali Kota, kemudian rombongan menuju kawassan Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, putar arah ke Jembatan Manggara, dan kembali ke Grand City.

“Sekitar pukul 10.00 rombongan tiba kembali di Grand City,” ucapnya.

Penyyerahan Hadiah Utama 1 Unit Sepeda

Kegiatan yang diikuti tidak hanya anggota Bike Hati, namun juga dari beberaka klub lainnya ini, menurut Han Wen diakhir dengan pembagian doorprize. Beruntung peraih doorprize utama berupa sepeda lipat ( persebahan dari, BORNEO BIKE SHOP Balikpapan) adalah Hansen ( dari komunitas Bike Hati).

“Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 ini, dari kegiatan bersepeda ini bisa mempersatukan semua suku , bahasa, dan daerah. Tujuan sudah tentu sama untuk mebangun silaturahmi,”terang Han Wen.

Menurut Han Wen, sebagai komunitas sepeda, Bike Hati akan terus menjaga eksistensinya secara berkelanjutan. Dengan anggota yang mencapai sekira 93 orang datang dari berbagai profesi, sejauh ini Bike Hati mampu eksis sesuai harapan.

“Dari kami harapannya, hal ini bukan sekadar olahraga musiman, dari sepeda ini kita makin sering jumpa. Dalam seminggu , setiap Selasa dan Kamis, ada GC Loop, lumayan selalu ada anggota yang ikut serta. Setiap Sabtu, Minggu pagi, gowes bareng dengan rute pendek, Gocapan “Gowes Cari Sarapan”. Sedangkan untuk yang bulanan, sebulan sekali kita gelar long ride jarak jauh, seperti ke Km 50, Samboja, semoga kedepannya Bike Hati makin eksis dan solid,” beber Han Wen. (*/adv)

Sebanyak 539 Warga Binaan Rutan Tanah Grogot Terima Remisi

August 18, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER– Sebanyak 539 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 2B Tanah Grogot menerima Surat Keputusan (SK) Remisi dari Kementerian Hukum dan HAM pada peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI tahun 2022.

Penyerahan remisi tersebut dilakukan secara simbolis kepada 6 WBP oleh Bupati Paser Fahmi Fadli, disaksikan Kepala Rutan Tanah Grogot Doni Handriansyah, beserta unsur Forkopimda di Aula Rutan Tanah Grogot, Rabu (17/8/2022).

Bupati Paser dr. Fahmi fadli mengucapkan selamat kepada seluruh WBP yang telah mendapatkan remisi di hari kemerdekaan RI tersebut. Dengan adanya pemberian remisi tersebut membuktikan bahwa sebagai WBP juga masih memiliki hak yang wajib dipenuhi oleh negara.

“Remisi merupakan hak dari setiap warga binaan, saat ini Rutan Tanah Grogot telah memenuhi hak dari setiap Warga Binaan. Semoga ini menjadi motivasi bagi WBP lainnya dan tetap melaksanakan kewajibannya sebagai warga negara,” kata Fahmi.

Fahmi berpesan kepada WBP yang mendapatkan remisi dan bebas, agar bisa melakukan aktifitas diluar dengan baik. Dengan berbekal pengalaman melalui program pembinaan kemandirian oleh Rutan Tanah Grogot.

“Kami harap WBP yang sudah bebas bisa melakukan aktifitas diluar yang lebih baik dan tidak lagi bermasalah dengan hukum, karena memang didalam rutan ini mereka sudah dibekali dengan keterampilan melalui program pembinaan kemandirian,” ucapnya

Sementara itu Kepala Rutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah mengatakan,sebanyak 539 WBP yang mendapat remisi kemerdekaan. Remisi sendiri terdapat 2 remisi remisi umum 1 remisi umum 2

“Untuk remisi 1 berarti masih melanjutkan sisa pidana sebanyak 529 WBP, sedangkan remisi umum 2, WBP yang langsung bebas berjumlah 10 orang,” jelasnya.

Doni melanjutkan, besaran remisi umum 1 yang diperoleh WBP juga berbeda-beda, mulai dari remisi satu bulan sebanyak 130 WBP, remisi dua bulan 89 WBP, remisi tiga bulan 235 WBP, remisi empat bulan 56 WBP, dan remisi lima bulan 19 WBP. Sementara besaran remisi umum 2 yang diberikan pada  10 WBP, yaitu remisi satu bulan 4 WBP, remisi dua bulan 3 WBP, remisi tiga bulan 1 WBP, remisi empat bulan 1 WBP, dan remisi lima bulan 1 WBP.

“Dari 10 orang yang memperoleh remisi umum 2, tinggal satu orang yang menjalani hukuman subsider dengan denda,” jelasnya.

Doni menambahkan, Rutan Tanah Grogot mengusulkan pengajuan remisi sebanyak 536 WBP, namun pada usulan terakhir terdapat penambahan sebanyak tiga WBP.

“Tidak ada perubahan dalam pengajuan remisi, hanya beberapa kali kami mengusulkan hingga pada akhirnya berjumlah 539 WBP yang memperoleh remisi,” pungkasnya. (yun/adv)

Peringati Hari Kemerdekaan RI, Wali Kota Ajak Masyarakat Bangkit Bersama

August 17, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU– Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Pemerintah Kota Batu menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di halaman Balai Kota Among Tani, Rabu (17/08/2022) pagi.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Batu,  Dewanti Rumpoko. Upacara turut diikuti oleh Wakil Wali Kota beserta Forkopimda dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batu.

Upacara diawali dengan pembacaan Teks Proklamasi yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, dan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin Perwakilan Kepala Kemenag Kota Batu.

Pengibaran bendera merah putih dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Batu tahun 2022.

Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko, mengatakan, peringatan HUT kali ini menjadi momentum untuk bersama-sama pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

“Kita bisa bersama-sama pulih dari pandemi. Kita terus dorong UMKM untuk membangkitkan ekonomi, karena UMKM merupakan sektor paling besar dari segi usaha dan penghasilannya,” kata Wali Kota.

Untuk pulih lebih cepat, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus melakukan berbagai hal positif dan berinovasi.

“Semua harus ditanamkan dalam satu fikiran bahwa untuk pulih dan bangkit kita harus menjaga kesehatan, berinovasi, dan untuk ASN harus semangat dalam memberikan pelayanan,” kata Wali Kota.

Secara umum, pelaksanaan upacara pengibaran bendera berjalan lancar dan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Buang Supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb