Ikuti Gladi Bersih, Ketua DPRD Bacakan Teks Proklamasi

August 16, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Ketua DPRD Kutim H Joni ketika mengikuti gladi bersih peringatan HUT ke-77 RI, Senin (15/8/2022). (foto: Ricky)

SANGATTA– Peringatan detik-detik HUT ke-77 RI, bakal dilaksanakan 17 Agustus nanti. Agar kegiatan sakral itu berjalan lancar dan tertib, Senin (15/8/2022) digelar gladi bersih.

Salah satu peserta yang ikut gladi bersih adalah Ketua DPRD Kutim H Joni. Orang nomor satu di lembaga legislatif itu, didaulat membacakan teks Proklamas, pada upacara 17 Agustus 2022 nanti.

“Gladi ini untuk memperlancar semua proses kegiatan upacara. Jika ada kesalahan bisa kita perbaiki bersama-sama. Namanya gladi, ya harus serius,” kata Joni, usai mengikuti gladi, Senin (15/8/2022).

Gladi yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati, Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Kutim ini, relatif berjalan lancar. Tidak ada kendala berarti. Joni berharap, saat upacara nanti juga seperti itu, semuanya lancar.

Dalam gladi tersebut, politis Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengikuti setiap arahan yang disampaikan oleh panitia pelaksana upacara HUT RI. Mulai dari saat menempati tempat duduk hingga posisinya saat membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan tepat pukul 10.00 Wita.

“Proklamasi, kami bangsa Indonesia menyatakan dengan ini Kemerdekaan Indonesia, hal-hal mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta 17 Agustus 1945.  Atas nama bangsa Indonesia, Soekarno-Hatta,” kata Joni lantang, saat membacakan teks Proklamasi pada gladi.

Pelaksanaan gladi bersih merupakan latihan umum terakhir sebelum pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi, pada 17 Agustus 2022 nanti. Kegiatan ini penting, sehingga saat  upacara tidak ada kesalahan. Mulai dari pertugas upacara, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)  dan durasi ketepatan waktu dalam pelaksanaan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-77 tepat pada waktunya. (adv)

UMKM di Kaltim Diajarkan Digital Marketing

August 15, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Di era teknologi seperti sekarang ini, pemasaran secara digital merupakan sebuah keniscayaan. Bisnis UMKM tak bisa hanya mengandalkan penjualan secara offline. Maka, digital marketing merupakan salah satu solusinya.

Pelatihan digital marketing digelar Kenalkan.co dengan peserta dari berbagai kalangan seperti UMKM, karyawan BUMN,  swasta, mahasiswa serta pemilik usaha sendiri selama dua hari di salah satu kafe di Jalan Siradj Salman Samarinda, Sabtu (13/8/2022).

Dedi Priansyah yang menjadi pemateri dalam pelatihan ini menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menyiapkan tenaga SDM yang terampil dan kompeten di bidang digital marketing. Ini supaya bisa membantu, bahkan menjadi mata pencarian masyarakat sebagai jasa digital marketing, baik untuk di level UMKM, perusahaan swasta, maupun instansi atau dinas.

“Pelatihan ini mendapat sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” ujarnya.

Pelatihan berlangsung dua hari. Pada hari pertama penyampaian materi. Di hari kedua dilaksanakan ujian dari asesor BNSP,” urainya.

Dijelaskannya, materi yang diajarkan berupa social media marketing, optimasi SEO, mindset digital marketing, content marketing, dan riset segmentasi pasar. Pelatihan dipungut biaya yang cukup ringan, yakni Rp 500 ribu.

Saat ini, Dedi membina sebanyak 2.500 UMKM yang tersebar di kota-kota besar di Kaltim. Ia menyebut, kebanyakan kendala UMKM di Kaltim adalah masalah pemasaran, permodalan, dan kapasitas produksi. Makanya dengan adanya pelatihan digital marketing ini diharapkannya dapat membantu UMKM memecahkan masalah tersebut.

Dijelaskannya, dari riset Nielsen dan beberapa agency digital marketing, Kaltim termasuk rendah dalam hal literasi digital marketing UMKM. “Jadi yang baru tersentuh hanya sekitar 30 persen dari jumlah UMKM 307.343 di Kaltim,” ucap Dedi. (hdd)

Pariwisata Jadi Sumber Alternatif PAD Kutim

August 15, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Yan Ipui

SANGATTA– Kutai Timur (Kutim) yang memiliki memiliki potensi destinasi wisata cukup menarik belum digarap secara maksimal. Seperti hutan hujan tropis, keindahan laut yang cukup menakjubkan keindahan biota lautnya serta berbagai wisata budaya maupun alam lainnya seperti Sail Sangkulirang.

“Jika potensi sektor wisata itu digarap serius, saya optimis bisa jadi sumber alternatif Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru bagi Kutim ke depan,” kata anggota DPRD Kutim Yan Ipui.

Namun hingga saat ini, pemerintah Kabupaten Kutim belum mampu memaksimalkan keistimewaan yang tidak dimilki daerah lain, menjadi salah satu alternatif untuk pembiayaan program pembangunan daerah di 18 Kecamatan yang ada.

Menurut Yan, Pemerintah Kutim bisa memaksimalkan potensi pariwisata sebagai salah satu alternatif sumber PAD selain dari sektor pertambangan dan perkebunan. Sudah saatnya Kutim bangkit dengan potensi yang dimiliki, seperti pariwisata.

“Kami mendorong pemerintah untuk mulai mencari alternatif baru sumber-sumber PAD baru, salah satunya melalui sektor pariwisata,” ujarnya Senin (15/8/2022).

Alasan tersebut bukan tanpa sebab. Menurut politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), sampai saat ini pemerintah masih mengandalkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor pertambangan sebagai sumber utama pembiayaan program pembangunan daerah. Untuk itu, pihaknya meminta kepada eksekutif agar merencanakan program pembangunan pengembangan sektor pariwisata.

“Salah satunya pembangunan infrastruktur jalan menuju ke tempat wisata yang selama ini masih menjadi alasan masyarakat enggan datang ke Kutim,” ungapnya.

Dukungan lainnya juga disampaikan Ketua Komisi D ini terhadap usulan yang disampaikan oleh masyarakat, terkait pengembangan adat dan budaya masyarakat setempat, yang diakuinya mampu menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk berkunjung di Kutim serta menjadi salah satu ikon daerah yang mampu menggerakan roda perekonomian masyarakat.

“Kami juga intens membangun komunikasi dengan stakeholder terkait untuk turut serta dalam mewujudkan pariwisata di Kutim,” tutup Yan. (adv)

Arfan Minta, HUT RI Jadi Momen Bangkitkan Ekonomi Rakyat

August 15, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Arfan

SANGATTA–  Peringatan HUT Kemerdekaan ke 77 RI, diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat seluruh Indonesia, termasuk di Kutim. Bagi pelaku ekonomi seperti UMKM diharapkan terus bangkit kembali setelah pandemi covid-19 yang melanda di dunia.

Hal ini menurut Arfan, sesuai tema peringatan HUT RI tahun ini, yakni “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”. Dia berharap, pelaku ekonomi bisa pulih dari keterpurukan lebi cepat. Demikian mampu bangkiut lebih kuat setelah dilanda pandemi covid-19.

“Salah satunya dengan meningkatkan perekonomian di tengah masyarakat kita, pascapandemi dua tahun belakangan ini,“ ujar, Senin (15/8/2022)

Dia berharap semangat proklamasi yang sudah  digaungkan oleh para pejuang dapat kembali menyulut semangat masyarakat, khusunya di Kutim untuk tumbuh dan kembali menggerakkan perekonomian daerah.

Naiknya grafik kemiskinan selama masa pandemi menurutnya juga harus segera diatasi dengan menggelorakan berbagai sektor unggulan yang dimiliki oleh Kabupaten Kutim, baik di sektor pertanian, perkebunan ataupun sektor lainnya dengan memberikan pemicu yang cukup.

“Kita semua terdampak, salah satunya adanya warga yang terkena PHK ataupun kehilangan mata pencahariannya,” jelasnya.

Untuk itu, politisi dari Partai Nasdem ini mengajak, agar  momentum hari kemerdekaan serta semangat proklamasi untuk bersama-sama membangun dan menggerakan kembali roda perekonomian daerah, khusunya di Kabupaten yang akan berulang tahun ke 23 ini pada Oktober nanti.

“Terutama kepada masyarakat yang bergerak di bidang UMKM, untuk terus melakukan inovasi terhadap produknya, agar semakin di kenal oleh masyarakat,“ ucap Arfan.

Selain itu, Dirinya juga menegaskan bahwa DPRD Kutim akan terus mendorong serta  mendukung segala program pemerintah yang muaranya untuk mensejahterakan masyarakat, serta menjadi trigger untuk memicu pertumbuhan ekonomi.

“Kami (DPRD) akan terus mengawal program-program yang diluncurkan pemerintah. Selain itu, dengan kebijakan anggaran, DPRD akan terus mendorong agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” tegasnya. (adv)

IRRI Beri Penghargaan,  Akui Tiga Tahun Indonesia Swasembada Beras

August 15, 2022 by  
Filed under Nusantara

Presiden Jokowi menerima Penghargaan dari IRRI yang diserahkan oleh Dirjen IRRI Jean Balie, di Istana Negara. (foto:biro pers sekretariat presiden)

JAKARTA – Lembaga Internasional, Pusat penelitian beras dunia, International Rice Research Institute (IRRI) memberikan penghargaan terhadap Republik Indonesia yang selama tiga tahun terakhir mampu mencapai swasembada beras secara berturut-turut. Pengharagaan ini diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta. Minggu (14/8/2022)

IRRI menilai, Indonesia mencapai swasembada karena mampu memenuhi kebutuhan pangan pokok domestik dalam hal ini beras lebih dari 90 persen. Diketahui, produksi beras nasional dari tahun 2019 konsisten beradi di angka 31,3 juta ton sehingga berdasarkan hitungan BPS jumlah stok akhir di bulan April 2022 tertinggi di angka 10,2 juta ton.

Presiden mengatakan, di tengah ancaman krisis pangan di tingkat global, pemerintah Indonesia terus berkomitmen meningkatkan produksi nasional dan menjamin ketercukupan pangan di dalam negeri sekaligus memberikan kontribusi bagi kondisi pangan internasional.

“Terimaksih yang sebesar-besarnya kepada pelaku dan bekerja di sawah, para petani Indonesia atas kerja kerasnya, tentu saja Bupati, gubernur dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) yang semuanya bekerja sama dengan riset-riset dari universitas perguruan tinggi yang kita miliki. Ini adalah kerja yang terintegrasi dan kerja gotong royong,” katanya.

Dijelaskan Presiden, salah satu infrastruktur yang selama ini dibangun Indonesia sejak tahun 2015 adalah infrastruktur di bidang pertanian. Tercatat, ada bendungan yang sudah diresmikan mencapai 29 dan tahun ini akan selesai lagi 38 bendungan dengan target sampai tahun 2024 lebih dari 61 bendungan.

“Kita juga membangun embung dan 4.500 jaringan irigasi yang dibangun selama 7 tahun terakhir, selain juga kita terus memanfaatakan varietas unggul padi, intensifikasi dan ekstensifikasi. Kita berharap, ke depan tidak hanya beras yang swasembada, tetapi kita jagung dan lainya,” katanya.

Presiden menambahkan program diversifikasi juga dapat dioptimalkan dengan baik untuk mencukupi kebutuhan pangan nasional. Saat ini, Indonesia terus melakukan penanaman sorgum sebagai subtitusi yang bisa menggantikan gandum.

“Diversifikasi pangan hati-hati, kita tidak hanya tergantung pada beras tetapi harus kita mulai juga untuk jenis-jenis bahan pangan yang lainnya. Kita sudah mulai kemarin di Waingapu sorgum, kemudian di beberapa provinsi jagung juga besar besaran yang dulu harus impor 3,5 juta ton hari ini kita hanya impor kira-kira 800 ribu ton. Ini sebuah lompatan yang sangat besar sekali dan kita harapkan dengan terus-menerus kita konsentrasi ke sana,” jelasnya. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb